Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Mungkinkah Prabowo dan Jokowi Saling Pegang Kartu AS?

Mungkinkah Prabowo dan Jokowi Saling Pegang Kartu AS?

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 27 Okt 2023
  • visibility 132
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Jhon Sitorus

Ada banyak konspirasi yang menganalisis mengapa Jokowi sampai bermanuver luar biasa. Tak ada satu orang pun yang bisa menduga jika Jokowi 100% mendukung Prabowo untuk Pilpres 2024.

Secara terbuka mungkin belum, tetapi dengan merestui Gibran sebagai wakil Prabowo dan Kaesang sebagai ketua umum PSI (yang barusan deklarasi) mendukung Prabowo adalah representasi nyata dari dukungan total Jokowi untuk Prabowo

Berbagai dugaan muncul. Jokowi dianggap gerah dengan Megawati karena kerap kali dipanggil sebagai “petugas partai”, amarah ibu Iriana Jokowi kepada bu Mega karena sering merendahkan Jokowi, teori langkah Catur Jokowi untuk meredam eksistensi radikalisme di Pilpres 2014 hingga strategi bu Mega untuk sengaja menempatkan Jokowi family di kubu Prabowo

Alasan pertama dan kedua cukup masuk akal, barangkali Jokowi ingin show off prerogatif dan power-nya sebagai seorang Presiden di depan seluruh rakyat Indonesia. Maklum, setahun lagi pengabdiannya akan menemui penghujung waktu

9 tahun nyaris tanpa “cela”, semua lini berkembang positif dan bahkan kepercayaan rakyat menembus 83%, bahkan lebih tinggi dari Barack Obama hanya 64% dan Vladimir Putin yang hanya 80%

Predikat mencengangkan ini mesti dijaga agar citra sebagai presiden paling bersih bisa disematkan dalam buku sejarah Sambil seruput secangkir kopi hitam di suatu pagi, saya tiba-tiba kepikiran suatu hal. Jangan-jangan Jokowi dan Prabowo saling pegang kartu AS yang jika dibuka akan menghancurkan nama baik masing-masing, terutama Jokowi dan keluarganya

Ingat, Jokowi adalah orang yang selalu memegang teguh prinsip. Tetapi kali ini prinsip ini diterobos dengan mengutak-atik aturan main Pilpres 2024 lewat MK dengan bantuan iparnya sendiri, Anwar Usman

Jokowi yang kita kenal bukan demikian. Jokowi yang kita kenal bukan yang haus kekuasaan, bukan yang ambisius.

Who are you sir?

Dugaan saya, bisa jadi Jokowi tersandera kasus besar yang bahkan melibatkan keluarganya terutama anak-anaknya yang diketahui Prabowo dan kroninya.

Semoga saja saya salah, tetapi Jokowi tidak akan berubah total 180⁰ jika bukan ada sesuatu yang ekstrem mempengaruhi prinsipnya, apalagi menyangkut masa depan anak

Mau tidak mau, Jokowi harus menuruti permintaan Prabowo agar menang di Pilpres 2024. Satu-satunya cara adalah wajib melibatkan anak-anak Jokowi karena Jokowi Family masih dianggap representasi Jokowi itu sendiri.

Gibran harus jadi Cawapres, Kaesang harus terjun ke dunia politik dengan ultimatum wajib mendukung Prabowo cs. Maka PSI harus ditaklukkan sebagai representasi partai anak muda dan tagline Jokowisme

Jokowi tak dilibatkan secara langsung untuk mempertahankan marwahnya sebagai presiden sekaligus menjaga citra baik selama ini, walau harus bertugas untuk melobi agar relawan-relawannya mau bergeser mendukung Prabowo

Beberapa kali Jokowi menggaungkan “ojo kesusu,” tujuannya hanya agar relawan Jokowi tidak lari ke Ganjar Pranowo lalu last minute mengarahkan semua relawan ke Prabowo. Tadi malam, semua ketua Relawan Jokowi dipanggil ke Istana, tentu soal dukungan ke Prabowo.

Semua begitu terstruktur dan sistematis. Mulai dari MK, nepotisme hingga manuver politik ugal-ugalan. Semuanya bukan cermin yang Jokowi banget.

Reshuffle tak akan lama lagi bergulir dengan memperbanyak jatah partai pendukung Prabowo, yang hari-hari sebelumnya berseberangan dengan Jokowi.

Semoga dugaan dan analisa saya salah, karena apa yang terjadi hari ini bukan style-nya Jokowi banget. Ini adalah gaya orde baru, bukan gaya produk reformasi.

Bila alasan umum Jokowi bermanuver karena Bu Mega selalu merendahkan Jokowi, bagi saya tuduhan itu sangat bisa digugurkan dengan alasan mencalonkan Jokowi dari belum apa-apa di kota Solo hingga jadi Gubernur DKI dan Presiden 2 (dua) periode, juga dengan menyukseskan Gibran dan Bobby sebagai wali kota.

Sekali lagi, semoga saya salah karena Jokowi yang kita kenal bukan Jokowi yang rakus dan tamak. (*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nikita Mirzani ‘Ngamuk’ di Sidang, Jaksa Paksa Pakai Rompi Tahanan

    Nikita Mirzani ‘Ngamuk’ di Sidang, Jaksa Paksa Pakai Rompi Tahanan

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Loading

    Usai sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Inda Putri Manurung menghampiri Nikita dan memintanya kembali ke Rutan Pondok Bambu sambil menyodorkan rompi tahanan.   Jakarta | Sidang kasus dugaan pemerasan dan pencucian uang Rp4 miliar yang menjerat artis Nikita Mirzani kembali memanas di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis, 31 Juli 2025. Ketegangan terjadi setelah Nikita […]

  • Jangan Berasumsi Terhadap Teman Difabel

    Jangan Berasumsi Terhadap Teman Difabel

    • calendar_month Sel, 23 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Jangan bantu aku, alat bantuku adalah bagian dari tubuhku, jangan memegang atau memindahkan,” petikan pernyataan dari para penyandang disabilitas atau difabel yang disampaikan oleh Kuni Fatonah, Amd. saat Webinar Pelatihan Pshycology First Aid (PFA) dan Self Care oleh Humanity And Inclusion yang diikuti oleh para peserta di wilayah Kota Kupang pada tanggal 22—23 […]

  • Filosofi Putri Suku Oburauw Papua Ikut Seleksi Taruni Akpol 2024

    Filosofi Putri Suku Oburauw Papua Ikut Seleksi Taruni Akpol 2024

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Semarang | Putri Suku Oburauw, Papua Barat tampak bersemangat mengikuti tahapan seleksi tingkat pusat taruna-taruni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun anggaran 2024 yang dihelat Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri. Lin, sapaan akrabnya Putri Suku Oburauw mengaku selalu ingat pesan orang tua tentang analogi ‘busur panah’. “Kebetulan saya anak pertama. Satu pesan yang sering diberikan orang […]

  • TPP Desa dari Kabupaten Belu NTT Peroleh Apresiasi Ketua DPR RI

    TPP Desa dari Kabupaten Belu NTT Peroleh Apresiasi Ketua DPR RI

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Tenaga Pendamping Profesional Desa (TPP Desa) terbaik dari Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Maria Odilia Besin dan Charles Mau diapresiasi oleh Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). Kehadiran mereka beserta ratusan ribu TPP Desa di berbagai daerah lainnya telah membantu mempercepat program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. “Bersama ratusan ribu TPP […]

  • Resmi Jadi Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono Ganti Jenderal Andika

    Resmi Jadi Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono Ganti Jenderal Andika

    • calendar_month Sel, 13 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Babak baru pengangkatan Panglima TNI telah menemui titik final. Laksamana Yudo Margono akhirnya didapuk sebagai Panglima TNI, menggantikan Jenderal Andhika Perkasa. Penetapan Laksamana Yudi Margono sebagai Panglima TNI baru itu dilakukan setelah DPR secara resmi menyetujui usulan tersebut. Keputusan diambil melalui Rapat Paripurna DPR yang dihelat di ruang Rapat Paripurna DPR, […]

  • Perkara Bank NTT Absalom Sine & Beny Pellu Dituntaskan OJK

    Perkara Bank NTT Absalom Sine & Beny Pellu Dituntaskan OJK

    • calendar_month Kam, 4 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Otoritas Jasa Keuangan terus meningkatkan pelaksanaan fungsi penyidikan sektor jasa keuangan dengan menyelesaikan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan (tipibank) yang terjadi di Kantor Pusat PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT). Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan OJK Tongam L Tobing, di Jakarta pada Kamis, 4 Juli 2024, mengatakan penyidik OJK […]

expand_less