Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Hasan Nasbi “Sosok Baja” Tak Banyak Diketahui Publik

Hasan Nasbi “Sosok Baja” Tak Banyak Diketahui Publik

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
  • visibility 222
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Yakub F. Ismail

Publik sempat dihebohkan oleh keputusan Hasan Nasbi yang belum lama ini menyodorkan surat pengunduran diri dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO).

Banyak spekulasi bermunculan pasca-terbit surat tersebut. Mayoritas mengaitkan pengunduran tersebut ditengarai oleh pernyataannya soal teror kiriman kepala babi ke kantor Tempo.

Namun, semua itu hanya soal spekulasi, tidak ada yang tahu pasti soal alasan sebenarnya. Namun, hal yang luput dari amatan publik adalah soal ketegaran dan jiwa kesatria Hasan Nasbi yang bak “baja”.

Hasan Nasbi bukanlah orang baru di dunia media dan komunikasi publik. Beliau telah cukup lama bergelut dengan lingkungan dan dunia media tanah air. Singkatnya, ia terlalu cukup matang dan mapan dalam urusan keprotokolan birokrasi pemerintahan.

Karenanya, wawasan, pengalaman, menjadikannya sosok yang tangguh dan tidak banyak berbasa-basi. Hal terakhir ini yang banyak luput dan tidak disadari banyak orang.

Bukan terbentuk dari rahim politik

Diakui ataupun tidak, hampir sebagian besar elite politik yang muncul di panggung politik nasional adalah mereka yang dibentuk dari “rahim politik”.

Ada yang lahir dari pengaderan partai politik, sebagian ada yang diinkubasi langsung oleh tokoh politik nasional melalui organisasi politik yang dibentuk, hingga mereka yang sejak awal hingga masa tuanya memang mengabdikan diri di jalur politik praktis.

Namun, pengalaman unik dilalui sosok Hasan Nasbi–seorang pria dengan mental “baja” yang justru tak banyak diketahui publik namun tiba-tiba tampil di publik dengan jabatan yang terbilang “mewah”–Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan.

Sebuah jabatan yang tentu tidak mudah diduduki oleh sembarang orang, kalau bukan karena kapasitas, pengalaman dan jam terbang yang cukup di bidangnya.

Bukan rahasia umum bahwa nama Hasan Nasbi mungkin terdengar asing bagi sebagian besar masyarakat. Beberapa yang mengenal beliau hanyalah mereka yang telah lama berkecimpung di dunia media dan strategi komunikasi publik.

Perjalanan karier beliau memang tidak mudah. Ia merupakan pendiri Cyrus Network, sebuah lembaga konsultan politik yang telah melahirkan banyak tokoh nasional di tanah air.

Hasan Nasbi memang bukan sosok konsultan politik kemarin sore. Ia telah lama malang melintang dan melanglang buana di semesta perpolitikan Indonesia.

Memang, dirinya terkenal tidak suka tampil di depan kamera – satu peran yang tampak sedikit kontradiktif dengan tugas dan perannya saat ini. Namun, begitulah ia memperlihatkan dirinya ke publik apa adanya. Ia tipe orang yang tidak suka pencitraan. Barangkali inilah yang membuat dirinya sedikit berbeda dalam hal membangun komunikasi publik dengan minus embel-embel basa-basi.

Orangnya sangat to the point dan berbicara penuh makna. Orang awam bahkan di kalangan intelektual sekalipun jarang memahami pernyataannya secara taken for granted, kalau tidak melalui sebuah interpretasi yang dalam.

Pekerjaannya di belakang layar memang jauh dari sorotan kamera. Tapi, justru bekerja dalam sunyi itulah memainkan perannya dengan penuh kecermatan—lugas, tajam, dan strategis.

Ketajaman membaca arah politik

Satu kelebihan dari Hasan Nasbi yang mungkin tidak banyak orang tahu ialah kepiawaiannya dalam membaca arah politik.

Pergulatannya di dunia konsultan politik membawanya ke dalam sebuah “habitus” yang tidak dimiliki banyak orang: tajam dalam menganalisis probabilitas politik.

Untuk sampai pada tahap ini, ia harus jatuh bangun, bahkan pernah hilang arah. Tapi justru dari kejatuhan berkali-kali inilah ia belajar bagaimana menyusun tumpuan yang kokoh untuk “melompat”.

Seperti besi yang ditempa panas berkali-kali, Hasan Nasbi terbentuk oleh masalalu yang penuh lika-liku. Membuatnya ia menjadi sosok yang tangguh, ulet, dan tak gampang menyerah.

Berangkat dari masa kelam penuh getir itulah muncul “baja” dalam dirinya. Baja bukan hanya logam kuat, tapi ia merupakan simbol dari ketangguhan, keberanian, dan konsistensi.

Dalam beragam hasil wawancara maupun tulisan yang jarang terekspos tentang dirinya, Hasan tampil tidak sekadar konsultan politik, melainkan sebagai pemikir yang gelisah akan arah bangsa.

Ia tanpa ragu meninggalkan tugas dan titipan tanggung jawab, jika ia merasa apa yang dikerjakannya tidak membawa makna apa pun bagi kebaikan bangsa.

Ia ingin demokrasi yang dibangun di rahim Ibu Pertiwi ini benar-benar substantif, dalam arti ia lahir dari rakyat, bekerja untuk rakyat dan menderita dalam pelukan rakyat.

Akhirnya, di negeri yang kerap sibuk mengejar sensasi ketimbang substansi, Hasan Nasbi hadir sebagai paradoks yang menampar wajah elite. Ia menunjukkan bahwa seorang pelayan publik semestinya bekerja untuk rakyat. Dan, seorang pekerja dalam sunyi tidak mesti membuktikan suaranya terdengar gahar. Cukup dengan segala bukti dan dedikasi, maka rakyat akan menilai dengan nurani dan kejernihan pikir.

Hasan Nasbi adalah cahaya sunyi dalam kegelapan yang telah lama menyelimuti negeri. Ia hadir membawa pelita untuk menerangi bangsa yang tengah terhuyung mencari jalan kebajikan.(*)

Penulis adalah Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia.

 

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahagia Orang Tua Dapat Beasiswa dari Simon Kamlasi-Andry Garu

    Bahagia Orang Tua Dapat Beasiswa dari Simon Kamlasi-Andry Garu

    • calendar_month Ming, 8 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Nagekeo | Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (Paket SIAGA) kembali menyalurkan beasiswa kepada ratusan pelajar di SMK Negeri 1 Aesesa, Kabupaten Nagekeo pada Sabtu, 7 September 2024. Paket SIAGA dan rombongan tiba di SMK Negeri 1 Aesesa disambut para guru dan ratusan orang tua murid penerima beasiswa. […]

  • Hati-hati! Panggilan Telepon dari Kode +77 atau +37

    Hati-hati! Panggilan Telepon dari Kode +77 atau +37

    • calendar_month Sab, 11 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pada Sabtu malam, 11 Maret 2023 pukul 20.40 WITA, ada panggilan masuk ke telepon dari nomor +375292285366. Ini pertama kalinya mendapatkan panggilan dari kode area Norwegia. Redaksi pun menelisik apa gerangan hingga ditelepon. Dilansir dari dream.co.id, pengguna ponsel yang memakai jaringan operator Telkomsel tengah dihebohkan dengan panggilan nomor misterius. Banyak laporan […]

  • ‘Update Covid-19 NTT’ Masih Negatif, Hingga 23 Maret 2020 ODP Capai 130

    ‘Update Covid-19 NTT’ Masih Negatif, Hingga 23 Maret 2020 ODP Capai 130

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Hingga Senin, 23 Maret 2020 pukul 21.00 WITA, kriteria Orang Dalam Pemantauan (ODP) terhadap risiko penularan infeksi Corona Virus Disease (Covid-19) di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 130 orang,” beber Kabiro Humas dan Protokol Setda Pemprov NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius saat dalam sesi konferensi pers pada Selasa, 24 […]

  • Anak TTS Sehari Belajar di Luar Kelas Bersama Menteri Bintang

    Anak TTS Sehari Belajar di Luar Kelas Bersama Menteri Bintang

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Soe-NTT, Garda Indonesia | Dalam rangkaian kunjungan kerja perdana di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Menteri PPPA Bintang Puspayoga turut dan larut dalam kebersamaan Sehari Belajar di Luar Kelas bersama anak-anak di SMP Kristen Harapan, Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) pada Kamis, 7 November 2019. Sehari Belajar di Luar Kelas bersama anak-anak merupakan rangkaian […]

  • Musyawarah Ganti Rugi Tanah PLTP Ulumbu 5-6 Libatkan 281 Warga Pemilik Tanah

    Musyawarah Ganti Rugi Tanah PLTP Ulumbu 5-6 Libatkan 281 Warga Pemilik Tanah

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Loading

    Musyawarah dilaksanakan dengan mengedepankan kearifan lokal masyarakat Manggarai melalui semangat lonto leok. Pendekatan tersebut bertujuan menciptakan suasana dialog yang terbuka, kekeluargaan, serta mendorong transparansi.   Manggarai | PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra bersama Tim Pelaksana Pengadaan Tanah menghelat musyawarah penetapan bentuk ganti kerugian pengadaan tanah untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi […]

  • Mahfud MD Apresiasi Usulan Dewan Pers Atur Perusahaan Media dengan Platform Digital

    Mahfud MD Apresiasi Usulan Dewan Pers Atur Perusahaan Media dengan Platform Digital

    • calendar_month Sab, 23 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dewan Pers dan para pimpinan asosiasi media melakukan audiensi dan berdialog dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Mereka memaparkan usulan regulasi tentang Jurnalisme berkualitas dan tanggung jawab perusahaan platform digital. Usulan ini mengatur hubungan perusahaan media dengan perusahaan platform digital. Menko Mahfud mengapresiasi usulan Dewan […]

expand_less