Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Covid-19, Gubernur NTT : ASN Pemprov Tetap Bekerja dan Makan Banyak Kelor

Covid-19, Gubernur NTT : ASN Pemprov Tetap Bekerja dan Makan Banyak Kelor

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 20 Mar 2020
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Untuk meminimalkan dampak penyebaran virus corona (Covid-19), maka diberlakukan jarak sosial (Social Distancing) dan bekerja dari rumah (Work from Home) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, bagi ASN lingkup Pemprov NTT, hingga Jumat, 20 Maret 2020 masih melakukan aktivitas perkantoran. Sementara, ASN lingkup Kota Kupang telah libur bekerja di rumah pada 20 Maret—4 April 2020.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat dikonfirmasi awak media tentang kepastian kerja dari rumah bagi ASN mengatakan bekerja seperti biasa dan melakukan jarak sosial (Social Distancing).

“Perbanyak istirahat, olahraga cukup dan perbanyak makan kelor (marungga),” ujar Gubernur pada Kamis, 19 Maret 2020 usai melakukan penandatanganan kerja sama pinjaman daerah dengan Bank NTT di halaman Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT.

Selain itu, mantan Anggota DPR RI ini mengimbau untuk tidak bertemu setiap banyak orang dan istirahat yang cukup. Gubernur VBL juga mengajak ASN untuk berolahraga lari mengelilingi Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur NTT dan melakukan apel pagi agar terpapar sinar matahari pagi.

“Berjemur di bawah matahari pagi bagus untuk kesehatan karena virus corona tidak bertahan pada suhu di atas 27 derajat,” tandasnya.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing saat rapat koordinasi dengan para sekda se-kabupaten/kota di halaman Kantor Gubernur NTT pada Jumat, 20 Maret 2020 menyampaikan bahwa ke depan akan dipertimbangkan bekerja di rumah bagi ASN.

“Aturan sudah ada bagi ASN untuk bekerja dari rumah, tinggal menyesuaikan dengan kondisi ke depan,” ungkapnya.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPK di Malaka : Kita Tidak Boleh Mau Dibilang “Timor Kouk”

    SPK di Malaka : Kita Tidak Boleh Mau Dibilang “Timor Kouk”

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Betun | Calon gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi menegaskan, masyarakat yang hidup di perbatasan harus sejahtera. Dengan demikian martabat bangsa akan terjaga. Masyarakat yang hidup di perbatasan adalah jendela bangsa yang akan dilihat oleh negara tetangga. “Masyarakat di perbatasan adalah jendela bangsa bagi negara lain. Oleh karena itu pemerintah memiliki tugas untuk memberikan kesejahteraan kepada […]

  • PAUD Pelita Kasih Tuadale; Didirikan Hanya Berbekal Impian & Iman

    PAUD Pelita Kasih Tuadale; Didirikan Hanya Berbekal Impian & Iman

    • calendar_month Ming, 12 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Kab.Kupang-NTT,gardaindonesia.id-Berdiri pada tanggal 27 Januari 2014; PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Pelita Kasih Tuadale, menggunakan Gereja sebagai wadah belajar bagi anak-anak di Desa Lifuleo Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang Provinsi NTT. Kini, meski dengan bangunan darurat berupa 2 (dua) ruang kelas berukuran sekitar 3×4 meter dan belum memiliki Kantor, PAUD Pelita Kasih tetap bersemangat menjalankan […]

  • ‘Field Trip HITPI’, Wadah Studi Komparasi Lahan Kering Potensial di NTT

    ‘Field Trip HITPI’, Wadah Studi Komparasi Lahan Kering Potensial di NTT

    • calendar_month Kam, 7 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Para ilmuwan yang tergabung dalam Himpunan Ilmuwan Tumbuhan Pakan Indonesia (HITPI) melaksanakan kegiatan kunjungan lapangan atau Field Trip ke 3 (tiga) lokasi berbeda sebagai rangkaian dari Join Seminar Nasional dan Kongres HITPI ke-3 pada tanggal 5—6 November 2019 di Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Baca juga :  http://gardaindonesia.id/2019/11/05/hut-ke-56-fapet-undana-helat-join-seminar-nasional-dan-kongres-hitpi/ 3 (tiga) lokasi […]

  • Menteri PPPA: Kondisi Keluarga Indonesia Masih Belum Ideal

    Menteri PPPA: Kondisi Keluarga Indonesia Masih Belum Ideal

    • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Manokwari,gardaindonesia.id | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, (PPPA) Yohana Yembise menyebutkan jika kondisi keluarga di Indonesia nyatanya masih jauh dari kondisi ideal, dengan masih banyaknya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Dampak buruknya, tentu saja akan dirasakan oleh anak. “Perselisihan dalam rumah tangga antara suami dengan istri hendaknya jangan ditunjukkan pada anak. Anak bisa […]

  • Satu dalam Kebersamaan

    Satu dalam Kebersamaan

    • calendar_month Ming, 10 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Loading

    Penulis : Melkianus Nino Pagi yang indah, duduk di beranda rumah di antara kursi kosong ditemani segelas teh hangat. Sebatang pena dan sebuah buku. Aku sangat merindu rumah belajar, ingin berseragam. Bibir keruh telah dibasahi seteguknya. Aroma khas, melalang buana; sungguh telah menemani aku, pena, dan buku. Di balik pagar bonsai kuning, memamerkan kilap menguning. […]

  • Kadiv Humas Polri : Jaringan Teroris Jamaah Islamiyah Itu Ancaman Nyata

    Kadiv Humas Polri : Jaringan Teroris Jamaah Islamiyah Itu Ancaman Nyata

    • calendar_month Ming, 20 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia |  Pengaderan teroris muda yang dilakukan oleh Jamaah Islamiyah (JI) sudah sangat beragenda rapi. Bahkan perekrutan para kader yang siap tempur juga sudah dilakukan. Hal ini teridentifikasi dengan adanya 91 kader yang telah dilatih oleh JI dan 66 di antaranya sudah dikirim ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok teror di sana. Kadiv […]

expand_less