Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Musuh Pancasila adalah Manipulator Agama!

Musuh Pancasila adalah Manipulator Agama!

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
  • visibility 117
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Bukan agama yang jadi musuh Pancasila. Tapi manipulasi terhadap agamalah yang jadi musuh Pancasila. Itu jelas. Tak perlu dipolemikkan, atau dipolitisir. Buang tenaga dan buang waktu saja.

Realitas politik belakangan ini menunjukkan fakta bahwa isu agama adalah komoditi paling murah (gampangan) untuk menyulut emosi massa.

Ada dua permasalahan di sini.

Pertama, masih ada sementara pihak yang hitam hatinya untuk tega memanipulasi agama demi kepentingan sektarian atau kepentingan politik sempitnya sendiri. Peristiwa-peristiwa di Karimun, Sampang-Madura, Minahasa Utara, dan beberapa wilayah lain telah menunjukkan fakta ini.

Kedua, masih kentara juga betapa ceteknya pemahaman agama, atau katakanlah kadar keimanan sementara kelompok masyarakat. Takut keimanannya rontok gara-gara terpapar dengan hal-hal yang absurd (gedung gereja, lagu, ucapan selamat, dan lain-lain). Kita tidak bisa menggeneralisasi bahwa seluruh rakyat Indonesia masih cetek pemahaman agamanya. Tidak ada survei yang bisa memverifikasi ini.

Maka terhadap kedua hal tadi, perlu diambil langkah taktis dan strategis dalam penanganannya.

Taktis, terhadap setiap gerakan anarkis, pengacau keamanan, dan perusak keharmonisan hidup berbangsa, harus segera ditumpas. Wajib bagi aparatus negara untuk bertindak dengan sigap dan cepat.

Gerakan atau ulah anarkisme seperti ini sangat berbahaya, toxic atau racun bagi konsensus hidup bersama di Indonesia yang bhinneka. Satu saja pembiaran terhadap anarkisme seperti ini, akan menular dan menjalar ke mana-mana.

Mengapa begitu? Sebabnya sederhana saja. Bukan di sisi masyarakatnya, tapi ini bisa jadi preseden bagi para penjahat politik lainnya. Mereka merasa bahwa anarkisme dan kesewenang-wenangan yang dibungkus agama bisa jadi alat untuk menekan pemerintah pusat dan lawan politik demi memaksakan kehendak egoistik mereka. Sekali dibiarkan, toman, ketagihan.

Strategis, terhadap kelompok masyarakat yang kenyataannya gampang digosok dengan sentimen keagamaan (padahal cuma manipulasi agama) mereka ini mesti di-reedukasi terus. Peran pendidikan oleh para ulama, rohaniwan dan cendekia menjadi imperatif. Panggilan untuk mencerdaskan bangsa. Jangan biarkan saudara-saudara kita ini jadi bebek tolol yang gampang disetir.

Namun, saat kelompok sumbu pendek seperti ini melihat ketegasan sikap aparat negara dalam menangani anarkisme, mereka juga  akan belajar dengan sendirinya. Seeing is believing. Bahwa negara tidak pernah menoleransi intoleransi dalam keragaman hidup beragama, latar belakang suku, maupun antar golongan.

Sekali lagi digaris bawahi di sini bahwa ketegasan sikap, dan kesigapan bertindak dari aparat negara adalah ‘conditio sine qua non’ terhadap jaminan keamanan dan kedamaian.

Musuh Pancasila adalah para manipulator agama. Kalau ada, segera sikat!

Penulis merupakan Sekjen Kawal Indonesia — Komunitas Anak Bangsa

Foto utama oleh bpip.go.id

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyongsong Sensus Ekonomi 2026: Transformasi Perdagangan NTT

    Menyongsong Sensus Ekonomi 2026: Transformasi Perdagangan NTT

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Putu Dita Pickupana
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Putu Dita Pickupana, Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi NTT Indonesia, termasuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kini berada di ambang transformasi ekonomi yang signifikan. Seiring dengan berjalannya waktu pada tahun 2026, perhatian pemerintah, pelaku usaha, dan akademisi tertuju pada satu agenda nasional besar: Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Sebagai potret sepuluh tahunan, sensus ini bukan […]

  • Bantu Anak Terhindar dari Gangguan Kesehatan Jiwa Saat ‘New Normal’

    Bantu Anak Terhindar dari Gangguan Kesehatan Jiwa Saat ‘New Normal’

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menghadapi situasi new normal akibat pandemi Covid-19; bukanlah hal mudah bagi anak maupun orang tua. Setiap individu perlu beradaptasi kembali pada perilaku yang tidak biasa. Menurut Psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Debora Basaria, tidak hanya pada orang dewasa kondisi psikologis anak juga rentan terganggu oleh situasi yang saat ini tidak […]

  • Jokowi Tes Kenyamanan Kereta Cepat Jakarta—Bandung

    Jokowi Tes Kenyamanan Kereta Cepat Jakarta—Bandung

    • calendar_month Rab, 13 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 1Komentar

    Loading

    Bandung, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 13 September 2023. Pada kunjungan kali ini, Jokowi menggunakan moda transportasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sekaligus melakukan uji coba sebelum diresmikan pengoperasiannya. Tiba sekitar pukul 08.30 WIB di Stasiun KCJB Halim, Jakarta Timur, Presiden Jokowi langsung menuju lantai […]

  • MK Diskualifikasi Orient Riwu Kore dan Tetapkan Pemilihan Suara Ulang

    MK Diskualifikasi Orient Riwu Kore dan Tetapkan Pemilihan Suara Ulang

    • calendar_month Kam, 15 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Mahkamah Konstitusi dalam amar putusan sengketa Pilkada Nomor 135/PHP.BUP-XIX/2021, menjatuhkan putusan dalam perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2020, diajukan oleh Ir. Takem Irianto Radja Pono, M.Si. dan Ir. Herman Hegi Radja Haba terhadap Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sabu Raijua, beralamat […]

  • Tiga Pengurus DNA Pro Kabur, Polri Terbitkan Surat Buronan

    Tiga Pengurus DNA Pro Kabur, Polri Terbitkan Surat Buronan

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri menerbitkan surat buronan kasus investasi bodong robot trading platform DNA Pro. Dalam surat tersebut, tercantum 3 (tiga) daftar pencarian orang (DPO). Yakni Fauzi (F) alias Daniel Zii, Ferawaty (FE), dan Devita Gunawan (DG) alias Devin. “Penyidik telah menerbitkan tiga daftar pencarian orang […]

  • Pangdam IX/Udayana Tutup Penataran Kader Bela Negara Siswa SLTA Se-Bali

    Pangdam IX/Udayana Tutup Penataran Kader Bela Negara Siswa SLTA Se-Bali

    • calendar_month Ming, 16 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Tabanan-Bali, Garda Indonesia | Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., menjadi Irup pada upacara penutupan penataran kader bela negara siswa-siswi SMA Se-Bali yang telah dilaksanakan selama lima hari di Rindam IX/Udayana dalam upacara di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Tabanan, Minggu, 16 Juni 2019. 250 siswa-siswi tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) Se-Bali dibekali […]

expand_less