Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mulai Januari 2021, Distribusi Pupuk Bersubsidi di TTU Pakai Kartu Tani

Mulai Januari 2021, Distribusi Pupuk Bersubsidi di TTU Pakai Kartu Tani

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 22 Des 2020
  • visibility 99
  • comment 0 komentar

Loading

Kefa-TTU, Garda Indonesia | Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Gregorius Mathias Radrigis, S.P. menyampaikan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi akan disalurkan kepada 5—6  kecamatan dengan alokasi 850ha untuk Ft- 1 tahun anggaran 2020/2021.

Pernyataan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten TTU tersebut, disampaikannya usai menggelar rapat evaluasi kepada para admin, Koordinator PPL dan Mantri Tani terkait penggunaan Kartu Tani oleh Petani untuk mendapatkan Pupuk Bersubsidi pada program Gubernur NTT, Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS),.pada Selasa, 22 Desember 2020.

Rapat yang dilaksanakan di aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten TTU tersebut mengangkat tema “Evaluasi dan koordinasi updating RDKK dalam e-RDKK kegiatan penyaluran Pupuk bersubsidi tingkat Kabupaten Timor Tengah Utara Tahun Anggaran 2020”.

Kepada Garda Indonesia, Kadis Gregorius, mengungkapkan bahwa per tanggal 1 Januari 2021 dan seterusnya, akan ada perubahan sistem dalam pendistribusian pupuk. “Saat ini, yang kita kejar terhitung 1 Januari nanti, kita tidak memakai sistem manual lagi dan diharuskan memakai sistem elektronik. Jadi, Petani mau dapat pupuk harus menabung di BRI terdekat,” urainya.

Petani, imbuh Gregorius, akan mendapatkan Kartu Tani sejenis kartu ATM, saat digesek nanti, bakal keluar struk. “Itulah yang akan dibawa ke penyalur (pengecer), untuk mendapatkan pupuk, sesuai yang dibutuhkan pada musim tanam pertama,” terangnya.

Tentunya, lanjut Kadis Gregorius, bakal ada tantangan karena masyarakat (Petani,red), yang belum terbiasa menabung baru dapat pupuk. “Jadi, kepada Admin, Koordinator PPL dan Mantri Tani, harus disosialisasikan kepada kelompok Tani sesuai materi pertama evaluasi tadi,” tegasnya.

Gregorius juga menekankan kepada Admin, Koordinator PPL dan Mantri Tani, untuk memberikan hal-hal yang praktis karena banyak Petani akan susah mendapatkan Pupuk bersubsidi terkait sistem yang mengikat dan terbatas pada petani yang masuk dalam Kelompok Tani. “Dan itu, sudah dikukuhkan atau di-input ke data SIMBLUKTAN Jakarta oleh Kementerian Pertanian,” tandasnya.(*)

Penulis (*/Melkianus Nino)

Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesepeda Perancis Tampil Perkasa Etape Pertama Tour De EnTeTe

    Pesepeda Perancis Tampil Perkasa Etape Pertama Tour De EnTeTe

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Pada kategori King of the Mountain, Muhamad Herlangga, Rider asal Indonesia dari Nusantara BYC berhasil mengumpulkan poin terbanyak. Pembalap dengan nomor Bib 93 ini berhasil mengumpulkan 10 poin sehingga dirinya berhak mengenakan Polkadot Jersey sebagai raja tanjakan.   Kefamenanu | Etape pertama Tour De EnTete berhasil dimenangkan oleh Axel Habert. Pembalap asal Perancis yang tergabung […]

  • Budidaya Udang Pandawai Sumba Timur Dapat Dukungan Listrik PLN

    Budidaya Udang Pandawai Sumba Timur Dapat Dukungan Listrik PLN

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Loading

    Integrated Shrimp Farming di Pandawai, Sumba Timur merupakan sistem budidaya udang modern berskala besar yang terintegrasi dari hulu ke hilir dalam satu kawasan.   Waingapu | PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) menegaskan komitmennya menjadi motor penggerak ekonomi daerah dengan mendukung penuh rencana pengembangan Integrated Shrimp Farming (Budidaya Udang Terintegrasi) di Sumba […]

  • Dirut PLN Pastikan Sistem Kelistrikan World Water Forum Andal

    Dirut PLN Pastikan Sistem Kelistrikan World Water Forum Andal

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Dua, Direktur Utama PLN (Persero) Darmawan Prasodjo meninjau langsung posko utama kelistrikan Konferensi Tingkat Tinggi World Water Forum (KTT WWF) di Kawasan Nusa Dua, Bali pada Minggu, 19 Mei 2024. ”Kami ingin benar-benar memastikan pasokan listrik yang andal dan tanpa kedip untuk menyukseskan gelaran ini. Ajang ini menjadi kesempatan kami untuk turut menjaga nama […]

  • “Kasus Narkoba” Kapolda Jawa Timur Ditangkap Propam

    “Kasus Narkoba” Kapolda Jawa Timur Ditangkap Propam

    • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kabar mengejutkan datang dari lembaga Kepolisian Daerah Jawa Timur. Pasalnya, Kapolda Jatim, Irjen Teddy Minahasa Putra ditangkap Propam Polri terkait kasus narkoba. Informasi tersebut diafirmasi Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Ia mengatakan, Kapolda Jatim pengganti Irjen Pol Nico Afinta itu dalam waktu secepatnya akan diumumkan kasus yang dialaminya. “Kalau […]

  • Tenun Lotis Garuda dari Kab.TTS, Sapa Presiden dari Timur Indonesia

    Tenun Lotis Garuda dari Kab.TTS, Sapa Presiden dari Timur Indonesia

    • calendar_month Jum, 6 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Fatukopa-T.T.S, Garda Indonesia | Tenun menjadi satu kekayaan budaya Indonesia yang harus terus dijaga dan dipelihara. Dari Timur Indonesia, di Desa Fatukopa, Kecamatan Fatukopa Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kelompok Tenun Ikat Namaut Hen Pin, menghasilkan tenunan dengan corak burung Garuda dan bertuliskan ‘Presiden Jokowi’. “Kami masyarakat kecil yang tidak bisa menyapa Pak Jokowi secara […]

  • Jaga Suasana Kondusif Usai Pemilu, KPI Pinta TV & Radio Siarkan ‘Real Count KPU’

    Jaga Suasana Kondusif Usai Pemilu, KPI Pinta TV & Radio Siarkan ‘Real Count KPU’

    • calendar_month Sab, 20 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta lembaga penyiaran mulai mengawal proses perhitungan suara real count yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Mengenai hal itu, lembaga penyiaran diminta memberikan edukasi kepada masyarakat akan kemungkinan terjadinya perbedaan di masa perubahan penghitungan suara dari hitung cepat (quick count) dengan real count yang memerlukan waktu. […]

expand_less