Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Pemprov & Pemkab/Pemkot Se-NTT Siaga Dana Covid-19 Rp.272,49 Miliar

Pemprov & Pemkab/Pemkot Se-NTT Siaga Dana Covid-19 Rp.272,49 Miliar

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 4 Apr 2020
  • visibility 122
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT yang juga juru bicara gugus tugas penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si. mengatakan, Pemprov NTT telah bersepakat bersama Pemkab dan Pemkot untuk menyediakan dana bagi masyarakat terdampak Covid-19.

“Benar, telah disediakan anggaran sebesar Rp.272 miliar untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Provinsi NTT,” tandas Marius saat menjawab pertanyaan reporter RRI Ende dan RRI Kupang melalui telepon seluler, pada Jumat, 3 Maret 2020.

Dana sebesar Rp.270.492.900.000,- (dua ratus tujuh puluh miliar empat ratus sembilan puluh dua juta sembilan ratus ribu rupiah) sebut Marius, kalau dirata-ratakan yaitu setiap kabupaten/kota sebesar Rp.12.380.000.000, (12,38 miliar).

“Jadi, penanggulangan Covid-19 tentu kerja sama kita semua mulai dari provinsi maupun kabupaten/kota se-NTT . Semua ini dimaksudkan untuk menjaga masyarakat kita; terutama ketahanan pangan, daya beli masyarakat kita seluruhnya. Hal ini sesuai dengan isi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 tahun 2020 tentang revisi anggaran tahun berjalan,” tegas Marius, berargumen.

Diungkapnya, sekarang total anggaran yang dibebankan 5 persen kepada Pemrov NTT yaitu Rp.272 miliar lebih. Anggaran yang sudah tersedia kata dia, Rp.150 miliar melalui APBD Provinsi NTT. “Melalui komunikasi Bapak Gubernur dengan Pimpinan DPRD NTT, kita merevisi APBD 2020 dan sisa anggaran yang kita sudah siapkan sebesar Rp.150 miliar. Sisa di pihak yang lain sebesar Rp.123 miliar,” paparnya.

Menurut dia, Pemprov NTT mengajukan sejumlah skenario berdasarkan data-data faktual yang dialami atau dimiliki oleh provinsi dan kabupaten/kota seluruh NTT. “Pertama, kita melihat total rumah tangga miskin yaitu sebanyak 480.505 kepala keluarga (KK); itu rumah tangga miskin. Kemudian total rumah tangga miskin yang tidak mendapatkan bantuan pangan non tunai sebanyak 101 ribu lebih KK. Skenarionya adalah penanggulangan ekonomi akibat Covid-19 ini yaitu bantuan langsung tunai 144 ribu lebih KK x Rp.150 ribu x 6 bulan. Berarti Rp.129.600.900.000 dengan bantuan pangan non tunai beras yaitu Rp.196 ribu KK lebih X Rp.350 ribu X 6 bulan ke depan berarti Rp.412.248.900.000 lebih; dan jumlah bantuan bagi anggota pihak teridentifikasi positif covid-19 sebanyak 1.000 lebih X Rp.500.000 X 3 miliar jadi social net akibat covid-19 ini sebesar Rp.544 miliar lebih,” ucap mantan Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT.

“Apakah dana tersebut sudah termasuk pengadaan fasilitas kesehatan seperti APD (Alat Pelindung Diri) dan juga tenaga medis ?” tanya reporter. Marius menjawab, “Tidak termasuk.”

Menurut dia, sesuai arahan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu saat video konferensi bersama seluruh Gubernur se-Indonesia mengharapkan agar para Gubernur, para Bupati dan Walikota untuk fokus kepada tiga hal. Pertama, kesehatan masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19 dalam bentuk bantuan sosial (social savety net) dan kesiapan dalam menyediakan pangan dan menjamin kesiapan bahan pokok serta mengedepankan daya beli masyarakat.

“Bapak Presiden menegaskan agar Bapak Gubernur, para Bupati dan Walikota memangkas rencana belanja yang tidak prioritas di APBD dan dialihkan untuk keperluan masyarakat terdampak virus corona,” ucap Marius datar. (*)

Sumber berita dan foto (*/Valeri Guru–Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sistem Statistik Nasional Sebagai Infrastruktur Pembangunan

    Sistem Statistik Nasional Sebagai Infrastruktur Pembangunan

    • calendar_month Sab, 15 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yezua Abel, Statistisi BPS Provinsi NTT Data statistik bukan sekedar pelengkap agar suatu perencanaan terlihat layak dan bagus. Data statistik sangat penting dalam pembangunan, baik dalam proses perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi pembangunan. Statistik dapat dipandang sebagai salah satu infrastruktur yang  penting sebagaimana  sarana dan prasarana lainnya di berbagai sektor pembangunan. Oleh karena itu, […]

  • Wali Kota Palangka Raya Ajak Warganya Jadi Anggota Kopdit Pintu Air

    Wali Kota Palangka Raya Ajak Warganya Jadi Anggota Kopdit Pintu Air

    • calendar_month Ming, 20 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Palangka Raya, Garda Indonesia | “Sebagai koperasi primer nasional yang hadir sejak 1995, memiliki 55 kantor cabang di Indonesia, jumlah anggota 335.550 orang dan aset Rp.1,7 triliun tentu Kopdit Pintu Air telah menjadi satu kebanggaan kita semua. Saya minta pak Camat, Pak Lurah, pejabat Kota dan warga yang hadir di sini untuk bergabung dan mengajak […]

  • Bank NTT Gandeng MarkPlus Latih Tim Marketing Handal Siap Gapai Target

    Bank NTT Gandeng MarkPlus Latih Tim Marketing Handal Siap Gapai Target

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) dalam menghadapi target pendapatan sebesar Rp.3 Triliun dan Laba 500 Miliar pada tahun 2020, telah mengambil langkah dan kebijakan termasuk mempersiapkan tenaga marketing handal. Guna mempersiapkan tenaga marketing handal, Bank NTT menggandeng MarkPlus Institut untuk melatih dan membimbing sekitar 78 karyawan/ti agar […]

  • PSI Pertanyakan Rencana Pengenaan PPN Sembako

    PSI Pertanyakan Rencana Pengenaan PPN Sembako

    • calendar_month Jum, 11 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mempertanyakan rencana pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk sembako. Juru Bicara PSI, Andre Vincent Wenas mengatakan kebijakan ini prosesnya harus transparan dan sasarannya mesti tepat. Saat pandemi dan tidak boleh ada kebijakan yang tidak jelas secara proses. “Kondisi ekonomi di piramida bawah sangat berat, kalau rencana ini […]

  • Pemprov NTT Raih Opini WTP 10 Tahun Berturut-turut

    Pemprov NTT Raih Opini WTP 10 Tahun Berturut-turut

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 1Komentar

    Loading

    “Laporan WTP adalah sebuah evaluasi menyeluruh terhadap kinerja fiskal dan tata kelola pemerintahan. Opini WTP adalah pintu masuk bukan titik akhir sebab WTP mencerminkan kualitas kinerja keuangan” Ketua DPRD, Emilia Nomleni.   Kupang | Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) kembali memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan […]

  • OTT Bupati Meranti, Komitmen Ketua KPK Berantas Korupsi

    OTT Bupati Meranti, Komitmen Ketua KPK Berantas Korupsi

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan pihaknya bekerja profesional sesuai ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan. Berkat profesionalisme itu, kata Firli, KPK berhasil melancarkan operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil, Kamis malam, 6 April 2023. “Alhamdulillah, satu kepala daerah, bupati Meranti berhasil ditangkap tangan. Saya selalu menyampaikan […]

expand_less