Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Festival Bale Nagi 2024, Anak Muda Pungut 100Kg Sampah Laut

Festival Bale Nagi 2024, Anak Muda Pungut 100Kg Sampah Laut

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 15 Apr 2024
  • visibility 35
  • comment 0 komentar

Loading

Larantuka, Garda Indonesia | Belasan anak muda penikmat Festival Bale Nagi (FBN) 2024 bersama Relawan BERGUNA #RelaBerguna melakukan snorkeling dan pemungutan sampah di laut depan taman Kota Felix Fernandez Larantuka, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Rangkaian aktivitas ini diinisiasi oleh Perkumpulan Bergiat Untuk Nusa (BERGUNA) sebagai bagian dari FBN 2024, BERGUNA merupakan organisasi lokal yang bergerak di bidang pelestarian lingkungan dan dukungan masyarakat di Wilayah Flores Timur dan Lembata.

Aktivitas ini dilakukan pada Kamis, 5 April 2024. Terkumpul 100 kilogram sampah dari dasar dan permukaan laut berupa sampah plastik dan sampah lain yang sudah terendap lama di dasar laut. Terbanyak berupa bekas popok bayi dan sisa kemasan makanan ringan serta sampo.

Hari itu langit terlihat mendung dengan angin bertiup cukup kencang, sejumlah penikmat FBN 2024 melakukan, snorkeling di laut depan Taman Kota Larantuka. Dengan peralatan snorkeling lengkap dan masing-masing mereka membawa satu tas sampah berukuran sedang dilengkapi pelampung. Sesekali mereka terlihat menyelam beberapa saat untuk memungut sampah-sampah di dasar laut, kemudian memasukkan ke dalam kantong sampah.

Tak hanya membersihkan sampah laut, pada saat yang sama, petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Flores Timur melakukan pembersihan sampah plastik di darat, sekitar pantai dan taman kota. Kegiatan ini berlanjut dengan sosialisasi dan edukasi bahaya membuang sampah ke laut, ajakan untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai, hingga workshop pengolahan sampah menjadi produk oleh pengajar dan siswi dari SMK Katolik Hendricus Leven Larantuka.

“Yang paling banyak kita temukan bekas popok bayi dan sisa kemasan makanan serta sampo,” kata Eduard Sogen. Relawan FBN 2024 di sela aktivitasnya.

Ketika kantong sampah telah penuh, sampah kemudian dipindahkan ke perahu pendamping dari Kelurahan Wisata Balela untuk dikumpulkan, dan ketika selesai, sampah langsung dibawa ke darat. Beberapa relawan dan tim DLH sudah menunggu di pantai Kuce untuk mendokumentasikan dan memindahkan sampah dari laut ke darat.

“Kami melakukannya dengan gotong royong,” kata Edo.

Hari itu terkumpul 100 kilogram sampah. Berbagai jenis sampah laut diambil, pesisir laut ini tepat berada di segitiga laut Florata. Berhadapan langsung dengan Pulau Adonara dan Solor.

Jumlah sampah yang dipungut Edo dan kawan-kawan hari itu terbilang banyak, meski pemukiman warga berada cukup jauh dari kawasan itu.

“Ini banyak sampah kiriman yang terbawa arus laut,” kata Edo.

Sebagian sampah yang ditemukan mereka juga banyak yang terkubur di pasir. Sampah-sampah seperti itu perlu usaha besar untuk mengambilnya.

Ketua BERGUNA, Rofinus Monteiro mengatakan rangkaian kegiatan ini diusulkan menjadi bagian dari FBN 2024 agar dapat dilihat bersama bahwa walau sering dibersihkan, sampah laut akan tetap ada, sehingga perlu adanya gerakan bersama yang berkelanjutan untuk menyelamatkan ekosistem laut dari sampah, karena masalah sampah ini merupakan tanggung jawab bersama.

BERGUNA juga mengajak stakeholder terkait ikut membersihkan laut, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, hingga masyarakat umum. Setidaknya sudah ada keterwakilan peserta dari lembaga-lembaga terkait ikut dalam pembersihan sampah laut dalam kegiatan ini.

Sampah laut yang berhasil dibersihkan tidak mutlak hilang. Sampah selalu kembali datang, dengan jenis dan jumlah yang hampir sama.

“Sampah di laut Florata tidak habis-habis, sudah dibersihkan datang lagi, terus menerus ada,” tegas Rofinus sembari menandaskan aktivitas serupa dapat terus dilakukan dan diduplikasi oleh berbagai pihak sehingga bisa menjadi gerakan bersama untuk lingkungan laut yang bersih dan lestari.(*)

Sumber (*/tim BERGUNA)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyesuaian Iuran JKN-KIS di Awal Tahun 2020, Media Punya Peran Penting

    Penyesuaian Iuran JKN-KIS di Awal Tahun 2020, Media Punya Peran Penting

    • calendar_month Kam, 28 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Iuran Jaminan Kesehatan (JKN-KIS) untuk kategori peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) yakni untuk Kelas I iurannya naik dari Rp.80 ribu menjadi Rp.160 ribu, untuk Kelas II naik dari Rp.51 ribu menjadi Rp.110 ribu dan untuk kelas III naik dari Rp.25.500 menjadi Rp.42 ribu per […]

  • Pantau Vaksinasi Anak di Kota Kupang, Herman Man: Akhir Februari 100%

    Pantau Vaksinasi Anak di Kota Kupang, Herman Man: Akhir Februari 100%

    • calendar_month Kam, 6 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali (Wawali) Kota Kupang, dr. Hermanus Man memantau vaksinasi untuk anak-anak usia 6—12 tahun di SD Inpres Nunbaun Delha dan SD Katolik St. Maria Assumpta. Dalam kunjungan tersebut Wawali didampingi oleh Lurah Nunbaun Delha, Nixon Nggauk, S.H., Lurah Kayu Putih, Jane Juliana Ndaomanu, S.Sos., Kepala Puskesmas Alak, dr. Panondang […]

  • Rusak Sejak Januari 2019, Jembatan di Neobunu-TTS Belum Diperbaiki

    Rusak Sejak Januari 2019, Jembatan di Neobunu-TTS Belum Diperbaiki

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Amanuban Timur-TTS, Garda Indonesia | Jembatan Noebunu yang menghubungkan Desa Oelet dan Desa Oe’ekam di Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur, ambruk pada Januari 2019 lalu, namun sampai saat ini belum ada kepastian dari pemerintah untuk memperbaiki jembatan tersebut. Pemerintah mengantisipasi kerusakan tersebut dengan memasang 4 (empat) besi baja […]

  • Tinjau PLTP Mataloko, Gubernur NTT Ingatkan Dampak Lingkungan

    Tinjau PLTP Mataloko, Gubernur NTT Ingatkan Dampak Lingkungan

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Loading

    Gubernur Laka Lena menegaskan agar kehadiran proyek PLTP di wilayah Mataloko ini betul-betul memberi manfaat bagi masyarakat dan tidak meninggalkan catatan buram soal lingkungan.   Bajawa | Gubernur NTT, Melki Laka Lena dalam kesempatan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Ngada pada Selasa, 15 Juli 2025), meninjau lokasi geotermal di Desa Ulubelu, Mataloko, Kabupaten Ngada. Turut hadir […]

  • Hari Dharma Karyadhika 2021, Menteri Yasona Tekankan Lima Hal

    Hari Dharma Karyadhika 2021, Menteri Yasona Tekankan Lima Hal

    • calendar_month Jum, 1 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Hari Dharma Karyadhika (HDKD) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) diperingati pada bulan Oktober setiap tahun. Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly menegaskan peringatan HDKD 2021 harus menjadi momentum untuk menunjukkan eksistensi Kemenkumham, khususnya di bidang pelayanan publik. “Tunjukkan eksistensi Kemenkumham di bidang pelayanan publik sehingga dapat meningkatkan citra positif Kemenkumham […]

  • Per Hari 226 kg Sampah di Kota Kupang, DLHK Ubah Sampah Jadi Uang

    Per Hari 226 kg Sampah di Kota Kupang, DLHK Ubah Sampah Jadi Uang

    • calendar_month Jum, 28 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Menjaga kebersihan Kota bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peranan masyarakat dalam menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Upaya menanggulangi sampah terus dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang, Dimulai dari sosialisasi di tingkat kelurahan dan kecamatan, monitoring dan pemantauan penanganan sampah serta […]

expand_less