Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Josef Nae Soi : Kekayaan Intelektual Tren Baru Pertumbuhan Ekonomi

Josef Nae Soi : Kekayaan Intelektual Tren Baru Pertumbuhan Ekonomi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 18 Agu 2022
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Expo Kumham yang dihelat di lantai 1 Transmart Kupang diwarnai dengan temu wicara atau talkshow pada Kamis, 18 Agustus 2022. Dipandu Plt. Kepala Bidang Hukum, Yunus P.S. Bureni, temu wicara mengangkat topik terkait pelindungan kekayaan intelektual di NTT, menghadirkan narasumber Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi dan Kepala Kanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone.

Josef Nae Soi dalam paparannya mengatakan, masyarakat NTT patut berbangga karena telah diwarisi berbagai macam kekayaan intelektual oleh nenek moyang. Utamanya kekayaan intelektual komunal yang terdiri dari ekspresi budaya tradisional, pengetahuan tradisional, indikasi geografis, dan sumber daya genetik. Selain itu, menurut Josef, mikroorganisme juga harus dimasukkan sebagai kekayaan intelektual komunal sesuai konvensi Budapest.

“Ekspresi budaya tradisional di NTT salah satu contohnya tarian. Setiap kabupaten, bahkan setiap kecamatan punya tarian sendiri-sendiri. Kita juga punya ritual adat istiadat dan pakaian adat. Ini harus kita lestarikan,” ujarnya.

Menurut mantan staf ahli Menteri Hukum dan HAM ini, kekayaan intelektual komunal yang ada di NTT dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di dunia, kekayaan intelektual sekarang telah menjadi tren baru bagi pertumbuhan ekonomi di suatu negara. Oleh karena itu, pihaknya telah mengharuskan Pemda Kabupaten/kota untuk memiliki peraturan daerah (perda) tentang kekayaan intelektual komunal. Di mana Kemenkumham, khususnya Kanwil NTT memiliki tugas menyiapkan legal drafting perda tersebut.

“Kami minta kepada bupati/wali kota untuk menginventaris, mendaftarkan kekayaan intelektual komunal ke Kemenkumham, dan membuat perda supaya setiap kali ada kegiatan harus menggunakan kekayaan intelektual komunal yang ada di daerah bersangkutan,” paparnya.

Nae Soi pun menekankan, penggunaan kekayaan intelektual komunal harus terus digaungkan agar muncul nilai tambah yang memberikan manfaat berupa kesejahteraan masyarakat NTT.

Suasana temu wicara dipandu oleh Plt. Kepala Bidang Hukum, Yunus P.S. Bureni, dari kiri ke kanan, Kepala Kanwil Kumham NTT Merci Jone dan Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi. Foto : Humas Kumham NTT

Kepala Kanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemda Provinsi NTT atas dukungan dan kerja sama terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi Kemenkumham Semakin PASTI. Di dalam melaksanakan sebagian tugas pembangunan hukum dan HAM di daerah bukanlah hal yang mudah dan tidak bisa dilakukan sendiri oleh Kanwil Kemenkumham NTT.

“Tanpa pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota, civil society, dan media massa, kami bukan siapa-siapa,” ujarnya.

Merci Jone (sapaan akrabnya, red) mengapresiasi program Pemda Provinsi NTT untuk mendukung penataan regulasi dan perlindungan kekayaan intelektual di kabupaten/kota. Pemda kabupaten/kota yang diwajibkan memiliki perda tentang kekayaan intelektual menjadi jawaban atas permasalahan terkait kekayaan intelektual saat ini.

Tercatat, ungkap Merci Jone, ada 4 (empat) kabupaten yang memiliki perda tersebut seperti Ngada dan Manggarai Barat. Beberapa kabupaten sedang dalam tahap penyusunan dan yang lainnya sudah masuk dalam Propemperda 2023.

“Kami sangat berterima kasih pada Pemda Provinsi NTT karena sudah mengintervensi dalam sebuah kebijakan,” ujarnya.

Usai mengisi acara temu wicara, Wagub Josef Nae Soi kemudian menyerahkan secara simbolis 7 (tujuh) sertifikat pendirian perseroan perorangan bagi UMKM. Sertifikat tersebut diberikan kepada PT Edsa Catering And Bakery, PT Novin Else Joy, PT Faith Katanaritana Wangsa, PT Anwaru Jaya Manis, PT Jesi Bless Family, PT Karya Entitas Purida, dan PT Chatering Waroeng Chamar.

Melalui berbagai kemudahan yang diberikan dalam pendirian badan hukum perseroan perorangan, pelaku UMK dan generasi milenial diharapkan dapat mengubah mindset dan lebih percaya diri untuk bisa menciptakan iklim usaha yang ramah investasi dan responsif dalam membantu pemulihan perekonomian nasional setelah terkena dampak pandemi Covid-19.(*)

Sumber (*/Humas Kumham NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SALAH BESAR! Megawati Tolak Anaknya Jadi Presiden

    SALAH BESAR! Megawati Tolak Anaknya Jadi Presiden

    • calendar_month Jum, 21 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 1Komentar

    Loading

    Oleh : Drs. Ignatius Sinu, M.A., Dosen Ilmu-Ilmu Sosial, Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana Entah, untuk apa didirikannya lembaga survei oleh mereka yang berkompeten?. Berdasarkan rekam jejak akurasi lembaga survei, menggiring banyak orang yang berpolitik menggandrunginya. Mereka mendekati dan membiayai untuk melakukan survei tentang dirinya dan kelompoknya di dalam kaitannya dengan elektabilitas diri dan kelompok. […]

  • Gunung Agung Erupsi Level III (Siaga), Bahaya Radius 4 km dari Kawah

    Gunung Agung Erupsi Level III (Siaga), Bahaya Radius 4 km dari Kawah

    • calendar_month Ming, 30 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, gardaindonesia.id | Telah terjadi erupsi Gunung Agung di Karangasem Bali pada tanggal 30 Desember 2018 pukul 04:09 WITA, namun tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi ± 3 menit 8 detik. KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung api Agung mengatakan saat ini Gunung […]

  • ‘Media Gathering Bank NTT 2020’ Direktur Utama : Terima Kasih Teman Media

    ‘Media Gathering Bank NTT 2020’ Direktur Utama : Terima Kasih Teman Media

    • calendar_month Kam, 17 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dalam sesi Media Gathering bersama rekan-rekan media cetak, elektronik, dan online pada Rabu sore, 16 Desember 2020 di Suka Ramai Restoran, menyampaikan masih banyak pekerjaan besar yang menanti di tahun depan. Karena itu, Bank NTT menyadari bahwa pekerjaan-pekerjaan besar itu tidak akan mungkin […]

  • Tak Ada Dualisme PMI Kota Kupang, Bill Mandala Dilantik Jadi Ketua Baru

    Tak Ada Dualisme PMI Kota Kupang, Bill Mandala Dilantik Jadi Ketua Baru

    • calendar_month Rab, 30 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Sebagai Pemerintah Kota Kupang, tekan Serena Francis, pihaknya tidak mengakui kepengurusan lain. Banyak aspek yang dipertimbangkan, mulai dari AD/ART, latar belakang pendidikan, hingga keterlibatan dalam organisasi tanpa kepentingan politik.   Kota Kupang | Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis melantik jajaran pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kupang masa bakti 2025—2030 pada Selasa, 29 April […]

  • Musim Hujan Mundur, Waspadai Bencana Pada Masa Transisi Musim

    Musim Hujan Mundur, Waspadai Bencana Pada Masa Transisi Musim

    • calendar_month Jum, 1 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Awal musim hujan tahun 2019—2020 di Indonesia diperkirakan mengalami kemunduran dan akan masuk pada bulan November—Desember 2019 dan puncaknya diprediksi pada bulan Januari–Februari tahun 2020. Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Miming Saepudin, M.Si dalam Konferensi Pers bersama Pakar dan […]

  • A. A. Sri Rahayu Gorda : Jaga Lingkungan untuk Dukung Daerah Tujuan Wisata

    A. A. Sri Rahayu Gorda : Jaga Lingkungan untuk Dukung Daerah Tujuan Wisata

    • calendar_month Ming, 24 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Kegiatan pariwisata merupakan kegiatan menjual lingkungan. Orang yang bepergian dari suatu daerah ke daerah tujuan wisata adalah ingin menikmati lingkungan, seperti pemandangan alam, atraksi budaya, arsitektur, makanan dan minuman, benda seni, dan lainnya yang berbeda dengan lingkungan tempat tinggalnya. Wakil Rektor II Undiknas. Dr. AAA. Ngr Sri Rahayu Gorda,S.H., M.M., MH. […]

expand_less