Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kristiana Muki Beberkan Perannya dalam Proyek di Kabupaten TTU

Kristiana Muki Beberkan Perannya dalam Proyek di Kabupaten TTU

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 26 Jul 2020
  • visibility 42
  • comment 0 komentar

Loading

Kefa-T.T.U, Garda Indonesia | “Saya pribadi, terus terang kalau mulai dari bapak masuk ke dunia politik, saya tidak pernah menyentuh hal-hal yang seperti itu. Ini kasih ke sini, ini kasih ke sini. Itu tidak pernah!. Saya melihat istri-istri pejabat yang lain, sampai ada yang lain datang dan mengatakan saya berbeda,” ungkap Kristiana Muki, S.Pd., M.Si. anggota DPR RI Komisi II Fraksi Partai NasDem kepada Garda Indonesia pada akhir Juni 2020 di kediamannya.

Ia menegaskan kondisi tersebut terkait beragam pemberitaan yang menyudutkan dirinya, bahwa ia terlibat dalam makelar proyek hingga terindikasi dugaan korupsi di beberapa proyek di Kabupaten Timor Tengah Utara (T.T.U).

“Kakak, saya tidak mau seperti itu. Kalau itu konsekuensi untuk laki-laki, tapi saya istri harus ada di rumah untuk menguatkan anak-anak. Jangan sampai suami ada di dalam, istri juga ada di dalam. Saya tidak mau,!” tegasnya lagi.

Istri dari Bupati T.T.U Raymundus Sau Fernandes ini dengan penuh keyakinan menyampaikan rentetan kondisi sejak suaminya menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten T.T.U. “Kalau dari bapak menjadi DPRD periode pertama tidak masalah, tapi saat bapak jadi Bupati dua periode, saya tidak pernah masuk untuk hal-hal seperti itu!. Saya tidak pernah seperti itu, bisa ditanyakan langsung pada OPD-OPD yang terkait,” ungkapnya.

Lanjutnya, “Ikut tender, siapa menang kenapa tidak. Pasti ada juga dari luar TTU yang ikut tender, kalau menang ya silakan kalau tidak ya sudah selesai.”

Terkait kasus yang sedang bergulir dan dilaporkan oleh beberapa pihak ke Polda NTT, Kristiana Muki pun menerangkan bahwa itu merupakan kasus 5 (lima) tahun lalu. “Seperti saya baca bahwa ini kasus lima tahun lalu. Saya pikir kalau mereka punya bukti baru silakan mereka mengangkat itu, tapi selama periode yang lalu saya belum pernah dipanggil untuk dimintai keterangan. Kalau bapak pernah dipanggil. Setelah bapak turun baru saya tanya itu perkara apa,” urainya.

Hingga saat ini, wanita kelahiran 2 Oktober 1974 tersebut memutuskan untuk tidak membaca koran. Ia pun mengungkapkan alasannya. “Saya terus terang, saya malas baca koran. Saya punya pengalaman yang kurang enak ketika bapak masih DPRD dan harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Sementara, saya tahu suami saya tidak pernah seperti itu. Media tulis secara berlebihan. Sejak saat itu, bapak bawa koran saya tidak baca koran sampai hari ini,” ceritanya.

Wanita yang kerap disapa Irna ini pun menyampaikan, “Kadang ada tangan orang-orang tangan tertentu, tetapi saya salut dengan wartawan yang melakukan konfirmasi dengan kedua belah pihak baru dimuat.”

“Saya baca itu, ketika ada hubungannya dengan pekerjaan. Kalau menyangkut kasus-kasus orang lain, saya tidak pernah berkeinginan untuk mengetahui semua itu. Saya juga punya pikiran sendiri dan jangan sampai terbawa. Saya ambil nilai positif sebagai pembelajaran. Tidak semua, saya terima,” tandas wanita sederhana yang tak suka bersolek ini menutup percakapan kami.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awan Berarak di Tengah Pandemi

    Awan Berarak di Tengah Pandemi

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Awan Berarak di Tengah Pandemi Oleh Helmy Tukan, S.Pd Awan berarak mengejar pelangi tadi sore. Angin meniup dedaunan hijau berhias titik-titik air hujan yang mengguyur basah desaku. Aku tediam menatap pelangi yang tampil mempesona di sela-sela awan kelabu meski samar terlihat namun indahnya mampu menenangkan kalbu yang dilanda kegalauan karena si Nona Corona Virus. Ah…entahlah, […]

  • Sinkronisasi Sistem Kelistrikan, Tim GM PLN NTT Menapak Pulau Sejuta Lontar

    Sinkronisasi Sistem Kelistrikan, Tim GM PLN NTT Menapak Pulau Sejuta Lontar

    • calendar_month Kam, 23 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu Raijua, Garda Indonesia | General Manager PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko beserta 10 (sepuluh) tim andal di antaranya Heru Purwoko, Senior Manajer Niaga; Ardhi Tartahadi, Senior Manajer TND; Paul Kiring, Senior Manajer KIT; Daniel Karmel Fernando Tampubolon, Senior Manajer REN; Yulius Petrus Rihi, MSB Umum; Yuniarto Hadi Prayitno, MSB DIST; Aris Kurniawan, MUPK Timor; […]

  • Rusuh Terjadi di Manokwari, Perusuh Membakar Sejumlah Fasilitas Umum

    Rusuh Terjadi di Manokwari, Perusuh Membakar Sejumlah Fasilitas Umum

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Loading

    Manokwari-Papua, Garda Indonesia | Aksi brutal dilakukan oleh sekelompok orang yang diawali dengan pemalangan atau pemblokiran jalan dengan melakukan penebangan pohon, pembakaran ban, pasca-penangkapan terhadap Mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya. Informasi yang dihimpun media ini, sebelumnya telah beredar imbauan untuk melakukan aksi pada Senin, 19 Agustus 2019 di Manokwari, dengan titik kumpul di depan […]

  • IMO-Indonesia Dorong Masyarakat Pers Ikut Seleksi KPK Periode 2024—2029

    IMO-Indonesia Dorong Masyarakat Pers Ikut Seleksi KPK Periode 2024—2029

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Panitia Seleksi (Pansel) calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan dewan pengawas (Dewas) periode jabatan 2024—2029, mengundang Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi persyaratan untuk mendaftar sebagai calon pimpinan dan Dewas KPK periode 2024—2029. Keterangan tersebut disampaikan Ketua merangkap Anggota Pansel, Muhammad Yusuf Ateh, di lobi gedung utama, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) pada […]

  • Pemprov NTT Canangkan 1000 Koperasi Go Digital

    Pemprov NTT Canangkan 1000 Koperasi Go Digital

    • calendar_month Ming, 22 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kebangkitan ekonomi dapat diwujudkan dengan menggerakkan sektor riil melalui kelembagaan yang menjadi penciri Indonesia yaitu koperasi. Provinsi Nusa Tenggara Timur  (NTT) adalah provinsi yang memiliki jumlah anggota koperasi terbesar di Indonesia sebanyak 4.202 unit (52%), dengan jumlah yang aktif 3.846 unit (91,52%), dan jumlah anggota 2.158.059 orang (data per Agustus 2020). […]

  • PLN Jadi Keluarga Poco Leok, Bangun Geotermal dengan Ritual Adat Penti

    PLN Jadi Keluarga Poco Leok, Bangun Geotermal dengan Ritual Adat Penti

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Dukungan masyarakat semakin menguat setelah ritual adat Penti ini, yang mengukuhkan PLN sebagai Ase Kae di sepuluh gendang yang tersebar di Poco Leok. Kehadiran masyarakat dalam prosesi ini menegaskan harapan agar pembangkit listrik berbasis panas bumi dapat segera terealisasi demi kesejahteraan dan kemajuan bersama.   Manggarai | Guna menjunjung tinggi dan menghormati adat istiadat di […]

expand_less