Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Rumah Singgah Santo Antonius Padua Jakarta dan Tebaran Kasihnya

Rumah Singgah Santo Antonius Padua Jakarta dan Tebaran Kasihnya

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
  • visibility 62
  • comment 0 komentar

Loading

Rumah singgah Santo Antonius Padua Jakarta berdiri tahun 2000, bertujuan membantu anak-anak kurang mampu di sekitarnya. Rumah itu diberikan atau dihibahkah oleh dr. Mariana kepada Romo untuk melayani kepada siapa saja yang tidak punya rumah dan tak memandang latar belakang.

 

Jakarta | Hujan yang turun di pagi hari, tidak menyurutkan niat baik Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Pulo Gebang Ranting Paulus, untuk mengunjungi rumah singgah Santo Antonius Padua. Rumah singgah yang terletak di Jalan Tanah Tinggi 2 No.7B, RT.7/RW.1, Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Kota Jakarta Pusat ini dipimpin oleh Frater Gabriel dan didampingi Frater Tino dan Frater Carles .

Pada Sabtu, 22 Februari 2025 pukul 10:00 WIB, sekiranya 10 (sepuluh) ibu-ibu WKRI menyambangi rumah singgah. Mereka disambut 25 anak-anak, 4 pendamping rumah singgah dan 2 mahasiswa Atma Jaya.

Ketua Ranting Paulus, Susi mengungkapkan bahwa sebenarnya anak-anak yang sering datang ke rumah singgah sekitar 33 anak, namun sekarang hanya datang 25 anak. “Anak-anak lainnya lain keperluan dan ada yang diajak pergi oleh orang tuanya,” imbuhnya.

Rumah singgah yang berdiri tahun 2000 ini bertujuan membantu anak-anak kurang mampu di sekitarnya. Rumah itu diberikan/dihibahkah oleh dr. Mariana kepada Romo untuk melayani kepada siapa saja (tanpa memandang latar belakang) dan yang tidak punya rumah.

Berlalunya waktu, tempat ini juga memberikan pendampingan untuk anak-anak yang bekerja sama dengan anak-anak mahasiswa Atma Jaya. Tahun 2007 mulai dibuka bimbingan belajar (bimbel) gratis untuk anak-anak. Perhatian utamanya agar anak-anak bisa membaca, menulis dan berhitung.

Pose bersama Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Pulo Gebang Ranting Paulus, anak-anak dan pengurus rumah singgah Santo Antonius Padua Jakarta. Foto : Emvy

Rumah singgah ini juga memfasilitasi anak-anak yang butuh bimbingan belajar, namun tidak ada biaya. Dengan bantuan para mahasiswa, anak-anak bisa belajar bersama dan bersukacita bersama di rumah singgah. Adapun mata pelajaran yang diberikan yaitu semua mata pelajaran di sekolah kecuali agama.

Pada kesempatan itu, Ibu-ibu WKRI mengajak anak-anak bernyanyi dan bermain kuis. Anak-anak juga diajak menghias kartu dan menulis untuk orang yang mereka sayangi. Di rumah singgah ini juga terdapat 6 (enam) orang lansia dari berbagai agama yang tidak mempunyai keluarga dan tempat tinggal. Para lansia ini menetap dan didampingi oleh seorang perawat yaitu ibu Mey.

Usai 2 (dua) jam berada di rumah singgah, ibu-ibu WKRI berpamitan pulang. Anak-anak lalu berfoto bersama, diberikan goody bag dan makan siang. Sebelum berpamitan pulang, ibu-ibu memberikan meja belajar untuk anak-anak. Tidak lupa menitipkan sembako, dan perlengkapan yang dibutuhkan di rumah singgah untuk lansia dan anak-anak.

Semoga kebahagiaan anak-anak Rumah Singgah menjadi kebahagiaan kita semua.(*)

Penulis (*/Christine)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahap I, 328 Pejuang Eks Timor Timur Terima Piagam & Pin Bela Negara

    Tahap I, 328 Pejuang Eks Timor Timur Terima Piagam & Pin Bela Negara

    • calendar_month Kam, 4 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Mulai saat ini,  saya tidak mau dengar lagi bahwa ini bekas pejuang Timor-Timur. Tetapi Anda adalah Warga Negara Republik Indonesia, titik!. Tidak boleh ada dikotomi di NTT,  ini berasal dari ini, itu dari situ. Anda adalah WNI yang berdomisili di NTT dan menjadi penduduk NTT,” tegas Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef […]

  • ‘Nekaf Mese Ansaof Mese’ Satu Hati Satu Jiwa Pengurus IKABI 2021—2024

    ‘Nekaf Mese Ansaof Mese’ Satu Hati Satu Jiwa Pengurus IKABI 2021—2024

    • calendar_month Ming, 6 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Nekaf Mese Ansaof Mese Tah hunaka mese tiun oemata mese, Neno Biboki Funan Biboki  – Salu Miomaof Kuluan Maubesi Pah Timo Bi Mafutus Maklion Nok Pah Indonesia, Te Maneak Usif Maneak Tob,” demikian penggalan filosofi pengukuhan Ikatan Keluarga Biboki (IKABI) Periode 2021—2024 yang disampaikan oleh Romo Valens Boy, Pr. Terjemahan harafiah […]

  • Pjs. Bupati Belu Terima Rekomendasi KASN tentang Sanksi Bagi 9 Camat

    Pjs. Bupati Belu Terima Rekomendasi KASN tentang Sanksi Bagi 9 Camat

    • calendar_month Sel, 3 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Rekomendasi KASN-nya sudah ada, diberikan kepada pejabat pembina kepegawaian daerah untuk menjatuhkan sanksi kepada 9 camat yang bermasalah. Jenis sanksinya tentu sama karena terlibat dalam titik kegiatan yang sama,” ungkap Pjs. Bupati Belu, Zakarias Moruk saat ditemui awak media di ruang kerjanya, pada Selasa siang, 3 November 2020. Dalam rekomendasi KASN […]

  • Suami Istri Positif Covid-19 di Kota Kupang Masih Isolasi Diri di Rumah, Ini Alasannya

    Suami Istri Positif Covid-19 di Kota Kupang Masih Isolasi Diri di Rumah, Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Suami Istri terkonfirmasi positif Covid-19 oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT pada Sabtu, 6 Juni 2020; hingga hari ini, Rabu, 10 Juni 2020, masih melakukan isolasi mandiri bersama 3 (tiga) orang anak di dalam rumah mereka di Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/06/suami-istri-di-kota-kupang-positif-covid-19-transmisi-lokal-total-103-kasus-di-ntt/ Dilansir dari sergap.id, […]

  • Pria Ngada-NTT ‘Guncang’ Istana Negara, Dari Guru Jadi Musisi

    Pria Ngada-NTT ‘Guncang’ Istana Negara, Dari Guru Jadi Musisi

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Pada momen 17 Agustus 2025 ini, Presiden Prabowo Subianto yang semula berjoget tipis-tipis di kursi pun akhirnya bangun untuk berjoget diiringi Silet Open Up dan Diva Aurel dari Tanah Datar, Sumatera Barat (budaya Minangkabau).   Jakarta | Satu Indonesia dibikin berjoget dan bolak balik dalam gerakan berkat lagu hits “Tabola Bale” yang dinyanyikan Silet Open […]

  • Resmi Jadi Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono Ganti Jenderal Andika

    Resmi Jadi Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono Ganti Jenderal Andika

    • calendar_month Sel, 13 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Babak baru pengangkatan Panglima TNI telah menemui titik final. Laksamana Yudo Margono akhirnya didapuk sebagai Panglima TNI, menggantikan Jenderal Andhika Perkasa. Penetapan Laksamana Yudi Margono sebagai Panglima TNI baru itu dilakukan setelah DPR secara resmi menyetujui usulan tersebut. Keputusan diambil melalui Rapat Paripurna DPR yang dihelat di ruang Rapat Paripurna DPR, […]

expand_less