Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Mungkinkah Prabowo dan Jokowi Saling Pegang Kartu AS?

Mungkinkah Prabowo dan Jokowi Saling Pegang Kartu AS?

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 27 Okt 2023
  • visibility 86
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Jhon Sitorus

Ada banyak konspirasi yang menganalisis mengapa Jokowi sampai bermanuver luar biasa. Tak ada satu orang pun yang bisa menduga jika Jokowi 100% mendukung Prabowo untuk Pilpres 2024.

Secara terbuka mungkin belum, tetapi dengan merestui Gibran sebagai wakil Prabowo dan Kaesang sebagai ketua umum PSI (yang barusan deklarasi) mendukung Prabowo adalah representasi nyata dari dukungan total Jokowi untuk Prabowo

Berbagai dugaan muncul. Jokowi dianggap gerah dengan Megawati karena kerap kali dipanggil sebagai “petugas partai”, amarah ibu Iriana Jokowi kepada bu Mega karena sering merendahkan Jokowi, teori langkah Catur Jokowi untuk meredam eksistensi radikalisme di Pilpres 2014 hingga strategi bu Mega untuk sengaja menempatkan Jokowi family di kubu Prabowo

Alasan pertama dan kedua cukup masuk akal, barangkali Jokowi ingin show off prerogatif dan power-nya sebagai seorang Presiden di depan seluruh rakyat Indonesia. Maklum, setahun lagi pengabdiannya akan menemui penghujung waktu

9 tahun nyaris tanpa “cela”, semua lini berkembang positif dan bahkan kepercayaan rakyat menembus 83%, bahkan lebih tinggi dari Barack Obama hanya 64% dan Vladimir Putin yang hanya 80%

Predikat mencengangkan ini mesti dijaga agar citra sebagai presiden paling bersih bisa disematkan dalam buku sejarah Sambil seruput secangkir kopi hitam di suatu pagi, saya tiba-tiba kepikiran suatu hal. Jangan-jangan Jokowi dan Prabowo saling pegang kartu AS yang jika dibuka akan menghancurkan nama baik masing-masing, terutama Jokowi dan keluarganya

Ingat, Jokowi adalah orang yang selalu memegang teguh prinsip. Tetapi kali ini prinsip ini diterobos dengan mengutak-atik aturan main Pilpres 2024 lewat MK dengan bantuan iparnya sendiri, Anwar Usman

Jokowi yang kita kenal bukan demikian. Jokowi yang kita kenal bukan yang haus kekuasaan, bukan yang ambisius.

Who are you sir?

Dugaan saya, bisa jadi Jokowi tersandera kasus besar yang bahkan melibatkan keluarganya terutama anak-anaknya yang diketahui Prabowo dan kroninya.

Semoga saja saya salah, tetapi Jokowi tidak akan berubah total 180⁰ jika bukan ada sesuatu yang ekstrem mempengaruhi prinsipnya, apalagi menyangkut masa depan anak

Mau tidak mau, Jokowi harus menuruti permintaan Prabowo agar menang di Pilpres 2024. Satu-satunya cara adalah wajib melibatkan anak-anak Jokowi karena Jokowi Family masih dianggap representasi Jokowi itu sendiri.

Gibran harus jadi Cawapres, Kaesang harus terjun ke dunia politik dengan ultimatum wajib mendukung Prabowo cs. Maka PSI harus ditaklukkan sebagai representasi partai anak muda dan tagline Jokowisme

Jokowi tak dilibatkan secara langsung untuk mempertahankan marwahnya sebagai presiden sekaligus menjaga citra baik selama ini, walau harus bertugas untuk melobi agar relawan-relawannya mau bergeser mendukung Prabowo

Beberapa kali Jokowi menggaungkan “ojo kesusu,” tujuannya hanya agar relawan Jokowi tidak lari ke Ganjar Pranowo lalu last minute mengarahkan semua relawan ke Prabowo. Tadi malam, semua ketua Relawan Jokowi dipanggil ke Istana, tentu soal dukungan ke Prabowo.

Semua begitu terstruktur dan sistematis. Mulai dari MK, nepotisme hingga manuver politik ugal-ugalan. Semuanya bukan cermin yang Jokowi banget.

Reshuffle tak akan lama lagi bergulir dengan memperbanyak jatah partai pendukung Prabowo, yang hari-hari sebelumnya berseberangan dengan Jokowi.

Semoga dugaan dan analisa saya salah, karena apa yang terjadi hari ini bukan style-nya Jokowi banget. Ini adalah gaya orde baru, bukan gaya produk reformasi.

Bila alasan umum Jokowi bermanuver karena Bu Mega selalu merendahkan Jokowi, bagi saya tuduhan itu sangat bisa digugurkan dengan alasan mencalonkan Jokowi dari belum apa-apa di kota Solo hingga jadi Gubernur DKI dan Presiden 2 (dua) periode, juga dengan menyukseskan Gibran dan Bobby sebagai wali kota.

Sekali lagi, semoga saya salah karena Jokowi yang kita kenal bukan Jokowi yang rakus dan tamak. (*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inflasi NTT November 2018, Terjadi di Kota Kupang dan Maumere

    Inflasi NTT November 2018, Terjadi di Kota Kupang dan Maumere

    • calendar_month Sel, 4 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id | Inflasi November 2018 terjadi di 3 (tiga) Kota di Provinsi NTT; Kota Kupang mengalami inflasi sebesar 0,48% dan Maumere juga mengalami inflasi sebesar 0,48%. Inflasi November 2018 di Nusa Tenggara Timur sebesar 0,82% karena adanya kenaikan indeks harga pada 6 (enam) kelompok pengeluaran dengan kenaikan terbesar pada kelompok transpor sebesar 3,52% dan diikuti […]

  • Bantuan Subsidi Upah Rp.2,4 Juta per Orang bagi 15,7 Juta Pekerja

    Bantuan Subsidi Upah Rp.2,4 Juta per Orang bagi 15,7 Juta Pekerja

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo resmi meluncurkan program stimulus ekonomi berupa Bantuan Subsidi Upah bagi para pekerja yang terdampak pandemi Covid-19. Peluncuran program tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 27 Agustus 2020. Dalam acara tersebut, turut hadir sejumlah perwakilan pekerja yang termasuk ke dalam 2,5 juta pekerja gelombang pertama yang akan […]

  • Kapal Pesiar Aqua Blu Diluncurkan di Labuan Bajo, Tawarkan Wisata Bahari

    Kapal Pesiar Aqua Blu Diluncurkan di Labuan Bajo, Tawarkan Wisata Bahari

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Kapal pesiar mewah berlambung baja Aqua Blu resmi diluncurkan di Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan siap menawarkan wisata bahari di perairan kawasan tersebut. Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) Shana Fatina pada Selasa, 19 November 2019 mengatakan diluncurkannya Aqua Blu menambah alternatif […]

  • Pesawat Lion Air JT 610 Angkut 188 Orang; Inilah Daftar Nama Mereka

    Pesawat Lion Air JT 610 Angkut 188 Orang; Inilah Daftar Nama Mereka

    • calendar_month Sen, 29 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id |Basarnas telah menemukan puing-puing pesawat Pesawat Lion Air Pesawat dengan nomor penerbangan JT 610 mengangkut 188 orang, terdiri dari 124 laki-laki, 54 perempuan, satu anak-anak, 2 bayi, dan 7 kru pesawat. Pesawat Lion Air JT 610 jatuh di laut dengan kedalaman 30 -35 meter. Saat ini Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub terus berkoordinasi […]

  • Pjs. Bupati Belu Terima Rekomendasi KASN tentang Sanksi Bagi 9 Camat

    Pjs. Bupati Belu Terima Rekomendasi KASN tentang Sanksi Bagi 9 Camat

    • calendar_month Sel, 3 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Rekomendasi KASN-nya sudah ada, diberikan kepada pejabat pembina kepegawaian daerah untuk menjatuhkan sanksi kepada 9 camat yang bermasalah. Jenis sanksinya tentu sama karena terlibat dalam titik kegiatan yang sama,” ungkap Pjs. Bupati Belu, Zakarias Moruk saat ditemui awak media di ruang kerjanya, pada Selasa siang, 3 November 2020. Dalam rekomendasi KASN […]

  • “Kenyang Tak Harus Nasi” Diversifikasi Pangan Lokal di Provinsi NTT

    “Kenyang Tak Harus Nasi” Diversifikasi Pangan Lokal di Provinsi NTT

    • calendar_month Kam, 20 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Agar dapat meningkatkan ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal, pada Rabu, 19 Agustus 2020, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia menyelenggarakan Gerakan Diversifikasi Pangan serentak secara nasional. Gerakan ini sekaligus mengajak masyarakat untuk mengubah pola konsumsi agar tidak tergantung pada satu komoditas saja. Dinas Pertanian […]

expand_less