Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Ubah Lahan Kering Jadi Produktif, LP2M Undana Bantu Petani di Kupang Barat

Ubah Lahan Kering Jadi Produktif, LP2M Undana Bantu Petani di Kupang Barat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 18 Agu 2020
  • visibility 167
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekitar 85 persen lahan kering berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan masih digarap secara sub sistim atau tradisional dan hanya mengandalkan curah hujan minimal yang berkisar sekitar 4—5 bulan dalam setahun, menjadi tantangan bagi para petani. Kondisi ini, harus dikelola secara profesional oleh petani, agar dapat memaksimalkan potensi yang terbatas agar memperoleh hasil.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/06/26/faperta-undana-edukasi-latih-petani-sayur-mayur-di-kupang-barat/

Seperti yang dialami oleh para petani sayur di Kelurahan Batakte dan Kelurahan Oenesu, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Garda Indonesia pada Sabtu, 15 Agustus 2020, meninjau langsung kondisi petani di sana; saat mereka memperoleh pendampingan oleh Tim PKM Fakultas Pertanian (Faperta), Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang.

Sejauh mata memandang hanya hutan belukar dan hamparan lahan kering dan gersang, namun di tengah hamparan tersebut, terdapat lahan pertanian berupa sayur-sayuran dan buah yang dikelola secara tradisional dan mengandalkan air sumur.

Lahan kering di Kelurahan Batakte yang diolah oleh Kelompok Tani Moen Feu

Ketua Kelompok Tani Moen Feu (Hidup Baru) Marthen Liutani di Kelurahan Batakte mengungkapkan, dari 3 (tiga) hektar lahan kering, pihaknya baru menggarap 50 are atau setengah hektar. “Per masing-masing lahan seluas 25 are dikelola oleh 10 petani dan ditanam sayur brokoli, sayur bunga kol, dan semangka,” urainya.

Ia pun menyampaikan, saat ini para petani mengandalkan kerja manual dengan menggunakan air tanah menggunakan mesin. “Saat ini, hanya tersedia air tanah dari sumur dengan menggunakan pompa. Kami sangat berharap, tersedia sumur bor agar dapat memaksimalkan kerja dan dapat meningkatkan produktivitas petani,” bebernya.

Terkait, distribusi hasil pertanian, imbuh Marthen, saat ini pihaknya telah memperoleh pendampingan dari LP2M Undana yang memberikan pelatihan mengenai kalender pasar. “Kelemahan kami tidak mengetahui kalender pasar, oleh karena itu, pihak LP2M Undana memberikan kami pemahaman tentang kalender pasar, terkadang kami hanya ikut saja menjual hasil pertanian di pasar tanpa memperhatikan kalender pasar,” tandasnya.

Ketua Ketua Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Pemberdayaan Petani Sayur, Drs. Ignatius Sinu,MA (berbaju hijau dan berjaket) bersama kelompok tani Moen Feu

Serupa, dilakukan oleh Kelompok Tani Uimatkuli (Air Hidup), di Kelurahan Oenesu. Para petani di sana, mengelola lahan kering menjadi areal pertanian sub sistim dengan mengandalkan air tanah. Di lokasi ini, para petani menanam tomat, sayur brokoli, pepaya California, dan jagung.

Seprianus M Poto, selaku Ketua kelompok menyampaikan harga tomat menurun usai pandemi Covid-19. “Harga semula, per ember Rp.40.000,- namun saat ini hanya dapat dijual 25 ribu per ember,” ungkapnya seraya menyampaikan usai memperoleh pendampingan dari LP2M Undana, agar dapat memahami perencanaan usaha tani.

Penyerahan bantuan dari LP2M Undana kepada Kelompok Tani Binaan oleh Dosen Faperta Undana Jurusan Agribisnis, Santhy Chamdra, SP., M.Si.

Sementara itu, Ketua Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Pemberdayaan Petani Sayur, Drs. Ignatius Sinu,MA., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan desa mitra menuju desa sentra holtikultura. “Kegiatan ini sebagai sosialisasi dari teman-teman dosen Faperta Undana kepada masyarakat yang merupakan tahap kedua, sebelumnya berupa pelatihan pembuatan pupuk bokashi padat dan cair, namun tak dilanjutkan,” ujarnya.

Saat ini, imbuh Ignas yang berprofesi sebagai peternak Babi ini, menyampaikan pihak Undana membawa teknologi kepada para petani. “Ini merupakan tahapan kedua berupa pelatihan manajemen usaha tani dengan melakukan pendampingan, agar petani dapat mencatat dan membukukan setiap kegiatan pertanian mereka,” urainya.

Selain itu, para petani juga diedukasi oleh Dosen Faperta Undana Jurusan Agribisnis, Santhy Chamdra, SP., M.Si. tentang pembukuan usaha tani. Mewakili LP2M Undana, Santhy menyerahkan bantuan berupa selang air dan terpal kepada dua kelompok tani yang menjadi binaan.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada! Ada Oknum Pakai Aplikasi Bank NTT Tipu Nasabah

    Waspada! Ada Oknum Pakai Aplikasi Bank NTT Tipu Nasabah

    • calendar_month Rab, 21 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Seluruh nasabah serta masyarakat Provinsi NTT, agar jangan terkecoh dengan penipuan yang dilakukan dengan berbagai cara, dan mengatas namakan Bank NTT. Untuk diketahui, saat ini ada oknum yang sengaja menyebarkan pesan dengan logo didesain mirip dengan aplikasi B’Pung Mobile Bank NTT. Bunyi pesannya,  menginformasikan pada pihak yang dituju seolah-olah dari layanan […]

  • Wujudkan Kota Atambua Sehat, Bupati & Wabup Belu Pimpin Jumat Bersih

    Wujudkan Kota Atambua Sehat, Bupati & Wabup Belu Pimpin Jumat Bersih

    • calendar_month Sab, 8 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Guna mewujudkan Kota Atambua sebagai kota yang bersih, sehat dan asri; Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD – KGEH, Finasim bersama Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, M.M. memimpin seluruh Aparatur Sipil Negara lingkup Pemerintah Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam kegiatan Jumat bersih di seputar Kota Atambua, pada Jumat […]

  • RUU KUHP Disahkan Jadi Undang-undang

    RUU KUHP Disahkan Jadi Undang-undang

    • calendar_month Rab, 7 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Rancangan Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RUU KUHP) disahkan menjadi Undang-undang. Pengesahan dilakukan dalam rapat paripurna DPR RI yang beragendakan pengambilan keputusan atas RUU KUHP pada Selasa 6 Desember 2022. Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly mengatakan pengesahan ini merupakan momen bersejarah dalam penyelenggaraan hukum pidana di Indonesia. Setelah bertahun-tahun […]

  • Pendopo Luncur Kreasi Tenun Ikat Sikka di Indonesia Fashion Week 2023

    Pendopo Luncur Kreasi Tenun Ikat Sikka di Indonesia Fashion Week 2023

    • calendar_month Ming, 26 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 268
    • 1Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sebagai upaya pelestarian budaya, Pendopo, merek usaha Kawan Lama Group yang menjadi rumah bagi para UMKM lokal dan telah bekerja sama dengan lebih dari 200 UKM di seluruh nusantara yang hadir di bawah naungan PT ACE Hardware Indonesia Tbk, memamerkan koleksi Senandung Sikka di Indonesia Fashion Week (IFW) 2023. Koleksi berbahan […]

  • Tantangan Perlindungan Anak Berkebutuhan Khusus & Kelompok Minoritas

    Tantangan Perlindungan Anak Berkebutuhan Khusus & Kelompok Minoritas

    • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Manokwari,gardaindonesia.id | Masih dalam rangkaian kunjungan kerja di Manokwari, Provinsi Papua Barat, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise melakukan dialog bersama dengan anak berkebutuhan khusus (ABK) dan kelompok minoritas dari 10 provinsi; Merupakan upaya Kemen PPPA untuk melihat lebih dekat masalah, terkait perlindungan ABK dan kelompok monoritas yang masih minim. Saat sesi dialog, […]

  • Pertumbuhan Ekonomi Nasional Semester I 2021 & APBN Bidang Kesehatan

    Pertumbuhan Ekonomi Nasional Semester I 2021 & APBN Bidang Kesehatan

    • calendar_month Sel, 6 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyampaikan sejumlah indikator perekonomian dan proyeksi realisasi pertumbuhan ekonomi nasional pada semester I tahun 2021 yang berada pada angka 3,1—3,3 persen. Hal tersebut ia sampaikan dalam keterangan pers secara virtual usai mengikuti sidang kabinet paripurna yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo pada Senin, 5 Juli 2021. […]

expand_less