Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Peta Koalisi 2024 : dari Gerak Sentripetal Menuju Sentrifugal ke Arah Tiga Poros?

Peta Koalisi 2024 : dari Gerak Sentripetal Menuju Sentrifugal ke Arah Tiga Poros?

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 24 Agu 2022
  • visibility 37
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Setelah bilang tidak mau koalisi dengan yang ini atau yang itu (gerak sentripetal), dinamika politik nasional mulai bergeser jadi gerak sentrifugal (mengarah ke pusat). Ada berapa pusat? Sementara ini terpola jadi tiga.

Puan Maharani menyambangi NasDem, maka Puan pun jadi dipertimbangkan juga oleh Surya Paloh. Apakah Anies bakal mendampingi Puan atau sebaliknya? Proses negosiasi politik belumlah usai. Malah baru mulai (lagi). NasDem masih menyimpan dua nama selain Anies Baswedan, ada Andika Perkasa dan Ganjar Pranowo sebagai ‘pemain cadangan’. Atau malah bisa jadi kartu Joker yang bisa menganulir Anies Baswedan? Let’s see…

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB): Golkar, PAN dan PPP mendaftar di hari baik (Rabu Pon) dan tanggal baik (tanggal 10 Agustus) sesaat setelah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) selesai urusan pendaftarannya dengan KPU. Bahkan Sekretaris Dewan Pembina PSI, Raja Juli Antoni, mengaitkan fenomena itu sebagai “tanda-tanda alam”.

Tak sampai dua minggu, Selasa malam, 23 Agustus 2022, Giring Ganesha beserta Sekjen Dea Tunggaesti, Ketua Isyana Bagoes Oka dan Bendahara Umum Suci Mayang Sari didampingi pasukan Juru Bicara DPP PSI bersilaturahmi ke kantor DPP Golkar. Diterima jajaran elit Partai Golkar yang dipimpin langsung Ketum Airlangga Hartarto. Apakah ‘tanda-tanda alam’ itu sudah jadi ‘sabda-alam’?

“Kicau burung bernyanyi. Tanda buana membuka hari…” begitu lirik pembuka lagu ‘Sabda Alam’ ciptaan Chrisye yang legendaris.

Sebelumnya Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar sudah saling “pamer bojo anyar neng ngarepe pacar lama”. Retaknya Batutulis serta gosongnya Nasi Goreng sudah dijawab lewat pameran kencan daftar bareng ke KPU oleh Gerindra dan PKB.

Kabar terus bertiup, dari beberapa pertemuan para petinggi mereka, PKS dan Perindo gerak cepat saling menjajaki untuk jadi pendamping Gerindra dan PKB menuju ke pelaminan politik nanti. Walahuallam. Kita doakan yang terbaik buat mereka.

Jadi, poros pertama tentu berpusat ke PDIP, yang kalau “didampingi” oleh NasDem bakal punya kekuatan politik yang patut diperhitungkan. Tinggal siapa capres dan cawapresnya? Ini persoalan yang masih perlu dinegosiasikan.

Faktanya PDIP adalah parpol besar yang “menguasai” parlemen (lebih dari 20%) dan mendominasi eksekutif. Wajarlah kalau ‘daya tawarnya’ (sebagai parpol) lebih kuat dibanding NasDem. Tinggallah figur (tokoh) yang bakal diajukan sebagai capres dan cawapresnya.

Ibu Megawati sementara ini masih sebagai tokoh sentral di PDIP, pastilah beliau bakal kerja keras membangun figur (ketokohan) dari Puan Maharani, putri tercintanya. Paling tidak agar jadi sekaliber Ibu Mega sendiri yang mantan wapres dan mantan presiden. Obyektifnya tentu agar Puan bisa mengimbangi aura politik Prabowo Subianto (yang sudah beberapa kali bertempur dalam kancah kontestasi pilpres).

Rencana besar politik PDIP ini mesti dimulai dari sekarang, yaitu dengan men-capres-kan Puan Maharani. Mungkin ada semacam semangat ‘kejar tayang’ mumpung Ibu Mega masih menjadi tokoh sentral di PDIP. Ini sebuah ‘long-term plan’ yang strategis juga sebetulnya. Sangat bisa dipahami.

Lagi pula, mesin politik PDIP yang tentakelnya sudah merambah kemana-mana tak bisa diremehkan untuk kerja ‘profiling’ figur Puan Maharani dalam setahun ke depan ini.

Karenanya NasDem, dalam koalisinya dengan PDIP mesti “agak tahu diri”. Walau gacoannya punya elektabilitas yang – sementara ini – lebih tinggi, namun Surya Paloh tetap mesti memperhitungkan kemampuan mesin politik PDIP itu.

Lalu KIB – PSI sebagai poros kedua nampaknya lebih sederhana peta politiknya. PSI sudah punya program ‘Rembuk Rakyat PSI’ yang mengusung sembilan (9) kandidat penerus kerja Presiden Joko Widodo, yaitu: Ganjar Pranowo, Erick Thohir, Mahfud MD, Ridwan Kamil, Andika Perkasa, Emil Dardak, Najwa Shihab, Sri Mulyani Indrawati dan Tito Karnavian. Santer terdengar di publik bahwa “pilihan Pak Jokowi” ada di dalam daftar itu. Begitu kabar burung yang ramai berkicau di Twitter.

Sekadar info, sementara ini Ganjar Pranowo masih memimpin dalam jajak Rembuk Rakyat PSI itu. Disusul Erick Thohir di posisi kedua dan Mahfud MD di posisi ketiga.

Bagaimana dengan Airlangga Hartarto yang Ketum Golkar? Walau tidak termasuk dalam daftar Rembuk Rakyat PSI, namun kita semua paham bahwa Golkar dengan segudang pengalaman politiknya tahu persis tombol-tombol politik mana yang mesti mereka tekan. Bagaimana supaya bisa “tetap berkuasa” walau tidak juara dalam pemilu. Kepiawaian Golkar dalam hal ini tak perlu diragukan.

Dalam hampir setiap periode pasca-orba, walau presiden dan wakil presidennya bukan dari Golkar, namun Golkar selalu ada di dalam kabinet maupun di parlemen. Dan peran politiknya pun selalu signifikan. Itu fakta dalam sejarah politik Indonesia kontemporer yang tak terbantahkan.

Lagi pula, mitra koalisinya di KIB (PAN dan PPP) masing-masing Ketumnya juga duduk sebagai anggota Kabinetnya Pak Jokowi. Dengan KIB mendeklarasikan koalisi itu sebagai penerus legacy Presiden Joko Widodo, maka PSI yang kerap dipersepsi oleh sementara publik sebagai Parpol “bayangan” Pak Jokowi pun jadi melirik. Seperti pepatah bijak yang bilang ‘Birds of same feathers flock together’.

Poros ketiga adalah Gerindra dan PKB yang kabarnya bakal didampingi PKS dan Perindo. Foto spanduk “Prabowo Subianto – Muhaiminin Iskandar For 2024” sudah ada, sehingga PKS dan Perindo tinggal tawar-menawar soal derivatifnya saja.

Begitulah tripolarisasi akibat gerak sentrifugal politik menuju 2024 yang sementara ini sedang berproses. Sketsanya belum selesai memang, tapi lumayanlah.

Sebagai penutup, ada beberapa pertanyaan terakhir.

Di mana Partai Demokrat? Siapa mau terima AHY sebagai cawapres? Ada yang bisa bantu jawab?

Rabu, 24 Agustus 2022

Penulis Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP), Jakarta.

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Korupsi BTS Tahun 2020—2022, Johnny Plate Diperiksa Kejagung

    Dugaan Korupsi BTS Tahun 2020—2022, Johnny Plate Diperiksa Kejagung

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kejaksaan Agung memeriksa 6 (enam) orang saksi, salah satunya merupakan Menteri Kominfo, Johnny G Plate, terkait perkara BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Rabu, 15 Maret 2023. Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa keenam orang saksi terkait dengan perkara dugaan tindak […]

  • Tour De Entente Etape Flores “Charity Race” Bagi Bencana Nagekeo

    Tour De Entente Etape Flores “Charity Race” Bagi Bencana Nagekeo

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Gubernur Laka Lena menyampaikan apresiasi dan terima kasih buat para pesepeda dan tim yang berlaga untuk kepeduliannya pada korban bencana alam di kabupaten Nagekeo.   Ende | Etape ketujuh Tour De Entente resmi dimulai yang ditandai dengan flag-off oleh Gubernur NTT, Melki Laka Lena di Halaman Kantor Camat Ndona, Ende pada Kamis, 18 September 2025 […]

  • Kota Kupang dan 21 Kabupaten di NTT Waspada Hujan Angin Kencang

    Kota Kupang dan 21 Kabupaten di NTT Waspada Hujan Angin Kencang

    • calendar_month Sab, 26 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Saat ini, wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) masih berada di periode musim hujan. Bibit siklon tropis 99S terpantau di Laut Timor yang membentuk daerah pertemuan atau perlambatan angin (konvergensi) Laut Timor. Sistem ini juga menginduksi peningkatan kecepatan angin di wilayah NTT. Suhu muka laut di NTT masih cukup hangat, dan gelombang […]

  • Menteri Yasonna Laoly Kembali Raih Penghargaan dari Kementerian PANRB

    Menteri Yasonna Laoly Kembali Raih Penghargaan dari Kementerian PANRB

    • calendar_month Sel, 8 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly menerima penghargaan sebagai Pembina Pelayanan Publik predikat A atau Pelayanan Prima dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), pada Selasa, 8 Maret 2022 di InterContinental Hotel Jakarta. Penghargaan diberikan atas keberhasilan Menteri Yasonna membina pelayanan publik yang berkualitas pada unit-unit Pelayanan Publik […]

  • DPR RI Siap Dukung Pemerintah Lakukan Terobosan Ekonomi

    DPR RI Siap Dukung Pemerintah Lakukan Terobosan Ekonomi

    • calendar_month Sab, 15 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendukung Presiden Joko Widodo yang akan mengeluarkan berbagai terobosan guna memacu perekonomian nasional lebih maju lagi. Jika ada regulasi perundangan yang perlu dibuat maupun direvisi, DPR RI siap bekerjasama dengan pemerintah dan seluruh stakeholders terkait. “DPR RI menyambut baik pertemuan Presiden Joko Widodo dengan pengurus KADIN, […]

  • DR Ganjar Harimansa: Surat adalah Citra Diri

    DR Ganjar Harimansa: Surat adalah Citra Diri

    • calendar_month Sab, 21 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – “Menulis surat merupakan cerminan citra diri “, demikian penegasan DR Ganjar Harimansa, Kabid Perlindungan Pusat Pengembangan dan Perlindungan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI saat Penyuluhan dan Lomba Penggunaan Bahasa Indonesia pada Tata Naskah Surat Dinas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Kupang, Jumat/20 Juli […]

expand_less