Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Peta Koalisi Parpol Via Fenomena Pendaftaran Peserta Pemilu 2024

Peta Koalisi Parpol Via Fenomena Pendaftaran Peserta Pemilu 2024

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 11 Agu 2022
  • visibility 95
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Memang hipotetikal, perkiraan sementara saja, lantaran koalisi parpol yang definitif kan baru KIB (Koalisi Indonesia Bersatu): Golkar, PAN & PKB.

Pada Rabu 10 Agustus 2022, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dipimpin langsung Ketua Umum Giring Ganesha yang didampingi Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie dan Sekretaris Dewan Pembina yang juga Wakil Menteri ATR-BPN Raja Juli Antoni serta diantar oleh ratusan kadernya mendaftarkan PSI secara resmi ke KPU.

Entah bagaimana cerita gatuk-gatuknya, oleh sementara kalangan Rabu Pon tanggal 10 itu dianggap hari dan tanggal yang baik. Juga di hari yang sama, setelah rombongan pemudi-pemuda PSI yang heboh dengan atraksi joget Gemufamire dan Koplo serta fashion show oleh Sekjen PSI Dea Tunggaesti, Ketua PSI Isyana Bagoes Oka dan Bendahara Suci Mayangsari berjalan meninggalkan Gedung KPU, menyusul rombongan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) datang.

Walau kabar sebelumnya, PPP dan PKB rencananya mau mendaftar di hari pertama (1 Agustus 2022), namun kemudian toh berubah jadwal untuk melakukan pendaftaran bersama mitra utama koalisinya, yaitu Golkar. Jadwal pendaftaran Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) ini persis setelah PSI selesai mendaftar di KPU.

Saat ditanya wartawan kok KIB daftarnya hampir bersamaan jadwalnya dengan PSI, apakah bakal berkoalisi? Sekretaris Dewan Pembina PSI Raja Juli Antoni hanya menanggapi “Nanti kita putuskan, tapi kok ini tanda-tanda alam.” Hmm…

Seperti ditegaskan oleh Giring Ganesha beberapa waktu lalu bahwa PSI akan mengusung kandidat dari 9 nama yang ada dalam polling Rembuk Rakyat PSI.

Sekadar info, per tanggal 10 Agustus 2022 saat diakses dari laman http://rambukrakyat.psi.id, polling menunjukkan nama Ganjar Pranowo masih memimpin dengan persentase tertinggi yaitu 44,59%, disusul Erick Thohir 22,55%, lalu Mahfud MD 8,01%. Kemudian Ridwan Kamil 5,98%, Andika Perkasa 5,07%, Emil Dardak 4,66%, Najwa Shihab 4,61%, Sri Mulyani Indrawati 3,47% dan Tito Karnavian 1,06%.

Kembali ke soal pendaftaran KPU. Di hari pembukaan 1 Agustus 2022, parpol yang mendaftar ke KPU adalah: PDIP, PKP, PKS, Perindo dan NasDem. Masing-masing di jam yang berbeda.

Pada tanggal 5 Agustus, Partai Demokrat dipimpin AHY bersama 34 Ketua DPD-nya menyambangi KPU. Besoknya, tanggal 6 Agustus, giliran Partai Gelora. Pada 8 Agustus ada Partai Republik dan Partai Hanura pada jam yang berbeda. Sedang Partai Gerindra bersama PKB mendaftar barengan ke KPU. Hmm… lagi.

Dari fenomena pendaftaran parpol ke KPU ini agaknya tersirat semacam pesan politik.

Gerindra dan PKB terlihat makin mesra. Mendaftar barengan ke KPU. Apakah ini “reaksi” Prabowo terhadap adanya arus kuat di internal PDIP yang getol mengusung Puan sebagai capresnya? Faktanya sudah ratusan (atau ribuan?) baliho Puan terpasang. Bakal retak-kah prasasti Batutulis? Atau diplomasi Nasi Goreng itu sudah keburu gosong?

Ringkas dan sederhananya, koalisi pertama tentu KIB yang sudah deklarasi. Siapa capres yang bakal didukung KIB (plus PSI?)? Apakah Airlangga Hartarto? Atau masih menunggu arahan sang “king-maker”. Apakah bakal ikut saja hasil polling Rembuk Rakyat PSI (Ganjar Pranowo)? Sehingga nantinya Airlangga Hartarto terposisi sebagai cawapres? atau ada skenario lain di sirkel KIB?

Kedua, PDI Perjuangan (sendirian, atau plus parpol lain “yang bisa direkrut” olehnya). Puan Maharani masih terus diperjuangkan di situ. Semua tahu sama tahu bahwa nilai jualnya masih perlu didongkrak habis-habisan. Mungkin sambil memacul kader lain yang dianggap potensial bakal menyainginya. Mungkin loh ya…

Koalisi ketiga terindikasi Gerindra yang lagi pacaran dengan PKB. Kencan mereka berdua di Gedung KPU kemarin itu semacam aksi “pamer bojo anyar neng ngarepku”. Prabowo Subianto – Muhaimin Iskandar, hmm… mari kita pantau terus apakah bakal langgeng sampai saatnya nanti.

Koalisi keempat terkesan masih agak “loose” (atau bahkan masih kocar-kacir?). NasDem dan PKS nada dasarnya ke Anies Baswedan. Namun NasDem dalam konvensinya pun masih mencantumkan nama Ganjar Pranowo dan Andika Perkasa sebagai kandidat alternatif. Apakah keduanya itu hanya sebagai pelengkap penggembira?

Partai Demokrat (yang nada realistisnya berbunyi: siapa pun capresnya, asal cawapresnya AHY!), kalau mau membangun koalisi dengan NasDem dan PKS tampaknya perlu “fine-tuning” di beberapa senar yang masih fals. Termasuk juga mengakurkan senar “who” dan “how much”-nya. Selain tentunya soal strategi mendongkrak nilai jual AHY yang sampai saat ini masih kedodoran.

Di PDIP ada Putri Mahkota, sedangkan di Partai Demokrat ada Putra Mahkota. Ini memang jadi pekerjaan rumah yang berat bagi para pengusungnya di internal parpol masing-masing demi mengerek elektabilitas gacoannya.

Yah, sekali lagi ini hipotetikal. Sekadar membaca perilaku politik parpol saat pendaftaran di KPU sampai tanggal 10 Agustus. Hari terakhir pendaftaran KPU adalah sampai 14 Agustus. Masih ada beberapa parpol lagi yang bakal mendaftar. Namun 9 parpol parlemen semuanya sudah selesai mendaftar.

Akhirnya, di eksterior Gedung KPU terpampang hitungan mundur. Sejak pendaftaran PSI dan KIB pada 10 Agustus 2022 menuju hari pencoblosan di tanggal 14 Februari 2024, ada tertera:

Tinggal 552 hari lagi.

Kamis, 10 Agustus 2022

Penulis merupakan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP), Jakarta.

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU NTT Alokasi 20 Orang Saat Pendaftaran Paslon

    KPU NTT Alokasi 20 Orang Saat Pendaftaran Paslon

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Pada jadwal pendaftaran pasangan calon kepala daerah tingkat provinsi Nusa Tenggara Timur pada Selasa—Kamis, 27—29 Agustus 2024, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPU NTT) hanya mengalokasikan jumlah simpatisan sebanyak 250 orang. Demikian disampaikan Komisioner KPU NTT sekaligus Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu pada KPU NTT, Elyaser Lomi Rihi dalam sesi rapat […]

  • Akibat Covid Ribuan Orang Meninggal, Menag Ajak Doa dan Hening Cipta

    Akibat Covid Ribuan Orang Meninggal, Menag Ajak Doa dan Hening Cipta

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ribuan masyarakat Indonesia meninggal karena pandemi Covid-19. Mereka berasal dari tenaga kesehatan, para relawan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum lainnya. Data Satgas Penanganan Covid-19, saat ini lebih 62 ribu masyarakat Indonesia yang meninggal dari 2,38 juta kasus Covid-19. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak masyarakat untuk mendoakan hal terbaik bagi […]

  • ‘Runner Up 2 Miss Indonesia 2020’, Kado Nadia Riwu Kaho bagi Masyarakat NTT

    ‘Runner Up 2 Miss Indonesia 2020’, Kado Nadia Riwu Kaho bagi Masyarakat NTT

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Perhelatan Miss Indonesia 2020 telah usai. Pada malam Grand Final Miss Indonesia, Kamis, 20 Februari 2020, Nadia Riwu Kaho akhirnya ditetapkan sebagai Miss Indonesia Runner Up 2 (peringkat 3). Sebelumnya, Riwu Kaho masuk dalam tahapan 16 besar lalu melaju ke posisi 5 (lima) besar dan melaju ke 3 (tiga) besar (Miss […]

  • Kota Kupang Bebas Sampah, Dimulai dari Mana dan oleh Siapa ?

    Kota Kupang Bebas Sampah, Dimulai dari Mana dan oleh Siapa ?

    • calendar_month Ming, 19 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rony Banase Saat saya bersama anak bungsu laki-laki berumur 8 tahun, sontak dia protes sambil berujar, “Papa, kenapa orang itu buang sampah sembarangan dari dalam mobil? Dia bodoh sekali,” ujarnya ketus [saat itu, kami sedang berhenti menunggu lampu hijau] di bundaran Gedung Sasando [gedung kebanggaan masyarakat NTT, karena menjadi salah satu ikon]. Tak […]

  • Terkait RUU Omnibus Law Cipta Kerja, IMO-Indonesia Angkat Bicara

    Terkait RUU Omnibus Law Cipta Kerja, IMO-Indonesia Angkat Bicara

    • calendar_month Sab, 22 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dinamika Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja yang disampaikan oleh Pemerintah ke DPR RI sembilan hari yang lalu tepatnya pada hari rabu tanggal 12 Februari 2020, menuai kontra dari sejumlah organisasi usaha serta pekerja pada lintas sektor di tanah air. Tujuan ke depan untuk dapat lebih baik yang dicanangkan oleh Pemerintah melalui RUU […]

  • CSR Pertamina di Kupang, Latih Petani Ubah Rumput Laut Jadi Cat Anti Karat

    CSR Pertamina di Kupang, Latih Petani Ubah Rumput Laut Jadi Cat Anti Karat

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Desa Tablolong dikenal sebagai salah satu sentra nelayan rumput laut terbaik di Kupang bahkan Nusa Tenggara Timur. Mayoritas warganya menggantungkan hidup pada budidaya dan pengolahan rumput laut berkualitas food grade.   Kupang | Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus melalui Integrated Terminal (IT) Tenau terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat pesisir melalui program […]

expand_less