Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Hingga 2024, STIKES Nusantara Telah Mewisuda 7 Ribuan Wisudawan

Hingga 2024, STIKES Nusantara Telah Mewisuda 7 Ribuan Wisudawan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 7 Jul 2024
  • visibility 175
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Nusantara didirikan oleh Alm. Haji Marzuki bin Muhammad Rafii pada 12 November 2009 dan bernaung di bawah Yayasan Kunci Ilmu. Sejak didirikan hingga pada tahun 2024, Civitas Akademika STIKES Nusantara berkutat memperkukuh eksistensinya.

STIKES Nusantara memiliki 25 dosen tetap bergelar S2 linier yang diseleksi secara ketat dan berkompeten pada bidangnya masing-masing. Adapun 4 (empat) program studi yaitu Strata 1 Gizi Akreditasi B (Sangat Baik), Strata 1 Perawat Akreditasi B (Baik), Diploma 3 Kebidanan Akreditasi B (Baik), dan Profesi Ners. Dan hingga tahun 2024, telah mewisuda sekitar 7.600 wisudawan.

Pada Jumat, 5 Juli 2024, dihelat Rapat Terbuka Senat Wisuda XII, Diploma III Kebidanan, Strata 1 Gizi, Strata Keperawatan dan Pelantikan Profesi Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Nusantara yang melepas 132 wisudawan wisudawati di Neo Aston Hotel Kupang.

Sebanyak 132 wisudawan terdiri dari 22 wisudawan dari Prodi D3 Kebidanan (Akreditasi Baik), 17 wisudawan Prodi S1 Gizi, 66 wisudawan dari Prodi S1 Keperawatan serta 27 wisudawan dari Prodi Profesi Ners.

Pembina Yayasan Kunci Ilmu, Laili Qudriana. Foto : Roni Banase

Wisuda XII STIKES Nusantara dihadiri orang tua serta para tamu undangan yakni perwakilan Pemerintah Provinsi NTT, Pemkot Kupang, Forkopimda, LLDIKTI Wilayah XV NTT, para pimpinan organisasi profesi, serta para tokoh agama. Hadir pula Pembina Yayasan Kunci Ilmu, Laili Qudriana dan pengurus.

Laili Qudriana dalam sambutannya mengingatkan wisudawan mempunyai life skill, kejujuran, kepercayaan diri, berkarakter kuat dan mampu memanfaatkan peluang dan akses pekerjaan baru dengan memanfaatkan teknologi digital.

Selain itu, imbuh Lily (sapaan akrab dari anak Alm. Haji Marzuki bin Muhammad Rafii) ini menekankan agar wisudawan wisudawati jangan takut gagal. Kegagalan ada ketika berhenti berusaha sebelum mencapai kesuksesan.

“Mari lakukan pelayanan di bidang kesehatan dengan penuh kasih. Dan wisudawan juga diharapkan tetap menunjukkan sikap hidup yang beretika, bermartabat dan berbudaya,” ajaknya sembari menandaskan agar para wisudawan dapat menjadi kebanggaan baik orang tua, kampus dan masyarakat.

Prosesi wisuda STIKES Nusantara angkatan XII. Foto : Roni Banase

Ketua STIKES Nusantara Kupang, Mariance E Lepa, S.Km., M.Imun. menyampaikan ucapan terima kasih kepada orang tua yang mempercayakan anak mereka untuk dididik. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para wisudawan yang bertahan hingga menggapai gelar akademik.

Ia mengatakan, sejak didirikan pada 2009, STIKES Nusantara yang memiliki misi mengembangkan ilmu kesehatan. Para lulusan tersebar dan terserap di instansi pemerintah dan swasta baik dalam negeri maupun luar negeri.

Sementara itu, mewakili Pemerintah Provinsi NTT, Kabid Sumber Daya Manusia Dinas Kesehatan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT, Joyce Tibuludji, SKM memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Yayasan Kunci Ilmu dan segenap civitas akademika STIKES Nusantara yang terus melahirkan profesional baru di bidang kesehatan.

Ia pun mengajak para wisudawan agar berani bekerja sesuai dengan profesi dan sedapat mungkin membuka lapangan kerja sendiri dan tak mengharapkan menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

“Pasien dan keluarga adalah tuan dan melayani dengan hati dan bekerja seolah olah untuk Tuhan dan bukan manusia,” pinta Joyce Tibuludji.

Penulis (+Roni Banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Covid-19, Gubernur NTT Tunda Festival Pariwisata dan Tutup Destinasi Wisata

    Covid-19, Gubernur NTT Tunda Festival Pariwisata dan Tutup Destinasi Wisata

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Meski proses penanganan penyebaran risiko penularan infeksi Corona Virus Disease atau Covid-19 telah dilaksanakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, namun Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memutuskan untuk sementara menunda pelaksanaan festival pariwisata dan menutup seluruh destinasi wisata yang ada di Provinsi NTT. Adapun Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 diketuai Sekda […]

  • Kopdit Pintu Air Pecut Semangat Insan Koperasi di Kutai Timur

    Kopdit Pintu Air Pecut Semangat Insan Koperasi di Kutai Timur

    • calendar_month Kam, 24 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Sangatta, Garda Indonesia | Filosofi ‘kau susah aku bantu, dan aku susah kau bantu” adalah  dasar pijak koperasi kredit yang mengharuskan semua warga “orang miskin” bisa terlibat saling membantu, bergotong-royong, bahu membahu untuk meningkatkan ekonomi keluarga dengan pola simpan pinjam. Koperasi kredit, sejatinya adalah jembatan emas untuk hidup sejahtera asal anggotanya memahami sungguh cara berkoperasi […]

  • Puting Beliung Terjang Rancaekek Bandung, Ratusan Rumah Rusak

    Puting Beliung Terjang Rancaekek Bandung, Ratusan Rumah Rusak

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung, gardaindonesia.id | Bencana puting beliung makin meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan puting beliung disebabkan ada perubahan penggunaan lahan, dampak perubahan iklim yang menyebabkan makin meningkatnya ketidaksatabilan dinamika atmosfer lokal, dan aktivitas penduduk dan lainnya. Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB mengatakan bencana puting beliung melanda Desa Jelegong Kecamatan Rancaekek […]

  • Olok Penjual Es Teh, Gus Miftah Undur Diri dari Utusan Khusus Presiden

    Olok Penjual Es Teh, Gus Miftah Undur Diri dari Utusan Khusus Presiden

    • calendar_month Ming, 8 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Pendakwah Miftah Maulana Habiburahman alias Gus Miftah memutuskan mengundurkan diri dari jabatan utusan khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan usai viral mengolok-olok penjual es teh. Gus Miftah, tokoh agama karismatik ini secara resmi menyatakan mundur dari jabatannya pada konferensi persnya di Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji, Sieman, Yogyakarta pada Jumat, […]

  • Wamen Komdigi Panggil TikTok dan Meta Usai Demo DPR Ricuh Gegara Konten Provokatif

    Wamen Komdigi Panggil TikTok dan Meta Usai Demo DPR Ricuh Gegara Konten Provokatif

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Loading

    Wamen Komdigi menyoroti peran algoritma media sosial yang justru mendorong konten provokatif agar viral, termasuk konten fabrikasi berbasis AI yang memicu sentimen negatif.   Jakarta | Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Angga Raka Prabowo menegaskan, fenomena disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK) yang marak di media sosial bisa merusak sendi demokrasi. Menurutnya, aspirasi masyarakat […]

  • Ingin Nonton MotoGP Mandalika 2025? Ini Harga Tiket Tiga Hari

    Ingin Nonton MotoGP Mandalika 2025? Ini Harga Tiket Tiga Hari

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Loading

    Harga tiket MotoGP Mandalika 2025, kini berlaku untuk tiga hari penyelenggaraan. Pada tiga edisi terakhir di MotoGP Mandalika, tiket sebelumnya terpisah-pisah sesuai dengan hari perhelatan.   Lombok | Perhelatan MotoGP Mandalika 2025 segera dilaksanakan pada 3—5 Oktober 2025 di Sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seri ini merupakan balapan ke-18 dalam […]

expand_less