Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Nikita Bukan Kita, Tapi Saat Ini Dia Telah Menyelamatkan Negara

Nikita Bukan Kita, Tapi Saat Ini Dia Telah Menyelamatkan Negara

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 14 Nov 2020
  • visibility 90
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Rudi S Kamri

Jujur, sejatinya saya tidak pernah nge-fans dengan sosok sang Nyai Nikita Mirzani karena bagi saya keindahan dirinya dan jejak keartisannya masih jauh di bawah idola abadi saya Jeng Dian Sastro.

Tapi, harus diakui ! Saat ini, Nyai Nikita adalah representasi suara masyarakat yang tidak berani bersuara. Saat Negara terlihat lunglai tak berdaya di hadapan sekelompok orang nir-akal sehat yang telah bertindak semena-mena, sang Nyai tampil berani bersuara lantang tak teradang. Suara Nikita semakin kuat membahana karena di amplifikasi oleh si ayam sayur Maher Soni dan Alawi yang offside salah strategi.

Sang Nyai bukan pemain catur hebat. Dia hanya kebetulan pemain lempar peluru yang jitu dan nekat. Modal popularitas yang penuh sensasi membuat narasi sang Nyai mengundang orang untuk bereaksi. Tapi, harus diakui, dia perempuan pemberani. Jauh lebih berani dibanding para pembantu Presiden Jokowi yang pada mengumpet menyelamatkan diri.

Saat negara sedang menyepi, untung ada sang Nyai. Saat rakyat kehilangan figur kuat penjaga negeri, Nikita Mirzani tampil menyerahkan diri untuk di-bully. Ini fenomena menarik. Saat aparat negara yang mendapatkan kemewahan fasilitas dari uang rakyat tidak bertindak yang seharusnya, kita mendapatkan idola penyelamat baru sang perempuan perkasa. Persis seperti kita baca komik superhero, ternyata pahlawan rakyat yang sebenarnya bukan dari birokrasi atau pemimpin negeri yang korup dan hidup bermewah-mewahan dari fasilitas negara, tapi lahir dari entitas rakyat kecil yang selama ini termaginalkan.

Jadi, kalau saat ini Polisi mendirikan Posko pengamanan di rumah Sang Nyai, bagi saya wajar-wajar saja. Rumah dan keselamatan sang Nyai saat ini jauh lebih layak diprioritaskan dibanding menjaga rumah pejabat negara yang tidak bertindak apa-apa saat badai bahaya negara sudah di depan mata. Sang Nyai adalah martir bagi eksistensi negara saat kelompok orang yang kita beri amanah menjaga kehormatan negara tidak bekerja sebagaimana seharusnya.

Melindungi keselamatan Nikita Mirzani bukan sekadar melindungi keselamatan perempuan yang akan dipersekusi, tapi melindungi suara arus bawah masyarakat yang resah tak berdaya tanpa suara. Saya berharap para penjaga negeri yang sedang duduk manis di kursi empuk dalam ruangan mewah ber-AC berani menatap cermin di kamarnya, dan menunjuk pada diri sendiri:

“Masak saya gagah begini kalah nyali dari Sang Nyai?”

Salam SATU Indonesia

Editor (+rony banase)
Foto utama (*/istimewa)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Bumi Tektonik M3.3 Guncang Alor, Tidak Berpotensi Tsunami

    Gempa Bumi Tektonik M3.3 Guncang Alor, Tidak Berpotensi Tsunami

    • calendar_month Ming, 11 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Minggu,11 Agustus 2019 pukul 22:04:22 WITA, gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Alor, tepatnya berlokasi di darat pada jarak 38 km TimurLaut Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan kedalaman 10 km. Hasil analisis BMKG menunjukan bahwa gempa bumi terjadi dengan kekuatan M=3.3 Skala Richter dengan episenter terletak pada koordinat 8.05 LS dan […]

  • SEDERHANA! Gubernur NTT Masa Depan Tidur di Rumah Warga

    SEDERHANA! Gubernur NTT Masa Depan Tidur di Rumah Warga

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Simon Petrus Kamlasi merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1996 dan dalam Peralatan (CPL). Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah Pa Sahli Tk. II Kasad Bidang Lingkungan Hidup. Ia dikenal sebagai putra daerah Timor Tengah Selatan pertama yang meraih bintang satu TNI AD, dengan jabatan Brigadir Jenderal. Kemudian memutuskan mundur dan menjadi calon gubernur NTT. […]

  • Karpet Merah Prabowo- Gibran, Analisis & Survei LSI Denny JA

    Karpet Merah Prabowo- Gibran, Analisis & Survei LSI Denny JA

    • calendar_month Sen, 25 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Opini publik sudah kondusif “menggelar karpet merah” bagi konsolidasi pemerintahan baru di bawah komando Prabowo- Gibran, 2024—2029. Sebesar 89,8 % publik luas representasi pemilih Indonesia menerima hasil resmi KPU. Tapi koalisi partai Prabowo-Gibran yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju belum cukup untuk menguasai mayoritas suara di DPR.  Agar pemerintahan kuat, Prabowo-Gibran perlu dukungan partai tambahan. […]

  • “Nikah Massal” Hingga 2025 Pemkot Kupang Nikahkan 6 Ribuan Pasutri

    “Nikah Massal” Hingga 2025 Pemkot Kupang Nikahkan 6 Ribuan Pasutri

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Loading

    Wali Kota Kupang, Christian Widodo pun mengungkapkan pihaknya meniadakan pengadaan mobil dinas kepala daerah dan wakil kepala daerah agar anggaran bisa dialihkan untuk nikah massal yang harus terus dilanjutkan karena menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat.   Kota Kupang | Membangun kota bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi tentang menghadirkan kehidupan sosial yang sejahtera, dimulai dari […]

  • Lakukan Tindakan Antisipatif, Kemen PPPA Bentuk Desa/Kel Bebas Pornografi

    Lakukan Tindakan Antisipatif, Kemen PPPA Bentuk Desa/Kel Bebas Pornografi

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise dalam acara Koordinasi Pelaksanaan Model Desa/Kelurahan Bebas Pornografi Anak di Jakarta, Selasa, 3 September 2019; berulang kali menekankan pentingnya melindungi anak dari bahaya pornografi. Bentuk perlindungan bukan hanya pendampingan terhadap penggunaan gawai dan internet oleh orangtua, melainkan juga upaya antisipatif agar anak tidak […]

  • Porsebank NTT 2024 ‘Achievement Through Collaboration’

    Porsebank NTT 2024 ‘Achievement Through Collaboration’

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Pekan Olahraga dan Seni Perbankan Nusa Tenggara Timur (Porsebank NTT) kembali dihelat atas kerja sama antara OJK, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT, dan 19 anggota BMPD (Badan Musyawarah Perbankan Daerah). Bertema, Achievement Through Collaboration, Porsebank NTT 2024 dibuka secara resmi oleh Pj. Wali Kota Kupang, Fahrensy Funay. Turut hadir, Kepala Kantor […]

expand_less