Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Tekan Stunting di Rote, FKM & Faperta Undana Perkuat Kapasitas Toga dan Kader Posyandu

Tekan Stunting di Rote, FKM & Faperta Undana Perkuat Kapasitas Toga dan Kader Posyandu

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
  • visibility 212
  • comment 1 komentar

Loading

Ketua PKM FKM dan Faperta Undana, Prof. Intje Picauly menyampaikan bahwa Kelurahan Busalangga, Kecamatan Rote Barat Laut merupakan lokasi yang mempunyai 28 anak balita terukur mengalami stunting atau tinggi badan tidak proporsional.

 

Rote Ndao | Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024 menunjukkan prevalensi stunting pada wilayah Nusa Tenggara Timur ( NTT) menurun sebesar 0.9% dari 37.9%. Hal ini berarti sampai tahun 2024 prevalensi stunting di bumi Flobamora masih tinggi dari cut of poin standar kesehatan masyarakat menurut Kemenkes RI 10% dan WHO 20%. Dengan demikian permasalahan stunting masih menjadi prioritas perhatian pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan tujuan mencapai generasi emas di tahun 2045.

Kabupaten Rote Ndao merupakan salah satu kabupaten yang turut merasakan kebahagiaan yang sama yaitu penurunan prevalensi stunting sebesar 7% dari 20.5% (2023) menjadi 18.8% (2024). Namun, apa pun kebahagiaan itu masih tersisa pekerjaan rumah yang tidak ringan yaitu terus mengupayakan penurunan prevalensi dan kasus stunting di bawah cut of point 10%.

Hal tersebut disebabkan stunting dapat berpengaruh nyata terhadap kualitas kesehatan masyarakat yang berujung pada rendahnya kualitas sumber daya manusia dan usia harapan hidup yang tergambar dalam indeks pembangunan manusia (IPM). Wilayah kelurahan merupakan salah satu wilayah yang belum tersentuh penuh dalam proses percepatan pembangunan stunting. Sehingga masyarakat di level kelurahan banyak yang tak mendapatkan program-program percepatan sebagaimana diperoleh masyarakat di wilayah pedesaan.

Mencermati kondisi tersebut, maka dihelat pengabdian kepada masyarakat (PKM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana (Faperta Undana) Kupang bertema, “Penguatan Kapasitas Tokoh Agama dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Prevalensi Stunting Kabupaten Rote Ndao, Provinsi NTT.”

Prof Intje Picauly saat menyampaikan materi kepada para peserta

Adapun tim pelaksana PKM dinakhodai Prof. Dr. Intje Picauly, M.Si. beranggotakan Dr. Maria MD. Wahyuni. SKM., M.Epid., Dr. Marni, SKM,. MKes. Deviarbi Sakke Tira, SKM., M.Kes. Marselinus Laga Nur, SKM., MKes. Soleman Landi, SKM., M.Sc. Prof. Ir. Marthen Robinson Pellokila, MP,. PhD. Dan Grouse Oematan. SKM., MPH..

PKM FKM dan Faperta Undana Kupang tahun 2025 ini menyasar para tokoh agama (Toga) Protestan, Islam, dan Katolik sebanyak 25 orang dan 15 kader posyandu pada wilayah Kecamatan Rote Barat Laut, Rote Ndao. Dan dihelat di dua lokasi berbeda, Kecamatan Rote Barat Laut. Kabupaten Rote Ndao pada Rabu—Kamis, 4—5 Juni 2025.

Ketua PKM, Prof. Intje Picauly menyampaikan bahwa Kelurahan Busalangga, Kecamatan Rote Barat Laut merupakan lokasi yang mempunyai 28 anak balita terukur mengalami stunting atau tinggi badan tidak proporsional.

Berdasarkan latar belakang, beber Prof. Intje Picauly, maka pelaksana memilih dilakukan PKM bertujuan meningkatkan kapasitas tokoh agama dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

Tahapan PKM FKM dan Faperta Undana 2025

Pelaksanaan PKM berjalan selama dua hari sejak tanggal 4 Juni 2025 berlokasi di Kantor Lurah Busalangga dengan peserta ibu-ibu kader posyandu sebanyak 15 orang dalam rangka simulasi teknologi pascapanen biskuit SEJAGAT (Gula Semut, Jagung, MarungGA, Ikan Teri) untuk alternatif PMT kepada balita gizi buruk.

Pose bersama

Pada hari kedua, 5 Juni 2025 di Jemaat Paulus GMIT Klasis Rote Barat Laut dengan jumlah peserta sebanyak 25 tokoh agama yang berasal dari lintas keyakinan yakni: Protestan, Islam, dan Katolik.

PKM diawali dengan pre and pro-test terkait pengetahuan dan praktik dalan upaya percepatan penurunan stunting dari sudut pandang sebagai kader posyandu dan tokoh agama. Hasil pre-test menunjukkan pengetahuan dan tindakan semua peserta masih di bawah ambang baik. Hal ini disebabkan selama ini para kader posyandu dan tokoh agama belum banyak terpapar kegiatan-kegiatan penyuluhan dan pelatihan terkait materi-materi yang diberikan.

Diungkapkan Prof. Intje Picauly, semua peserta sangat antusias selama mengikuti kegiatan. Praktik pemilihan bahan pangan dan penyusunan menu B2SA (beragam, bergizi, seimbang dan aman) menurut Kementerian Pertanian RI serta menyusun proporsi sesuai porsi isi piringku menurut Kementerian Kesehatan RI berjalan dengan sangat baik. Kesepuluh kelompok diberi tugas memilih dan menyusun menu gizi seimbang dan mempresentasikan. Prosentase 100 bagi kelompok yang dapat mempresentasikan hasil sangat baik dan lengkap sesuai empat kelompok peruntukan (anak balita, remaja putri, ibu hamil dan ibu menyusui, termasuk lansia).

Prof. Intje Picauly bersama tim PKM pun menyampaikan rekomendasi bahwa penyelesaian masalah stunting memerlukan kerja sama lintas sektor. Salah satunya tokoh agama. “Pemerintah merupakan pihak yang lebih banyak berperan dapat melakukan koordinasi berkelanjutan dalam rangka penguatan kapasitas tokoh agama sehingga dapat berdampak melalui bidang dan tugas pelayanannya.” tandasnya.(*)

Sumber (*/tim PKM Undana/ Intje Picauly)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

  • Rudi Setiawan

    Tulisannya insightful banget! Aku jadi pengen sharing juga. Kamu bisa coba posting di Kanal.id, platform komunitas digital buat para pecinta hobi.

    Balas7 Juni 2025 8:25 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Respons Presiden Prabowo Tanggapi Gus Miftah Undur Diri

    Respons Presiden Prabowo Tanggapi Gus Miftah Undur Diri

    • calendar_month Ming, 8 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Presiden Prabowo Subianto memberikan tanggapannya terkait pengunduran diri Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Presiden Prabowo menyatakan bahwa pengunduran diri tersebut merupakan bentuk tanggung jawab atas pernyataan yang dilontarkan Gus Miftah. “Saya sendiri belum lihat langsung, tapi di laporan beliau sudah mengundurkan […]

  • Pentingnya Jadi Ayah Hebat untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

    Pentingnya Jadi Ayah Hebat untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Derry Fahrizal Ulum Pemberian pola asuh dan hubungan dalam rumah tangga memberikan pengaruh bagi perkembangan anak, yang pelaksanaannya dipengaruhi oleh konteks. Sebagai orang pertama yang berinteraksi dengan anak dalam keluarga, orang tua atau pengasuh memainkan peran penting dalam perkembangan anak, terutama selama masa kanak-kanak hingga usia pra-sekolah. Banyak penelitian secara global menyatakan bahwa gaya […]

  • JNE ‘Lift up’ Seniman Disabilitas, Kolaborasi Tab Space & Grammars

    JNE ‘Lift up’ Seniman Disabilitas, Kolaborasi Tab Space & Grammars

    • calendar_month Jum, 22 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung, Garda Indonesia | JNE terus berkomitmen untuk mendukung berbagai program untuk memajukan bangsa serta bermanfaat bagi masyarakat. Hingga berkolaborasi dengan Tab Space, sebuah organisasi sosial yang berbasis di Bandung yang memproduksi karya-karya seni yang dibuat oleh para seniman disabilitas. Mengusung tema “Open New Tab”, Tab Space melakukan program menarik di salah satu community offline […]

  • Mengenal Ritual Ka Sa’o di Ngada Nusa Tenggara Timur

    Mengenal Ritual Ka Sa’o di Ngada Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 610
    • 0Komentar

    Loading

    Rumah adat (Sa’o) memiliki nilai sakral dan menjadi pusat kehidupan sosial, budaya, dan spiritual masyarakat Ngada.   Ngada | Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena bersama rombongan menghadiri syukuran Ka Sa’o Jawa Radho Suku Gisi Azi di Kampung Doka, Desa Radabata, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada. Kedatangan Gubernur Laka Lena bersama rombongan disambut hangat […]

  • PLN UIP Nusra-Puskemas Poco Leok Bantu Gizi 34 Anak Stunting

    PLN UIP Nusra-Puskemas Poco Leok Bantu Gizi 34 Anak Stunting

    • calendar_month Sab, 21 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    PLN pun membenahi saluran air hingga sanitasi warga Poco Leok, termasuk unit MCK di Postu Lungar. Bantuan-bantuan tersebut merupakan upaya preventif dan diharapkan dapat menekan risiko penyakit akibat fasilitas sanitasi yang kurang memadai.   Manggarai | PLN (Persero) UIP Nusra bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, NTT, melalui Puskesmas Ponggeok menghelat pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis […]

  • Dugaan Pungli di LVRI Belu, Ketua Marcab Veteran: Pungutan Itu Atas Dasar Sepakat

    Dugaan Pungli di LVRI Belu, Ketua Marcab Veteran: Pungutan Itu Atas Dasar Sepakat

    • calendar_month Rab, 11 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua, Garda Indonesia | Diberitakan adanya dugaan pungutan liar (pungli) oleh Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Cabang Belu terhadap anggota veteran, Andreas Mali Liku, Ketua Markas Cabang Belu Stefanus Atok memberi klarifikasi di Kantor Markas Cabang LVRI Km. 16, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Propinsi NTT, pada Selasa, 10 Desember 2019 petang. Baca […]

expand_less