Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Sekjen PBB Ajak Gibran Keluar dari PDIP Demi Prabowo?

Sekjen PBB Ajak Gibran Keluar dari PDIP Demi Prabowo?

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 28 Sep 2023
  • visibility 93
  • comment 0 komentar

Loading

Solo, Garda Indonesia | Nama bakal calon wakil presiden (cawapres) Prabowo masih digodok. Dari kubu PAN, cenderung ke nama Erick Thohir, dari Golkar cenderung ke nama Airlangga Hartarto, sedangkan dari PBB condong ke Yusril. Tapi ada alternatif lain yaitu Gibran.

Inilah yang menjadi sumber permasalahan etika politik, meskipun cuma aspirasi. Bahkan Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB), Afriansyah Noor menganggap Gibran layak mendampingi Prabowo, karena Gibran sosok anak muda yang punya sepak terjang positif dalam memimpin Kota Solo.

“Dari PBB sudah mencalonkan Pak Prabowo sebagai capres. Tentunya wakilnya kami berharap ada sosok anak muda, anak muda itu siapa, ya saya melihat selama tiga tahun lebih sepak terjang Wali Kota Solo ini seperti apa, itu yang saya ambil,” kata dia.

Afriansyah menjelaskan kalau ada yang mengatakan Gibran masih muda, justru dia merasa anak muda punya potensi dan belum punya banyak masalah. Tapi kalau yang lain-lain punya rekam jejak yang punya masalah dan itu banyak.

“Itu makanya saya pilih Mas Gibran untuk menjadi wali kota yang mendampingi Pak Prabowo sebagai wapres. Ini tentukan kan teman-teman harus berpikir, dari saya sebagai sekjen PBB itu yang saya kemukakan,” katanya.

Afriansyah bahkan menegaskan tidak ada tawar-tawar lagi dan akan menyodorkan Gibran sebagai alternatif wapresnya Prabowo.

Ketika ditanya jika Gibran adalah kader PDIP dan akan menyeberang jika ditunjuk sebagai wapres, Afriansyah menyebut kalau itu untuk kepentingan bangsa dan negara bisa keluar.

“Sekarang ini saya bilang sebagai kader PBB, kalau ada yang minta saya sebagai wapres dari partai lain. Saya akan keluar untuk negara dan bangsa, kenapa harus takut selagi untuk kepentingan negara bukan pribadi,” ujarnya.

Kubu sebelah sudah terlalu melewati batas etika politik. Gaya politik pecah belah terlalu kentara. Mereka tidak mau mempertontonkan perilaku yang tidak sesuai dengan prinsip demokrasi sehat. Semua digilas demi memenuhi ambisi politik.

Kalau mau cawapres, itu koalisi gendut masa tidak ada satu pun kader yang hebat? Demokrat, Golkar, PAN dan lainnya. Apakah tidak ada kader bagus? Yang disodorkan adalah orang luar partai koalisi, kecuali Airlangga.

Kenapa? Tidak ada kader yang hebat lantas sembarangan comot milik partai lain. Itu mau dijadikan sebuah hal yang lumrah?. (*)

Sumber (*/tim GP24P)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinjau Dampak Banjir di Kalsel, Logistik dan Infrastruktur Jadi Perhatian Presiden

    Tinjau Dampak Banjir di Kalsel, Logistik dan Infrastruktur Jadi Perhatian Presiden

    • calendar_month Sen, 18 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Banjarmasin, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk menangani kerusakan sejumlah sarana penghubung yang rusak karena bencana banjir di Provinsi Kalimantan Selatan, salah satunya ialah Jembatan Mataraman. Rusaknya jembatan tersebut menyebabkan akses jalan nasional di Kalimantan Selatan menjadi terputus. “Saya ingin memastikan ke lapangan, yang pertama mengenai kerusakan […]

  • Listrik SuperSUN PLN Terangi Langkah Belajar Anak-anak Alor

    Listrik SuperSUN PLN Terangi Langkah Belajar Anak-anak Alor

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Kehadiran SuperSUN ini tak hanya sekadar menerangi ruang kelas, tetapi juga membuka peluang digitalisasi pendidikan di wilayah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal).   Alor | Senyum cerah kini terpancar dari wajah para siswa di UPTD SDN Lawil, Desa Sidabui, Kecamatan Alor Selatan, Kabupaten Alor. Sekolah yang telah berdiri sejak 6 Juli 2020 ini, yang selama […]

  • Hari Anak Nasional 2020, Ini Pesan Khusus Presiden Jokowi dan Ibu Iriana

    Hari Anak Nasional 2020, Ini Pesan Khusus Presiden Jokowi dan Ibu Iriana

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Hari ini, Kamis, 23 Juli 2020, masyarakat Indonesia memperingati Hari Anak Nasional. Dalam peringatan yang ditujukan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap perlindungan anak-anak Indonesia pada tahun ini, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana menyapa dan memiliki pesan khusus kepada seluruh anak Indonesia. “Selamat pagi anak-anakku di seluruh Tanah Air? Apa kabar […]

  • Personil Kodim 1627/Rote Ndao Vaksinasi Covid-19 Tahap I

    Personil Kodim 1627/Rote Ndao Vaksinasi Covid-19 Tahap I

    • calendar_month Kam, 15 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao-NTT, Garda Indonesia | Personil Kodim 1627/Rote Ndao melaksanakan Vaksinasi Covid-19 (Astrasenaca) tahap pertama pada Rabu, 14 April 2021 di lantai I Kantor Bupati Rote Ndao. Pelaksanaan Vaksin Tahap I Dosis I yang dilaksanakan oleh DinKes Kabupaten Rote Ndao ini  di bawah koordinasi Eden I. Bell SKM. Vaksin Covid-19 diberikan kepada 13 (tiga belas) […]

  • Pimpro Bangunan RS Marianum Kimbana Enggan Beri Daftar Tenaga Buruh

    Pimpro Bangunan RS Marianum Kimbana Enggan Beri Daftar Tenaga Buruh

    • calendar_month Sel, 26 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Pimpro pembangunan RS Marianum Kimbana, Fredrikus Bele terkesan enggan memberikan daftar nama para tenaga buruh beserta alamatnya sesuai KTP, ketika diminta Garda Indonesia pada Senin, 25 Oktober 2021, pukul 10.37 WITA. “Ok, sebentar saya minta admin buatkan dan kirim,” respons Fred Bele via pesan whatsapp, tetapi tidak dipenuhinya meski sudah ditunggu […]

  • Partisipasi Anak Rendah, Kemen PPPA Perkuat & Tingkatkan Kapasitas Anak

    Partisipasi Anak Rendah, Kemen PPPA Perkuat & Tingkatkan Kapasitas Anak

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Bali, Garda Indonesia | Partisipasi anak, merupakan satu dari 5 hak dasar anak yang terendah dalam hal pemenuhannya. Indeks Komposit Kesejahteraan Anak (IKKA) Nasional Tahun 2015 menunjukkan capaian hak partisipasi anak berada pada angka 51,29 atau paling rendah dibanding hak tumbuh kembang (67,26), perlindungan (75,53), kelangsungan hidup (77,28) dan identitas (80,52). “Salah satu hak anak […]

expand_less