Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Hasan Nasbi “Sosok Baja” Tak Banyak Diketahui Publik

Hasan Nasbi “Sosok Baja” Tak Banyak Diketahui Publik

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
  • visibility 84
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Yakub F. Ismail

Publik sempat dihebohkan oleh keputusan Hasan Nasbi yang belum lama ini menyodorkan surat pengunduran diri dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO).

Banyak spekulasi bermunculan pasca-terbit surat tersebut. Mayoritas mengaitkan pengunduran tersebut ditengarai oleh pernyataannya soal teror kiriman kepala babi ke kantor Tempo.

Namun, semua itu hanya soal spekulasi, tidak ada yang tahu pasti soal alasan sebenarnya. Namun, hal yang luput dari amatan publik adalah soal ketegaran dan jiwa kesatria Hasan Nasbi yang bak “baja”.

Hasan Nasbi bukanlah orang baru di dunia media dan komunikasi publik. Beliau telah cukup lama bergelut dengan lingkungan dan dunia media tanah air. Singkatnya, ia terlalu cukup matang dan mapan dalam urusan keprotokolan birokrasi pemerintahan.

Karenanya, wawasan, pengalaman, menjadikannya sosok yang tangguh dan tidak banyak berbasa-basi. Hal terakhir ini yang banyak luput dan tidak disadari banyak orang.

Bukan terbentuk dari rahim politik

Diakui ataupun tidak, hampir sebagian besar elite politik yang muncul di panggung politik nasional adalah mereka yang dibentuk dari “rahim politik”.

Ada yang lahir dari pengaderan partai politik, sebagian ada yang diinkubasi langsung oleh tokoh politik nasional melalui organisasi politik yang dibentuk, hingga mereka yang sejak awal hingga masa tuanya memang mengabdikan diri di jalur politik praktis.

Namun, pengalaman unik dilalui sosok Hasan Nasbi–seorang pria dengan mental “baja” yang justru tak banyak diketahui publik namun tiba-tiba tampil di publik dengan jabatan yang terbilang “mewah”–Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan.

Sebuah jabatan yang tentu tidak mudah diduduki oleh sembarang orang, kalau bukan karena kapasitas, pengalaman dan jam terbang yang cukup di bidangnya.

Bukan rahasia umum bahwa nama Hasan Nasbi mungkin terdengar asing bagi sebagian besar masyarakat. Beberapa yang mengenal beliau hanyalah mereka yang telah lama berkecimpung di dunia media dan strategi komunikasi publik.

Perjalanan karier beliau memang tidak mudah. Ia merupakan pendiri Cyrus Network, sebuah lembaga konsultan politik yang telah melahirkan banyak tokoh nasional di tanah air.

Hasan Nasbi memang bukan sosok konsultan politik kemarin sore. Ia telah lama malang melintang dan melanglang buana di semesta perpolitikan Indonesia.

Memang, dirinya terkenal tidak suka tampil di depan kamera – satu peran yang tampak sedikit kontradiktif dengan tugas dan perannya saat ini. Namun, begitulah ia memperlihatkan dirinya ke publik apa adanya. Ia tipe orang yang tidak suka pencitraan. Barangkali inilah yang membuat dirinya sedikit berbeda dalam hal membangun komunikasi publik dengan minus embel-embel basa-basi.

Orangnya sangat to the point dan berbicara penuh makna. Orang awam bahkan di kalangan intelektual sekalipun jarang memahami pernyataannya secara taken for granted, kalau tidak melalui sebuah interpretasi yang dalam.

Pekerjaannya di belakang layar memang jauh dari sorotan kamera. Tapi, justru bekerja dalam sunyi itulah memainkan perannya dengan penuh kecermatan—lugas, tajam, dan strategis.

Ketajaman membaca arah politik

Satu kelebihan dari Hasan Nasbi yang mungkin tidak banyak orang tahu ialah kepiawaiannya dalam membaca arah politik.

Pergulatannya di dunia konsultan politik membawanya ke dalam sebuah “habitus” yang tidak dimiliki banyak orang: tajam dalam menganalisis probabilitas politik.

Untuk sampai pada tahap ini, ia harus jatuh bangun, bahkan pernah hilang arah. Tapi justru dari kejatuhan berkali-kali inilah ia belajar bagaimana menyusun tumpuan yang kokoh untuk “melompat”.

Seperti besi yang ditempa panas berkali-kali, Hasan Nasbi terbentuk oleh masalalu yang penuh lika-liku. Membuatnya ia menjadi sosok yang tangguh, ulet, dan tak gampang menyerah.

Berangkat dari masa kelam penuh getir itulah muncul “baja” dalam dirinya. Baja bukan hanya logam kuat, tapi ia merupakan simbol dari ketangguhan, keberanian, dan konsistensi.

Dalam beragam hasil wawancara maupun tulisan yang jarang terekspos tentang dirinya, Hasan tampil tidak sekadar konsultan politik, melainkan sebagai pemikir yang gelisah akan arah bangsa.

Ia tanpa ragu meninggalkan tugas dan titipan tanggung jawab, jika ia merasa apa yang dikerjakannya tidak membawa makna apa pun bagi kebaikan bangsa.

Ia ingin demokrasi yang dibangun di rahim Ibu Pertiwi ini benar-benar substantif, dalam arti ia lahir dari rakyat, bekerja untuk rakyat dan menderita dalam pelukan rakyat.

Akhirnya, di negeri yang kerap sibuk mengejar sensasi ketimbang substansi, Hasan Nasbi hadir sebagai paradoks yang menampar wajah elite. Ia menunjukkan bahwa seorang pelayan publik semestinya bekerja untuk rakyat. Dan, seorang pekerja dalam sunyi tidak mesti membuktikan suaranya terdengar gahar. Cukup dengan segala bukti dan dedikasi, maka rakyat akan menilai dengan nurani dan kejernihan pikir.

Hasan Nasbi adalah cahaya sunyi dalam kegelapan yang telah lama menyelimuti negeri. Ia hadir membawa pelita untuk menerangi bangsa yang tengah terhuyung mencari jalan kebajikan.(*)

Penulis adalah Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia.

 

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panen Garam dan Rumput Laut di Raijua, Gubernur VBL Cari Pasar bagi Petani

    Panen Garam dan Rumput Laut di Raijua, Gubernur VBL Cari Pasar bagi Petani

    • calendar_month Jum, 23 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Raijua, Garda Indonesia | Saat melakukan panen garam di Tambak Garam Dahiae di Kecamatan Raijua, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) merespons kondisi para petani yang memprihatinkan, terlihat menumpuknya stok garam karena kesulitan pangsa pasar. Tindakan riil yang dilakukan Gubernur NTT yang suka melakukan sidak ke lokasi ini pun langsung menelepon Menteri Koordinator Bidang Perekonomian […]

  • Kendalikan Banjir Jakarta, Proyek Sodetan Ciliwung Dilanjutkan

    Kendalikan Banjir Jakarta, Proyek Sodetan Ciliwung Dilanjutkan

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menekankan bahwa penanganan banjir di Jakarta harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir. Setelah di hulu pemerintah membangun Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi, di hilir pemerintah tengah menyelesaikan sodetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT). “Sebentar lagi akan selesai. Ini mungkin April insya Allah sudah selesai,” […]

  • Menteri Sosial Juliari Batubara Serahkan Diri dan Ditahan KPK

    Menteri Sosial Juliari Batubara Serahkan Diri dan Ditahan KPK

    • calendar_month Sen, 7 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua KPK Firli Bahuri saat konferensi pers terkait perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan oleh penyelenggara negara yang terjadi di Kementerian Sosial menyampaikan, bahwa tersangka JPB pada Minggu dini hari, 6 Desember 2020, sekira pukul 02.50 WIB telah menyerahkan diri ke hadapan penyidik KPK. Selain itu, tersangka AW juga […]

  • Koperasi Projamin Belu Demo Olah Lahan Kering Pertanian di Kakuluk Mesak

    Koperasi Projamin Belu Demo Olah Lahan Kering Pertanian di Kakuluk Mesak

    • calendar_month Kam, 20 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Koperasi Profesional Jaringan Mitra Negara (Projakop) Mitra Sejahtera Belu bekerja sama dengan STM Nenuk menghelat demo pengolahan lahan kering pertanian di Dusun Rotiklot, Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu 19 Mei 2021. General Manager, Jhonny Kilai mengungkapkan, koperasi ini bertujuan memajukan kegiatan perekonomian […]

  • Puting Beliung Terjang Rancaekek Bandung, Ratusan Rumah Rusak

    Puting Beliung Terjang Rancaekek Bandung, Ratusan Rumah Rusak

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung, gardaindonesia.id | Bencana puting beliung makin meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan puting beliung disebabkan ada perubahan penggunaan lahan, dampak perubahan iklim yang menyebabkan makin meningkatnya ketidaksatabilan dinamika atmosfer lokal, dan aktivitas penduduk dan lainnya. Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB mengatakan bencana puting beliung melanda Desa Jelegong Kecamatan Rancaekek […]

  • Dirut PLN Sebut Ada 4 Lapis Pengamanan Listrik di IKN

    Dirut PLN Sebut Ada 4 Lapis Pengamanan Listrik di IKN

    • calendar_month Ming, 18 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Nusantara | Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo memastikan langsung keandalan listrik menjelang peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN). Upaya ini tercermin melalui inspeksi yang dilakukannya ke venue-venue utama dan infrastruktur-infrastruktur kelistrikan di IKN. Adapun infrastruktur kelistrikan dan venue-venue utama acara yang diinspeksi meliputi kawasan istana kepresidenan, kedung kementerian koordinator, command center […]

expand_less