Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » NTT: Nusa Tempat Titip?

NTT: Nusa Tempat Titip?

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 6 Jul 2024
  • visibility 168
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Darius Beda Daton, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi NTT

Hari ini, ramai nian ocehan, sindiran dan umpatan di media sosial dan WhatsApp group. Umpatan dipicu oleh pengumuman nama-nama calon taruna Akademi Kepolisian (Akpol) asal panitia daerah Polda NTT Tahun 2024.

Pasalnya dari 11 nama yang diumumkan, tak nampak nama marga asal NTT. Saya pun ikut diserbu pesan via WA dan colekan di media sosial yang berisi protes dan meminta agar cek kembali apa yang terjadi dengan panitia daerah Polda NTT.

Judul tulisan ini saya ambil dari umpatan seseorang di media sosial. Diksi baru untuk provinsi kita, NTT = Nusa Tempat Titip. Keren juga diksinya. Ada lagi postingan dengan judul unik: “Naturalisasi bukan hanya di bola kaki tetapi juga calon taruna Akpol antar provinsi”.

Terhadap banyak pertanyaan wartawan dan publik bahwa apakah telah terjadi nepotisme dalam seleksi taruna Akpol kali ini, saya hanya bisa menyampaikan demikian. Ya, saya telah mencermati semua suara publik hari ini dan ikut prihatin. Saya juga telah meneruskan protes ini ke Irwasda Polda NTT.

Apakah ada nepotisme atau tidak perlu dibuktikan lagi?. Bukankah semua warga negara boleh mengikuti seleksi seperti ini di seluruh Indonesia? Orang NTT boleh ikut seleksi taruna Akpol di provinsi lain, pun demikian sebaliknya.  Meski demikian, persepsi negatif publik NTT tidak dapat dibendung.

Proses seleksi kali ini (tahun ajaran 2024) dianggap tidak memihak warga NTT karena tidak ada pertimbangan komposisi putra-putri daerah. Saya menjawab semua protes dan umpatan dengan pernyataan demikian; bahwa kami tidak dilibatkan sejak awal sebagai pengawas eksternal seleksi taruna Akpol Polda NTT tahun 2024 sehingga kurang mengikuti proses dan tahapan sejak awal sampai pengumuman kelulusan oleh panitia daerah.

Setahu saya, biasanya Biro SDM Polda NTT melibatkan pengawas internal dan eksternal dalam seleksi seperti ini agar transparan dan akuntabel. Hemat saya, ini bukan soal anak-anak NTT mampu atau tidak mampu bersaing, tetapi lebih kepada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, hal yang sering diucap Presiden Jokowi untuk membandingkan wilayah Barat dan Timur. Karena itu memang harus ada afirmasi khusus untuk wilayah Timur.

Tapi, sudahlah panitia daerah tentu punya ukuran dan timbangan sebagaimana biasanya seleksi dilakukan. Kita hanya berharap suara-suara dari NTT terus bergaung dan didengar oleh Kapolri sehingga hasil seleksi dapat ditinjau kembali, utamanya untuk memenuhi syarat keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Semoga.(*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OPM Larang Kibarkan Merah Putih di Papua Jelang HUT RI ke-80

    OPM Larang Kibarkan Merah Putih di Papua Jelang HUT RI ke-80

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menanggapi ancaman ini dengan optimis, menyebut warga Papua tetap mencintai Indonesia.   Papua | Menjelang peringatan HUT RI ke-80, ketegangan memanas di Papua. Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan bahwa larangan pengibaran Bendera Merah Putih oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) adalah bentuk teror terhadap masyarakat. Kepala Penerangan […]

  • Pemkot Kupang Teken MoU dengan Nippon Koei Co Menuju Kupang Smart City

    Pemkot Kupang Teken MoU dengan Nippon Koei Co Menuju Kupang Smart City

    • calendar_month Rab, 18 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, gardaindonesia.id – Sebagai Persiapan dini Kota Kupang Menuju The Smart City, Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH selaku Pemerintah Kota Kupang dan Mr. Tomonori Kimura dari Perusahaan Nippon Koei Co., Ltd yang mewakili Pemerintah Jepang dalam hal pengembangan Kota Kupang baik dari sarana dan prasarana. Bertempat di Ruang Rapat […]

  • Sahabat Baca Desa Kalikur Juara I Lomba Perpustakaan Umum NTT 2025

    Sahabat Baca Desa Kalikur Juara I Lomba Perpustakaan Umum NTT 2025

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Kompetisi ini dihelat oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTT sejak 20 Juni hingga 25 Juli, diikuti tujuh perpustakaan desa/kelurahan terbaik dari berbagai kabupaten/kota.   Kupang | Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Lembata. Perpustakaan Sahabat Baca Desa Kalikur berhasil menyabet juara pertama lomba perpustakaan umum (desa/kelurahan) terbaik tingkat Provinsi NTT tahun 2025. Kompetisi ini dihelat […]

  • Presiden Jokowi Lantik 781 Perwira TNI dan Polri Tahun 2019

    Presiden Jokowi Lantik 781 Perwira TNI dan Polri Tahun 2019

    • calendar_month Sel, 16 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo pada, Selasa, 16 Juli 2019, bertindak selaku inspektur upacara dalam Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri tahun 2019 yang bertempat di halaman depan Istana Merdeka. Presiden dalam kesempatan tersebut sekaligus melantik dan mengambil sumpah para calon perwira remaja (capaja) yang berjumlah 781 orang dari mantra TNI dan Kepolisian. Tanda pangkat […]

  • Poltekes Kemenkes Kupang Olah Kulit Faloak Jadi Bubuk Kaya Manfaat

    Poltekes Kemenkes Kupang Olah Kulit Faloak Jadi Bubuk Kaya Manfaat

    • calendar_month Sel, 12 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia |Pemanfaatan Kulit batang Pohon Faloak (Sterculia quadrifida R.Br.) sebagai bahan baku Obat Herbal terus dikembang dan diteliti termasuk Prodi Poltekes Kemenkes Kupang juga melakukan pengembangan ekstrak Kulit Pohon Faloak menjadi bubuk kaya manfaat Ditemui saat kegiatan Senam Bersama Gereja Bait El Penfui Kupang, Sabtu/9/3/19 pukul 07.30 WITA dalam demo oleh Poltekes Kemenkes […]

  • Mahasiswa KKN Undana di Kelurahan Tode Kisar Dorong Budaya Gotong Royong

    Mahasiswa KKN Undana di Kelurahan Tode Kisar Dorong Budaya Gotong Royong

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Masa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang semester ganjil 2019 di Kelurahan Tode Kisar berakhir dan ditarik oleh pihak Undana yang diwakili oleh Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Ir. Kudji Herewila, M.Si. pada Senin, 26 Agustus 2019. Baca juga :  http://gardaindonesia.id/2019/07/10/terima-mahasiswa-kkn-undana-kel-merdeka-tode-kisar-optimalisasi-layanan/ Pihak Kelurahan Tode Kisar yang diwakili oleh […]

expand_less