Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Wagub NTT Josef : “Harus Ada Terobosan Baru untuk Lahan Kering di NTT!”

Wagub NTT Josef : “Harus Ada Terobosan Baru untuk Lahan Kering di NTT!”

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
  • visibility 32
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi menegaskan bila bidang pertanian dikembangkan dengan baik maka akan turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Hal tersebut dikatakannya dalam Seminar Nasional Pertanian (Semnastan) VI & Lokakarya Nasional Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTPI), dengan tema ‘Masa Depan Pertanian Lahan Kering Kepulauan Menuju Ketahanan Pangan pada Era Revolusi 4.0’, yang diselenggarakan di Hotel Kristal pada Rabu, 7 Agustus 2019.

“Kalau kita mau mengkorelasikan Ilmu Pendidikan dengan bidang pertanian maka kita bisa kembangkan lahan yang kita miliki. Kalau lahan pertanian kita hebat, maka masyarakat kita akan sejahtera. Karena memang tujuan dari pertanian itu adalah mensejahterakan masyarakat”, jelas Wakil Gubernur Josef.

Dikatakannya, lahan kering di NTT ini sangat luas dan harus ada terobosan yang baru.

“Di NTT ini kita punya lahan kering yang luas. Sekarang bagaimana kita merencanakan dan memprogramkan inovasi serta terobosan yang baru di bidang pertanian,” jelasnya.

Menurutnya dalam pembangunan pertanian perlu ada komponen utama diantaranya adalah manusia, lahan, dan tanaman.

Foto bersama Wagub NTT Josef Nae Soi dan Dirjen Perhutanan Sosial Kementerian Lingkungan Hidup Dr. Ir. Bambang Supriyanyo, Sekjen Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTPI) Dr. Ir. H. Sudrajat, para Pimpinan Fakultas atau Prodi Ilmu dari beberapa Universitas se-Indonesia Timur.

Lebih lanjut ia menjelaskan bagaimana manusia memanfaatkan sumber daya pikiran dan kreatifitas dalam pemanfaatan lahan untuk dikembangkan dengan berbagai macam tanaman perkebunan, holtikultura dan kehutanan dalam pemanfaatan untuk bidang pertanian.

Dr. Ir. Maximilian Kapa, M.Agr, Sc selaku Ketua Panitia pada kesempatan tersebut mengatakan kegiatan seminar nasional dan workshop tersebut dilaksanakan dengan latar belakang Provinsi NTT yang adalah provinsi kepulauan dan didominasi oleh lahan kering.

“Lahan kering ini punya potensi untuk dikembangkan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dalam mengkaji pertanian lahan kering sesuai dengan seminar ini kita perlu mengkaji 4 (empat) aspek diantaranya aspek teknologi, agroforesty, sosial ekonomi dan pengembangan jasa pertanian,” ungkap Maximilian.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dirjen Perhutanan Sosial Kementerian Lingkungan Hidup Dr. Ir. Bambang Supriyanyo, Sekjen Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTPI) Dr. Ir. H. Sudrajat, para Pimpinan Fakultas atau Prodi Ilmu dari beberapa Universitas se-Indonesia Timur, mahasiswa dan dosen. (*)

Sumber berita (*/Meldo Nailopo—Biro Humas dan Protokol Setda NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahfud MD Perintah Jaksa Agung Tangkap Joko Tjandra

    Mahfud MD Perintah Jaksa Agung Tangkap Joko Tjandra

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menko Polhukam Mahfud MD memerintahkan Jaksa Agung untuk segera menangkap narapidana dan buronan kelas kakap, Joko S. Tjandra. Pernyataan itu disampaikan oleh Mahfud di Bandara Soekarno Hatta, pada Kamis, 2 Juli 2020; beberapa saat sebelum terbang ke Medan untuk kunjungan kerja terkait Covid-19 dan persiapan pilkada serentak. Menko Polhukam mengatakan ia […]

  • Ratusan Ribu Berita Hoaks & Kasus Jual Alkes Diamankan Saat Pandemi

    Ratusan Ribu Berita Hoaks & Kasus Jual Alkes Diamankan Saat Pandemi

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTTPC19) tidak hanya melakukan pengendalian penyebaran virus SARS-CoV-2 atau penanganan dampak di sektor ekonomi, sosial maupun budaya. Penanganan juga dilakukan termasuk dalam pengamanan dan penegakan hukum di masa pandemi. Selama berlangsungnya pandemi, GTTPC19 telah melakukan upaya pengamanan dan penegakan hukum. Langkah-langkah tersebut dilakukan di bawah koordinasi […]

  • Siklon Tropis Terdeteksi, Waspada Hujan Lebat & Angin Kencang pada 22—24 Desember di Wilayah NTT

    Siklon Tropis Terdeteksi, Waspada Hujan Lebat & Angin Kencang pada 22—24 Desember di Wilayah NTT

    • calendar_month Rab, 22 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 1Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | BMKG melalui Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) selama 24 jam dalam periode 7 (tujuh) hari terus melakukan pemantauan potensi terjadinya bibit siklon tropis yang dapat berdampak pada kondisi cuaca dan gelombang signifikan di wilayah Indonesia. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menyampaikan bahwa, berdasarkan analisis dinamika atmosfer pada Selasa, 21 Desember […]

  • KKLP Penerjemahan Kantor Bahasa NTT Bimtek Penulis Kearifan Lokal

    KKLP Penerjemahan Kantor Bahasa NTT Bimtek Penulis Kearifan Lokal

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) Penerjemahan Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur mengadakan Bimbingan Teknis Penulisan dan Penerjemahan Cerita Anak Berbasis Kearifan Lokal di Provinsi Nusa Tenggara Timur, bertempat di Hotel Sotis Kota Kupang. Kegiatan ini dihelat selama 5 (lima) hari pada 11—15 April 2023, dihadiri 50 peserta yang berasal […]

  • Tuntut Keadilan, Korban Penganiayaan Novel Baswedan Inap di Kejagung

    Tuntut Keadilan, Korban Penganiayaan Novel Baswedan Inap di Kejagung

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Para korban kasus penganiayaan yang telah dilakukan oleh Novel Baswedan mendirikan tenda dan menginap di depan Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/23/korban-penganiayaan-bengkulu-hadiri-sidang-novel-baswedan/ Sekretaris Jenderal DPP KNPI Jackson AW Kumaat mengaku iba dengan nasib empat korban yang sejak tahun 2004 masih terkatung-katung. Dia pun meminta Kejagung RI segera meminta […]

  • Presiden Jokowi Kaji Usulan Pemekaran Wilayah di Papua dan Papua Barat

    Presiden Jokowi Kaji Usulan Pemekaran Wilayah di Papua dan Papua Barat

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menyetujui aspirasi yang disampaikan oleh para Tokoh Papua mengenai pemekaran sejumlah wilayah yang ada di Papua dan Papua Barat. Aspirasi tersebut disampaikan kepada Presiden saat bertemu dengan 61 Tokoh Papua di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 10 September 2019. Tokoh Masyarakat Papua yang juga Ketua DPRD Kota Jayapura, […]

expand_less