Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » BNPB : Terdapat 177 Tsunami Besar & Kecil Sejak Tahun 1629—2018

BNPB : Terdapat 177 Tsunami Besar & Kecil Sejak Tahun 1629—2018

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 26 Des 2018
  • visibility 151
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, gardaindonesia.id | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis sejak tahun 1629—2018 terdapat 177 kejadian tsunami besar dan kecil dengan sebaran tsunami diawali di Maluku pada tahun 1629 disusul tahun 1648 di Pulau Timor; kemudian pada tahun 1674 tsunami di Ambon yang menelan korban sebanyak 2.243 orang meninggal, kejadian serupa juga terjadi di Banda.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Dr Sutopo Purwo Nugroho,M.Si., melalui rilis yang disampaikan pada Selasa/25 Desember 2018, tsunami yang terjadi Indonesia usai tahun 1674, tsunami terjadi di Maluku pada tahun 1705, disusul tsunami di Sumbawa tahun 1820; tahun 1833 di Bengkulu; tahun 1856 di Sangihe; tahun 1861 di Sumatera Barat; di Krakatau tahun 1883; tahun 1897 di Mindanao; dan tahun 1948 di Panah.

Sutopo melanjutkan, “ Kemudian kisaran tahun 1960 tsunami terjadi di Seram pada tahun 1965; tahun 1968 di Sulteng; di Sulsel tahun 1969, kemudian tsunami pada tahun 1977 di Sumba dan pada tahun 1979 di Lomblen”.

Menurut data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sejarah gempa dangkal yang mengakibatkan tsunami sering terjadi di kawasan Indonesia Timur.

“Kawasan Indonesia Timur lebih rawan tsunami, namun masih minim riset, selaras tsunami, sosialisasi, dan Mitigasi tsunami (struktural dan non struktural),” ungkap Sutopo.

Pada era tahun 1990-an, gempa 7,8 SR diikuti tsunami setinggi 36m terjadi di Pulau Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur pada tanggal 12 Desember tahun 1992 yang menelan korban 2.600 orang meninggal-hilang, 18.000 rumah rusak di Kabupaten Ende, Ngada, Sikka dan Kabupaten Flores Timur. Disusul tsunami di Banyuwangi pada tahun 1994 dan tahun 1996 di Biak dan Sulawesi Tengah.

Kejadian tsunami di era tahun 2000-an, terjadi di Aceh pada 26 Desember 2004 pukul 07.59 waktu setempat yang menelan korban berdasar data PBB sebanyak 200.000 orang meninggal. Lalu pada tahun 2006 tsunami terjadi di Pangandaran.

Pada tahun 2018, Sutopo menjabarkan terdapat 3 tsunami disertai gempa yakni pada 29 Juli 2018 di Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), lalu pada 28 September 2018 tsunami terjadi di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah dan terakhir tsunami di Selat Sunda pada 23 Desember 2018.

Sumber berita (*/humas BNPB)
Penulis dan Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • JNE Berbagi 10.000 Takjil Saat Ramadan 1444 Hijriah

    JNE Berbagi 10.000 Takjil Saat Ramadan 1444 Hijriah

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pada Ramadan 1444 Hijriah atau di tahun 2023, JNE turut berbagi keberkahan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan manfaat kepada masyarakat luas yakni bagi-bagi 10.000 bingkisan takjil yang dilakukan di 12 Kantor Cabang Utama seperti Jakarta, Tangerang, Bandung, Surabaya, Bekasi, Semarang, Pontianak, Makassar, Palembang, Medan, Jogjakarta, dan Denpasar, berlangsung dari […]

  • Angin Dingin Akhir Juni

    Angin Dingin Akhir Juni

    • calendar_month Ming, 4 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Melkianus Nino Biasanya jelang Agustus, angin ingin menyapu hamparan lapangan utama. Ada banyak sampah- sampah berserakan dari tangan-tangan ringan. Rajin membuang sembarangan hingga berantakan. Saat desau, Abu terbang menutup langit-langit cakrawala, menggulung seperti gulungan kertas terisi es krim. Berpindah haluan, lalu pulang pangkuan. Tertampak di puncak tiang Merah Putih, berlinang kemerdekaan. Bila musiman […]

  • Rakornas PB 2020: Presiden Perintahkan Poin Solusi Penanggulangan Bencana

    Rakornas PB 2020: Presiden Perintahkan Poin Solusi Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Jokowi menyampaikan bahwa kejadian bencana semakin meningkat. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Rakornas PB) 2020 yang berlangsung di Sentul International Convention Center, Sentul pada Selasa 4 Februari 2020. Kenaikan kejadian tersebut tidak terlepas dari beberapa faktor, seperti perubahan iklim. Namun demikian, masih banyak bencana yang […]

  • Asisten III Setda Belu Deklarasi 2 Desa STBM & 3 Desa ODF

    Asisten III Setda Belu Deklarasi 2 Desa STBM & 3 Desa ODF

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Asisten Administrasi Umum Setda Belu, Drs. Alfredo Pires Amaral mendeklarasikan Desa Loonuna di Kecamatan Lamaknen Selatan dan Desa Dirun di Kecamatan Lamaknen sebagai Desa Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Desa Debululik di Kecamatan Lamaknen Selatan, Desa Kewar dan Desa Maudemu di Kecamatan Lamaknen sebagai Desa Open Defication Free (ODF) di aula […]

  • Uya Kuya Aktif Lagi di DPR Usai Dinyatakan Tak Bersalah Dugaan Pelanggaran Etik

    Uya Kuya Aktif Lagi di DPR Usai Dinyatakan Tak Bersalah Dugaan Pelanggaran Etik

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Loading

    Sementara itu, tiga anggota DPR lainnya, yaitu Ahmad Sahroni, Nafa Urbach, dan Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio), dinyatakan bersalah melanggar kode etik.   Jakarta | Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR memutuskan bahwa anggota DPR RI, Surya Utama atau Uya Kuya tidak bersalah dalam dugaan pelanggaran kode etik yang sempat menyeret namanya. Putusan ini dibacakan langsung […]

  • Kesan Teman Imamat Mgr. Roni Pakaenoni Uskup Agung Kupang

    Kesan Teman Imamat Mgr. Roni Pakaenoni Uskup Agung Kupang

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Monsegneur (Mgr. baca monsinyur, red) Hironimus Pakaenoni atau kerap akrab disapa Romo Roni Pakaenoni, putra Timor Tengah Utara (TTU) kelahiran Noemuti, 14 April 1969, telah dipilih oleh Sri Paus Fransiskus sebagai Uskup Agung Kupang menggantikan Mgr. Petrus Turang. Adapun Monsinyur (bahasa Itali: monsignor) merupakan suatu predikat atau sebutan kehormatan bagi kaum klerus Gereja Katolik yang telah memperoleh gelar […]

expand_less