Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Munaslub KADIN Lengserkan Arsjad Rasjid, Pecut Perpecahan Jilid 2

Munaslub KADIN Lengserkan Arsjad Rasjid, Pecut Perpecahan Jilid 2

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 15 Sep 2024
  • visibility 43
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta | Pimpinan musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melengserkan Arsjad Rasjid dari jabatan Ketua Umum Kadin Indonesia. Arsjad dilengserkan melalui Munaslub yang dihelat Sabtu, 14 September 2024 di Hotel St Regis, Jakarta Selatan.

Arsjad Rasjid digantikan oleh Anindya Bakrie yang disebut terpilih secara aklamasi.

Staf Khusus Kadin Indonesia, Prof. M Mufti Mubarok menilai, hasil musyawarah luar biasa atau Munaslub yang dihelat Sabtu 14 September 2024, memutuskan Anindya Bakri jadi Ketum KADIN Indonesia menggantikan Arsyad Rasyid penuh dengan nuansa politik dan akan menimbulkan perpecahan jilid II.

“Karena sementara Arsyad Rasyid menyatakan bahwa hasil Munaslub ini tidak sah dan ilegal karena tidak sesuai dan melanggar perubahan AD/ART dalam Keputusan Presiden No. 18 tahun 2022,” kata Mufti di Jakarta, Sabtu malam, 14 September 2024.

Mufti membeberkan, rivalitas Arsyad Rasyid dengan Anindya Bakri memang sudah sejak lama terjadi. Apalagi dipicu oleh Pilpres 2024, Arsyad Rasyid adalah ketua timses 03 dan Anindya Bakri di timses 02.

“Karena 02 menang maka peluang Anindya Bakri mulai menguat,” ungkap Mufti.

Mufti menjelaskan, bila organisasi pengusaha dibawa ke ranah politik, maka memang akan terjadi perpecahan. Ini akan menambah panjang perpecahan Kadin jilid 2.

“Yang sebelum perpecahan jilid I juga pernah terjadi,” jelas Mufti.

Ia membeberkan, dualisme Kadin jilid I juga pernah yaitu Kadin yang berkantor di jalan Kuningan dan  Kadin berkantor di Jalan Cokroaminoto Menteng.

Kedua Kadin telah berhasil melaksanakan Munas masing-masing, Kadin Cokroaminoto melaksanakan Munas lebih awal pada 15 Desember 2020 di Jakarta dengan hasil kembali memilih secara aklamasi Edy Ganefo sebagai ketua umum.

Sementara Kadin Kuningan, baru tanggal 30 Juni 2021 di Kendari Sultra yang lalu dengan terpilihnya secara aklamasi Arsyad Rasyid sebagai ketua umum menggantikan Rossan Roslani.

Mufti menceritakan, sebenarnya perpecahan ini sudah berlangsung sangat lama. Dimulai tahun 2010, Beberapa Kadin provinsi dan asosiasi nasional tidak puas dengan kepengurusan Kadin 2010 yang dipimpin oleh Suryo Bambang Sulisto (SBS). Kepemimpinan SBS, dianggap melanggar Anggaran Dasar Kadin, hingga dilaksanakan Munaslub di Kota Pontianak tahun 2013.

Meskipun akhirnya Kadin Arsyad Rasyid bisa merima Kadin Eddy Ganefo untuk melebur jadi satu, namun praktiknya belum bisa maksimal di daerah. Apalagi sekarang dengan hasil munaslub yang memenangkan Anindya. Maka kemungkinan perpecahan akan terjadi lagi.

Kadin lebih dari satu pun hanya perlu revisi UU

Menurut Mufti, sebenarnya Kadin satu atau Kadin dua serta Kadin tiga pun tidak ada masalah praktiknya di banyak negara Kadin jumlah lebih dari satu dan tidak ada masalah. Dengan merevisi  UU No 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang Dan Industri (KADIN). Undang-Undang KADIN ini sudah sangat tua karena sudah 37 tahun sehingga perlu dilakukan tinjauan bahkan revisi jika diperlukan mengingat perkembangan dunia perdagangan dan perindustrian baik dalam maupun luar negeri yang sangat pesat.

“Mestinya diperlukan revisi UU No 1/1987 , namun revisi UU perlu waktu yang lama dan melibatkan DPR. Bila Revisi UU terlalu lama maka Peraturan Pemerintah Pengganti UU/PERPU juga perlu dilakukan lebih cepat guna mengakomodir semua kepentingan terbaik yaitu masyarakat, pelaku usaha serta pemerintah,” ujar Mufti yang juga menjabat Direktur Institute Development and Economic (IDE). (*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadin Indonesia Tanggapi Positif Pidato Visi Indonesia Presiden Jokowi

    Kadin Indonesia Tanggapi Positif Pidato Visi Indonesia Presiden Jokowi

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Jokowi secara lugas, tegas dalam rangkaian kata-kata sederhana pada pidatonya di SICC Sentul Bogor, pada Minggu 14 Juli 2019. Sebagian besar masyarakat Indonesia memberikan apresiasi yang baik atas pidato tersebut, demikian disampaikan Eddy Ganefo Ketua Umum Kadin Indonesia kepada IMO-Indonesia, Selasa 16 Juli 2019. Baca juga: http://gardaindonesia.id/2019/07/15/pidato-presiden-terpilih-pilpres-2019-joko-widodo-visi-indonesia/ Tidak terkecuali bagi […]

  • Gereja Kaisarea BTN Kolhua Tuan Rumah Natal Oikumene 2018

    Gereja Kaisarea BTN Kolhua Tuan Rumah Natal Oikumene 2018

    • calendar_month Kam, 3 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Perayaan Natal Oikumene tahun 2018 dipusatkan dan dirayakan di Gereja Kaisarea BTN Kolhua Kota Kupang, Jumat/4 Januari 2018 pukul 09.00 WITA—selesai, tahun sebelumnya pada Natal Oikumene 2017 dirayakan di Gereja St Yoseph Naikoten Kupang. Ketua Panitia Pelaksana Pdt Johny E Riwu Tadu, S.Th.,M.Sn., saat jumpa pers bersama para awak media cetak, elektronik […]

  • Tuntut Keadilan, Korban Penganiayaan Novel Baswedan Inap di Kejagung

    Tuntut Keadilan, Korban Penganiayaan Novel Baswedan Inap di Kejagung

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Para korban kasus penganiayaan yang telah dilakukan oleh Novel Baswedan mendirikan tenda dan menginap di depan Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/23/korban-penganiayaan-bengkulu-hadiri-sidang-novel-baswedan/ Sekretaris Jenderal DPP KNPI Jackson AW Kumaat mengaku iba dengan nasib empat korban yang sejak tahun 2004 masih terkatung-katung. Dia pun meminta Kejagung RI segera meminta […]

  • Pertumbuhan Ekonomi Nasional Semester I 2021 & APBN Bidang Kesehatan

    Pertumbuhan Ekonomi Nasional Semester I 2021 & APBN Bidang Kesehatan

    • calendar_month Sel, 6 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyampaikan sejumlah indikator perekonomian dan proyeksi realisasi pertumbuhan ekonomi nasional pada semester I tahun 2021 yang berada pada angka 3,1—3,3 persen. Hal tersebut ia sampaikan dalam keterangan pers secara virtual usai mengikuti sidang kabinet paripurna yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo pada Senin, 5 Juli 2021. […]

  • IJTI Pengda NTT Bagi Sembako ke Warga Nanaet Duabesi

    IJTI Pengda NTT Bagi Sembako ke Warga Nanaet Duabesi

    • calendar_month Sab, 3 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Pengurus Daerah Nusa Tenggara Timur (IJTI Pengda NTT) berbagi kasih dengan memberikan sejumlah bingkisan sembako kepada warga Desa Fohoeka dan Nanaet, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu pada Jumat, 2 Desember 2022. Pemberian sembako dipimpin oleh ketua IJTI Pengda NTT, Stefanus Dile Payong bersama para anggotanya yang bertugas […]

  • Hukum Berat!, Pelaku Kejahatan Seksual terhadap Anak

    Hukum Berat!, Pelaku Kejahatan Seksual terhadap Anak

    • calendar_month Jum, 21 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Balikpapan,gardaindonesia.id – Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPP), Pribudiarta Nur Sitepu didampingi Plt. Deputi Bidang Perlindungan Anak, Sri Danti Anwar mewakili Kemen PPPA ikut hadir dalam sidang pembacaan putusan tersangka kasus tindak pidana pencabulan terhadap anak yang dilakukan oleh salah satu pegiat lingkungan dan aktivis anak, Pandu Dharma Wicaksono (22) di Balikpapan, […]

expand_less