Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Tekan Stunting di Rote, FKM & Faperta Undana Perkuat Kapasitas Toga dan Kader Posyandu

Tekan Stunting di Rote, FKM & Faperta Undana Perkuat Kapasitas Toga dan Kader Posyandu

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
  • visibility 66
  • comment 1 komentar

Loading

Ketua PKM FKM dan Faperta Undana, Prof. Intje Picauly menyampaikan bahwa Kelurahan Busalangga, Kecamatan Rote Barat Laut merupakan lokasi yang mempunyai 28 anak balita terukur mengalami stunting atau tinggi badan tidak proporsional.

 

Rote Ndao | Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024 menunjukkan prevalensi stunting pada wilayah Nusa Tenggara Timur ( NTT) menurun sebesar 0.9% dari 37.9%. Hal ini berarti sampai tahun 2024 prevalensi stunting di bumi Flobamora masih tinggi dari cut of poin standar kesehatan masyarakat menurut Kemenkes RI 10% dan WHO 20%. Dengan demikian permasalahan stunting masih menjadi prioritas perhatian pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan tujuan mencapai generasi emas di tahun 2045.

Kabupaten Rote Ndao merupakan salah satu kabupaten yang turut merasakan kebahagiaan yang sama yaitu penurunan prevalensi stunting sebesar 7% dari 20.5% (2023) menjadi 18.8% (2024). Namun, apa pun kebahagiaan itu masih tersisa pekerjaan rumah yang tidak ringan yaitu terus mengupayakan penurunan prevalensi dan kasus stunting di bawah cut of point 10%.

Hal tersebut disebabkan stunting dapat berpengaruh nyata terhadap kualitas kesehatan masyarakat yang berujung pada rendahnya kualitas sumber daya manusia dan usia harapan hidup yang tergambar dalam indeks pembangunan manusia (IPM). Wilayah kelurahan merupakan salah satu wilayah yang belum tersentuh penuh dalam proses percepatan pembangunan stunting. Sehingga masyarakat di level kelurahan banyak yang tak mendapatkan program-program percepatan sebagaimana diperoleh masyarakat di wilayah pedesaan.

Mencermati kondisi tersebut, maka dihelat pengabdian kepada masyarakat (PKM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana (Faperta Undana) Kupang bertema, “Penguatan Kapasitas Tokoh Agama dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Prevalensi Stunting Kabupaten Rote Ndao, Provinsi NTT.”

Prof Intje Picauly saat menyampaikan materi kepada para peserta

Adapun tim pelaksana PKM dinakhodai Prof. Dr. Intje Picauly, M.Si. beranggotakan Dr. Maria MD. Wahyuni. SKM., M.Epid., Dr. Marni, SKM,. MKes. Deviarbi Sakke Tira, SKM., M.Kes. Marselinus Laga Nur, SKM., MKes. Soleman Landi, SKM., M.Sc. Prof. Ir. Marthen Robinson Pellokila, MP,. PhD. Dan Grouse Oematan. SKM., MPH..

PKM FKM dan Faperta Undana Kupang tahun 2025 ini menyasar para tokoh agama (Toga) Protestan, Islam, dan Katolik sebanyak 25 orang dan 15 kader posyandu pada wilayah Kecamatan Rote Barat Laut, Rote Ndao. Dan dihelat di dua lokasi berbeda, Kecamatan Rote Barat Laut. Kabupaten Rote Ndao pada Rabu—Kamis, 4—5 Juni 2025.

Ketua PKM, Prof. Intje Picauly menyampaikan bahwa Kelurahan Busalangga, Kecamatan Rote Barat Laut merupakan lokasi yang mempunyai 28 anak balita terukur mengalami stunting atau tinggi badan tidak proporsional.

Berdasarkan latar belakang, beber Prof. Intje Picauly, maka pelaksana memilih dilakukan PKM bertujuan meningkatkan kapasitas tokoh agama dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

Tahapan PKM FKM dan Faperta Undana 2025

Pelaksanaan PKM berjalan selama dua hari sejak tanggal 4 Juni 2025 berlokasi di Kantor Lurah Busalangga dengan peserta ibu-ibu kader posyandu sebanyak 15 orang dalam rangka simulasi teknologi pascapanen biskuit SEJAGAT (Gula Semut, Jagung, MarungGA, Ikan Teri) untuk alternatif PMT kepada balita gizi buruk.

Pose bersama

Pada hari kedua, 5 Juni 2025 di Jemaat Paulus GMIT Klasis Rote Barat Laut dengan jumlah peserta sebanyak 25 tokoh agama yang berasal dari lintas keyakinan yakni: Protestan, Islam, dan Katolik.

PKM diawali dengan pre and pro-test terkait pengetahuan dan praktik dalan upaya percepatan penurunan stunting dari sudut pandang sebagai kader posyandu dan tokoh agama. Hasil pre-test menunjukkan pengetahuan dan tindakan semua peserta masih di bawah ambang baik. Hal ini disebabkan selama ini para kader posyandu dan tokoh agama belum banyak terpapar kegiatan-kegiatan penyuluhan dan pelatihan terkait materi-materi yang diberikan.

Diungkapkan Prof. Intje Picauly, semua peserta sangat antusias selama mengikuti kegiatan. Praktik pemilihan bahan pangan dan penyusunan menu B2SA (beragam, bergizi, seimbang dan aman) menurut Kementerian Pertanian RI serta menyusun proporsi sesuai porsi isi piringku menurut Kementerian Kesehatan RI berjalan dengan sangat baik. Kesepuluh kelompok diberi tugas memilih dan menyusun menu gizi seimbang dan mempresentasikan. Prosentase 100 bagi kelompok yang dapat mempresentasikan hasil sangat baik dan lengkap sesuai empat kelompok peruntukan (anak balita, remaja putri, ibu hamil dan ibu menyusui, termasuk lansia).

Prof. Intje Picauly bersama tim PKM pun menyampaikan rekomendasi bahwa penyelesaian masalah stunting memerlukan kerja sama lintas sektor. Salah satunya tokoh agama. “Pemerintah merupakan pihak yang lebih banyak berperan dapat melakukan koordinasi berkelanjutan dalam rangka penguatan kapasitas tokoh agama sehingga dapat berdampak melalui bidang dan tugas pelayanannya.” tandasnya.(*)

Sumber (*/tim PKM Undana/ Intje Picauly)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

  • Rudi Setiawan

    Tulisannya insightful banget! Aku jadi pengen sharing juga. Kamu bisa coba posting di Kanal.id, platform komunitas digital buat para pecinta hobi.

    Balas7 Juni 2025 8:25 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desainer “Maitua—Ivon Dethan” Tampil Memukau di Spotlight IFC 2022

    Desainer “Maitua—Ivon Dethan” Tampil Memukau di Spotlight IFC 2022

    • calendar_month Sen, 5 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pagelaran parade fashion show yang dihelat oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) selama 4 (empat) hari pada tanggal 1—4 Desember di Pos Bloc, Gedung Filateli Pasar Baru, Jakarta menghadirkan sekitar 250 desainer Nusantara. Pantauan Garda Indonesia di lokasi, beragam desain para perancang dari seluruh tanah tersebut, memberikan kompilasi euforia budaya dan modern […]

  • Kisah Sukses TJSL PLN Peduli di Nusa Tenggara Tahun 2022

    Kisah Sukses TJSL PLN Peduli di Nusa Tenggara Tahun 2022

    • calendar_month Jum, 20 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus berkomitmen menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) secara keberlanjutan melalui program yang dapat membangun kemandirian bagi para penerima manfaat dan tentunya selaras dengan transformasi yang dilakukan oleh PLN. Sejalan bersama arahan Kementerian BUMN, PLN UIP Nusra telah […]

  • Pemilu di Tengah Pandemi, Ini Syarat-syarat Teknis Pilkada 2020 di Indonesia

    Pemilu di Tengah Pandemi, Ini Syarat-syarat Teknis Pilkada 2020 di Indonesia

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia Arief Budiman menyatakan bahwa pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 akan menjadi pemilihan umum (pemilu) yang sangat penting karena menjadi pemilu yang pertama kali diselenggarakan di tengah situasi pandemi. “Ini sejarah pertama ya. Tahun 2020 menjadi pemilihan kepala daerah pertama yang diselenggarakan di tengah […]

  • Sekretaris II Kwarcab Belu Buka Perjusami Gugus Depan SMAN 1 Tasbar

    Sekretaris II Kwarcab Belu Buka Perjusami Gugus Depan SMAN 1 Tasbar

    • calendar_month Sab, 19 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Dua gugus depan (gudep), yakni gudep SMAN 1 Tasifeto Barat dan SMAN Raimanuk, kwartir cabang Belu, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berkemah selama 3 (tiga) hari berturut-turut di halaman SMAN 1 Tasifeto Barat. Perkemahan ini lazim dikenal dengan istilah perkemahan Jumat, Sabtu dan Minggu (perjusami); dibuka oleh Sekretaris II Kwarcab Belu, […]

  • Tak Punya Kantor Sendiri, Ini Harapan Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTT

    Tak Punya Kantor Sendiri, Ini Harapan Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTT

    • calendar_month Jum, 14 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi berdiri pada 23 Juli 2009 hingga sekarang. Kantor pertama berlokasi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, kantor kedua berlokasi di Jalan El Tari. Kemudian, 2 kali berpindah tempat, dan sekarang berada di Kompleks […]

  • Jokowi dan PM Laos Bahas Pemberantasan Perdagangan Manusia

    Jokowi dan PM Laos Bahas Pemberantasan Perdagangan Manusia

    • calendar_month Rab, 10 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo bersama Perdana Menteri (PM) Laos, Sonexay Siphandone, menghela pertemuan bilateral di Hotel Meruorah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Selasa, 9 Mei 2023. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas mengenai pentingnya peningkatan kerja sama untuk memberantas perdagangan manusia di kawasan ASEAN. “Kedua pemimpin […]

expand_less