Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » HUT ke-4 IMO Indonesia, Soliditas Jadi Kunci Melewati Tantangan di Masa Pandemi

HUT ke-4 IMO Indonesia, Soliditas Jadi Kunci Melewati Tantangan di Masa Pandemi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 27 Okt 2021
  • visibility 145
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia |Ikatan Media Online (IMO) Indonesia merayakan hari ulang tahun ke-4 pada Rabu, 27 Oktober 2021 mengusung tema “Mencerdaskan Kehidupan Berbangsa dengan Pemberitaan Yang Benar dan Berimbang.”

Ketua Umum IMO Indonesia, Yakub Ismail menekankan bahwa dalam 4 (empat) tahun terbentuk, IMO Indonesia melewati berbagai tantangan dan rintangan. “Kami bersyukur karena memiliki satu semangat, tekad dan keyakinan bahwa semua rintangan itu bisa kami lalui selama ada semangat dan soliditas dalam membangun bangsa yang kita cintai ini,” ujarnya.

Yakub pun menegaskan bahwa kendati secara usia, IMO Indonesia tergolong mudah, namun besar harapan, di masa mendatang, IMO dapat memberikan kontribusi terbaiknya untuk masyarakat dan negara. Apalagi, di era disrupsi digital seperti sekarang ini media pers mendapat tantangan yang tak mudah. Menurutnya, insan pers harus bernyali besar berdiri di garda terdepan di dalam menyajikan informasi-informasi yang akurat, benar, dan objektif.

“Tentu dengan hadirnya IMO Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemberitaan nasional di tengah banyaknya hoaks dan pemberitaan-pemberitaan yang tidak berimbang tentu dengan kehadiran IMO kita bisa berikan perimbangan dalam pemberitaan tersebut,” tandasnya

Pada HUT ke-4, IMO Indonesia sebagai wadah media online yang masih bertahan di tengah gempuran pandemi Covid-19, IMO Indonesia bisa lebih bangkit dan lebih maju sehingga kontribusinya dapat di rasakan oleh orang banyak.

Dalam sambutannya saat selebrasi HUT Ke-4 pada Rabu sore, 27 Oktober 2021 di Hotel Ibis Tamarin Jakarta Pusat, Ketua Umum IMO Indonesia memaparkan sejumlah agenda penting organisasi. Di antaranya adalah membuat database dan sertifikat keanggotaan IMO di tanah air. Dan diluncurkan oleh Eddy Ganefo Ketua KADIN Indonesia sekaligus Dewan Pembina IMO Indonesia.

Turut hadir para pimpinan dewan pimpinan wilayah (DPW) IMO Indonesia seluruh Indonesia.(*)

Sumber dan foto (*/tim)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Electrifying Agriculture PLN Gapai 53.539 Pelanggan Baru di Tahun 2024

    Electrifying Agriculture PLN Gapai 53.539 Pelanggan Baru di Tahun 2024

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Sepanjang tahun 2024, total daya tersambung dalam Program Electrifying Agriculture PLN mencapai 4.203,36 Mega Volt Ampere (MVA), dengan konsumsi listrik mencapai 6,17 terawatt hour (TWh).   Jakarta | Program Electrifying Agriculture (EA) dari PT PLN (Persero) menunjukkan kinerja mentereng sepanjang tahun 2024. Program PLN khusus untuk sektor pertanian, perikanan, perkebunan hingga peternakan ini tercatat telah […]

  • Poktan Hortikultura Poco Leok Binaan PLN Raup Untung Jutaan Rupiah

    Poktan Hortikultura Poco Leok Binaan PLN Raup Untung Jutaan Rupiah

    • calendar_month Sel, 7 Nov 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | Program hortikultura melalui Desa Berdaya yang dirintis oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) untuk para petani di wilayah Poco Leok, Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT); telah menjadi sumber pendapatan utama bagi para anggota yang tergabung dalam kelompok tani (Poktan). Dari 10 (sepuluh) kelompok […]

  • Kapal Tenggelam di Selat Pukuafu, 2 Anak Tewas & 8 Orang Belum Ditemukan

    Kapal Tenggelam di Selat Pukuafu, 2 Anak Tewas & 8 Orang Belum Ditemukan

    • calendar_month Ming, 5 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kasus kecelakaan laut di perairan Selat Pukuafu, dialami oleh Perahu Lempara [perahu penangkap ikan] “Kasih 25” milik Yos Doro beralamat di Desa Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Lampara [perahu penangkap ikan] tersebut berangkat dari pelabuhan laut Tablolong sekira pukul 09.00 WITA dengan tujuan ke pulau Pulau Rote, setibanya di perairan […]

  • Menuju Garis Akhir RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

    Menuju Garis Akhir RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Proses penyelesaian Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) terus berjalan. Panitia kerja (Panja) DPR RI bersama Panja pemerintah untuk RUU PKS, yakni Kementerian PPPA dan Kementerian/ Lembaga terkait menghelat Diskusi Kelompok Terarah atau Focus Group Discussion (FGD) di Jakarta, pada Selasa, 27 Agustus 2019. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI […]

  • Kecewa Jadi Syukur, Cerita Penumpang Air India Batal Boarding

    Kecewa Jadi Syukur, Cerita Penumpang Air India Batal Boarding

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Loading

    Chauhan ingat betul. Ia begitu marah dan frustrasi saat kemacetan lalu lintas menunda perjalanan mobilnya ke bandara Ahmedabad, sehingga ia terlambat untuk terbang menuju London.   India | Seorang wanita bernama Bhoomi Chauhan adalah seorang mahasiswa, calon penumpang pesawat Air India yang mengalami kecelakaan tragis pada Kamis, 12 Juni 2025. Ia sudah melakukan check-in online […]

  • Jelajah Musik Tradisional Timor dengan Inovasi Instrumen Gaya Baru

    Jelajah Musik Tradisional Timor dengan Inovasi Instrumen Gaya Baru

    • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi kaya warisan budaya, adat istiadat, bahasa, dan musik tradisional. Salah satu jenis budaya yang mengakar kuat pada masyarakat NTT adalah budaya tutur atau lisan. Tradisi ini ada dalam kehidupan, mulai dari ritual adat, syair gembala saat menggembalakan ternak, nyanyian saat panen hasil kebun, membangun rumah adat, hingga nyanyian penghiburan […]

expand_less