Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » CIRMA–Transisi Menuju Ekonomi Hijau di Timor Barat

CIRMA–Transisi Menuju Ekonomi Hijau di Timor Barat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
  • visibility 182
  • comment 0 komentar

Loading

Program utama CIRMA adalah memberdayakan ribuan petani kecil di 30 desa Timor Barat untuk menghadapi tantangan iklim sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi mereka.

 

Timor | Pada kondisi eskalasi krisis iklim global dan meningkatnya ketimpangan sosial-ekonomi, konsep ekonomi hijau atau green economy menjadi salah satu jalan penting untuk memastikan pembangunan yang adil, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Ekonomi hijau menekankan pada pertumbuhan yang rendah karbon, inklusif secara sosial, dan berorientasi pada pemulihan ekosistem. Prinsip ini menuntut perubahan paradigma pembangunan, dari pola eksploitatif yang hanya mengejar keuntungan jangka pendek, menuju pola ekonomi yang berbasis pada keberlanjutan ekologis dan kesejahteraan komunitas.

CIRMA (Centrum Inisiatif Rakyat Mandiri) sejak awal berdiri telah menempatkan dirinya sebagai aktor masyarakat sipil yang konsisten mendorong transformasi ekonomi lokal yang berakar pada keadilan iklim, ketahanan komunitas, dan penguatan kapasitas petani kecil.

Upaya-upaya yang dijalankan CIRMA di Timor Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), sesungguhnya merepresentasikan wujud nyata dari praktik ekonomi hijau berbasis komunitas, atau yang dapat disebut sebagai community-driven green economy.

Penguatan petani kecil sebagai fondasi ekonomi hijau

Program utama CIRMA adalah memberdayakan ribuan petani kecil di 30 desa Timor Barat untuk menghadapi tantangan iklim sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi mereka. Dalam kerangka green economy, kelompok petani kecil ini adalah pelaku utama yang dapat mengubah sistem pangan dari yang intensif input kimia menuju sistem yang lebih ramah lingkungan.

CIRMA memfasilitasi penguatan kelompok tani dan koperasi, agar mereka tidak hanya menjadi produsen, tetapi juga memiliki posisi tawar dalam rantai nilai ekonomi hijau.

Pendekatan yang ditempuh CIRMA tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis petani, tetapi juga memperkuat jejaring, aliansi, serta akses mereka terhadap layanan iklim, pasar hijau, dan peluang ekonomi berkelanjutan. Dengan demikian, transformasi menuju green economy tidak berhenti pada perubahan teknis pertanian, tetapi juga mendorong keadilan struktural dan distribusi manfaat ekonomi yang lebih adil bagi petani kecil.

Apa yang sedang dilakukan CIRMA di Timor Barat jelas merupakan kontribusi nyata bagi agenda green economy. Melalui penguatan petani kecil, inovasi pertanian ekologi, tata kelola air berbasis komunitas, serta kolaborasi global, CIRMA membuktikan bahwa transisi hijau dapat dimulai dari komunitas lokal.

Green economy yang diperjuangkan CIRMA bukan hanya soal angka pertumbuhan, melainkan tentang keberlanjutan ekologis, keadilan sosial, dan martabat manusia. Dengan cara ini, CIRMA berperan penting dalam menunjukkan bahwa jalan menuju masa depan yang hijau dan adil harus dimulai dari desa, dari petani kecil, dan dari keberanian komunitas untuk mengambil peran utama dalam perubahan.(*)

Sumber (*/CIRMA @Project Meet Up, SoE, 17 Aug 2025)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terang Listrik di Ujung Timor Tengah Selatan

    Terang Listrik di Ujung Timor Tengah Selatan

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Perjalanan panjang pembangunan jaringan listrik ini tidak lepas dari kondisi medan dan cuaca yang penuh tantangan serta panjang jaringan yang memang cukup besar.   Amanatun | Program pembangunan jaringan listrik desa (Lisdes) dan listrik dusun (Lisdus) bagi desa dan dusun terus dikebut untuk segera meningkatkan rasio desa berlistrik (RDB) dan rasio elektrifikasi (RE) menjadi 100%. […]

  • Gubernur VBL Letak Batu Pertama Pembangunan Bank NTT Anakalang

    Gubernur VBL Letak Batu Pertama Pembangunan Bank NTT Anakalang

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Waibakul, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu  Laiskodat (VBL) didampingi Dirut Bank NTT, Alexander Riwu Kaho dan Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus SK Limu serta sejumlah pejabat lainnya meletakkan batu pertama pembangunan Kantor Bank NTT Cabang Anakalang, Waibakul, Sumba Tengah pada Minggu, 13 Februari 2024. Gubernur VBL meminta pelaksana pembangunan dapat […]

  • Menteri Basuki Terima Penghargaan GridOto Award 2018 Kategori Kontribusi Untuk Negeri

    Menteri Basuki Terima Penghargaan GridOto Award 2018 Kategori Kontribusi Untuk Negeri

    • calendar_month Kam, 11 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id |Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menerima penghargaan GridOto Award 2018 untuk kategori khusus yakni Kontribusi Untuk Negeri yang diselenggarakan oleh Kompas Gramedia melalui situs otomotif GridOto.com. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Harry Kristianto dari GridOto kepada Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Rabu 10 […]

  • Melihat Sisi Lain Konflik Palestina Israel, Siapa Hamas di Palestina?

    Melihat Sisi Lain Konflik Palestina Israel, Siapa Hamas di Palestina?

    • calendar_month Sab, 15 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan mempunyai kisah yang unik ketika berkunjung ke Palestina dan Israel, jadi bisa melihat sisi lain dan sudut pandang yang berbeda. Ketika datang langsung ke Palestina atau Israel, tentunya kita akan melihat banyak fakta lain yang kadang di media sosial tidak sama alias agak berbeda. Terutama ketika […]

  • Terima Juri Lomba Kebersihan, VBL : Ke depan Tak Ada ‘Cleaning Service’ di Instansi

    Terima Juri Lomba Kebersihan, VBL : Ke depan Tak Ada ‘Cleaning Service’ di Instansi

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan bahwa ke depan setiap ASN harus bertanggungjawab terhadap kebersihan lingkungan tempat dia bekerja. Hal ini diungkapkan Gubernur saat beraudiensi dengan para Juri Lomba Kebersihan antar-instansi Lingkup Pemerintah Provinsi NTT, di Ruang Kerja Gubernur, pada Kamis, 6 Agustus 2020. Para Juri yang berjumlah […]

  • Ketua KPU Hasyim Asy’ari Dipecat Akibat Tindakan Asusila

    Ketua KPU Hasyim Asy’ari Dipecat Akibat Tindakan Asusila

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Hasil sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memutuskan Ketua Komisi Pemilihan Umum (Ketua KPU) Hasyim Asy’ari dipecat lantaran terbukti melakukan kasus asusila pada Rabu, 3 Juli 2024. “Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada teradu Hasyim Asy’ari selaku ketua merangkap anggota Komisi Pemilihan Umum RI terhitung putusan ini dibacakan,” ujar Ketua DKPP RI Heddy Lugito […]

expand_less