Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Cahaya Listrik di Kebun Buah Naga, Atensi dan Peduli PLN bagi Petani TTU

Cahaya Listrik di Kebun Buah Naga, Atensi dan Peduli PLN bagi Petani TTU

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 16 Jun 2021
  • visibility 170
  • comment 0 komentar

Loading

Kefa-TTU, Garda Indonesia | PLN terus mendorong peningkatan produktivitas pelaku usaha di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan dan sebagainya. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli, PLN UIW NTT memberikan bantuan 460 lampu, instalasi air dan pemasangan listrik baru senilai Rp.130 juta guna meningkatkan produktivitas Petani Buah Naga di Desa Nunmafo, Kecamatan Insana Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

General Manager PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko menyampaikan bantuan yang diberikan kepada Petani Buah Naga di TTU, dikemas dalam program PROLIGA (Program Listrik untuk Buah Naga). “Kami ingin TJSL kami, yaitu PLN Peduli dapat memberikan kontribusi secara berkelanjutan dan membuat masyarakat semakin sejahtera khususnya di Kabupaten TTU dan dengan meningkatnya produktivitas tentu akan meningkatkan kesejahteraan serta membentuk kemandirian ekonomi masyarakat.” tuturnya.

Melalui Elektrifikasi Pertanian Buah Naga ini, imbuh Agustinus Jatmiko, untuk meningkatkan produksi buah naga di luar musim panen. Peningkatan produksi dilakukan dengan cara memberikan aliran listrik di malam hari dan di setiap pohon untuk membantu proses panen buah naga agar lebih cepat dan lebih baik.

Sinar Listrik PLN Menerangi Kebun Petani Buah Naga di Insana

“Program ini terinspirasi dari inovasi Kelompok Tani di Pulau Jawa-Banyuwangi yang juga sudah bekerja sama dengan PLN. ‘PROLIGA’ ini merupakan modernisasi pertanian dengan menggunakan listrik, dengan lahan terbatas bisa meningkatkan produktivitas buah naga hanya dengan pemberian lampu di setiap malam,” ungkap Jatmiko.

Sementara itu, Bupati TTU, Drs. Juandi David mengungkapkan apresiasi atas bantuan yang diberikan bagi Petani Buah Naga. “Pada kesempatan kali ini, saya bersama GM PLN UIW NTT datang dengan beberapa maksud. Yang pertama PLN selama ini kita lihat selalu menebang pohon untuk menjaga keandalan jaringan listrik tetapi PLN juga mencintai alam, tumbuhan dan perkebunan. Contohnya, malam ini kita menyaksikan sekaligus sempat menanam anakan pohon sebanyak 2.000 lebih sumbangan dari PLN di Desa Fatoin,” ucap pasangan Eusabius Binsasi.

Bupati TTU, Juandi David (kiri) bersama GM PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko (tengah), dan Petani Buah Naga Insana

PLN, lanjut Juandi David, memberikan perhatian kepada Kelompok Tani Buah Naga untuk meningkatkan produktivitas buah naga. Di mana buah naga yang disinari lampu akan meningkatkan kualitas dan kuantitas buah naga. “Kami harap ke depannya tidak hanyak 1 kelompok tani saja tapi bisa diikuti oleh kelompok yang lainnya” pintanya sembari mengucapkan terima kasih kepada GM PLN dan jajaran yang memberikan perhatian kepada masyarakat, “Semoga melalui penanaman buah naga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat  TTU khususnya di Kecamatan Insana.” tandasnya.

Perwakilan Kelompok Tani Buah Naga, Ignasius Neno Naisau, mengucapkan terima kasih kepada PLN yang memberikan bantuan berupa lampu di kebun Buah Naga, “Malam ini sudah menyala, saat ini ada hampir 800 pohon Buah Naga di kebun kami dan setiap panen, rata – rata kami mendapatkan penghasilan sebesar 30 juta rupiah. Dengan adanya lampu – lampu ini kami harap dapat meningkatkan produktivitas kebun buah naga ini.” ujarnya.

Aksi Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan, PLN Tanam 2 Ribu Pohon di TTU

PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur juga menanam 2.250 pohon. Beragam anakan pohon tersebut ditanam di Kecamatan Insana pada Kamis 10 Juni 2021. Kegiatan ini dihadiri Bupati Timor Tengah Utara beserta warga setempat, PLN Unit Kefamenanu dan juga kelompok PIKK (Persatuan Istri Karyawan Karyawati) PLN UIW NTT.

General Manager UIW PLN NTT, Agustinus  Jatmiko menyampaikan, penanaman pohon dilakukan sebagai aksi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli. Kegiatan ini berlangsung menyusul maraknya isu terkini yang menjadi perhatian dunia. Yaitu perubahan iklim dan pemanasan global.

Aksi menanam pohon oleh PLN UIW NTT di Kabupaten Timor Tengah Utara

Dampak paling jelas, terang Jatmiko, adalah panjangnya musim panas dan makin pendeknya musim hujan. Makin banyaknya wabah penyakit endemik “lama dan baru” merata seperti demam berdarah, diare, dan malaria, juga merupakan akibat dari terjadinya perubahan iklim.

“Dengan dampak tersebut, PLN melalui TJSL membantu mengelola lingkungan seperti penanaman anakan pohon akan mampu menyerap kadar Co2 dalam atmosfer.” ujar Jatmiko.

Jatmiko pun berharap, dengan penanaman 2.250 pohon secara simbolis di Kecamatan Insana, Kabupaten TTU ini, dapat menggerakkan seluruh warga NTT sebagai pewaris Tanah Timor dapat menjaga dan melestarikan alam sekitarnya dari ancaman bahaya pemanasan global dan lain sebagainya.(*)

Sumber berita dan foto (*/PLN UIW NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMAN 4 Kupang Jadi Sekolah Tanggap Bencana, Inisiasi Pertamina dan BPBD

    SMAN 4 Kupang Jadi Sekolah Tanggap Bencana, Inisiasi Pertamina dan BPBD

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Loading

    Sekolah Tanggap Bencana tidak hanya berdampak pada kesiapsiagaan warga sekolah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap agenda pembangunan berkelanjutan di Kota Kupang.   Kupang | Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) El Tari melalui program corporate social responsibility (CSR) resmi meluncurkan kegiatan Sekolah Tanggap Bencana di SMA Negeri 4 Kupang pada Rabu, 20 Agustus […]

  • Wali Kota Jefri ‘Deadline’ Lurah tentang Data

    Wali Kota Jefri ‘Deadline’ Lurah tentang Data

    • calendar_month Sab, 29 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, M.M., M.H. memberi batas waktu (deadline) kepada para lurah soal pendataan warga penerima bantuan sosial. Penegasan ini disampaikan saat membuka Panel Diskusi dalam rangka Verifikasi dan Validasi (Verivali) Data Bantuan Sosial (Beasiswa, Sembako, BPJS, Kacamata dan Lampu Jalan) di Aula Rumah Jabatan […]

  • Ketua Fraksi Golkar TTS Bantu Ribuan Benih Ikan Lele

    Ketua Fraksi Golkar TTS Bantu Ribuan Benih Ikan Lele

    • calendar_month Rab, 19 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    SoE – Garda Indonesia | Ruba Banunaek, S.E., ketua fraksi Partai Golkar Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)  memberikan bantuan benih ikan lele kepada Kelompok Tani Kohesopo dan Ora Et Labora di Desa Bineno, Kecamatan Kot’olin pada Selasa, 18 Januari 2022. Ruba Banunaek, dalam sesi wawancara menjelaskan, bahwa kedua kelompok ini telah […]

  • PLN Penuhi Listrik Impian 38 Keluarga di Selatan NKRI

    PLN Penuhi Listrik Impian 38 Keluarga di Selatan NKRI

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Dengan semangat “Ita Esa untuk Rote, Terus Terang”, PLN berharap Dusun Busulaten menjadi awal dari kemajuan bagi desa-desa lain di Rote Ndao.   Rote Ndao | Setelah penantian bertahun-tahun, mimpi 38 kepala keluarga (KK) di Dusun Busulaten, sebuah dusun terpencil di pulau paling selatan Indonesia, akhirnya menjadi kenyataan. Menjelang perayaan HUT ke-80 RI, aliran listrik […]

  • Ketua KPU Hasyim Asy’ari Dipecat Akibat Tindakan Asusila

    Ketua KPU Hasyim Asy’ari Dipecat Akibat Tindakan Asusila

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Hasil sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memutuskan Ketua Komisi Pemilihan Umum (Ketua KPU) Hasyim Asy’ari dipecat lantaran terbukti melakukan kasus asusila pada Rabu, 3 Juli 2024. “Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada teradu Hasyim Asy’ari selaku ketua merangkap anggota Komisi Pemilihan Umum RI terhitung putusan ini dibacakan,” ujar Ketua DKPP RI Heddy Lugito […]

  • Dua Langkah Bank NTT, Pemprov NTT & Pemkot/Pemda Gapai Modal Inti 3 Triliun

    Dua Langkah Bank NTT, Pemprov NTT & Pemkot/Pemda Gapai Modal Inti 3 Triliun

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengerek syarat minimal modal inti pada bank umum dari saat ini sebesar Rp.100 miliar menjadi Rp.3 triliun. Ketentuan ini diharapkan akan mempercepat proses penggabungan atau konsolidasi pada industri perbankan. Jika tak juga mampu memenuhi syarat modal tersebut, maka bank tersebut harus bersiap turun kelas menjadi Bank Perkreditan […]

expand_less