Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Demokrasi Sakit Mahasiswa Bangkit

Demokrasi Sakit Mahasiswa Bangkit

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 10 Des 2023
  • visibility 141
  • comment 1 komentar

Loading

Oleh : Yoga E N

Sebagai mahasiswa demo sudah menjadi hal biasa. Namanya juga negara demokrasi jadi bebas untuk sering berdemo, tetapi tentu saja dengan dasar landasan yang kuat.

Mahasiswa menjadi suara terkuat dalam penegakan demokrasi. Bahkan kita semua juga tahu masa reformasi orde baru (orba) juga terjadi karna demo mahasiswa. Meskipun pada waktu itu banyak korban berjatuhan dan beberapa ras menjadi korban. Tetapi memang sebesar itulah kekuatan mahasiswa menumbangkan rezim Soeharto yang sudah berkuasa 32 tahun lamanya.

Beberapa hari belakangan suara mahasiswa mulai terdengar. Melki Ketua BEM UI misalnya yang menyuarakan penolakan terhadap politik dinasti. Lalu, belum lama ada Untag Surabaya yang menghelat mimbar bebas diikuti 26 kampus di seluruh Indonesia. Orasinya sama, tentang rusaknya demokrasi di negeri ini akibat politik dinasti.

Kemarin, Jumat 8 Desember juga dihelat penobatan Jokowi sebagai Alumnus UGM yang paling memalukan. Penobatan ini dilaksanakan oleh BEM UGM atas dasar Jokowi yang sudah merusak demokrasi dengan usahanya membangun Politik Dinasti.

Bagiku, fenomena ini adalah pemandangan umum dalam negara demokrasi dan memang sepatutnya dikritik seperti itu sebagai insan yang demokratis apalagi sebagai mahasiswa yang kritis. Artinya Para mahasiswa sadar betul bahwa negaranya sedang tidak baik-baik saja.

Polemik pengangkatan cawapres Gibran, Memang jelas menubruk dan merusak demokrasi kita hingga ajur mumur. Untung saja masih banyak kawula muda, mahasiswa yang tersadarkan dan tergerak hatinya untuk menyuarakan kebobrokan dan kehausan kekuasaan yang saat ini sedang dijalankan.

Orasi yang mahasiswa suarakan sudah begitu tepat, tinggal menunggu bagaimana respons para pemegang kekuasaan. Apakah akan tetap tinggal diam ? atau membiarkan orasi berseliweran dan membiarkan demokrasi dirusak dengan dinasti sistem kekeluargaan.

Dengan alasan apa pun, aku tidak akan pernah membiarkan dan tidak akan tinggal diam konstitusi yang sudah berdiri tegak di negeri ini harus ambruk karena kehadiran bocil dinasti.  Selamat atas Gelar alumnus UGM paling me-MALUKAN nya pakde Jokowi, dan lekas sembuh demokrasi negeriku tercinta ini jangan sampai kalah dengan bocil dinasti.

Terima kasih kepada mahasiswa kritis dan semua warga yang demokratis. Semoga usaha kita semua dalam menegakkan kembali demokrasi dengan melawan segala usaha politik dinasti. Panjang umur perlawanan, hidup mahasiswa yang melawan! (*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Keluarga Foenay Dukung SIAGA

      Keluarga Foenay Dukung SIAGA

      • calendar_month Sab, 23 Nov 2024
      • account_circle Penulis
      • visibility 101
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang | Keluarga Foenay yang beralamat di Jalan Anggrek, Kelurahan Oepura, Kota Kupang, menyatakan dukungan untuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA) di Pilgub NTT 2024. Pernyataan dukungan ini disampaikan oleh Max Laurens Foenay di kediamannya, saat bertatap muka dengan Simon Petrus Kamlasi […]

    • Mini Fest Titik Kumpul Pecut Ekonomi Masyarakat Larantuka

      Mini Fest Titik Kumpul Pecut Ekonomi Masyarakat Larantuka

      • calendar_month Sel, 2 Jul 2024
      • account_circle Penulis
      • visibility 149
      • 0Komentar

      Loading

      Larantuka | Mini Festival Titik Kumpul dihelat di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur selama 3 (tiga) hari berhasil mendatangkan 2.450 pengunjung terdiri dari anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Festival ini juga mengundang perhatian para pelaku ekonomi kreatif dan pengunjung dari beberapa kabupaten tetangga seperti Lembata, Sikka, dan Ende. Bahkan diaspora warga Larantuka dari […]

    • Dewan Pers Kecam Pelaku Kekerasan dan Penghalang Kerja Wartawan

      Dewan Pers Kecam Pelaku Kekerasan dan Penghalang Kerja Wartawan

      • calendar_month Rab, 2 Okt 2019
      • account_circle Penulis
      • visibility 87
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | Dewan Pers mengecam tindakan kekerasan dan intimidasi terhadap wartawan yang meliput unjuk rasa oleh aparat keamanan selama kegiatan unjuk rasa terhadap penolakan pengesahan RKUHP, pada Selasa, 24 September 2019 di beberapa kota. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/10/01/wartawan-sinar-pagi-dianiaya-aparat-stop-tindak-kekerasan/ Dewan Pers juga prihatin dan menyesalkan pemberitaan yang menimbulkan keresahan dalam masyarakat serta berpotensi meningkatkan […]

    • Kontak Senjata, Satgas Madago Raya Tembak Mati DPO Teroris Ali Kalora

      Kontak Senjata, Satgas Madago Raya Tembak Mati DPO Teroris Ali Kalora

      • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
      • account_circle Penulis
      • visibility 84
      • 0Komentar

      Loading

      Parigi, Garda Indonesia | Belum genap  sebulan upaya pencarian sisa daftar pencarian orang (DPO) teroris Poso dipimpin Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Polisi Rudy Sufahriadi membuahkan hasil. Kembali dipercaya Kapolri menakhodai Polda Sulteng, Rudy Sufahriadi menunjukkan keseriusannya dalam pencarian sisa DPO teroris Poso tersebut. Dua DPO teroris Poso berhasil ditangkap, satu di antaranya adalah Ali […]

    • Penguatan Peran Humas Kumham NTT di Era Digital

      Penguatan Peran Humas Kumham NTT di Era Digital

      • calendar_month Sen, 31 Okt 2022
      • account_circle Penulis
      • visibility 80
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang, Garda Indonesia | Rumah Detensi Imigrasi Kupang (Rudenim) menghelat penguatan kehumasan mengusung tema “Peran Humas di Era Digital” yang dilaksanakan secara luring maupun daring pada Senin, 31 Oktober 2022 di Hotel Neo Aston Kupang. Hadir Pejabat Divisi Keimigrasian, Rudenim Kupang, Tim Humas Kumham NTT, Tim Humas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang. Sementara secara […]

    • Sekolah Libur Akibat Kualitas Udara Sumatera Selatan Memburuk

      Sekolah Libur Akibat Kualitas Udara Sumatera Selatan Memburuk

      • calendar_month Sen, 14 Okt 2019
      • account_circle Penulis
      • visibility 86
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mengganggu aktivitas masyarakarat. Salah satunya aktivitas pendidikan harus diliburkan di Kota Palembang, Sumatera Selatan pada Senin, 14 Oktober 2019. Asap akibat karhutla tersebut menyebabkan aktivitas sekolah diliburkan. Melalui pesan digital, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang menginstruksikan kegiatan belajar mengajar di tingkat PAUD, TK, SD dan […]

    expand_less