Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Narkotika » UPP. Katekisasi Jemaat Kaisarea BTN Kolhua & BNNP NTT Edukasi Bahaya Narkoba

UPP. Katekisasi Jemaat Kaisarea BTN Kolhua & BNNP NTT Edukasi Bahaya Narkoba

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 23 Sep 2019
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Akhir-akhir ini penyalahgunaan narkoba di Indonesia semakin marak. Pengedaran narkoba pun sangat beragam caranya sehingga banyak orang secara tidak sadar terjerumus dalam penyalahgunaan maupun tergolong pengedar.

Hal tersebut perlu diantisipasi sejak dini, seperti yang dilakukan oleh UPP. Katekisasi Jemaat Kaisarea BTN Kolhua, kepada 48 orang katekumen yang dibekali dengan pemahaman tentang narkotika dan bahaya penyalahgunaan narkotika.

Kegiatan belajar di alam terbuka yang merupakan program khusus UPP. Katekisasi Jemaat Kaisarea BTN Kolhua, dilaksanakan di Pantai Lasiana, pada Minggu 22 September 2019. Hadir sebagai pemateri, Kepala Seksi Pencegahan BNNP NTT, Markus Raga Djara didampingi Duta Anti Narkotika NTT 2019, Ivana Ndun.

Dalam penyampaian materinya, Markus menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba akan berdampak pada kecanduan atau ketergantungan. Dampak dari ketergantungan tersebut adalah gangguan fisik, psikis dan juga sosial. “Jika sekali memakai maka akan ketagihan untuk terus mengonsumsi. Itu bisa berakibat fatal,” jelasnya.

Orang yang menggunakan narkoba, lanjut Markus biasanya sulit tidur, gangguan pada kulit, gangguan kesadaran dan mudah berhalusinasi. “Orang yang kecanduan narkoba biasanya halusinasi tinggi, liat perempuan yang lanjut usia sama seperti nona cantik,” kelakar Markus.

Gangguan lainnya, pecandu narkoba mudah menyakiti diri sendiri dan juga lamban dalam bekerja. Markus menegaskan bahwa pengguna narkoba biasanya mudah gelisah, hilang kepercayaan diri, apatis dan sering curiga.

“Dia (pecandu narkoba, red) akan mengalami gangguan mental dan anti sosial. Dia akan melakukan tindakan-tindakan brutal,” jelasnya.

Peserta Katekisasi Jemaat Kaisarea BTN Kolhua tolak bahaya penyalahgunaan narkoba

Pada Kesempatan yang sama, Ivana Ndun mengajak para anggota katekumen untuk memaksimalkan potensi diri yang sudah dikaruniakan oleh Sang Pencipta.

Ivana membagikan beberapa hal penting melalui permainan mengenal diri sendiri dengan menuliskan hal dan sikap positif dari setiap huruf pada nama panggilan.

Dalam penjelasannya, Ivana menanyakan kepada semua yang hadir terkait maksud dari permainan tersebut. Ivana mencoba menjajal pemahaman para anggota katekumen.

Dirinya lalu menjelaskan bahwa dalam kehidupan manusia, perbuatan baik dan buruk itu bagaikan dua sisi mata uang yang tidak dapat terpisahkan. Namun yang perlu dikembangkan adalah hal-hal positif.

“Kita harus mengembangkan sikap positif dan juga hal positif dalam duri agar mampu menangkal setiap hal buruk yang bisa saja terjadi dalam hidup kita,” jelas Ivana.

Diakhir penjelasannya, Ivana menegaskan pentingnya mengembangkan potensi diri. Dirinya menjelaskan bahwa setiap orang telah dibekali dengan potensi yang berbeda-beda, jika dikembangkan dengan baik maka hal itu akan menjadi prestasi yang membanggakan pribadi, keluarga dan tentunya mengangkat nama daerah.

“Mari kita kembangkan talenta yang sudah Tuhan berikan untuk turut serta dalam memajukan Indonesia khususnya NTT tanpa narkoba,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua UPP. Katekisasi Jemaat Kaisarea BTN Kolhua, Madelina Saununu Makandolu, menyampaikan bahwa tujuan diadakan kegiatan belajar di alam terbuka agar para anggota katekumen tidak hanya monoton belajar tentang Alkitab, tetapi juga bisa belajar menikmati dan menghargai Ciptaan Tuhan, serta mampu memahami hal-hal buruk yang bisa merusak masa depan dan mampu mengantisipasinya.

“Narkoba itu sangat berbahaya dan saat ini darurat di Indonesia, sehingga kita harus membekali mereka (anggota katekumen, red) dengan pemahaman tentang apa itu narkoba dan bahaya penyalahgunaannya sehingga tidak mudah terjerumus,” jelas Madelina.

Dalam program belajar di alam terbuka, jelas Madelina ada juga permainan (games) Alkitab yang dilakukan di luar ruang agar belajar memahami Alkitab juga bisa menghargai dan merawat ciptaan Yang Maha Kuasa.

Selain program tersebut, program lainnya yang juga dilakukan oleh anggota katekumen di Jemaat Kaisarea setiap tahunnya adalah kegiatan implementasi kasih di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak dan kunjungan ke panti asuhan.

“Mereka sudah belajar tentang kasih di dalam album Alkitab, maka mereka dituntut untuk mampu mengimplementasikan hal itu, bukan hanya sekadar memahami saja,” ujarnya.

Kegiatan yang dilakukan di lapas berupa Ibadah bersama, berbagi (sharing) bersama terkait pengalaman hidup juga memberikan bantuan-bantuan seperti perlengkapan mandi bagi anak-anak yang berada di Lapas.

“Di panti asuhan juga sama seperti di lapas, mereka beribadah bersama, bercerita, berbagi pengalaman bersama,” pungkas Madelina. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur VBL Himbau Tumbuhkan Gotong Royong dalam Keluarga

    Gubernur VBL Himbau Tumbuhkan Gotong Royong dalam Keluarga

    • calendar_month Jum, 3 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Soa-Ngada, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) hadir dan memberikan sambutan pada acara Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-16, Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-47, Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-26, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Gelar Teknologi Tepat Guna(TTG) ke-5 di Desa Mengeruda, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, Kamis, 2 Mei 2019. “Gotong […]

  • Ke Menteri Yasona Laoly, Bupati Belu Minta Tambah Lima Pos Lintas Batas

    Ke Menteri Yasona Laoly, Bupati Belu Minta Tambah Lima Pos Lintas Batas

    • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM bersama Kakanwil Kemenkumham Provinsi NTT, Marciana Dominika Jone dalam dialog langsung secara virtual dengan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly pada giat Kumham Peduli, Kumham Berbagi pada Kamis, 29 Juli 2021 yang dilaksanakan secara serempak di seluruh Indonesia; menyampaikan apresiasi dan ungkapan terima kasih […]

  • Tetes Air untuk Warga Nubahaeraka Lembata di Hari Listrik Nasional ke-80

    Tetes Air untuk Warga Nubahaeraka Lembata di Hari Listrik Nasional ke-80

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Tim PLN UIP Nusra
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Loading

    Inisiatif ini berawal dari keprihatinan PLN atas kondisi masyarakat Nubahaeraka yang selama bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Di tengah kesulitan itu, berkembang pepatah lokal yang menggambarkan rasa putus asa warga.   Lembata | Bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) […]

  • Semiotika Politik Got

    Semiotika Politik Got

    • calendar_month Ming, 12 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Akhirnya got naik kelas. Jadi wacana dunia sosial-politik nasional! Ada yang masuk got untuk inspeksi saluran, dan ada juga yang masuk got lantaran kecemplung. Inspeksi, itu artinya ya memeriksa on-the-spot (turba, turun ke bawah), kerja lapangan, kerja nyata, untuk memastikan segala sesuatunya berjalan sesuai rencana. Ini sering tidak disukai oleh bawahan […]

  • Pelayanan Prima ke Masyarakat, Rudenim Kupang Gandeng BRI

    Pelayanan Prima ke Masyarakat, Rudenim Kupang Gandeng BRI

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kupang menjalin kerja sama dengan Bank Republik Indonesia (BRI) untuk memberikan pelatihan budaya pelayan prima, pada Senin, 23 Mei 2022. Pelatihan budaya pelayanan prima tersebut diikuti oleh pejabat struktural serta pegawai dan pegawai pemerintah non pegawai negeri (PPNPN) di lingkungan Rudenim Kupang dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WITA—selesai. […]

  • Temu Bilateral Indonesia – Argentina, Tingkatkan Hubungan Dagang

    Temu Bilateral Indonesia – Argentina, Tingkatkan Hubungan Dagang

    • calendar_month Kam, 27 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo dan Presiden Republik Argentina Mauricio Macri mengadakan pertemuan bilateral bersama delegasi dari masing-masing negara. Pertemuan tersebut digelar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 26 Juni 2019. Pertemuan bilateral tersebut digelar dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Mauricio Macri dengan Madame Juliana Awada ke Indonesia. Dalam pertemuan bilateral […]

expand_less