Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bibit Siklon Tropis 99S Terpantau, Begini Dampak Cuacanya

Bibit Siklon Tropis 99S Terpantau, Begini Dampak Cuacanya

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 25 Feb 2022
  • visibility 143
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | BMKG melalui Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) memonitor adanya peningkatan intensitas sirkulasi udara menjadi satu sistem Bibit Siklon Tropis 99S yang mulai terbentuk di sekitar Laut Timor sebelah utara Australia, tepatnya di posisi 12.6°LS 128.3°BT di mana area tersebut sudah masuk di wilayah tanggung jawab TCWC Australia.

Sistem Bibit Siklon 99S tersebut memiliki tekanan udara minimum di pusatnya mencapai 1001mb dan kecepatan angin maksimum di sekitar pusatnya mencapai 25 knots (46 km/jam).

Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto dalam rilis resminya pada Jumat, 25 Februari 2022, menyampaikan bahwa berdasarkan pantauan citra satelit cuaca Himawari-8 kanal IR terlihat adanya pumpunan awan konvektif yang telah bertahan selama 12 jam terakhir dan dari analisis angin per lapisan terpantau pembentukan sirkulasi pada lapisan permukaan hingga menengah.

Pembentukan pola sirkulasi angin, ungkap Siswanto, meningkat menjadi sistem bibit siklon tersebut diperkuat dengan adanya faktor konektivitas udara yang signifikan di wilayah timur Indonesia sebagai dampak dari aktifnya fenomena gelombang atmosfer, yaitu; MJO (Madden Julian Oscilation), Gelombang Kelvin, serta Gelombang ER (Equatorial Rosbby) di wilayah timur Indonesia.

Data model prediksi BMKG menunjukkan bahwa pergerakan sistem sirkulasinya menuju ke arah Selatan dan menjauhi wilayah Indonesia. Sementara itu, potensi sistem 99S tersebut untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam periode 24—48 jam ke depan masih berada dalam kategori menengah dengan potensi peningkatan sirkulasi yang semakin terorganisir untuk periode 72 jam ke depan. Suatu kriteria bahwa Bibit Siklon dapat dikatakan meningkat menjadi Siklon Tropis adalah apabila kecepatan angin maksimum di sekitar sistemnya mencapai minimal 35 knot (65 km/jam).

Keberadaan sistem sirkulasi tersebut dapat membentuk daerah pertemuan dan belokan angin di wilayah Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, sebagian Jawa – Bali, NTB, NTT. Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah pusat tekanan rendah dan di sepanjang daerah pertemuan dan belokan angin tersebut.

Dalam periode 24 jam ke depan, sistem 99S tersebut dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan gelombang di wilayah Indonesia sebagai berikut :

  • Potensi hujan sedang-lebat disertai kilat/petir/angin kencang yang dapat berdampak pada potensi terjadinya bencana hidrometeorologi (banjir bandang, longsor, dan sebagainya) di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku bagian barat daya.
  • Potensi gelombang tinggi di wilayah perairan: tinggi Gelombang 1.25—2.5 meter (moderate sea): perairan Kepulauan Selayar, Laut Flores, perairan utara Kepulauan Flores, Laut Sawu, perairan Kupang – Pulau Rote, Selat Ombai, Samudra Hindia selatan NTT, perairan Fakfak – Kaimana, perairan selatan Pulau Buru – Pulau Seram, Laut Seram, perairan Kepulauan Kei – Kepulauan Aru, Laut Arafuru bagian timur;
  • Tinggi Gelombang 2.5— 4.0 meter (Rough Sea) di Laut Banda, perairan Kepulauan Sermata – Kepulauan Tanimbar, Laut Arafuru bagian tengah;
  • Tinggi Gelombang 4—6 m (Very Rough Sea) di Laut Timor dan Laut Arafuru bagian barat.

Sistem Bibit Siklon 90S

Sementara pada waktu yang bersamaan, sistem Bibit Siklon 90S terbentuk di perairan Samudra Hindia barat daya Sumatra tepatnya di 13.0°LS 95.9 °BT. Kecepatan angin maksimum sistem 90S mencapai 30 knot (56 km/jam) dengan tekanan udara minimum di sekitar pusatnya mencapai 1003 mb.

Pantauan citra satelit cuaca Himawari-8 terlihat adanya peningkatan pumpunan awan selama 12 jam terakhir. Dari analisis angin pelapisan tampak sirkulasi mulai dari lapisan bawah hingga menengah. Berdasarkan Model Prediksi BMKG, intensitas sistem 90S dalam 24 jam ke depan cenderung menunjukkan penurunan dengan pergerakan sistem ke arah barat hingga barat daya menjauhi wilayah Indonesia.

Sementara itu, potensi untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam dari Jumat, 25 Februari 2022 ke depan dalam kategori menengah dampak tidak langsung yang dapat ditimbulkan dari keberadaan Sistem 90S adalah potensi gelombang tinggi 1.25—2.5 meter (Moderate) di wilayah perairan barat Kepulauan Mentawai, perairan Pulau Enggano – Bengkulu, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan dan barat, perairan selatan Pulau Jawa, Samudra Hindia barat Sumatra hingga selatan Jawa. (*)

Sumber (*/BMKG)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketidakadilan dalam Keadilan Hukum di Indonesia

    Ketidakadilan dalam Keadilan Hukum di Indonesia

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Dr. Gradios Nyoman Rae, S.H., M.H. Indonesia adalah negara yang berdasarkan atas hukum (Rechtsstaat). Sebagai afirmasi dalam bagian awal tulisan ini; Negara Indonesia berdasarkan atas hukum (Rechtsstaat) dan tidak berdasarkan kekuatan belaka (Machtsstaat). Konteksnya di sini adalah kedaulatan selalu berada di tangan negara sebagai pengambil keputusan final dalam upaya penegakkan keadilan di dalam sebuah […]

  • Menkominfo Rudiantara : ‘ Fitur Foto & Video di Medsos Dikunci Sementara’

    Menkominfo Rudiantara : ‘ Fitur Foto & Video di Medsos Dikunci Sementara’

    • calendar_month Kam, 23 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran foto dan video berunsur kekerasan dan pesan berantai terkait aksi demo anarkis yang sementara berlangsung di Bawaslu Jakarta sejak tanggal 20 Mei 2019, dilakukan dengan memberhentikan sementara penyebarannya dengan mengunci akses di media sosial Menkominfo Rudiantara menyampaikan bahwa untuk sementara fitur foto dan video di media […]

  • Kebakaran di Bandara Ngurah Rai, 19 Penerbangan Terdampak

    Kebakaran di Bandara Ngurah Rai, 19 Penerbangan Terdampak

    • calendar_month Jum, 19 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Insiden kebakaran di Area Terminal Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Jumat, 19 April 2019  pukul 16.45 WITA segera dapat diatasi dengan kesigapan dan kecepatan Petugas PKP-PK dan Avsec Bandara yang berhasil memadamkan api pada pukul 17.00 WITA dan mengevakuasi penumpang ke tempat yang aman dari sekitar lokasi kejadian. Pasca […]

  • Idul Kurban PLN UIP Nusra Bagi Para Mustahik

    Idul Kurban PLN UIP Nusra Bagi Para Mustahik

    • calendar_month Kam, 29 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) berbekal iuran seluruh pegawai serta kolaborasi bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) menyambut Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah, berbagi daging kurban kepada para mustahik di sekitar wilayah perusahaan yang dibalut dalam tema ‘Semangat Berkurban, Bukti Keikhlasan dan Pengorbanan yang Sempurna’. Pada Idul […]

  • Cerita Pemred Media Makan Durian Bersama Presiden Jokowi

    Cerita Pemred Media Makan Durian Bersama Presiden Jokowi

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Medan, Garda Indonesia | Momen kebersamaan Presiden Joko Widodo dengan para pemimpin redaksi (pemred) media nasional dan lokal Sumatra Utara memberikan cerita menarik. Hal tersebut didapatkan saat Presiden Jokowi menikmati durian bersama pemred di Si Bolang Durian, Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara pada Rabu malam, 8 Februari 2023. Arifin Asydhad, Pemred Kumparan mengungkapkan bahwa pada […]

  • Finalisasi Data Korban Bencana NTT Tahap I 30 April, Verifikasi II 3 Mei

    Finalisasi Data Korban Bencana NTT Tahap I 30 April, Verifikasi II 3 Mei

    • calendar_month Kam, 29 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menegaskan batas akhir penyampaian data korban bencana seharusnya pada Senin, 26 April 2021. Namun, masih ada beberapa kabupaten yang belum memasukkan data-data tersebut. Hal ini tentu sangat memalukan. Demikian penegasannya saat penyerahan Dana Tunggu Hunian (DTH) tahap I pasca-bencana Siklon Tropis Seroja dari BNPB kepada […]

expand_less