Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » ‘Swing Voters’ Alternatif Ceruk Suara Calon Presiden 2024

‘Swing Voters’ Alternatif Ceruk Suara Calon Presiden 2024

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 4 Feb 2024
  • visibility 39
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menghelat sesi debat ke-5 Pilpres 2024 untuk calon presiden (Capres) pada Minggu malam, 4 Februari 2024.

Ada hal menarik dari pergelaran akbar ini, bahwa banyak masyarakat beranggapan kalau debat pamungkas tersebut mampu memberikan efek kejut kepada calon pemilih yang boleh jadi mampu membalikkan hasil survei yang ada saat ini.

Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Yakub F. Ismail menilai fenomena yang bakal mengubah elektabilitas paslon dari hasil debat terakhir ini dikarenakan adanya pengaruh besar pemilih mengambang yang belum menambatkan dukungannya ke salah satu kandidat.

“Sampai sekarang masih banyak yang belum menentukan pilihannya ke salah satu paslon. Mereka ini termasuk dalam kelompok swing voters yang jumlahnya cukup banyak,” kata Yakub di Jakarta pada Sabtu, 3 Februari 2024.

Dilansir dari laman Kominfo, mayoritas swing voters adalah generasi milenial yang banyak mengakses internet, untuk itu generasi milenial harus pintar dan bijak dalam menanggapi suatu informasi yang beredar di internet.

Berdasarkan data yang dirilis Kominfo jumlah swing voters terus mengalami kenaikan di setiap Pemilu. Dimulai dari 7,3 persen pada Pemilu 1999, 15,9 persen pada Pemilu 2004, 28,3 persen pada Pemilu 2009, dan 29,1 persen pada Pemilu 2014.

Yakub Ismail pun berharap ketiga paslon Pilpres 2024 bisa menampilkan gagasan yang lebih matang saat debat nanti, sehingga itu mampu memengaruhi suara-suara mengambang yang saat ini masih belum jelas tambatannya.

“Jadi ini tantangannya bagi ketiga capres kita. Siapa yang mampu men-deliver ide, gagasan dan visi program yang lebih baik dan masuk akal, maka dia akan mampu menarik simpati dan dukungan dari para swing voters ini,” ucapnya.

Ketika ditanya oleh awak media soal tanggapannya mengenai debat tersebut, kata Yakub, apa yang difasilitasi oleh KPU tersebut merupakan sebuah sarana untuk mengedukasi masyarakat perihal program, visi-misi, dan gagasan serta pandangannya ke depan apabila menerima mandat dari rakyat.

“Adapun dalam segmen saling bertanya hemat saya jawaban setiap calon merupakan representatif dari agenda yang diusung oleh masing-masing, prihal penguasaan materi dan kemampuan dalam penyampaian tentu akan sangat beragam karena memang masing-masing calon memiliki gaya yang berbeda,” ujarnya.

“Jadi hemat saya, kunci dari kemenangan ini adalah tidak semata-mata tertumpu kepada personal capres dan cawapres saja akan tetapi juga lebih kepada seberapa kuat tekad tim sukses melakukan konsolidasi dengan banyak pihak serta merangkul seluruh lapisan masyarakat,” tambah Yakub.

Yakub juga menambahkan bahwa nalar (hal logis) serta perbuatan tulus akan memenangkan hati rakyat yang berbanding lurus dengan hasil pada pemilu 14 Februari nanti, pungkasnya.(*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur NTT : Pariwisata Bukan Persoalan Halal atau Haram

    Gubernur NTT : Pariwisata Bukan Persoalan Halal atau Haram

    • calendar_month Sab, 22 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | “Saya senang karena banyak sekali teman-teman hadir malam ini dan saya bangga kepada panitia API (Anugerah Pesona Indonesia, red), terutama Pak Rio Kapela selaku penasihat yang telah bekerja luar biasa dan kita harapkan, ke depan apresiasi ini menjadi sebuah kekuatan lembaga yang dapat memberikan apresiasi terhadap seluruh destinasi pariwisata di […]

  • Kasat Reskrim Polres Belu Klarifikasi Dugaan Tim Buser Aniaya Mesak Bau

    Kasat Reskrim Polres Belu Klarifikasi Dugaan Tim Buser Aniaya Mesak Bau

    • calendar_month Jum, 8 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Kasat Reskrim Polres Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Wira Satria Yudha, S.I.K. memberikan klarifikasi terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh tim buser terhadap Masak Bau, warga Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menjelang pergantian tahun 2020 di Dusun Halitoko, Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, […]

  • Kredit Mikro Merdeka Bank NTT Tak Terbatas Bagi Sektor Peternakan

    Kredit Mikro Merdeka Bank NTT Tak Terbatas Bagi Sektor Peternakan

    • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Skim kredit mikro Merdeka dihadirkan Bank NTT bagi masyarakat yang ingin agar usahanya lebih cepat bangkit dan bersaing dengan usaha lainnya di era sulit ini. Menarik, jenis kredit ini diperuntukkan bagi warga yang sudah memiliki usaha, akan diberi modal awal 5 juta rupiah tanpa agunan, tanpa bunga, dan tanpa rentenir. Setiap […]

  • Sandra Dewi Bantah 88 Tas Branded Miliknya Hasil Korupsi

    Sandra Dewi Bantah 88 Tas Branded Miliknya Hasil Korupsi

    • calendar_month Kam, 25 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Kejaksaan Agung melimpahkan sejumlah barang bukti dari Harvey Moeis di kasus korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015—2022. Adapun barang bukti yang disita terdiri atas 1 1 rumah, 8 mobil mewah, hingga 88 tas mewah. Kuasa hukum Harvey Moeis, Harris Arthur Hedar, mengatakan 88 […]

  • Lagi, KPK “Dipermalukan” Presiden Prabowo

    Lagi, KPK “Dipermalukan” Presiden Prabowo

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rosadi Jamani KPK sudah senyum-senyum, buruannya bisa dijebloskan ke penjara. Begitu usai vonis, presiden malah membebaskan buruannya itu. KPK berlari mengejar koruptor kelas kakap. Kadang memanjat bukit berkas, menyeberangi sungai audit, bahkan menyelam jauh ke dalam lautan data transaksi mencurigakan. Semua itu memakan biaya miliaran, memeras otak penyidik sampai kering, menghabiskan malam-malam tanpa […]

  • Rumah Nawacita Minta Jokowi Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Kelas 3

    Rumah Nawacita Minta Jokowi Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Kelas 3

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Organisasi eks relawan Jokowi yang terhimpun dalam Rumah Nawacita meminta agar Presiden Jokowi membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk kelas 3 sebesar Rp 42 ribu per orang anggota keluarga yang mulai berlaku per 1 Januari 2020 mendatang. Desakan itu berasal dari suara akar rumput yang menilai kenaikan mencapai 100 persen tersebut […]

expand_less