Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » Sekber Ayo Bangun NTT Menilai CIRMA Kolaborasi Konsep dan Aksi

Sekber Ayo Bangun NTT Menilai CIRMA Kolaborasi Konsep dan Aksi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
  • visibility 299
  • comment 0 komentar

Loading

John Subani dari Sekber Ayo Bangun NTT menilai pola pendampingan dan pembinaan yang telah dilakukan CIRMA kepada para petani penerima manfaat selama dua bulan terakhir (Agustus—September 2025), dilakukan dengan baik.

 

Napan | Sekretariat Bersama (Sekber) Ayo Bangun NTT harus mampu mengejawantahkan dan mentransformasi misi NTT lebih maju, sehat, dan berkelanjutan di bawah nakhoda pemerintahan Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma.

Sekber Ayo Bangun yang diluncurkan bersamaan dengan Meja Rakyat pada Jumat, 14 Maret 2025 ini juga harus mampu menerjemahkan Dasa Cita Ayo Bangun NTT, dari ladang dan lautan dengan membangun rantai pasok efisien dengan menghadirkan teknologi terbaru dari produksi hingga distribusi (hilirisasi) untuk hasil pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan, sekaligus memberikan perlindungan asuransi bagi sektor pertanian dan kelautan.

Sekber Ayo Bangun NTT pun harus memastikan terlaksananya Pilar Ekonomi Berkelanjutan dengan memajukan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kelautan, sebagai sektor unggulan yang berkelanjutan dan berbasis potensi daerah.

Menilik kondisi tersebut, maka Sekber Ayo Bangun NTT melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap pola pendampingan dan pemberdayaan yang dilakukan CIRMA (Centrum Inisiatif Rakyat Mandiri) terhadap para petani miskin dan miskin ekstrem di wilayah Timor Barat.

Monev yang dilakukan Sekber Ayo Bangun NTT menyasar kelompok tani binaan CIRMA di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yakni Desa Napan dan Desa Faenake di Kecamatan Bikomi Utara pada Jumat—Sabtu, 12—13 September 2025.

John Subani dari Sekber Ayo Bangun NTT menilai pola pendampingan dan pembinaan yang telah dilakukan CIRMA kepada para petani penerima manfaat selama dua bulan terakhir (Agustus—September 2025), dilakukan dengan baik.

“Apa yang dilakukan CIRMA baik, jangan hanya berkonsep dan tidak berkolaborasi konsep, namun menuju kepada berkolaborasi aksi,” urainya sembari menekankan dapat mengubah pola pikir para petani dari yang hanya mau menerima secara instan hingga menciptakan ekonomi sirkular.

Sekber Ayo Bangun NTT, imbuh John Subani, berharap ke depan dapat melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) dengan memotret perubahan dan peningkatan dampak baik pendampingan CIRMA.

Staf CIRMA, Gita Ladjar saat melakukan monev internal terhadap pola pendampingan dan pembinaan dari District Focal Point (DFP), Melki Sonbai kepada Poktan Poto Ana. Foto : Roni Banase

Perlu diketahui, Kelompok Tani Poto Ana Desa Napan, Kelompok Tani Tafenpah dan Sejahtera di Desa Faenake, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) telah menerapkan pertanian cerdas iklim berbasis organik.

Ketiga kelompok tani tersebut dibentuk dan dibina oleh District Focal Point (DFP) CIRMA, Melki Sonbai telah berjalan dua bulan.

Saat ini, Poktan Poto Ana dapat memenuhi kebutuhan hortikultura sendiri, dapat dijual kepada masyarakat setempat hingga kepada warga Timor Leste di perbatasan Napan. Lokasinya berdampingan di PLBN Napan, perbatasan RI—Timor. Poto Ana bermakna lumpur panas kecil (lumpur geotermal).

Peran CIRMA di Timor Barat

CIRMA (Centrum Inisiatif Rakyat Mandiri) merupakan sebuah yayasan yang fokus pada pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan pertanian, dengan program seperti Sekolah Lapang Iklim untuk petani dan inisiatif pemberdayaan ekonomi di Nusa Tenggara Timur. Didirikan pada tahun 2006, CIRMA berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencapai visi “Small Initiative, Big Impact” melalui program-program pemberdayaan.

Sejak awal pendiriannya, CIRMA telah menunjukkan kepedulian terhadap isu-isu kesehatan masyarakat. Salah satu program utama CIRMA adalah “Empowering West Timor” (Pemberdayaan Timor Barat) yang bertujuan memajukan 6.000 petani kecil di wilayah tersebut melalui pelatihan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, serta pertanian cerdas iklim.

Program CIRMA juga mencakup edukasi dan pemberdayaan dalam bidang sanitasi dan air bersih untuk komunitas. CIRMA juga berupaya meningkatkan ekonomi masyarakat miskin dan miskin ekstrem melalui berbagai inisiatif.

CIRMA menjalankan program-programnya dengan semangat bahwa inisiatif kecil dapat menghasilkan dampak yang besar. CIRMA bekerja sama dengan mitra global dan pemerintah daerah, seperti Pemprov NTT dan BMKG, untuk mencapai tujuannya.

Penulis (+Roni Banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Cukup Alat Bukti” KPK Tahan Hakim Yustisial MA Edy Wibowo

    “Cukup Alat Bukti” KPK Tahan Hakim Yustisial MA Edy Wibowo

    • calendar_month Sen, 19 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dari rangkaian penyidikan perkara dengan tersangka Sudrajad Dimyati, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menemukan adanya kecukupan alat bukti terkait dugaan perbuatan pidana lain dalam pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA). Adapun konstruksi perkara diawali adanya gugatan PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) ke Pengadilan Negeri Makassar yang diajukan oleh PT MHJ sebagai […]

  • RUU PKS Ditarik dari Prolegnas Prioritas 2020, Menteri Bintang Minta Dukungan

    RUU PKS Ditarik dari Prolegnas Prioritas 2020, Menteri Bintang Minta Dukungan

    • calendar_month Rab, 9 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pembahasan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) telah melalui proses yang sangat panjang, mulai penyusunan konsep, naskah akademik, hingga menjadi Rancangan Undang-Undang. Namun, pada 2 Juli 2020, Ketua Badan Legislasi DPR RI menjelaskan RUU PKS ditarik dari Program legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/09/03/menteri-bintang-dorong-ruu-pks-masuk-prolegnas-2021-dalam-raker-dpr-ri/ Menteri Pemberdayaan Perempuan […]

  • Dugaan Politik Uang Ketua DPRD Kupang, Bawaslu Bentuk Tim Investigasi

    Dugaan Politik Uang Ketua DPRD Kupang, Bawaslu Bentuk Tim Investigasi

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Viralnya video dugaan politik uang oleh Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas, mendapat perhatian dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Komisioner Bawaslu , Koordinator Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas, Maria Yulita Sarina, kepada awak media, Rabu, 16 Oktober 2024 menjelaskan, pihaknya sudah melihat video tersebut dan […]

  • Jakarta Experience Bersama BI dan OJK

    Jakarta Experience Bersama BI dan OJK

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Menelisik Jakarta, Ibu Kota Republik Indonesia yang berumur 497 tahun pada 22 Juni 2024 dan memiliki luas sekitar 664,01 km² tak bisa hanya 4 hari 3 malam, namun bagi kami para awak media dari Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur; lumayan berasa cukup. Mengapa demikian? Ada beberapa alasan dan nukilan menarik yang hendak saya […]

  • Waspada Penipuan Modus Undian Bank NTT di Facebook

    Waspada Penipuan Modus Undian Bank NTT di Facebook

    • calendar_month Sel, 20 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Manajemen Bank NTT menyampaikan kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur maupun para nasabah untuk waspada dan berhati-hati jika dihubungi via massanger atau dikirim informasi undian Bank NTT via facebook. Akun tersebut meminta mengirimkan sejumlah uang tertentu untuk dapat mengikuti undian berhadiah dengan limit waktu mepet dan mendesak. Demikian ditegaskan Kadiv Rencorsec Bank […]

  • Pulau Alor NTT, Kunker di Akhir Masa Jabatan Presiden Jokowi

    Pulau Alor NTT, Kunker di Akhir Masa Jabatan Presiden Jokowi

    • calendar_month Jum, 4 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 1Komentar

    Loading

    Kalabahi | Rangkaian kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berlangsung pada Selasa—Kamis, 1—3 Oktober 2024, diakhiri di “Bumi Kenari” Kabupaten Alor. Sebelumnya, Presiden Jokowi mengawali kunjungan kerja (kunker) di provinsi yang memiliki 609 pulau ini (data Pemprov NTT, red) dengan populasi 5,7 juta orang, dengan meresmikan pembangunan dan perbaikan 27 […]

expand_less