Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Korban Angin Puting Beliung di Belu Belum Dibantu, Ini Tanggapan Bupati

Korban Angin Puting Beliung di Belu Belum Dibantu, Ini Tanggapan Bupati

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 8 Okt 2019
  • visibility 137
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Angin Puting Beliung yang menerjang 4 (empat) desa di Kecamatan Lakmanen Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 2 Oktober 2019 pukul 08.00—18.00 WITA mengakibatkan ratusan rumah rusak dan 1 (satu) korban patah tulang.

Informasi yang dihimpun media Ini, 4 (empat) desa yang diterjang angin puting beliung yakni Desa Makir banyak rumah rusak parah dan 1 (satu) korban patah tulang; Desa Mahuitas sekitar 60 rumah rusak; Desa Lamaksemulu, dan Desa Kewar sekitar 40 rumah rusak.

Konradus Koli Asa, salah satu keluarga korban angin puting beliung di Desa Makir mengatakan hingga saat ini mereka belum memperoleh bantuan dari pemerintah setempat meski peristiwa angin puting beliung telah terjadi seminggu lalu.

“Saya berdomisili di Kupang namun orang tua di Desa Makir tertimpa musibah makanya saya telah berada di sini sejak Minggu, 5 Oktober 2019,” ujar Konradus.

Lanjutnya, Khusus di Desa Makir terdapat 1 (satu) korban bernama Maria Bui (60 tahun) yang mengalami patah tulang di seluruh tubuh dan tidak bisa bergerak sama sekali.

Yosep Mau Lau, suami dari Maria Bui korban patah tulang akibat angin puting beliung

“Kami sesalkan dan kecewa dengan aparat Pemerintah Desa maupun Pemkab Belu belum ada respon dan tidak ada perhatian sama sekali dan banyak warga yang mengungsi ke rumah keluarga karena rumah mereka rusak parah,” ungkap Konradus.

Konradus juga telah berkoordinasi dengan salah satu LSM dan menyampaikan bahwa seharusnya pemdes maupun pemerintah kecamatan segera mengambil inisiatif bantuan yang bersifat darurat seperti bantuan medis, makan minum, terpal dan bantuan lain yang sangat dibutuhkan warga.

“Para aparat pemerintah dari desa, BPBD, Koramil dan Kepolisian sempat berkunjung pascabencana untuk sekadar mengambil data jumlah korban dan dokumentasi namun tidak ada kelanjutan untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak musibah,” ujar Konradus kesal sambil menyampaikan bahwa orang tuanya juga terdampak bencana angin puting beliung.

Hingga saat ini, terang Konradus, banyak warga yang masih mengungsi karena rumah mereka rusak parah, terpaksa mereka menginap di rumah keluarga dan tempat yang dirasa aman.

Terpisah, Bupati Belu, Wilibrodus Lay, S.H. saat dikonfirmasi media Garda Indonesia melalui pesan Whatsapp pada Senin, 7 Oktober 2019 pukul 12.10 WITA lalu memberikan tanggapan pada Selasa, 8 Oktober 2019 pukul 08:49 WITA menyampaikan Pemkab Belu sedang mencari regulasi yang sesuai untuk membantu para korban angin puting beliung.

“Saya sudah data terkait korban kerusakan dan sementara masih dicari regulasinya untuk bantuan, kalau sesuai petunjuk teknis hanya bantuan ala kadarnya saja,” jelas Bupati Willy.

“Untuk rusak ringan hari ini (Selasa, 8 Oktober 2019) kita bantu seng, dan rusak berat masih cari solusi,” pungkasnya.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto oleh Konradus Koli Asa

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Biomassa PLN di Tasikmalaya: Dikelola Masyarakat, Didukung Pemerintah

    Biomassa PLN di Tasikmalaya: Dikelola Masyarakat, Didukung Pemerintah

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Tasikmalaya | Upaya PLN (Persero) melalui subholding PLN Energi Primer Indonesia dalam mengembangkan ekosistem biomassa yang berbasis ekonomi kerakyatan sukses memberdayakan masyarakat dan memperoleh dukungan Pemerintah. Usai sukses di Cilacap dan Gunung Kidul, PLN juga menerapkan program serupa di Tasikmalaya, Jawa Barat pada Kamis, 26 September 2024. Penjabat Bupati Tasikmalaya, Yedi Rahmat optimistis program yang […]

  • Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN UIP Nusra Bersih Pantai Loang Baloq

    Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN UIP Nusra Bersih Pantai Loang Baloq

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Aksi bersih Pantai Loang Baloq merupakan rangkaian employee volunteering program (EVP) dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 lewat kampanye zero waste warriors yang dilaksanakan guna meningkatkan kesadaran insan PLN.   Mataram | Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dipimpin oleh United Nations Environment Programme (UNEP) bertema “Ending Plastic Pollution”, PT PLN (Persero) Unit Induk […]

  • Pasien Sembuh Covid-19 Meningkat 3.064, Kasus Meninggal Tembus Angka 1.007

    Pasien Sembuh Covid-19 Meningkat 3.064, Kasus Meninggal Tembus Angka 1.007

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali mencatat jumlah penambahan kasus sembuh Covid-19 per Selasa, 12 Mei 2020 pukul 12.00 WIB menjadi 3.063 setelah ada penambahan sebanyak 182 orang. “Kasus sembuh meningkat 182 orang menjadi 3.063 orang,” ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di […]

  • Zulkifli Hasan Menteri Perdagangan, Presiden: Kita Lihat Rekam Jejak

    Zulkifli Hasan Menteri Perdagangan, Presiden: Kita Lihat Rekam Jejak

    • calendar_month Kam, 16 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo resmi melantik Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan untuk sisa masa jabatan periode tahun 2019—2024, pada Rabu, 15 Juni 2022, di Istana Negara. Menurut Presiden Jokowi, Zulkifli Hasan memiliki rekam jejak dan pengalaman yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah perdagangan di tanah air, utamanya terkait kebutuhan pokok di dalam […]

  • PKBM Harapan Bangsa Akui Telah Salurkan Dana PIP Sesuai Prosedur

    PKBM Harapan Bangsa Akui Telah Salurkan Dana PIP Sesuai Prosedur

    • calendar_month Sab, 17 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Kab Kupang, gardaindonesia.id | Proses penyaluran dana PIP oleh PKBM Harapan Bangsa di Desa Bismarak Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur menuai kontroversi. Disinyalir ada pungutan liar (pungli) sebesar Rp50.000,- (lima puluh ribu) sampai Rp.100.000,- (seratus ribu) per anak dalam penyaluran Dana Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa penerima yang dikelola oleh Direktur PKBM Harapan […]

  • Sejarah di Olimpiade Paris 2024, Indonesia Raih 2 Emas

    Sejarah di Olimpiade Paris 2024, Indonesia Raih 2 Emas

    • calendar_month Sab, 10 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Paris | Bangga, itu sematan kekaguman masyarakat Indonesia karena untuk kali pertama sejak Barcelona 1992, Indonesia mampu meraih 2 (dua) emas dalam 1 perhelatan Olimpiade. Veddriq Leonardo, langsung meraih emas pada speed climbing yang baru dipertandingkan pada Olimpiade Paris 2024. Rizki Juniansyah, debutan Olimpiade, menjadi lifter Indonesia pertama dalam sejarah yang mampu meraih emas Olimpiade. […]

expand_less