Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Agus Taolin : Kita Bicara Program Saja, Jangan Saling Menjelekkan

Agus Taolin : Kita Bicara Program Saja, Jangan Saling Menjelekkan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 7 Nov 2020
  • visibility 84
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Jangan saling menjelekkan satu sama lain dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Belu 2020, melainkan berbicara tentang program saja. Hal ini disampaikan Calon Bupati Belu Paket SEHATI periode 2021—2025, Agustinus Taolin ketika berkampanye di Dusun Weberliku, Desa Tukuneno, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat, 6 November 2020.

“Paket SEHATI hanya menawarkan 5 program prioritas. Kita sesuaikan dengan kemampuan kita. Jangan, terlalu banyak program sampai kita sendiri tidak mampu melaksanakan,” ungkap Agus Taolin.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/11/06/sipri-temu-pemimpin-5-tahun-lalu-tak-tepati-janji-kita-berhak-ganti-baru/

Pilih pemimpin itu, jelas Agus Taolin, ada dua syarat saja. Yang pertama, ada kemampuan dan, yang kedua ada hati. Ada kemampuan tanpa hati, tentu sulit mendengarkan. Sebaliknya, ada hati tanpa kemampuan pun sama sulitnya. Tanggal 9 Desember (2020) juga ada dua syarat, kasih kekuatan dan dukungan dengan mencoblos nomor 2, paket SEHATI, Agus Taolin – Alo Haleserens.

“Kita butuh dukungan enam puluh ribu sampai tujuh puluh ribu suara untuk bisa lolos Bupati dan Wakil Bupati Belu. Mari kita saling mengajak sebanyak – banyaknya untuk coblos nomor 2, Paket SEHATI,” pinta dokter spesialis penyakit dalam itu.

Masyarakat Belu, lanjut dokter Agus Taolin, memiliki hak sepenuhnya untuk menagih janji kepada Bupati/ Wakil Bupati terpilih. Apa yang dijanjikan, wajib dilaksanakan. Jangan sampai hari ini bicara A besok buat B. Hari ini janji A besok bolak – balik. Pemimpin terpilih wajib menjalankan semua program yang dijanjikan.

Agus Taolin saat berkampanye di Dusun Weberliku, Desa Tukuneno, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat, 6 November 2020.

Karena itu, urai Agus Taolin, Paket SEHATI menawarkan 5 program unggulan :

Pertama, Berobat GRATIS pakai KTP dan Kartu Keluarga. Semua biaya pengobatan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Pemerintah yang memikul semua kesusahan masyarakat (Ukun rai mak natiu nola renu niakan susar bot ne’e). Aturan ada? Aturan ada! Mereka bilang ada surat edaran menteri? Karena, mereka jalankan asuransi dua macam. Jamkesda ada asuransi kartunya sendiri, BPJS ada kartu sendiri. Pemerintah wajib simpan uang untuk lihat masyarakat yang sakit. Uang dari mana? Dari anggaran pemerintah. Anggaran pemerintah daerah Belu ada 1 triliun lebih. Untuk kesehatan hanya butuh 25 miliar sampai 28 miliar. Uang ada untuk kesehatan. Undang – undang ada untuk mengatur soal kesehatan masyarakat Belu. Orang yang urus ada, rumah sakit ada, uang untuk membeli obat juga ada. Setiap kali berobat cukup bawa KTP dan Kartu Keluarga Belu. Seluruh warga Belu cukup bawa dan tunjukkan KTP dan Kartu Keluarga Belu. Yang sudah ada BPJS, tetap pakai BPJS GRATIS. Yang pakai Kartu KIS juga, dipastikan untuk semua masyarakat Belu GRATIS. Uang dari mana? Maek Bako, Kepiting Bakau kita berhenti dulu, untuk kita perhatikan orang sakit.

“Prioritas program, prioritas anggaran. Jadi, aturan ada, rumah sakit ada, beli obat juga pemerintah tanggung, harus dijalankan. Kita buat kerja sama dengan rumah sakit pemerintah, Rumah Sakit di Kupang, Soe (T.T.S) dan Kefa (T.T.U). Contohnya sudah ada, Pemerintah Kabupaten Malaka kerja sama dengan Rumah Sakit Atambua. Pemerintah Belu tidak bisa? Kok kenapa ada kerja sama dengan Malaka? Kita pergi di Rumah Sakit Umum, tanya kamu dari mana? Dari Malaka. Bayarkah tidak? Tidak bayar. Wah, saya bagaimana? Hidup di Belu kok berobat pakai bayar? Ini, kami punya rumah sakit, kami bayar setengah mati, kamu datang tidur gratis? Kami tidak tahu, karena kami punya bupati yang buat itu. Jadi, setelah kami terpilih, kasih kesempatan untuk kami susun anggaran secara baik baru kita mulai berobat secara GRATIS!,” urai tegas Agus Taolin.

Kedua, Pendidikan. Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi anak sekolah dan Pegawai Negeri Sipil yang berprestasi. Sekarang ini, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) milik Menteri Pertahanan sudah ada di Belu. “Bukan kita punya. Itu program dari pusat. Sekolah itu akan terima 450 siswa untuk pertanian dan peternakan. Anggaran dari menteri pertahanan dan keamanan”, kata Agus Taolin.

Ketiga, Pertanian. Pengolahan lahan GRATIS, penyediaan bibit dan pupuk subsidi, aktivasi perusahaan daerah untuk membeli hasil pertanian masyarakat dengan jaminan harga stabil.

Keempat, Peternakan. Mengembalikan kejayaan sapi Timor di Belu, piara ikan, ayam, kambing, dan babi. Insentif para pendamping juga dimaksimalkan demi kesejahteraan para pekerja. “Jangan hanya mau perintah orang tapi orang mau makan minum saja setengah mati,” papar Agus Taolin.

Kelima, Reformasi Birokrasi. Penempatan tenaga sesuai dengan kompetensi. “Perbaiki pipa di Atambua, harus pilih orang yang jelas. Minta maaf, Jangan, orang sekolah agama suruh urus air. Jadi, pilih orang yang punya kompetensi. Cari sumber air, perbaiki sumber, penghijauan sumber, bangun embung, optimalisasi jaringan perpipaan. Tetapi, kalau sampai tidak bisa, kita drop air untuk seluruh masyarakat secara merata,” tutur Agus Taolin.

Penulis + foto: (*/Herminus Halek)
Editor: (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemda Sumba Timur dan PLN Siap Sedia Listrik Andal Nataru 2026

    Pemda Sumba Timur dan PLN Siap Sedia Listrik Andal Nataru 2026

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Loading

    Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, menyambut baik langkah proaktif PLN. Ia menilai koordinasi ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan kenyamanan bagi warga.   Waingapu | Menyambut hangatnya perayaan Natal 2025 dan semarak Tahun Baru 2026 (Nataru), PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumba mempererat kolaborasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Sumba Timur. Langkah […]

  • Jefri Bale Terpilih Sebagai Rektor Undana Periode 2025—2029

    Jefri Bale Terpilih Sebagai Rektor Undana Periode 2025—2029

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 888
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Rapat Senat Undana sukses menghelat pemilihan rektor periode 2025—2029 pada Selasa, 2 Desember 2025 di Aula Rektorat Undana, Penfui. Dari total 92 hak suara terdiri dari 61 hak suara Senat Undana dan 31 hak suara Kementerian, maka diperoleh suara masing-masing, Prof. Dr. Ir. Apris A. Adu, S.Pt., M.Kes. memperoleh 30 suara, Prof. Dr. […]

  • Presiden Jokowi : “Perluasan Bandara Sam Ratulangi Manado Selesai Agustus 2020”

    Presiden Jokowi : “Perluasan Bandara Sam Ratulangi Manado Selesai Agustus 2020”

    • calendar_month Kam, 4 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Manado-Sulut, Garda Indonesia | Setibanya di Bandara Sam Ratulangi, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, usai menempuh perjalanan selama kurang lebih tiga jam dari Jakarta, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo langsung meninjau lokasi yang direncanakan sebagai tempat perluasan bandara tersebut. Di lokasi itu, Kepala Negara mendapatkan penjelasan dan pemaparan data mengenai proyek […]

  • Pjs. Bupati Belu Terima Rekomendasi KASN tentang Sanksi Bagi 9 Camat

    Pjs. Bupati Belu Terima Rekomendasi KASN tentang Sanksi Bagi 9 Camat

    • calendar_month Sel, 3 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Rekomendasi KASN-nya sudah ada, diberikan kepada pejabat pembina kepegawaian daerah untuk menjatuhkan sanksi kepada 9 camat yang bermasalah. Jenis sanksinya tentu sama karena terlibat dalam titik kegiatan yang sama,” ungkap Pjs. Bupati Belu, Zakarias Moruk saat ditemui awak media di ruang kerjanya, pada Selasa siang, 3 November 2020. Dalam rekomendasi KASN […]

  • Sensus Ekonomi 2026 Potret Kondisi Ekonomi NTT dan Indonesia

    Sensus Ekonomi 2026 Potret Kondisi Ekonomi NTT dan Indonesia

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Loading

    Sensus Ekonomi 2026 akan dilaksanakan pada tanggal 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Dasar hukum Sensus Ekonomi 2026 yakni Undang Undang Nomor 16 Tahun 1997.   Kupang | Sensus Ekonomi 2026 adalah Sensus Ekonomi ke-5 yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Sensus ini diselenggarakan setiap sepuluh tahun sekali dan sebelumnya telah dilaksanakan pada tahun […]

  • “Listrik Gratis Covid-19” Diperpanjang Hingga Maret 2021

    “Listrik Gratis Covid-19” Diperpanjang Hingga Maret 2021

    • calendar_month Jum, 1 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang waktu pemberian bantuan keringanan biaya listrik kepada pelanggan PLN kategori rumah tangga daya 450 VA dan 900 VA bersubsidi, serta kategori bisnis dan industri daya 450 VA hingga bulan Maret 2021. Perpanjangan program subsidi tagihan listrik ini merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban kelompok masyarakat tidak mampu […]

expand_less