Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » Produksi Padi NTT Meningkat, Dari Kupang Menuju Swasembada Pangan

Produksi Padi NTT Meningkat, Dari Kupang Menuju Swasembada Pangan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 68
  • comment 0 komentar

Loading

Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Wanda menyampaikan capaian Pemprov NTT meraih Pin Penghargaan Swasembada Pangan Nasional dari Kementerian Pertanian RI pada Januari 2026 atas peningkatan signifikan produksi padi.

 

Manusak | Sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kedaulatan negara, terutama dalam upaya memperkuat ketahanan pangan. Berdasarkan laporan Kementerian Pertanian tahun 2020, padi merupakan tanaman pangan yang memiliki jumlah produksi terbesar di Provinsi NTT dengan total produksi mencapai 1,09 juta ton pada tahun 2017 atau berkontribusi sebesar 1.34 persen dari total produksi padi nasional.

Sektor pertanian di Provinsi NTT memiliki kontribusi penting bagi masyarakat. Namun, pengembangan sektor pertanian perlahan terlupakan karena sering dianggap sebagai unsur penunjang dalam perekonomian. Oleh sebab itu, pengembangan sektor pertanian yang lebih masif perlu dilakukan karena dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi kesenjangan pembangunan wilayah.

Salah satu upaya implementasi ketahanan pangan tersebut yakni dilaksanakan Gerakan Tanam Padi Serentak se-Provinsi Nusa Tenggara Timur Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan. Kegiatan ini dipusatkan di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur – Kabupaten Kupang pada Senin pagi, 16 Februari 2026.

Hadir Gubernur NTT, Melki Laka Lena bersama Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, Ketua DPRD NTT, Emi Nomleni, Bupati Kupang, Yosef Lede, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda, Perwakilan Kementerian Pertanian RI, TNI/POLRI, Para Penyuluh Pertanian serta Kelompok Tani dan juga Rektor Undana Prof. Dr. Jefri Semuel Bale, bersama para mahasiswa.

Gerakan tanam padi serentak pada Senin pagi, 16 Februari 2026 di Manusak Kabupaten Kupang. Foto : Gerald

Gubernur NTT Melki Laka Lena mengungkapkan Gerakan Tanam Padi Serentak tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, kelompok tani, penyuluh pertanian, serta semua pihak yang terlibat dalam mendukung sektor pertanian sebagai fondasi utama perekonomian masyarakat. ”Melalui gerakan tanam serentak ini juga, kita bisa memuliakan para petani. Para petani adalah para pejuang-pejuang memberikan dampak langsung bagi keberlangsungan hidup kita sekalian. Karena melalui petani maka kita bisa makan dan menikmati berbagai jenis menu di meja makan kita, maka perlu kita maknai bahwa petani adalah pahlawan bagi kita sekalian,” jelasnya.

Gubernur Laka Lena menggambarkan progres capaian produksi gabah kering giling (GKG) di NTT yang hampir mencapai 1 juta ton di tahun 2025. ”Tahun 2025 produksi GKG itu hampir 1 juta ton, dengan angka 968.324 ton GKG. Produksi ini meningkat sebesar 260.532 ton GKG atau 36,81% dari tahun sebelumnya. Selanjutnya produksi beras Tahun 2025 sebesar 567.178 Ton mengalami peningkatan sebesar 152.602 Ton (35,38%) jika dibandingkan dengan Tahun 2024 sebesar 414.576 Ton. Peningkatan produksi beras tahun 2025 turut berdampak positif bagi peningkatan penyerapan beras oleh perum Bulog di NTT sebanyak 6.056 ton,” paparnya.

Ia pun memberikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian RI, terutama Menteri Pertanian, Amran Sulaiman yang senantiasa menaruh perhatian maksimal terhadap kebutuhan para petani di daerah termasuk Nusa Tenggara Timur.

Sejurus, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma juga mendorong strategi adaptasi sektor pertanian tidak saja hanya dengan komoditi padi melainkan juga dengan produksi sorgum atau jagung. Hal tersebut disampaikan beliau saat memberi arahan kepada Bupati Sabu Raijua dan jajaran.

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma memberkati bantuan benih padi kepada petani. Foto : Gerald

Sementara itu, Bupati Kupang, Yosef Lede menargetkan produksi padi tahun 2026 menjadi 100.000 ton. ”Kita ingin tahun ini kita bisa produksi sampai 100.000 ton dibandingkan tahun lalu sebanyak 87.000 ton,” jelasnya.

Ia menambahkan, pentingnya upaya mekanisasi dan sistem brigade alsintan. Strategi yang diterapkan mencakup penggunaan sistem “brigade” untuk alat mesin pertanian (alsintan), program cetak sawah rakyat, dan optimalisasi lahan tadah hujan. Selain itu, pemerintah Kabupaten Kupang juga tengah menyiapkan regulasi untuk pembentukan BUMD Agrobisnis guna menjamin stabilitas harga hasil panen petani. Inisiatif ini juga dipersiapkan untuk memastikan seluruh kebutuhan pangan berasal dari hasil produksi petani lokal di Kabupaten Kupang.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda melaporkan Pemerintah Provinsi NTT pada tahun 2026 menargetkan peningkatan luas tanam padi sebesar 7,90% (273.800 ha) dari tahun 2025 seluas 253.700 ha dengan target produksi padi sebesar 1.186.456 Ton GKG dan produksi beras 694.944 Ton. Hal tersebut didasarkan untuk memenuhi rata-rata kebutuhan beras NTT di kisaran 650.000 ton/tahun.

Ia juga menjelaskan capaian Pemerintah Provinsi NTT yang meraih Pin Penghargaan Swasembada Pangan Nasional dari Kementerian Pertanian RI pada Januari 2026 atas peningkatan signifikan produksi padi. ”Untuk pencapaian produksi tersebut, oleh Kementerian Pertanian memberikan Pin Swasembada bagi 5 (lima) provinsi yaitu Jawa Timur, Jawa Barat, NTT, Banten dan Papua Selatan. Kami juga memberi apresiasi kepada 3 (tiga) Kabupaten dengan produksi padi tertinggi di NTT yaitu Manggarai Barat, Kupang dan Sumba Timur,” jelas Joaz.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • INJURY TIME, Politisi Senior Golkar Dukung SIAGA Menang

    INJURY TIME, Politisi Senior Golkar Dukung SIAGA Menang

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Loading

    Daniel Adoe merupakan politisi senior Partai Golkar dan hingga saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat DPD II Partai Golkar Kota Kupang. Hari terakhir menuju hari pencoblosan Rabu, 27 November 2024, Daniel Adoe menyatakan mendukung Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (SIAGA).   Kupang | Daniel Adoe, politisi senior yang juga tokoh masyarakat Kota Kupang, […]

  • Siswa SMAN 1 & Dinas Perhubungan Kota Kupang Gapai Bantuan Jasa Raharja

    Siswa SMAN 1 & Dinas Perhubungan Kota Kupang Gapai Bantuan Jasa Raharja

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Nusa Tenggara Timur kembali mengimplementasikan amanah Peraturan Menteri BUMN Nomor Per-02/MBU/7/2017 tentang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan dengan menyerahkan 2 (dua) Bantuan Bina Lingkungan sekaligus. Pada Jumat, 22 November 2019 dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan berupa pembuatan SIM C untuk Pelajar SMAN 1 Kota Kupang senilai […]

  • Bank NTT Lawan Berita Palsu

    Bank NTT Lawan Berita Palsu

    • calendar_month Rab, 29 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Direktur Utama Bank NTT Alex Riwu Kaho dalam sesi konferensi pers pada Selasa sore, 28 Maret 2023 menegaskan bahwa terhadap pemberitaan palsu atau fake, Bank NTT memutuskan mengambil langkah hukum berupa pelaporan ke Polda NTT terhadap beberapa media online dan akun media sosial (Facebook). Alex Riwu Kaho yang didampingi oleh Direktur […]

  • Presiden Harap Kapal Selam Alugoro Jadi Awal Kemandirian Alutsista Nasional

    Presiden Harap Kapal Selam Alugoro Jadi Awal Kemandirian Alutsista Nasional

    • calendar_month Sen, 27 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengunjungi PT PAL Indonesia (Persero) di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur pada Senin, 27 Januari 2020. Pada kesempatan tersebut, Presiden meninjau langsung kapal selam KRI Alugoro-405. Setibanya di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB, Presiden terlebih dahulu meninjau panel dan mendapatkan penjelasan terkait kapal selam Alugoro. Presiden kemudian menuju […]

  • Program GKH, Pakar Lahan Kering dari UKAW Rekomendasi Tanam Pohon

    Program GKH, Pakar Lahan Kering dari UKAW Rekomendasi Tanam Pohon

    • calendar_month Sel, 6 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemkot Kupang sedang berfokus menghijaukan wilayah Kota Kupang melalui program Gerakan Kupang Hijau (GKH). Sejak tahun 2019 telah dilakukan penanaman ribuan pohon di berbagai ruas jalan. Terkait program ini, pakar lahan kering Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Ir. Zeth Malelak, M.S. kepada awak media menjelaskan Kota Kupang yang sangat […]

  • Merlisa A Marsaoly Ingin Mengabdi dan Membangun Ternate

    Merlisa A Marsaoly Ingin Mengabdi dan Membangun Ternate

    • calendar_month Ming, 3 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Ternate, Garda Indonesia | Segera berlangsung Pemilihan Kepala Daerah di Ternate pada tahun 2020, kini calon – calon pemimpin di masa depan Ternate mulai bermunculan termasuk mantan Ketua DPRD Kota Ternate Merlisa A Marsaoly. Awak media sempat mengkonfirmasi via whatsahap terkait nama yang di gadang – gadang untuk calon Wali Kota Ternate periode 2020—2025 tersebut […]

expand_less