Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » SEGERA DIBAYAR! Gaji 1.870 Tenaga Kontrak Guru & Kependidikan NTT

SEGERA DIBAYAR! Gaji 1.870 Tenaga Kontrak Guru & Kependidikan NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 9 Apr 2024
  • visibility 120
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Pembayaran gaji tenaga kontrak daerah Provinsi NTT (guru dan tenaga kependidikan / GTK) tahun anggaran 2024 berdasarkan arahan Pj. Gubernur Ayodhia G. L. Kalake, SH, MDC yang disahkan melalui Surat Keputusan Gubernur NTT sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Presiden Jokowi guna memberikan dukungan bagi kesejahteraan para pendidik termasuk guru honorer.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, S.Sos, M.M. yang dikonfirmasi langsung oleh Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT, Prisila Q. Parera, SE pada Senin, 8 April 2024 di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT.

Ambros Kodo menyampaikan, berdasarkan SK Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor : 889/PHTT/081/BKD2.1/2024 tentang pengangkatan Pegawai Honor / Tidak Tetap pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan – Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2024 telah ditetapkan sejumlah 1881 Tenaga Kontrak GTK. Namun ada 11 nama yang kelengkapan datanya masih diverifikasi untuk proses pembayaran gaji.

“Realisasi pembayaran gaji tenaga kontrak daerah provinsi NTT (guru dan tenaga kependidikan / GTK) sebanyak 1.870 orang tahun anggaran 2024 telah dibayarkan. Dinas P dan K Provinsi NTT dan Badan Keuangan Provinsi NTT telah melakukan pelengkapan administrasi untuk pembayaran hak-hak GTK dimaksud dengan cara ditransfer langsung ke rekening masing-masing GTK melalui CMS (cash management system),” jelas Ambrosius.

“Namun masih terdapat 11 tenaga kontrak yang datanya tidak lengkap yakni 2 orang dari Kota Kupang, 3 orang dari TTU, 2 orang dari Nagekeo serta dari Kabupaten Sikka, Ende, Ngada dan Manggarai Timur masing-masing 1 orang akan segera ditelusuri lagi. 11 orang ini akan dilakukan pembayaran susulan segera setelah proses verifikasi kelengkapan datanya rampung,” urai Ambros.

Lebih lanjut, Ambrosius turut menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh tenaga kontrak (guru dan tenaga kependidikan) atas keterlambatan pembayaran gaji tenaga kontrak daerah Provinsi NTT.

“Saya selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh tenaga kontrak (guru dan tenaga kependidikan) atas keterlambatan ini.” Ucap Ambros. (*)

Sumber (*/Biro Apim Setda NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Penjelasan Dirut Bank NTT Tentang Kredit Merdeka

    Ini Penjelasan Dirut Bank NTT Tentang Kredit Merdeka

    • calendar_month Ming, 3 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Bank NTT mempunyai banyak produk unggulan yang disiapkan untuk nasabah. Salah satunya adalah Skim Kredit Merdeka. Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, menjelaskan dengan baik produk  Bank NTT yang disasar untuk para wirausahawan muda ini. ”Bank NTT memiliki Skim Kredit Merdeka yang disiapkan khusus bagi para pelaku usaha di […]

  • IDI 2019, Demokrasi Indonesia Masih Fase Prosedural Belum Substansial

    IDI 2019, Demokrasi Indonesia Masih Fase Prosedural Belum Substansial

    • calendar_month Sel, 24 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menko Polhukam Mahfud MD memaparkan bahwa berdasarkan capaian Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tahun 2019, Indonesia masih berada pada fase demokrasi prosedural, belum memasuki fase demokrasi substansial. Untuk menuju ke sana, memang diperlukan proses yang panjang, dengan didukung oleh semua aspek yang menyangkut kesigapan struktur, substansi dan kultur demokrasi yang matang dan […]

  • Alasan RUPS LB Bank NTT Dihelat Jelang Pilkada 2024

    Alasan RUPS LB Bank NTT Dihelat Jelang Pilkada 2024

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Jajaran direksi dan komisaris Bank NTT menindaklanjuti keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan dan RUPS luar biasa (RUPS-LB) pada 8 Mei 2024 yang menyetujui rencana pembentukan kelompok usaha bank (KUB) dengan Bank DKI. Namun rencana KUB dengan Bank DKI dibatalkan atau tidak dilanjutkan terkait upaya akuisisi saham 51 persen Bank NTT.   Kupang | […]

  • Bank NTT Gapai Penghargaan ‘Digital Banking Award 2022’

    Bank NTT Gapai Penghargaan ‘Digital Banking Award 2022’

    • calendar_month Sab, 11 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur atau lebih dikenal dengan Bank NTT, pada tahun 2022 kembali menorehkan sejarah penting terkait pencapaiannya di level nasional. Bank yang dinahkodai oleh Harry Alexander Riwu Kaho, S.H., M.M. sebagai Direktur Utama ini, berdasarkan evaluasi tim juri, dinyatakan unggul dan masuk dalam nominasi Penghargaan Digital […]

  • Profil & Kiprah Ayodhia Kalake Pj Gubernur NTT 2023—2024

    Profil & Kiprah Ayodhia Kalake Pj Gubernur NTT 2023—2024

    • calendar_month Ming, 10 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Ayodhia Gehak Lakunamang Kalake dilahirkan di Jakarta pada 18 November 1966. Ia memiliki darah Adonara, Nusa Tenggara Timur. Ia meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Padjadjaran (1991) dan Master of European Union Law dari Universitas Complutense Madrid, Spanyol (1999). Ayodhia G.L. Kalake, S.H., MDC merupakan  birokrat Indonesia yang menjabat sebagai Penjabat Gubernur NTT sejak 5 September 2023. Ia juga menjabat Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman […]

  • Pemekaran Timor Tengah Selatan, YNS: Konsolidasi Mulai dari Daerah

    Pemekaran Timor Tengah Selatan, YNS: Konsolidasi Mulai dari Daerah

    • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 1Komentar

    Loading

    Ditekankan YNS, indikator awal keberhasilan usulan daerah otonomi baru (DOB) adalah bagaimana masyarakat yang akan dimekarkan merasa memiliki dan memahami tujuan dari pemekaran itu sendiri.   Jakarta | Gagasan pemekaran wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi 2 (dua) daerah otonom baru (DOB), yakni Kabupaten Amanatun dan Kabupaten Amanuban, […]

expand_less