Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Optimis Raih WBK 2021, Kemenkumham NTT Dapat Pendampingan & Penguatan

Optimis Raih WBK 2021, Kemenkumham NTT Dapat Pendampingan & Penguatan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
  • visibility 132
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Enam Pokja memaparkan Laporan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Kanwil Kemenkumham Provinsi NTT pada Jumat, 20 Agustus 2021 pukul 09.00 WITA—selesai di ruang rapat Kanwil Kemenkumham Provinsi NTT.

Simak cuplikan video Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Kanwil Kemenkumham Provinsi NTT :  https://youtu.be/lN8laweygpo

Pantauan Garda Indonesia, hadir 4 (empat) orang terdiri dari Budi, Penanggung Jawab; Ari Prambudi, Pengendali Teknis; Ketua Tim Ardiles Ricky Susilo; anggota Nindra Wahyu Hapsari dan Indah Wıdyasari merupakan Tim Inspektorat Jenderal, guna melakukan monitoring dalam rangka Penguatan Pembangunan Zona Integritas Satuan Kerja Berpredikat Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Kanwil Kemenkumham NTT Tahun 2021.

Pemaparan Laporan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh Kakanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone beserta enam pokja kemudian ditelaah dan dikaji oleh tim Tim Inspektorat Jenderal lalu diberikan pendampingan dan penguatan berupa koreksi dan perbaikan informasi yang perlu dibenahi agar siap untuk diajukan ke Kementerian PAN RB.

Tim Inspektorat Jenderal saat melakukan monitoring dalam rangka Penguatan Pembangunan Zona Integritas Satuan Kerja Berpredikat Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Kanwil Kemenkumham NTT Tahun 2021

Kakanwil Marciana Dominika Jone kepada Garda Indonesia menyampaikan bahwa pada tahun 2020, Kemenkumham NTT belum memperoleh WBK karena banyak kekurangan dan belum dibenahi maksimal. Kakanwil Perempuan ini pun yakin bahwa untuk tahun 2021 akan menggapai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

“Tahun lalu (2020, red) Kemenkumham NTT hingga pada Tim Penilai Nasional (TPN) Kementerian PAN RB. Namun, tahun ini (2021) terus melakukan perbaikan-perbaikan dan kami berusaha semaksimal mungkin (before and after) dan berkeyakinan dapat menggapai WBK,” ungkap Merci Jone sapaan akrabnya.

Dan bagi kami, imbuh Merci Jone, WBK itu merupakan sebuah penghargaan. Tetapi yang terpenting bagi kami adalah WBK harus terpatri dalam sanubari aparatur sipil negara (ASN) Kanwil Kemenkumham NTT. “Kinerja harus ditingkatkan dari hari ke hari dan masyarakat harus memperoleh pelayanan publik terbaik dari Kanwil Kemenkumham Provinsi NTT. Itu esensi WBK,” tegasnya.

Adapun pembenahan yang dilakukan pada 6 (enam) area yakni Manajemen Perubahan dengan komitmen bersama dengan Ombudsman dan Kejaksaan Tinggi menuju WBK; Penataan Tata Laksana; Penataan Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia; Penguatan Akuntabilitas; Penguatan Pengawasan; Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Prinsip utama dalam pelayanan Kemenkumham NTT yakni kemudahan kepada pengguna layanan berupa pelayanan satu pintu kepada masyarakat dan terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan menciptakan inovasi unggulan antara lain Manual Book atau pelayanan P3KRPHD (Pengharmonisasian Pemantapan dan Pembulatan Konsepsi Rancangan Produk Hukum Daerah), Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di Lapas/Rutan, Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal, Talkshow Hukum dan HAM, Aplikasi SONDE (Sistem Operasional Layanan Dapur Elektronik), dan E-Survey Layanan Keimigrasian.

Apresiasi pun digapai oleh Kemenkumham NTT dari Bupati Manggarai dan DPRD Kabupaten Nagekeo untuk kinerja Tim Perancang Produk Hukum Daerah. Juga  memperoleh penghargaan terbaik ketiga penyelenggaraan bantuan hukum kategori kecil dari Badan Pembinaan Hukum Nasional dan Satker Teladan dari KPKNL Kupang.

Secara khusus, Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi pun menyampaikan apresiasi kepada Kakanwil Kemenkumham Provinsi NTT, Marciana Dominika Jone yang memberikan perhatian lebih terhadap penyusunan  rancangan peraturan daerah, kerja sama bidang Lapas dan Imigrasi.

Wagub Nae Soi juga berharap agar kekayaan alam dan kekayaan intelektual di Nusa Tenggara Timur dapat didaftarkan sebagai indikasi geografis dan dapat menjadi perhatian Kanwil Kemenkumham NTT.

Penulis, editor dan foto (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lebaran 2022, Presiden Jokowi Imbau  Hindari Puncak Arus Mudik

    Lebaran 2022, Presiden Jokowi Imbau Hindari Puncak Arus Mudik

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah melakukan survei dengan hasil bahwa ada 23 juta mobil dan 17 juta sepeda motor yang akan digunakan oleh para pemudik pada tahun 2022. Untuk itu, Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk menghindari puncak arus mudik yang diperkirakan pada tanggal 28—30 April […]

  • Audisi The Voice Indonesia 2019 di NTT, Digelar di Kupang & Maumere

    Audisi The Voice Indonesia 2019 di NTT, Digelar di Kupang & Maumere

    • calendar_month Jum, 12 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Audisi ajang pencarian bakat penyanyi ‘The Voice Indonesia 2019’ mulai digelar. Khusus di Provinsi Nusa Tenggara Timur bakal dilaksanakan di 2 Kota yakni Kota Kupang dan Kota Maumere. Di Kota Kupang bakal digelar pada Sabtu, 13 April 2019 di Sotis Hotel pada pukul 08.00 WITA—selesai Informasi ini disampaikan oleh Produser Promo […]

  • Gempa Bumi M6,5 Guncang Maluku Tenggara Barat,Tidak Berpotensi Tsunami

    Gempa Bumi M6,5 Guncang Maluku Tenggara Barat,Tidak Berpotensi Tsunami

    • calendar_month Sab, 1 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id | Hari Sabtu, 1 Desember 2018, pukul 20.27.22 WIB, wilayah Laut Banda diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki kekuatan M=6,5. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, S.T., Dipl. Seis, M.Sc.,mengatakan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,54 LS dan 128,71 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada […]

  • Perintah Kapolri Usut Tuntas, Jokowi Kutuk Terorisme di Katedral Makassar

    Perintah Kapolri Usut Tuntas, Jokowi Kutuk Terorisme di Katedral Makassar

    • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Gereja Katedral Makassar. Ia telah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan membongkar jaringan pelaku teror hingga ke akarnya. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/03/28/bom-bunuh-diri-di-gereja-katedral-makassar-menteri-agama-kutuk-keras/ “Saya mengutuk keras aksi terorisme tersebut dan saya sudah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar […]

  • Kadis Dukcapil TTS Apris Manafe Jebol Dokumen Penduduk Hingga ke Desa

    Kadis Dukcapil TTS Apris Manafe Jebol Dokumen Penduduk Hingga ke Desa

    • calendar_month Sen, 27 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Loading

    SoE-TTS, Garda Indonesia | Kepala Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Kadis Dukcapil) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Apris Manafe yang baru saja dilantik beberapa bulan yang lalu, punya banyak gebrakan dengan sistem jemput bola (Jebol) ke desa. Untuk diketahui, Apris Manafe juga melarang stafnya agar tidak membiarkan masyarakat pulang dengan alasan apa pun terkait syarat […]

  • Hadi Tjahjanto & Raja Juli Antoni: Sikat Mafia Tanah & Bereskan Tata Ruang!

    Hadi Tjahjanto & Raja Juli Antoni: Sikat Mafia Tanah & Bereskan Tata Ruang!

    • calendar_month Sab, 18 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Presiden Jokowi bilang, ada sekitar 126 jutaan lahan tanah yang mesti disertifikasi, baru terealisasi sekitar 80 jutaan. Masih ada tunggakan tugas sekitar 46 jutaan lahan yang mesti disertifikasi. Sementara itu, kata Presiden, kementerian ATR/BPN baru mampu menerbitkan sekitar 500 ribuan sertifikat per tahun. Padahal target Presiden Jokowi adalah sekitar 8—9 juta […]

expand_less