Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » KIM Melki-Johni Terbelah, Gerindra-Gelora-PKN Dukung SIAGA

KIM Melki-Johni Terbelah, Gerindra-Gelora-PKN Dukung SIAGA

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 11 Okt 2024
  • visibility 137
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Hasil survei Indikator Politik Indonesia untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) 2024 pasca-penetapan oleh KPU NTT, menyuguhkan sejumlah data fakta yang menarik.

Hasil survei mengungkapkan, sejumlah basis suara partai yang masuk dalam koalisi pengusung Melki-Johni atau Koalisi Indonesia Maju (KIM) lebih banyak mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu atau SIAGA.

Pada pemaparan yang disiarkan melalui kanal Youtube Indikator Politik Indonesia, Rabu, 9 Oktober 2024, terungkap 37,8 persen basis pendukung Partai Gerindra lebih memilih SIAGA.

Peneliti Utama Indikator, Dr Rizka Halida dalam rilis survei, menjelaskan, basis suara Gerindra hanya menyumbang 30,4 persen dukungan untuk Melki-Johni dan lebih banyak basis suara Gerindra yang memilih Simon Kamlasi – Adrianus Garu yakni sebanyak 37,8 persen.

“Gerindra ini terbelah antara pemilih yang memilih Melki Laka Lena dan Johni Asadoma dan yang memilih Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu,” ungkap Rizka.

Adapun Melki – Johni disokong 11 partai politik atau dikenal dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM). Golkar, Gerindra, PAN, Demokrat, PSI, Garuda, PKN, Gelora, PPP, Prima dan Perindo.

Masih dalam hasil survei Indikator, basis suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebanyak 19.3 persen mendukung SIAGA, lebih tinggi dari dukungan PSI untuk Melki-Johni 16,3 persen.

Tak hanya itu, basis suara Gelora dan PKN juga menunjukkan persentase yang lebih tinggi untuk SIAGA dibanding Melki-Johni meski juga masuk dalam KIM.

Dari hasil survei menunjukkan, 57,0 persen basis Partai Gelora mendukung SIAGA dan hanya 12,9 persen mendukung Melki-Johni.

Sementara basis suara PKN juga memberikan dukungan besar untuk SIAGA dengan 42,1 persen dan hanya 8,0 persen basis suara PKN yang mendukung Melki-Johni.

Tak sampai di situ, basis suara dari Partai Hanura yang merupakan partai koalisi pengusung Ansy-Jane juga menunjukkan persentase dukungan yang tinggi untuk SIAGA.

Hasil survei Indikator Politik Indonesia, menunjukkan 35,3 persen basis suara Partai Hanura mendukung Simon Petrus Kamlasi – Adrianus Garu atau SIAGA, unggul tipis dibanding Ansy-Jane dengan 33,7 persen.

Sementara untuk basis PDI Perjuangan, meski 54 persen mendukung Ansy-Jane, namun sebagian dukungan juga terbelah untuk SIAGA (14,1 persen) dan Melki-Johni (19,6 persen). (*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berbusana Adat Amanatun TTS, Presiden Pimpin Upacara di Istana Merdeka

    Berbusana Adat Amanatun TTS, Presiden Pimpin Upacara di Istana Merdeka

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Meski digelar secara terbatas, pelaksanaan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2020 tetap meriah dan berwarna. Para tamu undangan dan masyarakat yang mengikuti jalannya upacara secara virtual mengenakan busana-busana nusantara yang menyemarakkan suasana. Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana juga tak mau kalah dengan busana adat yang mereka kenakan dalam […]

  • Jelang HUT Ke-75 Republik Indonesia, 12 Desa di Sumba Nikmati Listrik

    Jelang HUT Ke-75 Republik Indonesia, 12 Desa di Sumba Nikmati Listrik

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba-N.T.T, Garda Indonesia | Di tengah pandemi Covid-19, PLN terus bekerja untuk menghadirkan listrik ke seluruh pelosok tanah air. Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, PLN berhasil mengalirkan listrik kepada 538 Kepala Keluarga (KK) di 12 desa yang berada Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Adapun 12 Desa tersebut antara lain […]

  • GEMPAR Indonesia Menggurita di NTT, Yosef Lede Ambil Tongkat Estafet

    GEMPAR Indonesia Menggurita di NTT, Yosef Lede Ambil Tongkat Estafet

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Loading

    GEMPAR Indonesia merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan (Ormas) bagi pemuda Kristen Protestan dan Kristen Katolik. Pembentukan ormas ini guna memberikan dampak positif bagi masyarakat dan salah satu visi besarnya adalah bergerak bersama menuju Indonesia Emas 2045.   Kupang | Generasi Muda Pembaharu Indonesia (GEMPAR Indonesia) merupakan organisasi pemuda yang bertujuan mentransformasi pembangunan Indonesia melalui kontribusi […]

  • Viral Bendera One Piece Jelang 17 Agustus, Ada Gerakan Pecah Belah Bangsa?

    Viral Bendera One Piece Jelang 17 Agustus, Ada Gerakan Pecah Belah Bangsa?

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Menanggapi fenomena ini, Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyuarakan kekhawatiran serius.   Jakarta | Menjelang peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025, fenomena unik mencuri perhatian publik dan media sosial. Sejumlah warga terlihat mengibarkan bendera dari cerita manga Jepang One Piece, yang menampilkan […]

  • Konflik Tanah di Desa Dubesi Batas RI- RDTL, Kepala Desa Sebut Sudah Selesai

    Konflik Tanah di Desa Dubesi Batas RI- RDTL, Kepala Desa Sebut Sudah Selesai

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Konflik batas tanah antara Maria Bete dan Pit Mau yang terletak di RT 07/ RW 04, Dusun Haliwen B, Desa Dubesi, Kecamatan Nanaet Dubesi, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Perbatasan Timor Leste sejak tahun 2018 silam, dianggap telah selesai oleh Kepala Desa Andreas Atok. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/25/mekar-sejak-tahun-1993-desa-dubesi-di-belu-masih-jadi-anak-tiri/ “Masalah […]

  • Pospera & Masyarakat TTS Minta Bupati Tidak Lantik Perangkat Desa Bermasalah

    Pospera & Masyarakat TTS Minta Bupati Tidak Lantik Perangkat Desa Bermasalah

    • calendar_month Sel, 25 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Soe-T.T.S , Garda Indonesia | Massa pedemo yang terdiri dari masyarakat dan DPC Pospera Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), menuntut Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun segera membatalkan pelantikan perangkat desa yang bermasalah dalam pengelolaan Dana Desa sebelumnya. Tuntutan itu disampaikan perwakilan massa aksi, Ketua DPC Pospera TTS pada Senin, 24 Agustus 2020 di halaman depan […]

expand_less