Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Anggota DPRD Belu Sebut Calon Petahana Rampas Ekskavator Umat Paroki Atapupu

Anggota DPRD Belu Sebut Calon Petahana Rampas Ekskavator Umat Paroki Atapupu

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 29 Nov 2020
  • visibility 81
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Anggota DPRD Belu periode 2019—2024 dari fraksi NasDem, Edmundus Tita menyebut Calon Petahana, Wilibrodus Lay – JT Ose Luan di era kepemimpinan lima tahun lalu, telah merampas ekskavator milik umat Paroki Stellamaris Atapupu.

Hal ini diungkapkannya saat berkampanye paket SEHATI, paket nomor 2, Agustinus Taolin – Aloysius Haleserens di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 21 November 2020.

Ekskavator merek CAT bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada masa jabatan Menteri Pudji Astuti tersebut, urai Mundus Tita, diberikan untuk menunjang umat Paroki Stellamaris dalam usaha pembangunan tambak ikan dan pembukaan lahan baru pertanian. Namun, dalam pengelolaannya justru diambil alih oleh Pemerintah Daerah Belu, SAHABAT Jilid I periode 2016—2021.

“Ekskavator itu hak milik umat paroki Stellamaris. Tetapi, Bupati Wili ambil untuk pakai selama 5 tahun dan rusak di lokasi proyeknya. Ekska itu disembunyikan di Lelowai (Desa Derok, Kecamatan Tasifeto Barat, red). Kami yang temukan Ekska rusak itu dan angkat ke permukaan. Kalau tidak, banyak orang tidak tahu. Barang yang besar saja dia ambil, apalagi yang kecil – kecil? Karena itu, pilihlah pemimpin yang tidak rakus!”, imbuhnya dengan suara lantang.

Terkait program kesehatan GRATIS paket SEHATI, Mundus Tita menuturkan, bahwa program tersebut sangat sesuai dengan harapan masyarakat Belu, program yang mampu menjawab kesulitan orang – orang kecil di saat – saat kritis dan tak memiliki uang untuk berobat, terlebih untuk membendung biaya mahal operasi kaum ibu ketika bersalin.

“Program susu gratis dan seragam gratis dari paket SAHABAT Jilid II itu, namanya program ecek–ecek (asal–asalan, red). Itu, programnya kepala desa. Kepala desa yang kerja, bupati bilang dia punya. Jadi, untuk masyarakat Silawan, kalau ada yang masih tetap mendukung paket SAHABAT, berarti otak sudah tidak waras lagi!”, papar Tita.(*)

Penulis: (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir di Halmahera Tengah, 184 Keluarga Terdampak

    Banjir di Halmahera Tengah, 184 Keluarga Terdampak

    • calendar_month Sel, 9 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Halmahera Tengah, Garda Indonesia | Sebanyak 184 keluarga terdampak banjir di Kabupaten Halmahera Tengah pada Senin, 8 Juli 20109 sekitar pukul 08.00 waktu setempat (Waktu Indonesia Timur). Genangan banjir di 4 (empat) desa di wilayah Provinsi Maluku Utara ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi. Kepala Bidang Humas BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), Rita Rosita S […]

  • Lindungi Lansia dari Segala Bentuk Eksploitasi

    Lindungi Lansia dari Segala Bentuk Eksploitasi

    • calendar_month Jum, 24 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id – Memasuki masa lanjut usia (60 tahun ke atas), bukan berarti seseorang tidak produktif dan diabaikan oleh lingkungan sosial. Namun sebaliknya, lansia memiliki potensi untuk berdaya di masa senjanya. Berdasarkan data sensus pada 2015 menunjukkan jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai ± 28 juta jiwa atau sekitar 8% dari total penduduk, dengan jumlah lansia […]

  • Akreditasi B, SMK Swastisari Kupang Jadikan Anak Didik Bernilai & Berkarakter

    Akreditasi B, SMK Swastisari Kupang Jadikan Anak Didik Bernilai & Berkarakter

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Guna mewujudkan anak didik (murid,red) yang bernilai dan berkarakter, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swastisari Kupang memiliki kiat-kiat khusus melalui kepemimpinan Kepala SMK Swastisari Kupang, Suster Yohana Elu, SSps., S.Pd. Sejak memimpin sekolah berasaskan pendidikan katolik ini pada Agustus 2019, Suster Yohana Elu, SSP bersyukur bahwa SMK Swastisari sebagai sekolah swasta yang […]

  • Alarm OJK Ketok Warga NTT Waras Literasi Keuangan

    Alarm OJK Ketok Warga NTT Waras Literasi Keuangan

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Medio Oktober 2025, warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur dihebohkan dengan model bisnis yang hanya mengandalkan handphone android lalu memotret tumpukan sampah. Bisnis ini cerdas mengangkat isu, perubahan iklim dan keadilan iklim. Bisnis ini pun melaju kencang ibarat raungan sepeda motor Yamaha RX King. Tak terhitung, layaknya undangan menerima bantuan langsung […]

  • RUPTL Terbaru 2025—2034 Tawarkan 91 Persen ‘Green Jobs’

    RUPTL Terbaru 2025—2034 Tawarkan 91 Persen ‘Green Jobs’

    • calendar_month Sen, 9 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Dari total 836.696 tenaga kerja di sektor pembangkit listrik, Bahlil merinci bahwa lebih dari 760 ribu atau 91% pekerjaan merupakan green jobs agar anak-anak muda Indonesia bisa masuk karena berbasis pada pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT).   Jakarta | Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2025–2034 tidak hanya menjadi katalisator utilisasi […]

  • Banten Tetapkan Kejadian Luar Biasa Virus Corona, Proses KBM Dilakukan ‘Online’

    Banten Tetapkan Kejadian Luar Biasa Virus Corona, Proses KBM Dilakukan ‘Online’

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Banten, Garda Indonesia | Gubernur Banten Wahidin Halim menetapkan status KLB (Kejadian Luar Biasa) atas wabah virus Corona di Provinsi Banten. Penetapan KLB sebagai salah satu upaya Pemprov Banten dalam membatasi kecepatan paparan virus corona (Covid-19) terhadap warga masyarakat di wilayah Provinsi Banten. Dalam Rapat yang dipimpin langsung Gubernur Banten Wahidin Halim pada Sabtu, 14 […]

expand_less