Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Gubernur NTT : Pariwisata Bukan Persoalan Halal atau Haram

Gubernur NTT : Pariwisata Bukan Persoalan Halal atau Haram

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 22 Mei 2021
  • visibility 40
  • comment 0 komentar

Loading

Labuan Bajo, Garda Indonesia | “Saya senang karena banyak sekali teman-teman hadir malam ini dan saya bangga kepada panitia API (Anugerah Pesona Indonesia, red), terutama Pak Rio Kapela selaku penasihat yang telah bekerja luar biasa dan kita harapkan, ke depan apresiasi ini menjadi sebuah kekuatan lembaga yang dapat memberikan apresiasi terhadap seluruh destinasi pariwisata di Indonesia,” ujar Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam sambutannya saat Malam Anugerah Pesona Indonesia 2020 di Inaya Bay Komodo, Labuan Bajo pada Kamis malam, 20 Mei 2021.

Baca juga:  http://gardaindonesia.id/2021/05/21/taklukkan-sumsel-aceh-ntt-juara-umum-anugerah-pesona-indonesia-2020/

Berbicara tentang pariwisata memang tidak gampang terutama bagi kami, ungkap Gubernur VBL, walaupun secara kasat mata Nusa Tenggara Timur merupakan tempat terindah di dunia, the one and only karena memiliki binatang purba yakni Komodo. “Karena saya sudah keliling dunia, tapi ini tempat terindah di dunia. Bukannya karena saya gubernur, makanya saya bilang begitu. Oleh karena itu, kita patut berbangga karna banyak hal eksotis dan itu juga yang dimiliki Indonesia,” urainya.

Karena itu, imbuh VBL, kita patut berbangga dalam keberagaman kita, karena dalam keindahan itu tak perlu kita ribut tentang asal usul, bahasa, kulit, bahasa, suku, dan agama kita. “Makanya, saya bingung jika orang pariwisata ribut tentang agama, ribut tentang keyakinan. Apalagi barusan Bapak Presiden (Jokowi, red) bicara tentang kuliner saja dipersoalkan. Bangsa macam apa, jika Presiden bicara kok ribut,” ulas VBL.

Menurut Gubernur NTT, perbedaan itu harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari Indonesia. “Bila kita ingin agar Pariwisata Indonesia maju, maka keragaman menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kekayaan dari diri kita sendiri. Maka, saya selalu bilang, apa itu toleransi? Toleransi itu orang yang hidup dalam keragaman, dalam perbedaan tetapi rileks, kalau pun bercanda dalam keragaman dan perbedaan, ya biasa saja. Itulah Indonesia,” tegasnya.

Gubernur VBL yang konsen menjadikan pariwisata sebagai prime mover ekonomi masyarakat NTT ini pun berharap agar momentum API Awards agar terus didorong bukan saja terhadap tempat-tempat pariwisata tetapi terhadap akomodasi, destinasi, amenitis. “Ke depan, diharapkan API juga mengumumkan restoran dan kuliner terbaik di Indonesia, itu akan sangat membantu. Jadi, jika tiba-tiba keluar ada Babi, maka itu bukan persoalan haram dan halal. Itu milik Indonesia,” tegasnya.

Oleh karena itu, lanjut Gubernur VBL yang terus mendorong geliat pariwisata di provinsi kepulauan yang memiliki 72 bahasa daerah ini menegaskan bahwa di dalam pariwisata tak mengenal haram dan halal. “Menyebabkan satu-satunya sektor yang bertumbuh eksponensil adalah pariwisata. Jadi, kalau mengerti pariwisata hanya pasir yang indah, tarian bagus, eksotik alamnya, no. Pariwisata itu berbicara seluruh kehidupan dan kegiatan manusia,” urainya.

Berbicara tentang pariwisata, lanjut Gubernur NTT yang menyelesaikan disertasi doktor dari Program Studi Doktor Studi Pembangunan Fakultas Interdisiplin Universitas Kristen Satya Wacana, berjudul Tranformasi Pariwisata Nusa Tenggara Timur, Inclusive, Local Resources Based, Sustainable ini menegaskan bahwa berbicara tentang pariwisata itu berbicara mengenai budaya kuliner, bicara, berpakaian, hospitality, kesehatan, pendidikan, peternakan, pertanian, dan budaya kesehatan.

“Itulah pariwisata!, tegasnya sembari menyampaikan pesan bahwa dalam situasi pandemi Covid-19 dapat memberikan kita kesempatan untuk menatap dunia dan dalam persaingan tanpa batas.

Suami dari Julie Sutrisno Laiskodat selaku Ketua Dekranasda NTT yang terus berupaya menggagas dan mendorong pelaku UMKM mengelola Kopi, Madu, dan Kelor ini menandaskan pariwisata dalam momentum saat dengan teknologi informasi, kita sedang bersaing dengan dunia. “Sebagai gubernur, saya sangat bangga Nusa Tenggara Timur dipilih sebagai lokasi Malam Anugerah Pesona Indonesia,” pungkasnya.

NTT dalam perhelatan Malam Anugerah Pesona Indonesia 2020 meraih Juara Umum API Awards 2020 atau The Most Favourite Tourism 2020 yang memenangkan 8 kategori termasuk Makanan Tradisional Terpopuler Daging Se’i (olahan daging asap dari daging Babi atau daging Sapi khas Kota Kupang, red).

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto utama (*/tangkapan layar youtube)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Belu Pinta Jajaran Kawal Dokter Saat Bertugas

    Kapolres Belu Pinta Jajaran Kawal Dokter Saat Bertugas

    • calendar_month Rab, 3 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Menindaklanjuti direktori Kapolda NTT,  Kapolres Belu, AKBP Yosep Krisbiyanto, S.I.K meminta seluruh jajaran untuk memberikan jaminan pengamanan dan bantuan fasilitas khusus kepada para dokter yang bertugas di daerah terpencil, guna melancarkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Demikian, diutarakan Kapolres Belu kepada seluruh personil, saat memimpin apel pagi di Mapolsek Tasifeto Barat, Kabupaten […]

  • Lebih dari Seribu Gempa Susulan Masih Terus Dirasakan Warga Maluku

    Lebih dari Seribu Gempa Susulan Masih Terus Dirasakan Warga Maluku

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Gempa susulan masih terus dirasakan warga Maluku pascagempa M 6,5 yang terjadi pada 26 September lalu. BMKG mencatat sampai dengan Senin pagi, 7 Oktober 2019 pukul 03.00 WIT, lebih dari 1.000 gempa susulan terjadi. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi 1.149 kali gempa susulan dan 122 di antaranya dirasakan oleh […]

  • Sejarah Hari Perempuan Internasional

    Sejarah Hari Perempuan Internasional

    • calendar_month Sen, 8 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Loading

    Pada tanggal 8 Maret setiap tahun, dirayakan Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day) Hari Perempuan Internasional pertama kali dirayakan pada tanggal 28 Februari 1909 di New York dan diselenggarakan oleh Partai Sosialis Amerika Serikat. Demonstrasi pada tanggal 8 Maret 1917 yang dilakukan oleh para perempuan di Petrograd memicu terjadinya Revolusi Rusia. Hari Perempuan Internasional secara resmi dijadikan sebagai hari libur nasional di Soviet Rusia pada tahun 1917, dan […]

  • Semiotika Politik Got

    Semiotika Politik Got

    • calendar_month Ming, 12 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Akhirnya got naik kelas. Jadi wacana dunia sosial-politik nasional! Ada yang masuk got untuk inspeksi saluran, dan ada juga yang masuk got lantaran kecemplung. Inspeksi, itu artinya ya memeriksa on-the-spot (turba, turun ke bawah), kerja lapangan, kerja nyata, untuk memastikan segala sesuatunya berjalan sesuai rencana. Ini sering tidak disukai oleh bawahan […]

  • PISMA 3 Unwira Wadah Literasi Budaya Lokal dan Digital Generasi Milenial

    PISMA 3 Unwira Wadah Literasi Budaya Lokal dan Digital Generasi Milenial

    • calendar_month Ming, 12 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pekan Ilmiah dan Seni Mahasiswa (PISMA) 3 Tahun 2019 digelar oleh Senat Mahasiswa Universitas Widya Mandira (Unwira) Kupang dimulai pada 2—11 Mei 2019 di Aula Unwira Penfui Kupang, diikuti oleh Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Se-Kota Kupang PISMA 3 Unwira digelar Lomba Ilmiah yakni Lomba Tulis Esai, Lomba Menulis Puisi, Lomba […]

  • Kepala BPS NTT Darwis Sitorus Bakal Sajikan Data Terbaik

    Kepala BPS NTT Darwis Sitorus Bakal Sajikan Data Terbaik

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Darwis Sitorus yang menggantikan Maritje Pattiwaellapia, S.E., M.Si. yang mana berpindah tugas ke Papua; menyatakan kesiapan pihaknya untuk menyajikan data terbaik. Pernyataan Kepala BPS NTT asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut disampaikannya saat jumpa pers bersama awak media pada Jumat, 1 […]

expand_less