Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » “Hanya 10 Hari” PLN Pulihkan Listrik di NTT Pasca-Badai Seroja

“Hanya 10 Hari” PLN Pulihkan Listrik di NTT Pasca-Badai Seroja

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 19 Apr 2021
  • visibility 45
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Tidak membutuhkan waktu 1 (satu) bulan ataupun prediksi listrik baru menyala pada bulan Mei 2021, pasca-badai Siklon Tropis Seroja yang memorak-porandakan jaringan listrik dan telekomunikasi di 14 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada rentang waktu 4—5 April 2021.

Perjuangan PLN selama 10 (sepuluh) hari melistriki dan menjadikan NTT sebagai Nusa Terindah Terang kembali, terbukti berhasil berkat kerja kolaborasi dan sinergisitas antara PLN, Pemda/Pemprov NTT, TNI,/Polri, dan masyarakat, juga berkat dukungan 723 personil PLN yang mana 163 personil berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Jakarta, Bali, Maluku, Palu, dan Papua Barat.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/04/06/listrik-pln-di-kota-kupang-padam-pemulihan-menyeluruh-1-bulan/

General Manager PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko usai sesi konferensi pers bersama Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda pada Senin, 19 April 2021, secara virtual pasca-pemulihan jaringan listrik di daratan Timor usai dibangunnya menara darurat (tower emergency) sebagai pengganti sementara 2 (dua) menara Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) tegangan 70 kilo Volt (kV) yang patah dan roboh akibat diterjang Badai Siklon Tropis Seroja di Desa Tunfeu, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang; menyampaikan bahwa akibat patahnya tower tersebut mengakibatkan 4 (empat) kabupaten (Kupang, TTS, TTU, dan Belu, red) listrik padam dan gelap gulita.

“Meskipun sebagian kecil di Kabupaten Kupang, kami fungsikan jalur dari tegangan menengah jaringan 20 KV, namun sebagian besar listrik padam,” ungkapnya di hadapan Plt. Kepala BPBD Provinsi NTT Isyak Nuka; Kabiro Administrasi Pimpinan Setda NTT, Marius Djelamu, dan perwakilan Korem 161/Wirasakti.

General Manager PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko saat menyampaikan keterangan pers kepada awak media

PLN, imbuh Jatmiko, sudah sering memulihkan jaringan listrik pasca-badai dan sering mengalami kejadian tower roboh. “Dan pembangunan tower emergency sering kami lakukan dan biasanya cukup lama, bisa hingga 1 (satu) bulan. Tetapi di NTT, di awal dengan pengalaman seperti itu, saya melihat kondisi listrik padam bisa cepat dipulihkan dan bagaimana caranya,” ungkapnya.

Baca juga: http://gardaindonesia.id/2021/04/18/listrik-daratan-timor-nyala-lagi-pln-berhasil-bangun-tower-emergency/

Kunci memulihkan listrik di NTT, urai Jatmiko, harus kerja bersama dan terbukti. “Saya menghadap ke Danrem 161/Wirasakti, Pemda, dan melibatkan masyarakat. Kuncinya harus bersama,” ucap General Manager PLN UIW NTT sembari menyampaikan mewakili PLN UIW NTT menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder.

Selanjutnya, tandas Jatmiko, untuk menormalkan listrik di Pulau Timor dalam waktu dekat. “Kemudian untuk pulau lain di Sabu, Rote, Lembata, Alor, dan Adonara, sementara berproses menyelesaikan tugas hingga tuntas pagi, siang, dan malam, meski puasa teman-teman (personil PLN, red) tetap menjalankan tugas,” pungkasnya.

Sebelumnya, Agustinus Jatmiko dalam pernyataan pers (H+1 Badai Seroja) pada Selasa siang, 6 April 2021 di Kantor PLN Cabang Kupang menyampaikan bakal menyelesaikan lagi jalur utama listrik di Kota Kupang. “Kendala kami adalah akses jalan karena banyak pohon yang saat ini masih menutupi jalan bagi tim PLN menuntaskan instalasi di Kota Kupang,” terangnya.

Terkait lama proses menormalkan listrik oleh petugas PLN, terang Agustinus Jatmiko, untuk jalur utama memerlukan waktu 2 (minggu), namun jaringan ke rumah-rumah selama 1 (satu) bulan. “Tetapi, kami akan berusaha melakukan percepatan menormalkan jaringan listrik selama 24 jam dengan sistem pertukaran shift,” tandasnya.

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto utama oleh PLN UIW NTT

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • HMJ Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang Inisiasi Bantu Mahasiswa Terdampak Covid-19

    HMJ Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang Inisiasi Bantu Mahasiswa Terdampak Covid-19

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang (PNK) menginisiasi untuk membantu para mahasiswa/mahasiswi yang terdampak Pandemi Covid-19, terutama mereka yang tak dapat pulang ke kampung halaman karena penutupan akses transportasi laut dan udara. Upaya empati HMJ Teknik Sipil PNK tersebut direspons oleh Ketua Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang, […]

  • Kristo…Tanpa Kau Sadari, Kamu adalah Inspirasi Bagiku

    Kristo…Tanpa Kau Sadari, Kamu adalah Inspirasi Bagiku

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Laurensius Ade Suyanto, S.H. Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ini fakta dan bukan opini. Kristo nama kecilnya, Pria Pekerja Keras dari Desa Oesusu, Kecamatan Takari Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur; Bersama Ayahnya, setiap hari mereka bergegas menjemput rejeki. Bergerak dari desa ke desa mencari sapi-sapi unggulan untuk dikirim ke Kalimantan Tengah. Dengan rutinitas ini, […]

  • TETAP DIPROSES! Kasus Panji Gumilang Tak Bisa Restorative Justice

    TETAP DIPROSES! Kasus Panji Gumilang Tak Bisa Restorative Justice

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Panji Gumilang tetap diproses meski ada dua laporan yang dicabut. “Benar ada dua surat pencabutan laporan dari saudara KS dan saudara MIT,” kata Ramadhan dalam konferensi pers di Mabes Polri pada Kamis, […]

  • MENANGKAN SIAGA! Relawan Bertekad Libas Kota Kupang

    MENANGKAN SIAGA! Relawan Bertekad Libas Kota Kupang

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Langkah politik calon gubernur dan wakil gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi dan Andrianus Garu (SIAGA), semakin hari semakin bersinar. Arus dukungan terus berdatangan dari tiap penjuru. Arus dukungan pun datang dari Kota Kupang, ibu kota provinsi NTT. Ratusan orang membentuk dirinya sebagai relawan SIAGA dan bekerja secara masif untuk memenangkan Simon Petrus Kamlasi […]

  • Usif Bill Nope Nilai SPK Bergaya Kepemimpinan Soekarno

    Usif Bill Nope Nilai SPK Bergaya Kepemimpinan Soekarno

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    SoE | Puluhan ribu massa memadati lapangan Puspemnas Kota Soe, Timor Tengah Selatan (TTS) pada Sabtu 21 September 2024. Mereka hadir mengikuti deklarasi akbar pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT,  Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA). Massa yang hadir berasal dari sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten TTS. Mereka bahkan mulai berdatangan sejak pukul 10:00 […]

  • ‘Myopic’ Syarief Hasan tentang Warisan Utang Negara Rp.7 Ribu Triliun

    ‘Myopic’ Syarief Hasan tentang Warisan Utang Negara Rp.7 Ribu Triliun

    • calendar_month Sel, 1 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Mengapa disebut rabun (myopic)? Kondisi tersebut, ketika seseorang mengalami kesulitan untuk melihat objek dengan jelas. Berat sebelah pula, jadinya buram. Pak Syarief Hasan (Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat), seperti diliput TribunNews.com (Sabtu, 26 Februari 2022), di bawah judul berita “Demokrat Ungkap Jokowi Bakal Wariskan Utang Rp 7 Ribu Triliun Kepada Generasi […]

expand_less