Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » Sekber Ayo Bangun NTT Menilai CIRMA Kolaborasi Konsep dan Aksi

Sekber Ayo Bangun NTT Menilai CIRMA Kolaborasi Konsep dan Aksi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
  • visibility 230
  • comment 0 komentar

Loading

John Subani dari Sekber Ayo Bangun NTT menilai pola pendampingan dan pembinaan yang telah dilakukan CIRMA kepada para petani penerima manfaat selama dua bulan terakhir (Agustus—September 2025), dilakukan dengan baik.

 

Napan | Sekretariat Bersama (Sekber) Ayo Bangun NTT harus mampu mengejawantahkan dan mentransformasi misi NTT lebih maju, sehat, dan berkelanjutan di bawah nakhoda pemerintahan Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma.

Sekber Ayo Bangun yang diluncurkan bersamaan dengan Meja Rakyat pada Jumat, 14 Maret 2025 ini juga harus mampu menerjemahkan Dasa Cita Ayo Bangun NTT, dari ladang dan lautan dengan membangun rantai pasok efisien dengan menghadirkan teknologi terbaru dari produksi hingga distribusi (hilirisasi) untuk hasil pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan, sekaligus memberikan perlindungan asuransi bagi sektor pertanian dan kelautan.

Sekber Ayo Bangun NTT pun harus memastikan terlaksananya Pilar Ekonomi Berkelanjutan dengan memajukan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kelautan, sebagai sektor unggulan yang berkelanjutan dan berbasis potensi daerah.

Menilik kondisi tersebut, maka Sekber Ayo Bangun NTT melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap pola pendampingan dan pemberdayaan yang dilakukan CIRMA (Centrum Inisiatif Rakyat Mandiri) terhadap para petani miskin dan miskin ekstrem di wilayah Timor Barat.

Monev yang dilakukan Sekber Ayo Bangun NTT menyasar kelompok tani binaan CIRMA di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yakni Desa Napan dan Desa Faenake di Kecamatan Bikomi Utara pada Jumat—Sabtu, 12—13 September 2025.

John Subani dari Sekber Ayo Bangun NTT menilai pola pendampingan dan pembinaan yang telah dilakukan CIRMA kepada para petani penerima manfaat selama dua bulan terakhir (Agustus—September 2025), dilakukan dengan baik.

“Apa yang dilakukan CIRMA baik, jangan hanya berkonsep dan tidak berkolaborasi konsep, namun menuju kepada berkolaborasi aksi,” urainya sembari menekankan dapat mengubah pola pikir para petani dari yang hanya mau menerima secara instan hingga menciptakan ekonomi sirkular.

Sekber Ayo Bangun NTT, imbuh John Subani, berharap ke depan dapat melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) dengan memotret perubahan dan peningkatan dampak baik pendampingan CIRMA.

Staf CIRMA, Gita Ladjar saat melakukan monev internal terhadap pola pendampingan dan pembinaan dari District Focal Point (DFP), Melki Sonbai kepada Poktan Poto Ana. Foto : Roni Banase

Perlu diketahui, Kelompok Tani Poto Ana Desa Napan, Kelompok Tani Tafenpah dan Sejahtera di Desa Faenake, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) telah menerapkan pertanian cerdas iklim berbasis organik.

Ketiga kelompok tani tersebut dibentuk dan dibina oleh District Focal Point (DFP) CIRMA, Melki Sonbai telah berjalan dua bulan.

Saat ini, Poktan Poto Ana dapat memenuhi kebutuhan hortikultura sendiri, dapat dijual kepada masyarakat setempat hingga kepada warga Timor Leste di perbatasan Napan. Lokasinya berdampingan di PLBN Napan, perbatasan RI—Timor. Poto Ana bermakna lumpur panas kecil (lumpur geotermal).

Peran CIRMA di Timor Barat

CIRMA (Centrum Inisiatif Rakyat Mandiri) merupakan sebuah yayasan yang fokus pada pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan pertanian, dengan program seperti Sekolah Lapang Iklim untuk petani dan inisiatif pemberdayaan ekonomi di Nusa Tenggara Timur. Didirikan pada tahun 2006, CIRMA berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencapai visi “Small Initiative, Big Impact” melalui program-program pemberdayaan.

Sejak awal pendiriannya, CIRMA telah menunjukkan kepedulian terhadap isu-isu kesehatan masyarakat. Salah satu program utama CIRMA adalah “Empowering West Timor” (Pemberdayaan Timor Barat) yang bertujuan memajukan 6.000 petani kecil di wilayah tersebut melalui pelatihan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, serta pertanian cerdas iklim.

Program CIRMA juga mencakup edukasi dan pemberdayaan dalam bidang sanitasi dan air bersih untuk komunitas. CIRMA juga berupaya meningkatkan ekonomi masyarakat miskin dan miskin ekstrem melalui berbagai inisiatif.

CIRMA menjalankan program-programnya dengan semangat bahwa inisiatif kecil dapat menghasilkan dampak yang besar. CIRMA bekerja sama dengan mitra global dan pemerintah daerah, seperti Pemprov NTT dan BMKG, untuk mencapai tujuannya.

Penulis (+Roni Banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Songsong Hardiknas 2022, SMK se-TTS Helat Beragam Lomba

    Songsong Hardiknas 2022, SMK se-TTS Helat Beragam Lomba

    • calendar_month Jum, 29 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Menyongsong Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2022, serta mewujudkan misi Kementerian Pendidikan, maka Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), se-Kabupaten Timor tengah selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), melaksanakan kegiatan gebyar SMK yang dilangsungkan di SMK  Negeri Kolbano pada tanggal 28—29 April 2022. Ketua Panitia […]

  • NTT : Negeri Tergantung Tindakan

    NTT : Negeri Tergantung Tindakan

    • calendar_month Ming, 30 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) genap berusia 63 tahun pada 20 Desember 2021. Peringatan HUT ke-63 provinsi yang memiliki 1.192 pulau dan 72 bahasa daerah yang dinahkodai oleh Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur Josef Nae Soi ini, mengusung tema “Dengan Bekerja Keras dan Cerdas, Kita Wujudkan NTT Tangguh, NTT Tumbuh Menuju NTT Bangkit, […]

  • ‘New Normal’ Hari Pertama, Gubernur VBL Resmikan 4 ‘Cottage’ di Mulut Seribu

    ‘New Normal’ Hari Pertama, Gubernur VBL Resmikan 4 ‘Cottage’ di Mulut Seribu

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao, Garda Indonesia | Memasuki tatanan normal baru atau new normal life di tengah pandemi Covid-19, tekad kuat Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) untuk menjadikan pariwisata sebagai prime mover atau motor penggerak pembangunan ekonomi di Provinsi NTT semakin nyata. Terbukti, pada Senin, 15 Juni 2020; Gubernur VBL meresmikan cottage yang dibangun di teluk […]

  • Bamsoet Imbau Sukseskan Pelantikan Presiden & Wakil Presiden

    Bamsoet Imbau Sukseskan Pelantikan Presiden & Wakil Presiden

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meyakini menjelang maupun sesudah pelantikan Presiden – Wakil Presiden pada Minggu, 20 Oktober 2019, Indonesia akan tetap aman, damai, dan dipenuhi keselamatan. Berbagai ikhtiar telah dilakukan, baik oleh MPR, DPR, dan DPD RI sebagai lembaga perwakilan rakyat, maupun oleh pemerintah sendiri selaku pemegang kekuasaan eksekutif. […]

  • Kacamata Daniel Tagudedo Terhadap Bank NTT

    Kacamata Daniel Tagudedo Terhadap Bank NTT

    • calendar_month Sab, 11 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,  Garda Indonesia | Direksi Bank NTT yang bertugas saat ini adalah kader-kader yang dipersiapkan sejak akan berakhirnya masa jabatan direksi pada kisaran masa bakti tahun2013—2017. Ada 29 orang yang kami kirimkan ke berbagai pendidikan manajemen dan terakhir ke “Rumah Perubahan Prof Renald Kasali”. Demikian diungkapkan Daniel Tagudedo, Direktur Utama Bank NTT periode 2009—2016 kepada […]

  • Bendum IMO Indonesia Helex Wirawan Lulus Disertasi Doktor

    Bendum IMO Indonesia Helex Wirawan Lulus Disertasi Doktor

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Promovendus Helex Wirawan mempresentasikan disertasinya di depan 9 (sembilan) penguji terdiri dari Prof. Dr. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum. selaku rektor, ketua sidang, ketua penguji, promotor, Dr. H. Yuhelson, S.H., M.H., M.Kn selaku direktur merangkap pengawas sidang, Dr. Atma Suganda, S.H., M.H. selaku co promotor I, Prof. Dr. Abdul Latif,, S.H., M.H. Prof. […]

expand_less