Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Anggota DPRD Belu Sebut Calon Petahana Rampas Ekskavator Umat Paroki Atapupu

Anggota DPRD Belu Sebut Calon Petahana Rampas Ekskavator Umat Paroki Atapupu

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 29 Nov 2020
  • visibility 118
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Anggota DPRD Belu periode 2019—2024 dari fraksi NasDem, Edmundus Tita menyebut Calon Petahana, Wilibrodus Lay – JT Ose Luan di era kepemimpinan lima tahun lalu, telah merampas ekskavator milik umat Paroki Stellamaris Atapupu.

Hal ini diungkapkannya saat berkampanye paket SEHATI, paket nomor 2, Agustinus Taolin – Aloysius Haleserens di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 21 November 2020.

Ekskavator merek CAT bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada masa jabatan Menteri Pudji Astuti tersebut, urai Mundus Tita, diberikan untuk menunjang umat Paroki Stellamaris dalam usaha pembangunan tambak ikan dan pembukaan lahan baru pertanian. Namun, dalam pengelolaannya justru diambil alih oleh Pemerintah Daerah Belu, SAHABAT Jilid I periode 2016—2021.

“Ekskavator itu hak milik umat paroki Stellamaris. Tetapi, Bupati Wili ambil untuk pakai selama 5 tahun dan rusak di lokasi proyeknya. Ekska itu disembunyikan di Lelowai (Desa Derok, Kecamatan Tasifeto Barat, red). Kami yang temukan Ekska rusak itu dan angkat ke permukaan. Kalau tidak, banyak orang tidak tahu. Barang yang besar saja dia ambil, apalagi yang kecil – kecil? Karena itu, pilihlah pemimpin yang tidak rakus!”, imbuhnya dengan suara lantang.

Terkait program kesehatan GRATIS paket SEHATI, Mundus Tita menuturkan, bahwa program tersebut sangat sesuai dengan harapan masyarakat Belu, program yang mampu menjawab kesulitan orang – orang kecil di saat – saat kritis dan tak memiliki uang untuk berobat, terlebih untuk membendung biaya mahal operasi kaum ibu ketika bersalin.

“Program susu gratis dan seragam gratis dari paket SAHABAT Jilid II itu, namanya program ecek–ecek (asal–asalan, red). Itu, programnya kepala desa. Kepala desa yang kerja, bupati bilang dia punya. Jadi, untuk masyarakat Silawan, kalau ada yang masih tetap mendukung paket SAHABAT, berarti otak sudah tidak waras lagi!”, papar Tita.(*)

Penulis: (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Be Celeng’ & Samsam Babi Guling Bali Hadir di Kota Kupang

    ‘Be Celeng’ & Samsam Babi Guling Bali Hadir di Kota Kupang

    • calendar_month Ming, 31 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Anda penikmat kuliner olahan ‘Be Celeng’ (bahasa Bali) untuk makanan olahan dari daging Babi? Anda tak perlu lagi harus merogoh kocek dalam untuk ke Bali. Saat ini, telah hadir Rumah Makan Triasih Boga di Jalan W J Lalamentik (sebelah barat Hotel Romita), Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara […]

  • Pemkot Kupang Pasang 1.800 Lampu Jalan Baru dan Bangun Trotoar Standar Nasional

    Pemkot Kupang Pasang 1.800 Lampu Jalan Baru dan Bangun Trotoar Standar Nasional

    • calendar_month Sab, 24 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Kini, wajah Kota Kupang lebih tertata dan semakin indah di masa kepemimpinan Wali Kota Jefri Riwu Kore dan Wakil Wali Kota Hermanus Man. Memimpin Kota Kupang sejak tahun 2017, berbagai infrastruktur dibangun untuk menata Kota Kupang lebih bermartabat. Pada tahun 2020 ini, Pemerintah Kota Kupang kembali menambah lampu penerangan jalan […]

  • Rintihan Hati Sosok Guru Perempuan dari Flores NTT

    Rintihan Hati Sosok Guru Perempuan dari Flores NTT

    • calendar_month Jum, 11 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Elisabeth Wilhelmina Jawa Tukan, S.Pd Larantuka, gardaindonesia.id | Sebait puisi dari seorang guru perempuan tangguh dari Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Puisi ini melukiskan suasana hati dan mimpi para guru di pelosok negeri, Aku melihat indonesia dari kacamata ibukota.. Lewat gedung-gedung pencakar langit dan hiruk pikuknya lalu lintas kota […]

  • Jadi Tersangka Pengadaan Citra Satelit Resolusi Tinggi, KPK Tahan PRK & MUM

    Jadi Tersangka Pengadaan Citra Satelit Resolusi Tinggi, KPK Tahan PRK & MUM

    • calendar_month Kam, 21 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan dan melakukan  penahanan atas dugaan tindak pidana korupsi terkait Pengadaan Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT) pada Badan Informasi dan Geospasial (BIG) bekerja sama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) tahun 2015. KPK telah menyelesaikan penyelidikan dengan mengumpulkan informasi dan data hingga terpenuhinya bukti permulaan […]

  • Lima Manfaat Minum Air Hangat Bagi Kesehatan Tubuh

    Lima Manfaat Minum Air Hangat Bagi Kesehatan Tubuh

    • calendar_month Sel, 25 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Manusia seharusnya meminum 8 gelas air setiap hari. Jadi, apakah minum air hangat atau dingin? Tidak ada jawaban yang mutlak untuk pertanyaan ini, sehingga Anda tentu dapat meminum air hangat atau dingin sesuai dengan kondisi masing-masing. Namun tidak dapat disangkal bahwa meminum lebih banyak air hangat memiliki beberapa manfaat sebagai berikut: Meningkatkan Sirkulasi Darah Meminum […]

  • Jelang 2024, Kepemimpinan Transformatif versus Transaksional

    Jelang 2024, Kepemimpinan Transformatif versus Transaksional

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Siapa bilang pemilu (pileg, pilpres dan pilkada) masih lama? Semuanya bakal diselenggarakan secara serentak di tahun 2024. Cuma dua tahun lagi. Tapi persiapan (administrasi plus lobi-lobi) sudah mulai dari kemarin-kemarin! Baliho bakal calon presiden sudah terpasang di mana-mana. Parpol-parpol sudah bergerilya siang-malam di kafe atau warung kopi (juga pagi-sore di restoran-restoran […]

expand_less