Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » RSUP di Kota Kupang Mulai Dibangun, Jadi Kebanggaan Masyarakat NTT

RSUP di Kota Kupang Mulai Dibangun, Jadi Kebanggaan Masyarakat NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 3 Des 2020
  • visibility 146
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Pembangunan rumah sakit UPT vertikal Kementerian Kesehatan atau Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) untuk Wilayah NTT yang terletak di Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak, Kota Kupang; diawali dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad. (K) RI pada Kamis, 3 Desember 2020.

Turut hadir Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena; Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi; Wakil Wali Kota Kupang, dokter Herman Man; Ketua DPRD Kota Kupang dan sejumlah pejabat lainnya di lokasi pembangunan RSUP yang menelan anggaran sebesar Rp.350,2 miliar yang bersumber dari pinjaman dari Bank Dunia

Menkes Terawan pada acara tersebut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kota Kupang yang selama ini telah memberikan dukungan dan komitmen untuk pembangunan RSUP tersebut, termasuk penyediaan lahan luas yang potensial. Diakuinya dalam kunjungan beberapa waktu lalu, pembangunan RSUP ini dipastikan setelah melihat adanya sumber air di lokasi tersebut. Karena menurutnya air yang memenuhi syarat menjadi hal utama untuk pelayanan kesehatan yang baik bagi pasien.

Menkes Terawan Putranto berharap dukungan Pemprov NTT dan Pemkot Kupang bisa terus berlanjut, karena dirinya optimis bangunan RSUP ini akan berdiri bukan hanya puluhan tahun tapi ratusan tahun. Ia berjanji RSUP juga akan terus diperbaiki sesuai perkembangan zaman baik fisik maupun peralatannya. Karena peralatan kesehatan terus berubah dan teknologinya terus maju. “Kami yakin RSUP ini akan menjadi kebanggaan masyarakat NTT,” tambahnya.

Salah satu dukungan yang diharapkan dari Pemda adalah revitalisasi jalan di sekitar RSUP. Karena berdasarkan pengalaman sebelumnya di beberapa daerah, setelah RSUP beroperasi akan muncul pertumbuhan masyarakat dan ekonomi di sekitarnya yang akan menyejahterakan masyarakat NTT.

Manfaat kehadiran RSUP, menurut Wakil Wali Kota Kupang, dr. Herman Man, ada dua manfaat yang diperoleh; pertama fungsinya sebagai pusat rujukan bukan hanya bagi rumah sakit di NTT tapi juga bisa jadi rujukan bagi negara tetangga, Timor Leste. Manfaat kedua, sebagai pusat pertumbuhan. Setelah RSUP ini beroperasi akan tumbuh rupa-rupa jasa di sekitarnya, baik perumahan, pertokoan serta jasa-jasa lainnya. Pertumbuhan semacam ini sangat penting bagi perkembangan Kota Kupang.

Wakil Wali Kota, dr. Herman Man saat ikut meletakkan batu pertama pembangunan RSUP di Manulai II, Kota Kupang

Atas nama pemerintah dan warga Kota Kupang, dokter Herman Man menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan, Komisi IX DPR RI dan Pemprov NTT atas dibangunnya rumah sakit ini di Kota Kupang. Diakuinya tidak semua kota di Indonesia memiliki RSUP semacam ini. Manfaat lain yang bisa diperoleh dari kehadiran RSUP ini menurutnya adalah rekrutmen tenaga kerja seperti dokter dan perawat yang bisa diambil dari putra-putri lokal asli NTT.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena yang turut hadir dalam acara peletakan batu pertama tersebut menyampaikan terima kasih kepada Menteri Kesehatan yang telah serius mengurus kesehatan di Indonesia termasuk mewujudkan mimpi besar mereka membangun RSUP di gerbang selatan NKRI, Provinsi NTT. Dia berharap kehadiran RSUP ini bisa jadi berkat bagi masyarakat NTT.

Wakil Gubernur, Josef Nae Soi, mengakui NTT sangat membutuhkan rumah sakit sekelas ini. Atas nama masyarakat NTT, wagub menyampaikan terima kasih kepada Menteri Kesehatan dan Komisi IX DPR RI yang sudah memperjuangkan pembangunan RSUP ini. Menurutnya, pembangunan di bidang kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional. Diakuinya adanya pandemi covid mendorong kita untuk masuk ke peradaban baru. Peletakan batu pertama RSUP ini merupakan langkah awal menyesuaikan waktu yang berubah tersebut. “Karena waktu berubah dan kita juga harus berubah di dalamnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Prof. Dr. dr. Abdul Kadir dalam laporannya menyampaikan nilai pekerjaan fisik pembangunan gedung RS UPT Vertikal di NTT sebesar Rp.350,2 miliar yang sumber dari pinjaman dari Bank Dunia. Lahan yang disiapkan Pemprov NTT untuk pembangunan ini seluas 18 hektar yang akan digunakan untuk gedung utama, areal terbuka hijau, asrama, sarana pendidikan dan pelatihan serta rumah dinas.

Untuk pembangunan tahap pertama, ungkap Dirjen Pelayanan Kesehatan, akan dibangun di atas lahan seluas 26.500 meter persegi, dengan 212 tempat tidur serta dilengkapi dengan sarana pra sarana modern. Rencananya proyek pembangunan RSUP ini akan selesai dalam 20 bulan, terhitung sejak Desember 2020 hingga Juli 2022 mendatang.

“Diharapkan paling lambat pertengah tahun 2022 RSUP ini sudah beroperasi,” pungkasnya. (*)

Sumber berita dan foto (*/Pkp_ans)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Flores Timur Bekuk Penyelundup Narkoba Jenis Sabu

    Polres Flores Timur Bekuk Penyelundup Narkoba Jenis Sabu

    • calendar_month Sab, 5 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka, Garda Indonesia | Satuan Narkoba Polres Flores Timur membekuk seorang warga Desa Mudakeputu, Kecamatan Ile Mandiri, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). RSK (25) diduga terlibat penyelundupan narkoba jenis sabu. Kapolres Flores Timur AKBP I Gede Ngurah Joni kepada awak media mengungkapkan bahwa Pelaku ditangkap Tim Satuan Narkoba Polres Flores Timur pada […]

  • Jokowi Tinjau Kampus Bambu Turetogo dan Lihat Sepeda Bambu

    Jokowi Tinjau Kampus Bambu Turetogo dan Lihat Sepeda Bambu

    • calendar_month Kam, 2 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Bajawa, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo mengunjungi Kampus Bambu Turetogo, di tengah hutan bambu, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 1 Juni 2022 . Kedatangan Presiden dan Ibu Iriana di kampus tersebut disambut langsung oleh Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi dan Direktur Eksekutif […]

  • Saputangan Kafan Buat Tuan Corona

    Saputangan Kafan Buat Tuan Corona

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Marsel Robot Tuan Corona! Hanya saputangan dari kafan yang kumiliki Buat membaringkan kata dan doa menjelang keberangkatan Dan menghapus darah pada ujung tombak takdir Terbukalah tabir, aku tak punya apa-apa Dan tak pernah lebih dari apa-apa Saputangan kafan menghapus belati dan di hati Dari doa sebentuk cari muka paling klasik Tuan Corona! Hanya saputangan […]

  • Kunker ke NTT, DPR RI Segera Tetapkan UU Daerah Kepulauan

    Kunker ke NTT, DPR RI Segera Tetapkan UU Daerah Kepulauan

    • calendar_month Rab, 24 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia | DPR RI menyatakan tekad untuk segera menetapkan Undang-Undang (UU) Tentang Daerah Kepulauan. Hal ini terungkap dalam Pertemuan Panitia Khusus (Pansus) DPR RI Rancangan Undang-Undang (RUU) Tentang Daerah Kepulauan dengan Gubernur 2 NTT, Josef A. Nae Soi, di Ruang Rapat Gubernur Kantor Gubernur Sasando, Rabu (24/10/18). Terdapat 8 (delapan) anggota Pansus RUU tentang […]

  • Perlunya Pengembangan Lembaga Keterampilan di Provinsi NTT

    Perlunya Pengembangan Lembaga Keterampilan di Provinsi NTT

    • calendar_month Sel, 31 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Josephin N. Fanggi, S.ST. Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan provinsi dengan persentase penduduk miskin terbesar ketiga di Indonesia sebesar 21,03 persen pada Semester II tahun 2018 [Data Badan Pusat Statistik (BPS)]. Berdasarkan piramida penduduk, sebagian besar penduduk berada pada usia muda. Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Bulan Agustus Tahun 2018 yang dilakukan oleh […]

  • Survei LSI: Kepercayaan Masyarakat Kepada Polri Terus Naik

    Survei LSI: Kepercayaan Masyarakat Kepada Polri Terus Naik

    • calendar_month Kam, 2 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Tren kepercayaan masyarakat kepada Polri terus meningkat. Kondisi ini berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI). Polri mengalami kenaikan dibandingkan dengan hasil survei pada Januari 2023. Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia, Djayadi Hanan mengatakan, secara umum kepercayaan terhadap lembaga hukum cenderung mengalami peningkatan. Lembaga penegak hukum itu seperti Kepolisian, kemudian Kejaksaan, […]

expand_less