Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Peta Koalisi Parpol Via Fenomena Pendaftaran Peserta Pemilu 2024

Peta Koalisi Parpol Via Fenomena Pendaftaran Peserta Pemilu 2024

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 11 Agu 2022
  • visibility 35
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Memang hipotetikal, perkiraan sementara saja, lantaran koalisi parpol yang definitif kan baru KIB (Koalisi Indonesia Bersatu): Golkar, PAN & PKB.

Pada Rabu 10 Agustus 2022, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dipimpin langsung Ketua Umum Giring Ganesha yang didampingi Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie dan Sekretaris Dewan Pembina yang juga Wakil Menteri ATR-BPN Raja Juli Antoni serta diantar oleh ratusan kadernya mendaftarkan PSI secara resmi ke KPU.

Entah bagaimana cerita gatuk-gatuknya, oleh sementara kalangan Rabu Pon tanggal 10 itu dianggap hari dan tanggal yang baik. Juga di hari yang sama, setelah rombongan pemudi-pemuda PSI yang heboh dengan atraksi joget Gemufamire dan Koplo serta fashion show oleh Sekjen PSI Dea Tunggaesti, Ketua PSI Isyana Bagoes Oka dan Bendahara Suci Mayangsari berjalan meninggalkan Gedung KPU, menyusul rombongan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) datang.

Walau kabar sebelumnya, PPP dan PKB rencananya mau mendaftar di hari pertama (1 Agustus 2022), namun kemudian toh berubah jadwal untuk melakukan pendaftaran bersama mitra utama koalisinya, yaitu Golkar. Jadwal pendaftaran Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) ini persis setelah PSI selesai mendaftar di KPU.

Saat ditanya wartawan kok KIB daftarnya hampir bersamaan jadwalnya dengan PSI, apakah bakal berkoalisi? Sekretaris Dewan Pembina PSI Raja Juli Antoni hanya menanggapi “Nanti kita putuskan, tapi kok ini tanda-tanda alam.” Hmm…

Seperti ditegaskan oleh Giring Ganesha beberapa waktu lalu bahwa PSI akan mengusung kandidat dari 9 nama yang ada dalam polling Rembuk Rakyat PSI.

Sekadar info, per tanggal 10 Agustus 2022 saat diakses dari laman http://rambukrakyat.psi.id, polling menunjukkan nama Ganjar Pranowo masih memimpin dengan persentase tertinggi yaitu 44,59%, disusul Erick Thohir 22,55%, lalu Mahfud MD 8,01%. Kemudian Ridwan Kamil 5,98%, Andika Perkasa 5,07%, Emil Dardak 4,66%, Najwa Shihab 4,61%, Sri Mulyani Indrawati 3,47% dan Tito Karnavian 1,06%.

Kembali ke soal pendaftaran KPU. Di hari pembukaan 1 Agustus 2022, parpol yang mendaftar ke KPU adalah: PDIP, PKP, PKS, Perindo dan NasDem. Masing-masing di jam yang berbeda.

Pada tanggal 5 Agustus, Partai Demokrat dipimpin AHY bersama 34 Ketua DPD-nya menyambangi KPU. Besoknya, tanggal 6 Agustus, giliran Partai Gelora. Pada 8 Agustus ada Partai Republik dan Partai Hanura pada jam yang berbeda. Sedang Partai Gerindra bersama PKB mendaftar barengan ke KPU. Hmm… lagi.

Dari fenomena pendaftaran parpol ke KPU ini agaknya tersirat semacam pesan politik.

Gerindra dan PKB terlihat makin mesra. Mendaftar barengan ke KPU. Apakah ini “reaksi” Prabowo terhadap adanya arus kuat di internal PDIP yang getol mengusung Puan sebagai capresnya? Faktanya sudah ratusan (atau ribuan?) baliho Puan terpasang. Bakal retak-kah prasasti Batutulis? Atau diplomasi Nasi Goreng itu sudah keburu gosong?

Ringkas dan sederhananya, koalisi pertama tentu KIB yang sudah deklarasi. Siapa capres yang bakal didukung KIB (plus PSI?)? Apakah Airlangga Hartarto? Atau masih menunggu arahan sang “king-maker”. Apakah bakal ikut saja hasil polling Rembuk Rakyat PSI (Ganjar Pranowo)? Sehingga nantinya Airlangga Hartarto terposisi sebagai cawapres? atau ada skenario lain di sirkel KIB?

Kedua, PDI Perjuangan (sendirian, atau plus parpol lain “yang bisa direkrut” olehnya). Puan Maharani masih terus diperjuangkan di situ. Semua tahu sama tahu bahwa nilai jualnya masih perlu didongkrak habis-habisan. Mungkin sambil memacul kader lain yang dianggap potensial bakal menyainginya. Mungkin loh ya…

Koalisi ketiga terindikasi Gerindra yang lagi pacaran dengan PKB. Kencan mereka berdua di Gedung KPU kemarin itu semacam aksi “pamer bojo anyar neng ngarepku”. Prabowo Subianto – Muhaimin Iskandar, hmm… mari kita pantau terus apakah bakal langgeng sampai saatnya nanti.

Koalisi keempat terkesan masih agak “loose” (atau bahkan masih kocar-kacir?). NasDem dan PKS nada dasarnya ke Anies Baswedan. Namun NasDem dalam konvensinya pun masih mencantumkan nama Ganjar Pranowo dan Andika Perkasa sebagai kandidat alternatif. Apakah keduanya itu hanya sebagai pelengkap penggembira?

Partai Demokrat (yang nada realistisnya berbunyi: siapa pun capresnya, asal cawapresnya AHY!), kalau mau membangun koalisi dengan NasDem dan PKS tampaknya perlu “fine-tuning” di beberapa senar yang masih fals. Termasuk juga mengakurkan senar “who” dan “how much”-nya. Selain tentunya soal strategi mendongkrak nilai jual AHY yang sampai saat ini masih kedodoran.

Di PDIP ada Putri Mahkota, sedangkan di Partai Demokrat ada Putra Mahkota. Ini memang jadi pekerjaan rumah yang berat bagi para pengusungnya di internal parpol masing-masing demi mengerek elektabilitas gacoannya.

Yah, sekali lagi ini hipotetikal. Sekadar membaca perilaku politik parpol saat pendaftaran di KPU sampai tanggal 10 Agustus. Hari terakhir pendaftaran KPU adalah sampai 14 Agustus. Masih ada beberapa parpol lagi yang bakal mendaftar. Namun 9 parpol parlemen semuanya sudah selesai mendaftar.

Akhirnya, di eksterior Gedung KPU terpampang hitungan mundur. Sejak pendaftaran PSI dan KIB pada 10 Agustus 2022 menuju hari pencoblosan di tanggal 14 Februari 2024, ada tertera:

Tinggal 552 hari lagi.

Kamis, 10 Agustus 2022

Penulis merupakan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP), Jakarta.

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mungkinkah Prabowo dan Jokowi Saling Pegang Kartu AS?

    Mungkinkah Prabowo dan Jokowi Saling Pegang Kartu AS?

    • calendar_month Jum, 27 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Jhon Sitorus Ada banyak konspirasi yang menganalisis mengapa Jokowi sampai bermanuver luar biasa. Tak ada satu orang pun yang bisa menduga jika Jokowi 100% mendukung Prabowo untuk Pilpres 2024. Secara terbuka mungkin belum, tetapi dengan merestui Gibran sebagai wakil Prabowo dan Kaesang sebagai ketua umum PSI (yang barusan deklarasi) mendukung Prabowo adalah representasi […]

  • Juan Paulinus Faya, Paskibraka Tahun 2023 dari Papua Selatan

    Juan Paulinus Faya, Paskibraka Tahun 2023 dari Papua Selatan

    • calendar_month Rab, 16 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Juan Paulinus Damianus Faya baru saja dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendara Pusaka (Paskibraka) tahun 2023. Demikian tulis Presiden Jokowi dalam ciutan di Twitter. Ia berasal dari Provinsi Papua Selatan. Untuk  sampai di titik ini, Juan yang berasal dari Kabupaten Asmat harus menempuh perjalanan laut selama 5 hari 5 malam untuk […]

  • Yayasan SSP Latih Ketrampilan Tenun Perempuan TTS

    Yayasan SSP Latih Ketrampilan Tenun Perempuan TTS

    • calendar_month Kam, 31 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Yayasan Sanggar Suara Perempuan (SSP), Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sinergi dengan Duta Besar (Dubes) New Zealand Indonesia melalui program peningkatan ekonomi perempuan, melatih keterampilan menenun bagi 7 (tujuh) kelompok tenun di aula Yayasan SSP pada Rabu, 30 Maret 2022. 5 (lima) desa itu tersebar di […]

  • Aliansi Mahasiswa Kota Kupang Minta BPJS Kesehatan Dibubarkan

    Aliansi Mahasiswa Kota Kupang Minta BPJS Kesehatan Dibubarkan

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sejumlah organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Kupang Menggugat menggelar aksi unjuk rasa didepan kantor BPJS Kesehatan cabang Kupang, pada Rabu, 25 September 2019. Mereka menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan dan meminta Pemerintah membubarkan BPJS. Hal tersebut disampaikan lantaran kebijakan tersebut dinilai membebani masyarakat kelas bawah. Masa aksi yang […]

  • PLN Latih Pemuda Lintas Agama Maurole Ende Ubah FABA PLTU Ropa Jadi Paving Block

    PLN Latih Pemuda Lintas Agama Maurole Ende Ubah FABA PLTU Ropa Jadi Paving Block

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Tim PLN UIW NTT
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Ketua UMKM Putra Linjo, Ferdinandus Leve, menjelaskan bahwa materi yang diajarkan sangat komprehensif. Peserta tidak hanya belajar teknik pengolahan FABA, pencampuran, dan pencetakan paving block, tetapi juga dibekali konsep dasar kewirausahaan dan strategi pemasaran.   Ende | Semangat kolaborasi dan keberlanjutan terjalin erat di Desa Keliwumbu, Kecamatan Maurole Kabupaten Ende. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana […]

  • Etnis Tunbaba Rai Belu Warnai Parade Kebangsaan HUT ke-79 RI

    Etnis Tunbaba Rai Belu Warnai Parade Kebangsaan HUT ke-79 RI

    • calendar_month Rab, 14 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua | Memperingati HUT ke-79 RI, beragam etnis dari pelbagai kabupaten di seantero Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) turut meramaikan semarak parade kebangsaan yang dihelat pada Senin, 12 Agustus 2024. Pada momentum ini, etnis Tunbaba Rai Belu mempertunjukkan seni budaya berupa tarian kolaborasi instrumen musik ala Timor Tengah Utara dengan iringan classic sound. Pantauan, peragaan […]

expand_less