Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Nikita Bukan Kita, Tapi Saat Ini Dia Telah Menyelamatkan Negara

Nikita Bukan Kita, Tapi Saat Ini Dia Telah Menyelamatkan Negara

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 14 Nov 2020
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Rudi S Kamri

Jujur, sejatinya saya tidak pernah nge-fans dengan sosok sang Nyai Nikita Mirzani karena bagi saya keindahan dirinya dan jejak keartisannya masih jauh di bawah idola abadi saya Jeng Dian Sastro.

Tapi, harus diakui ! Saat ini, Nyai Nikita adalah representasi suara masyarakat yang tidak berani bersuara. Saat Negara terlihat lunglai tak berdaya di hadapan sekelompok orang nir-akal sehat yang telah bertindak semena-mena, sang Nyai tampil berani bersuara lantang tak teradang. Suara Nikita semakin kuat membahana karena di amplifikasi oleh si ayam sayur Maher Soni dan Alawi yang offside salah strategi.

Sang Nyai bukan pemain catur hebat. Dia hanya kebetulan pemain lempar peluru yang jitu dan nekat. Modal popularitas yang penuh sensasi membuat narasi sang Nyai mengundang orang untuk bereaksi. Tapi, harus diakui, dia perempuan pemberani. Jauh lebih berani dibanding para pembantu Presiden Jokowi yang pada mengumpet menyelamatkan diri.

Saat negara sedang menyepi, untung ada sang Nyai. Saat rakyat kehilangan figur kuat penjaga negeri, Nikita Mirzani tampil menyerahkan diri untuk di-bully. Ini fenomena menarik. Saat aparat negara yang mendapatkan kemewahan fasilitas dari uang rakyat tidak bertindak yang seharusnya, kita mendapatkan idola penyelamat baru sang perempuan perkasa. Persis seperti kita baca komik superhero, ternyata pahlawan rakyat yang sebenarnya bukan dari birokrasi atau pemimpin negeri yang korup dan hidup bermewah-mewahan dari fasilitas negara, tapi lahir dari entitas rakyat kecil yang selama ini termaginalkan.

Jadi, kalau saat ini Polisi mendirikan Posko pengamanan di rumah Sang Nyai, bagi saya wajar-wajar saja. Rumah dan keselamatan sang Nyai saat ini jauh lebih layak diprioritaskan dibanding menjaga rumah pejabat negara yang tidak bertindak apa-apa saat badai bahaya negara sudah di depan mata. Sang Nyai adalah martir bagi eksistensi negara saat kelompok orang yang kita beri amanah menjaga kehormatan negara tidak bekerja sebagaimana seharusnya.

Melindungi keselamatan Nikita Mirzani bukan sekadar melindungi keselamatan perempuan yang akan dipersekusi, tapi melindungi suara arus bawah masyarakat yang resah tak berdaya tanpa suara. Saya berharap para penjaga negeri yang sedang duduk manis di kursi empuk dalam ruangan mewah ber-AC berani menatap cermin di kamarnya, dan menunjuk pada diri sendiri:

“Masak saya gagah begini kalah nyali dari Sang Nyai?”

Salam SATU Indonesia

Editor (+rony banase)
Foto utama (*/istimewa)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penjabat Wali Kota Kupang Tidak Tawar Menawar Terkait Disiplin

    Penjabat Wali Kota Kupang Tidak Tawar Menawar Terkait Disiplin

    • calendar_month Sel, 23 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh dalam arahannya saat memimpin apel perdana pada Selasa pagi, 23 Agustus 2022, meminta ASN Kota Kupang untuk mulai berpikir dengan mindset yang berbeda. Menurutnya, Kota Kupang adalah Ibu Kota Provinsi NTT, maka cara berpikir ASN harus secara provinsi, dengan target kerja nasional, bila perlu […]

  • Pegawai KAI Terduga Teroris Berencana Beraksi di Mako Brimob

    Pegawai KAI Terduga Teroris Berencana Beraksi di Mako Brimob

    • calendar_month Rab, 16 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Seorang pegawai KAI, terduga teroris berinisial DE dilaporkan berencana melakukan aksi amaliyah dengan menyerang Mako Brimob Kelapa Dua. Tujuannya adalah untuk membebaskan para narapidana terorisme (napiter) yang ditahan di lokasi tersebut. Juru bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Aswin Siregar mengungkapkan, DE telah mengakui memiliki sejumlah senjata dan berencana untuk melakukan […]

  • Telisik Hendi, Koruptor Lulusan Amerika Yang Ditangkap KPK

    Telisik Hendi, Koruptor Lulusan Amerika Yang Ditangkap KPK

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Prabowo yang ingin membersihkan para brengsek di BUMN mulai terbukti. Lewat KPK, Hendi Prio Santoso, jadi korban pertama. Nama Hendi dulunya melambung setinggi gas bumi yang ia kelola. Kini jatuh berdebam seperti tabung gas tiga kilo yang bocor di dapur ibu-ibu kompleks. Hendi lahir di Jakarta, 5 Februari 1967. Ia pernah dipuja sebagai putra terbaik […]

  • Menteri PPPA Ajak TP-PKK, Bhayangkari dan Dharma Pertiwi Sinergi Program

    Menteri PPPA Ajak TP-PKK, Bhayangkari dan Dharma Pertiwi Sinergi Program

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menerima audiensi Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Tri Tito Karnavian, Ketua Umum Bhayangkari Fitri Handari dan Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto di Kantor Kementerian PPPA pada Senin sore, 4 November 2019. Pertemuan tersebut membahas program dan kegiatan […]

  • Berdedikasi Tinggi Saat Pandemi, 3 Polisi Raih Penghargaan dari Kapolda Sumut

    Berdedikasi Tinggi Saat Pandemi, 3 Polisi Raih Penghargaan dari Kapolda Sumut

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Medan, Garda Indonesia | Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si. memberikan piagam penghargaan kepada personel polisi berprestasi dan berdedikasi tinggi meskipun di tengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), pada Rabu, 29 April 2020, bertempat di Lobi Adhi Pradana Mapolda Sumatra Utara (Sumut). Pemberian piagam penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kapolda Sumut kepada 3 […]

  • SURYANATA Desak Copot Kasatpol PP Samarinda, Dampak Keroyok 8 Mahasiswa

    SURYANATA Desak Copot Kasatpol PP Samarinda, Dampak Keroyok 8 Mahasiswa

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Samarinda, Garda Indonesia | Bermula dari aksi brutalisme ratusan Satpol PP menyerbu 8 aktivis saat diskusi dan ngopi, Aliansi Suara Rakyat Nusantara (SURYANATA) mendesak agar segera mencopot Kepala Satpol PP Samarinda dari Jabatannya serta oknum anggotanya yang terlibat dalam kasus tersebut. “Kami tidak membenarkan tindakan kejahatan tidak berperi kemanusiaan tersebut, karena telah melanggar dari norma […]

expand_less