Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Buser Polres Belu, Diduga Aniaya Warga di Kecamatan Tasifeto Barat

Buser Polres Belu, Diduga Aniaya Warga di Kecamatan Tasifeto Barat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 2 Jan 2021
  • visibility 193
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Tim Buser Polres Belu diduga telah menganiaya Mesak Bau, warga Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menjelang pergantian tahun 2020 di Dusun Halitoko, Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, pada Kamis sore, 31 Desember 2020.

Kejadian nahas itu berawal ketika korban Mesak Bau sedang berusaha menghidupkan mesin kendaraan roda dua miliknya di pinggir jalan raya Halitoko. Pada saat yang sama, tim buser Polres Belu yang dikenal korban, salah satunya berinisial AB melintas di jalan itu dan menuduh korban menghalangi perjalanan tim buser.

Mesak Bau, lalu dipaksa menumpangi mobil Avanza yang dipakai tim buser menuju arah Labur, Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk. Ketika hendak menaiki mobil, istri korban Priska Tona sempat meminta tim buser untuk tidak membawa korban. Namun, tim buser tidak menghiraukan pemintaan tersebut.

Bahkan, disaksikan masyarakat di sekitar TKP, tim buser yang berjumlah enam personil itu lengkap dengan senjata. Menurut pengakuan korban, tim buser mulai menganiaya dirinya ketika sudah berada di dalam mobil dengan cara ditinju tepat di bagian pelipis, hidung dan bibir. Selain itu, korban juga disikut beberapa kali ke sasaran dada dan perut.

Akibatnya, korban menderita luka dan bengkak pada bibir bagian kiri, luka lecet pada hidung bagian kiri dan bengkak di pelipis bagian kanan, serta mengeluh sakit di bagian dada dan perut.

Kapolsek Tasifeto Barat, Ipda. Jose Martins yang dihubungi Garda Indonesia pada Kamis sore, 31 Desember 2020 mengaku tidak mengetahui peristiwa yang terjadi di dekat Kantor Polsek Tasifeto Barat itu.

Mobil yang dipakai tim Buser

Selain itu, Kapolres Belu, Khairul Saleh yang dikonfirmasi terkait kasus ini pada Jumat pagi, 2 Januari 2021, mengatakan bahwa dirinya akan mengecek. “Ok trims infonya nanti saya cek”, balas Kapolres via pesan Whatsapp.

Sedangkan, Kasat Reskrim, Wira Satria Yudha belum berhasil dikonfirmasi. Pesan Whatsapp yang dikirim pun belum ada respons.

Kejadian serupa di akhir tahun 2020 juga menimpa Rius Salu, warga Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu.

Rius Salu dianiaya anggota provost Polsek Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang saat sedang bermain billiard bersama teman – temannya di wilayah RT 05/ RW 05, Dusun Kenam, Desa Nunmafo, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat dinihari, 1 Januari 2021, pukul 03.00 WITA.

Informasi yang diterima media ini dari korban Rius Salu, pada Jumat malam, 1 Januari 2021 menyebutkan bahwa dirinya dianiaya tanpa alasan yang jelas. Anggota provost polsek itu pun dikenal korban, bernama Ahmad Manzur.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami lebam pada pelipis kanan dan bola mata kanan memerah.

Sementara, pihak Polsek Amabi Oefeto Timur belum berhasil dikonfirmasi. Salah satu anggota polsek yang dihubungi melalui telepon dan pesan Whatsapp tidak ada tanggapan. (*)

Penulis: (*/ Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa M5,8 Guncang Kab. Buru Selatan Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

    Gempa M5,8 Guncang Kab. Buru Selatan Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Loading

    Maluku, Garda Indonesia | Warga Kabupaten Buru Selatan Provinsi Maluku merasakan guncangan kuat gempa magnitudo 6,0 pada Selasa siang, 9 Juni 2020. Sebagian warga panik hingga keluar rumah saat gempa terjadi. Mereka merasakan gempa guncangan selama 5 detik, sedangkan warga di Kabupaten Buru merasakan guncangan sedang selama 3 detik. Menurut laporan BPBD Kabupaten Buru, warga […]

  • Diskon Tambah Daya “Super Merdeka” Diperpanjang Hingga 31 Oktober 2020

    Diskon Tambah Daya “Super Merdeka” Diperpanjang Hingga 31 Oktober 2020

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PLN memperpanjang program tambah daya listrik “Super Merdeka” hingga 31 Oktober 2020. Perpanjangan ini dilakukan melihat tingginya animo pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)/Industri Kecil Menengah (IKM) pada program tersebut. Hingga 4 Oktober 2020, total 30 ribu pelanggan telah mendaftar untuk memanfaatkan program ini. “Kami bersyukur program ini mendapatkan sambutan luar […]

  • Ombudsman Imbau Gubernur NTT Tatap Muka Terima Aduan Rakyat

    Ombudsman Imbau Gubernur NTT Tatap Muka Terima Aduan Rakyat

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Kepada awak media, Darius pun menekankan bahwa layanan aduan Meja Rakyat yang telah diluncurkan tak sekadar hotline tapi disiapkan desk ruangan pengaduan lengkap dengan pengelola pengaduannya dan prasarananya.   Kupang | Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton mengimbau Gubernur NTT, Melki Laka Lena untuk secara tatap muka langsung menerima pengaduan rakyat. Imbauan tersebut […]

  • “Listrik Gratis Covid-19” Diperpanjang Hingga Maret 2021

    “Listrik Gratis Covid-19” Diperpanjang Hingga Maret 2021

    • calendar_month Jum, 1 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang waktu pemberian bantuan keringanan biaya listrik kepada pelanggan PLN kategori rumah tangga daya 450 VA dan 900 VA bersubsidi, serta kategori bisnis dan industri daya 450 VA hingga bulan Maret 2021. Perpanjangan program subsidi tagihan listrik ini merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban kelompok masyarakat tidak mampu […]

  • Dies Natalis XVIII FKM Undana, Stunting jadi Perhatian Utama

    Dies Natalis XVIII FKM Undana, Stunting jadi Perhatian Utama

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Tingginya akan stunting di Nusa Tenggara Timur menjadi perhatian banyak pihak, terutama pemerintahan dan tidak ketinggalan juga pihak kampus sebagai kaum akademisi. Stunting menjadi isu utama yang mendapatkan perhatian penuh Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undana Kupang pada perayaan Dies Natalis XVIII. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-XVIII […]

  • Diksi Duta Bahasa Provinsi NTT 2023

    Diksi Duta Bahasa Provinsi NTT 2023

    • calendar_month Ming, 26 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase “Silakan peserta nomor urut 1 (satu) mengambil nomor undian, menggunakan pelantang dan mempresentasikan krida yang telah tersedia di salin dia,” ucap pewara dalam sesi pemilihan Duta Bahasa Provinsi NTT 2023 pada Sabtu petang, 18 Maret 2023 di salah satu hotel di kota Kupang. Mungkin bagi sebagian dari Anda, tak memahami beberapa […]

expand_less