Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » “Ferdy Sambo Tak Pernah Ada di Lapas” IMO-Indonesia Angkat Suara

“Ferdy Sambo Tak Pernah Ada di Lapas” IMO-Indonesia Angkat Suara

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 6 Jan 2024
  • visibility 102
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Keberadaan narapidana Ferdy Sambo belakangan ini dipersoalkan publik usai pengacara bernama Alvin Lim membuat pernyataan kontroversial mengenai keberadaan Ferdy Sambo di Lapas Salemba. Hal itu disampaikan Alvin di salah satu acara Podcast milik Richard Lee. Ia menyebut Ferdy Sambo tidak pernah ada di Lapas.

Saat ini, sontak pernyataan Alvin menimbulkan beragam persepsi masyarakat mengenai kondisi sebenarnya seorang Ferdy Sambo. Banyak yang justru percaya dengan informasi itu dan menuduh aparat penegak hukum tidak tegas dalam menegakkan aturan sehingga membiarkan seorang narapidana bisa bebas dari hukuman yang mestinya dijalani.

Menanggapi kabar miring tersebut, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly sempat memberikan bantahan. Ia menilai pernyataan pengacara Alvin Lim tidak berdasar. Sebab, faktanya informasi yang disampaikan banyak yang mis dan tidak sesuai fakta di lapangan alias hoaks.

“Gila itu. Orangnya (Alvin Lim) tidak ada di situ. Dia (Alvin) kan di rumah sakit. Sambo itu cuma lima hari di Salemba, kemudian dikirim ke Cibinong. Asal ngomong saja,” ujar Yasonna di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat, 5 Januari 2024.

Yasonna menambahkan bahwa Alvin Lim yang sempat ditahan di Lapas Salemba sempat mengalami sakit dan dirawat dari tanggal 16—29 Agustus 2023; sedangkan Ferdy Sambo berada di Lapas Salemba pada tanggal 24—29 Agustus 2023.

“Kapan ketemunya dia? (Ferdy Sambo) Langsung kami transfer ke Cibinong, dia di Lapas Cibinong,” bebernya.

Sebelumnya, Alvim Lim juga menyebut bahwa Ferdy Sambo tidak ditahan di Lapas Salemba, Jakarta, melainkan di ruang Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) yang dilengkapi alat pendingin ruangan atau AC.

​​Menyikapi hal itu, Ikatan Media Online (IMO) Indonesia pun akhirnya angkat bicara. Ketua IMO Indonesia Yakub Ismail menyebut apa yang disampaikan Alvin adalah bagian dari informasi bias yang sulit dipertanggungjawabkan.

“Mestinya yang bersangkutan (Alvin Lim) mencari informasi valid dan kredibel terlebih dahulu sebelum menyampaikan ke publik. Sebab, jika tidak demikian maka yang terjadi adalah menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” kata Yakub.

Yakub juga meminta kepada semua pihak agar berhati-hati dalam memberikan statement. Sebab, pernyataan yang keliru bisa saja berujung pidana. “Maka itu, selalu kita ingatkan kepada masyarakat agar informasi yang didapatkan sebelum dilempar ke publik, baiknya ditelaah dan dicari kebenarannya terlebih dahulu,” ungkapnya.

Pihaknya setuju dengan apa yang disampaikan Yasonna Laoly bahwa pernyataan Alvin Lim sama sekali bertolak belakang dengan fakta. Sehingga yang bersangkutan perlu mempertanggungjawabkan tindakannya itu.(*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPK di Malaka : Kita Tidak Boleh Mau Dibilang “Timor Kouk”

    SPK di Malaka : Kita Tidak Boleh Mau Dibilang “Timor Kouk”

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Betun | Calon gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi menegaskan, masyarakat yang hidup di perbatasan harus sejahtera. Dengan demikian martabat bangsa akan terjaga. Masyarakat yang hidup di perbatasan adalah jendela bangsa yang akan dilihat oleh negara tetangga. “Masyarakat di perbatasan adalah jendela bangsa bagi negara lain. Oleh karena itu pemerintah memiliki tugas untuk memberikan kesejahteraan kepada […]

  • 1 Calon TKI Non Prosedural Diamankan Satgaspam Bandara El Tari

    1 Calon TKI Non Prosedural Diamankan Satgaspam Bandara El Tari

    • calendar_month Rab, 29 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Bertempat di Bandara El Tari Kupang, Selasa/28 Agustus 2018 pukul 13.34 wita, telah diamankan oleh Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) Bandara; 1 (satu) Calon Tenaga Kerja Non Prosedural a.n Elisabet Sae, tempat tanggal lahir Nitmolo, 19 Agustus 1999, berlamat di Kuankabuka RT010/RW004 Kelurahan Mili, Kecamatan Toianas, Kab. Timor Tengah Selatan (TTS) . Menurut rencana […]

  • Rapor Lakamola Anan Sio, Sistem Pertanian Tradisional di Rote Ndao

    Rapor Lakamola Anan Sio, Sistem Pertanian Tradisional di Rote Ndao

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Dwi Iwan Kharisma Rote Ndao-NTT, Garda Indonesia | Bagi masyarakat Kabupaten Rote Ndao tentu sudah tidak asing lagi dengan ‘Lakamola Anan Sio’, menurut buku yang berjudul ‘Ketika Lens Haning Menjadi Bupati Rote Ndao’, gerakan Lakamola Anan Sio diambil dari filosofi para leluhur. Filosofi yang mengisahkan sistem pertanian tradisional polikultur yang mengembangkan 9 (sembilan) jenis […]

  • Gubernur VBL Apresiasi Bank NTT Peduli Stunting

    Gubernur VBL Apresiasi Bank NTT Peduli Stunting

    • calendar_month Kam, 23 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Tindakan nyata Bank NTT membangun kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTT serta Pemkab/Pemkot di NTT menurunkan angka stunting dengan cara memberi makanan tambahan untuk 6.000 bayi bawah dua tahun (Baduta) di seluruh NTT diapresiasi Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL). Apresiasi ini datang dari orang nomor satu di NTT itu saat memberi […]

  • Cairan Pembersih Toilet Dipelesetkan, Polri: Itu Bahan Baku Peledak TATP

    Cairan Pembersih Toilet Dipelesetkan, Polri: Itu Bahan Baku Peledak TATP

    • calendar_month Kam, 29 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri telah melakukan identifikasi atau memeriksa terkait serbuk dan cairan asil penggeledahan di bekas Sekretariat Front Pembela Islam (FPI) di Jalan Petamburan III, Petamburan, Jakarta Pusat pada Selasa malam, 27 April 2021. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/04/28/geledah-eks-sekretariat-fpi-densus-88-temukan-bahan-peledak/ Kabag Penum Kombes Ahmad Ramadhan menuturkan bahwa barang kimia yang ditemukan berpotensi […]

  • Ganjar Milenial Pecut Anak Muda NTT Majukan Pendidikan Daerah 3T

    Ganjar Milenial Pecut Anak Muda NTT Majukan Pendidikan Daerah 3T

    • calendar_month Jum, 24 Nov 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Farqih Pradana, seorang anak muda asal Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan keinginannya untuk memajukan pendidikan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Keinginan tersebut datang usai Farqih mengikuti pelatihan micro teaching yang diselenggarakan sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) di Teras Boejangan, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang,Nusa Tenggara […]

expand_less