Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Akademisi Kemendikti Saintek Edukasi Program INTAN di Desa Oenif Nekamese

Akademisi Kemendikti Saintek Edukasi Program INTAN di Desa Oenif Nekamese

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
  • visibility 420
  • comment 0 komentar

Loading

Program ini merupakan buah pemikiran Dosen Prodi Peternakan Universitas Nusa Cendana, Ir. Grace Maranatha, M.Si., IPM, ASEAN Eng dan Asri Apriana Widu, S.ST., M.Pt. serta dari Prodi Pertanian Universitas Timor, Dr. M M. Endah Mulat Satmalawati, STP.

 

Kupang | Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan di Nusa Tenggara Timur (NTT), terus dilakukan melalui berbagai inovasi. Salah satunya via program INTAN UNTUK DESA (Integrasi Tani-Ternak untuk Desa Edukasi, Sehat, Sejahtera) yang dilaksanakan di Desa Oenif Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang.

Program ini merupakan buah pemikiran Dosen Prodi Peternakan Universitas Nusa Cendana, Ir. Grace Maranatha, M.Si., IPM, ASEAN Eng dan Asri Apriana Widu, S.ST., M.Pt. serta dari Prodi Pertanian Universitas Timor, Dr. M M. Endah Mulat Satmalawati, STP.

Program ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di bawah Ditjen Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Untuk Diterapkan.

Selain itu, program ini dirancang untuk menjawab tantangan rendahnya kesejahteraan masyarakat pedesaan di Pulau Timor yang masih minim pengetahuan terkait inovasi teknologi serta menggantung hidup pada budidaya di sektor pertanian, pola budidaya yang masih bersifat monokultur antara usaha tani dan ternak, serta persoalan iklim karena Pulau Timor merupakan daerah lahan kering beriklim kering.

Mengusung konsep integrasi, para akademisi mendorong masyarakat mengelola usaha tani dan ternak secara terpadu, ramah lingkungan, sekaligus menghasilkan nilai tambah ekonomi. Tak hanya itu, penggunaan teknologi irigasi tetes dan pemupukan otomatis menggunakan injector (fertigation system) semakin mempermudah budidaya karena menghemat tenaga, efisien air dan pupuk sehingga akan meningkatkan minat masyarakat dan adopsi teknologi untuk memperbaiki ekonomi rumah tangga.

Adapun tahapan kegiatan dimulai dari persiapan dan sosialisasi, dilanjutkan pelatihan budidaya hortikultura, pengolahan pakan fermentasi, pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik cair dan padat. Inovasi teknologi yang diterapkan ini didukung dengan pelatihan, manajemen usaha dan pendampingan.

Para akademisi Kemendikti Saintek saat memantau progres pertanian dengan dukungan Program INTAN UNTUK DESA. Foto : tim PKM

Ketua Tim Program, Ir, Grace Maranatha, M.Si, IPM, ASEAN Eng, memaparkan kini masyarakat merasakan perubahan nyata. “Hasil panen hortikultura meningkat hingga 25 persen, minat masyarakat naik 80 persen setelah aplikasi teknologi, dan limbah ternak kini bisa diolah menjadi pupuk organik cair dan padat sehingga akan menghemat biaya produksi, dan dapat memberikan tambahan ekonomi rumah tangga karena laku dijual. Yang lebih membanggakan, Kepala Desa Oenif, ibu rumah tangga dan remaja berperan sangat aktif mengelola” ungkapnya.

Kepala Desa Oenif, Metusalak Limau, menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap keberlanjutan program ini. “Kami sudah lama mendambakan teknologi seperti ini. Kehadiran irigasi tetes, bank pakan, dan pengolahan limbah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Kami berkomitmen untuk mengadopsi teknologi ini pada lahan yang lebih luas, yakni sekitar 10 hektar, dengan komoditas mentimun, pare, kol, cabai rawit, dan tomat,” tegasnya.

Kades Metusalak Limau pun yakin hasilnya pertanian akan jauh lebih besar dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga desa. Lebih dari itu, masyarakat juga semakin kompak melalui penguatan kelembagaan kelompok tani-ternak. Produk desa kini memiliki identitas branding “Desa Edukasi, Sehat, Sejahtera” sebagai strategi untuk menembus pasar lokal maupun online.

Metusalak Limau menandaskan dalam waktu dekat, sekitar akhir Oktober 2025, pihaknya bersama para akademisi dan masyarakat bakal melakukan panen perdana.

Berbekal keberhasilan ini, program INTAN UNTUK DESA diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, bahkan direplikasi ke desa-desa lain di NTT. Selain meningkatkan produksi dan pendapatan, program ini juga memperkuat partisipasi masyarakat lintas generasi dalam menjaga lingkungan sekaligus membangun ekonomi desa.

Tak ayal, aliran ucapan terima kasih pun beriringan mengalir kepada DPPM Ditjen Risbang Kemdiktisaintek, sebagai penyandang dana.(*)

Sumber (*/tim PKM)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tua Adat Nua Wogo Bajawa Ajak PLN dan Media Kembangkan Desa Wisata

    Tua Adat Nua Wogo Bajawa Ajak PLN dan Media Kembangkan Desa Wisata

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim PLN UIP Nusra
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Loading

    Tua Adat sekaligus Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Nua Wogo, Yohanes Baghi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran PLN dan komitmen perusahaan yang terus membuka ruang dialog dengan masyarakat.   Bajawa | Kunjungan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama rombongan wartawan NTT ke kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko […]

  • Terpidana Kasus Korupsi PLTS Rote TA 2014 Setor Pengganti Kerugian Negara

    Terpidana Kasus Korupsi PLTS Rote TA 2014 Setor Pengganti Kerugian Negara

    • calendar_month Sel, 4 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao, Garda Indonesia | Johanis Mesah (41) terpidana dalam kasus korupsi pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat yang diperuntukkan bagi 300 kepala keluarga (KK) TA 2014 senilai Rp.3.369.454.000,- (tiga miliar tiga ratus enam puluh sembilan juta empat ratus lima puluh empat ribu rupiah) di Kabupaten Rote Ndao, menyerahkan uang penganti kerugian negara senilai […]

  • Ketum Peradin : Validitas Psikosis Pribadi Ganda Kasus Joshua–Sambo

    Ketum Peradin : Validitas Psikosis Pribadi Ganda Kasus Joshua–Sambo

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Persidangan kasus pembunuhan Brigadir Joshua semakin hari menunjukkan eskalasi dan tensi meninggi. Bagaimana tidak, fakta yang luput dari perhatian publik muncul dalam even persidangan yang menampilkan kesan bahwa 2 hari menjelang pembunuhan Joshua itu tidak tampak masalah bahkan begitu hangat hubungan dengan para ajudan. “Momen anniversarry seolah memberi sinyal kuat Ferdy […]

  • Liku Perjalanan Satgas TMMD Ke-106 Menggapai Kampung Kogir di Papua

    Liku Perjalanan Satgas TMMD Ke-106 Menggapai Kampung Kogir di Papua

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Merauke-Papua, Garda Indonesia | Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 TA. 2019 di wilayah Kodim 1707/Merauke akan dilaksanakan di Kampung Kogir Distrik Minyamur Kab. Mappi yang secara resmi akan dibuka pada tanggal 2 Oktober 2019. Meskipun pembukaan pelaksanaan TMMD ke-106 masih lama, namun Kodim 1707/Merauke telah memberangkatkan sebanyak 37 personelnya yang tergabung dalam Satgas […]

  • Asal-usul, Pesona, dan Keseruan Trekking Gunung Meja di Ende

    Asal-usul, Pesona, dan Keseruan Trekking Gunung Meja di Ende

    • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Loading

    Gunung Meja Ende mencerminkan keunikan dan kekayaan alam Pulau Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memesona. Puncaknya yang datar menyerupai meja, gunung ini menjadi simbol alam yang ikonik sekaligus menyimpan nilai-nilai historis yang erat dengan kehidupan masyarakat Ende. Keberadaannya tidak hanya memberikan keindahan visual, tetapi juga menjadi saksi perjalanan waktu yang memadukan tradisi, mitos, […]

  • Jalan Terjal Prabowo-Gibran

    Jalan Terjal Prabowo-Gibran

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Yakub F. Ismail Belum genap satu semester masa pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prabowo-Gibran, badai datang bertubi-tubi mengoyak fondasi pemerintahan yang baru mulai berjalan. Seruan protes dari berbagai entitas masyarakat sipil menyikapi pro kontra kebijakan dan program hingga gemuruh sosial mengiringi kekecewaan publik menyusul disahkannya RUU TNI belakangan ini turut menjadi gelombang […]

expand_less