Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bela Akulina Dahu, APBPK Tuntut Copot Kapolres Belu

Bela Akulina Dahu, APBPK Tuntut Copot Kapolres Belu

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 7 Jan 2021
  • visibility 120
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Usai ditetapkannya Akulina Dahu (AD) sebagai tersangka pelanggaran Pemilu dalam Pilkada Belu 2020 oleh Polres Belu, Aliansi Pemuda Belu Peduli Kemanusiaan (APBPK) melakukan aksi protes di Kota Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis, 7 Januari 2020.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/01/07/kuasa-hukum-akulina-dahu-praperadilan-polres-belu-ke-pn-atambua/

APBPK menuntut sejumlah poin melalui orasi dan selebaran:

  1. Meminta Polres Belu untuk segera membebaskan AD;
  2. Meminta kepada Kapolri dan Kapolda untuk segera memeriksa para oknum polisi yang terlibat dalam konspirasi kriminalisasi AD;
  3. Meminta kepada Kapolri dan Kapolda untuk segera mencopot Kapolres Belu beserta para petinggi Polres Belu;
  4. Meminta kepada Kapolda NTT untuk segera menuntaskan semua kasus korupsi di Belu yang sudah membusuk di Polres Belu.

APBPK menyebutkan, seperti salinan selebaran yang diterima Garda Indonesia, bahwa penetapan AD sebagai tersangka oleh Penyidik Polres Belu sangat cepat. Hal ini, berbanding terbalik dengan penanganan kasus–kasus korupsi yang membusuk di Polres Belu seperti Maek Bako, Kepiting Bakau, dan kasus korupsi lainnya yang melibatkan banyak petinggi daerah, dan pihak kontraktor yang menimbulkan banyak kerugian keuangan negara.

Ayahanda Akulina Dahu (berbalut kain tenun) ketika hadir bersama keluarga dan massa aksi di depan Mapolres Belu

Selain itu, Polres Belu juga sangat lamban dalam menangani kasus penyelundupan Cendana yang diduga melibatkan dua oknum anggota Polri. Bahkan, kedua oknum Polri itu masih menjalankan tugas seperti biasa.

”Tindakan sewenang–wenang  pihak kepolisian kepada masyarakat kecil dan terpinggirkan yang ada di Kabupaten Belu, sebagai bukti bahwa hukum di Belu seperti pisau dapur, tajam ke bawah, tumpul ke atas,” demikian ditegaskan dalam selebaran itu.

Rute aksi aksi damai APBPK dimulai dari Taman Fronteira (pukul 11.00 WITA), Depan Rumah Jabatan Bupati, Simpang SMA Suria, Lampu Merah Central, Depan Gereja Katedral, Simpang Lima, dan berakhir di depan Markas Polres Belu (pukul.12.00 WITA).

APBPK berorasi di depan Mapolres Belu selama lebih kurang 1 jam. Kemudian, 3 perwakilan massa aksi, Yos Mau, dan kawan-kawan diundang Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh untuk melakukan audiensi di ruang kerjanya. Sementara, massa lainnya tetap menunggu di luar kompleks Polres Belu. (*)

Penulis: (*/ Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Perkuat Kinerja Perbankan dan Asuransi

    OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Perkuat Kinerja Perbankan dan Asuransi

    • calendar_month Rab, 11 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kinerja perbankan dan industri asuransi dengan menerbitkan 2 (dua) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) baru. Ketua peraturan baru tersebut yakni POJK Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas POJK Nomor 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum (POJK 27/2022); dan […]

  • Lakukan Tindakan Antisipatif, Kemen PPPA Bentuk Desa/Kel Bebas Pornografi

    Lakukan Tindakan Antisipatif, Kemen PPPA Bentuk Desa/Kel Bebas Pornografi

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise dalam acara Koordinasi Pelaksanaan Model Desa/Kelurahan Bebas Pornografi Anak di Jakarta, Selasa, 3 September 2019; berulang kali menekankan pentingnya melindungi anak dari bahaya pornografi. Bentuk perlindungan bukan hanya pendampingan terhadap penggunaan gawai dan internet oleh orangtua, melainkan juga upaya antisipatif agar anak tidak […]

  • Hingga 2022, Sekitar 137 Ribu Penduduk NTT Pakai QRIS

    Hingga 2022, Sekitar 137 Ribu Penduduk NTT Pakai QRIS

    • calendar_month Jum, 3 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Sebagai sistem pembayaran non-tunai yang baru diluncurkan pada tahun 2019, QRIS merupakan sistem pembayaran yang CEpat, MUdah, MUrah, Aman, dan Handal (Cemumuah). Bank Indonesia terus berkomitmen untuk meningkatkan penggunaan QRIS melalui sisi supply (merchant QRIS) dan demand (pengguna QRIS). Tercatat sepanjang 2022, sebanyak 137.459 penduduk NTT yang telah menggunakan Quick Response […]

  • Tiga Kasus Positif Covid-19 dari Ende, 50 Sampel Swab Sumba Siap Diperiksa

    Tiga Kasus Positif Covid-19 dari Ende, 50 Sampel Swab Sumba Siap Diperiksa

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr.drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam jumpa media pada Senin siang, 18 Mei 2020 di Biro Humas dan Protokol Setda NTT, menyampaikan dari 22 kabupaten/ kota, 10 kabupaten/kota telah terpapar Covid-19 atau merupakan wilayah Zona Merah Covid-19 di Wilayah NTT. Baca juga […]

  • Presiden Jokowi Beli Noken dari Mama-Mama di Pinggir Jalan

    Presiden Jokowi Beli Noken dari Mama-Mama di Pinggir Jalan

    • calendar_month Sab, 2 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Papua, Garda Indonesia | Para pedagang Noken (tas rajutan asli Papua, red) berharap dengan adanya perhelatan PON XX di Papua, akan banyak orang yang membeli. Mereka adalah mama-mama Papua yang menjajakan Noken di pinggir jalan. Dalam perjalanan dari Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura menuju hotel, rangkaian kendaraan Presiden Joko Widodo sempat berhenti sesaat. Presiden hendak membeli […]

  • Didi Kempot, ‘Sosok yang Mengangkat Budaya Jawa Kembali Dicintai’

    Didi Kempot, ‘Sosok yang Mengangkat Budaya Jawa Kembali Dicintai’

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh R. Ay. Febri Dipokusumo Mengenal seniman besar ini, seperti bertemu kebanyakan orang Jawa yang apa adanya, ramah dan sederhana. Awalnya saya hanya tahu lagu Stasiun Balapan yang cukup populer dan selebihnya saya tidak terlalu menaruh perhatian, namun sejalan dengan waktu, ketika saya banyak berkumpul dengan anak-anak muda, saya mendengar mereka menyanyikan beragam lagu langgam […]

expand_less