Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » Tiga Unsur Topang Nomor Urut Tiga

Tiga Unsur Topang Nomor Urut Tiga

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
  • visibility 80
  • comment 0 komentar

Loading

Angka 3 (tiga) kerap kali dianalogikan sebagai simbol metal atau pun berakronim menang total. Angka 3 pun dalam ajaran Kristen mengandung makna Trinitas (Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus) atau Tritunggal (Iman, Harapan, dan Kasih). Pada ajaran Buddha terdapat istilah Trikaya ( 3 tubuh Buddha), Tripitaka (3 keranjang ajaran) dan Tridharma (3 jalan kebenaran). Begitu pula dalam kehidupan masyarakat Bali dikenal istilah Tri Hita Karana, Tri Kaya Parisudha, Tri Mandala, Tri Murti, dan Tri Sandya.

Ulasan kali ini lebih pada mengulik nomor urut 3 (tiga) sebagai nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi dan Andrianus Garu (SIAGA) yang bakal bertarung pada perhelatan Pilkada serentak pada Rabu, 27 November 2024.

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPU NTT) resmi menetapkan nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada pemilihan tahun 2024. Pada penarikan nomor urut tersebut, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi – Adrianus Garu (SIAGA) mendapat nomor urut 3 (tiga).

Calon gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi (SPK) mengatakan, angka tiga diibaratkan tiga tungku yang selalu menopang satu dengan lainnya menjadi tungku yang sangat kuat. Menurut SPK, di balik angka tiga tersembunyi suatu kekuatan, kestabilan, dan dapat menempatkan posisi sentral yang pas untuk menopang sesuatu yang lebih berat dan situasi yang tidak stabil di atasnya.

Jenderal bintang satu ini mengatakan, angka tiga juga memiliki arti yang spesifik di dunia militer yakni kemampuan mengetahui jejak lawan atau musuh. Angka tiga, imbuh Kamlasi, merupakan angka yang tepat baginya sebagai seorang dengan latar belakang prajurit TNI karena angka tiga juga bermakna sebagai eksekutor ide dan gagasan.

Calon wakil gubernur NTT, Adrianus Garu juga menekankan bahwa angka tiga diibaratkan hubungan personal antara Allah, Alam dan Leluhur. Ia meyakini bahwa nomor urut tiga yang didapat SIAGA telah direncanakan Allah, Alam dan Leluhur untuk kerja-kerja kemanusiaan.

Filosofi Tiga Unsur (Allah, Alam, Leluhur) menurut pandangan Antropolog

Antropolog Budaya dari Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Pater Gregorius Neonbasu SVD, PhD. menjabarkan Allah, Alam, dan Arwah (leluhur) dalam teori sistem itu satu kesatuan.

Ditekankan Pater Gregorius Neonbasu, ada satu istilah ‘Extra Mundum Nulla Salus’, artinya tanpa dunia tidak ada keselamatan. Dunia ada baru Yesus datang untuk menyelamatkan manusia.

Rohaniwan Katolik ini juga menegaskan bahwa arwah leluhur setelah meninggal berada di sekitar Allah, mereka membantu manusia supaya hidup selaras dengan alam. Itu ada istilah latin ‘Serva Ordinem Et Servabit Te’, artinya peliharalah alam supaya alam memelihara engkau.

Kondisi ini, imbuh Pater Gregorius Neonbasu, diterapkan oleh orang Timor. Menurutnya, ekologi dan ekosistem kita sekarang ini rusak, karena kita memakai sistem lain bukannya sistem natural. “Karena itu Allah, Alam dan Arwah itu tiga serangkai yang tidak bisa dipisahkan,” tegasnya.

Lanjutnya, Sekarang kalau mau berbicara seperti itu dan bandingkan dengan tradisi kita, jangan pikir bahwa kita dulu tidak kenal Allah. “Itu tidak benar !, kita dulu sudah kenal. Itu tanda bahwa orang kita percaya bahwa Allah, Alam dan Arwah sebagai mediator.” ujarnya seperti dilansir saat proses menemukan makam Sobe Sonbai III.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Jokowi Perintah Usut Tuntas Kasus Mutilasi di Mimika

    Presiden Jokowi Perintah Usut Tuntas Kasus Mutilasi di Mimika

    • calendar_month Kam, 1 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Papua, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menegaskan agar aparat berwajib mengusut tuntas kasus pembunuhan disertai mutilasi 4 (empat) warga Mimika, Papua. Presiden juga meminta agar aparat segera memproses hukum tindak kriminal tersebut. “Saya kira yang paling penting usut tuntas kemudian proses hukum,” tegas Presiden Jokowi dalam keterangannya di Gedung Olahraga (GOR) Toware (HMS), Kabupaten […]

  • Jalan Terjal Mahkamah Konstitusi ‘How Democratic Constitutionalism Die?’

    Jalan Terjal Mahkamah Konstitusi ‘How Democratic Constitutionalism Die?’

    • calendar_month Ming, 14 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Assoc. Prof. Dr. Firman Wijaya Tahun 2024 ini sketsa pemilihan presiden (Pilpres) yang berujung di Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap 3 (tiga) pasangan calon presiden dan wakil presiden menempatkan MK dalam posisi yang problematis-dilematis. Apakah MK akan bertahan pada tradisi kalkulasi angka-angka (judicial restrain) atau kah berani lebih jauh bergerak dengan legal frame work yang […]

  • Peduli dan Bantu Masyarakat Disabilitas Saat Pandemi Covid-19

    Peduli dan Bantu Masyarakat Disabilitas Saat Pandemi Covid-19

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Umum Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Pinky Saptandari mengajak masyarakat juga memperhatikan nasib para penyandang disabilitas di tengah pandemi Covid-19. Sebab, mereka menjadi yang paling terdampak dan lebih membutuhkan bantuan. “Sering kali orang melupakan, bahwa ada yang paling terdampak dibandingkan kita. Kita semua susah, betul ya. Pengusaha susah, karyawan […]

  • Giat Literasi, FTBM Belu Donasi Buku ke TBM Lopo Cerdas Sabar Manumutin

    Giat Literasi, FTBM Belu Donasi Buku ke TBM Lopo Cerdas Sabar Manumutin

    • calendar_month Ming, 14 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) Kabupaten Belu yang diketuai oleh Rm. Kristianus Fallo, Pr., bersama Plh. Bupati Belu, Frans Manafe, anggota DPRD, Theodorus Seran Tefa, dan perwakilan Dinas Perpustakaan Belu berkunjung ke Taman Baca Masyarakat (TBM) Lopo Cerdas Sabar di Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur […]

  • Aksi Bank NTT Bantu Korban Banjir &Tanah Longsor di Desa Inerie Ngada

    Aksi Bank NTT Bantu Korban Banjir &Tanah Longsor di Desa Inerie Ngada

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Loading

    Bajawa, Garda Indonesia | Hujan lebat disertai angin pada Kamis malam, 3 September 2021 pukul 23.00 WITA mengakibatnya terjadi banjir di alur sungai kering dan tanah longsor di Desa Inerie, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dampak banjir tersebut berupa 5 (lima) rumah rusak berat, 3 (tiga) korban meninggal akibat hanyut oleh […]

  • Sumbu Apresiasi Kantor Bahasa Provinsi NTT Kepada A A Nafis

    Sumbu Apresiasi Kantor Bahasa Provinsi NTT Kepada A A Nafis

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Kantor Bahasa Provinsi NTT mengapresiasikan hasil karya Haji Ali Akbar Navis (17 November 1924 – 22 Maret 2003; dikenal dengan nama A.A. Navis) seorang sastrawan, kritikus budaya, dan politikus Indonesia asal Sumatra Barat. Ia terkenal karena cerita pendeknya Robohnya Surau Kami (1956). Novelnya yang berjudul “Saraswati” diterbitkan kembali oleh Gramedia Pustaka Utama pada […]

expand_less