Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Tiga Kota Dingin Ekstrem di NTT, Rata-rata Suhu 10–12°C

Tiga Kota Dingin Ekstrem di NTT, Rata-rata Suhu 10–12°C

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
  • visibility 348
  • comment 0 komentar

Loading

Suhu dingin pada malam hari di NTT diakibatkan karena monsoon Australia mulai aktif, monsoon Australia ini aktif pada April hingga Oktober yang identik dengan musim kemarau, namun berbeda dengan tiga kota di NTT.

 

NTT | Di Nusa Tenggara Timur (NTT), suhu dingin ekstrem memang tidak seperti di daerah pegunungan Jawa atau Papua, tapi ada beberapa daerah dataran tinggi yang terkenal paling dingin — terutama pada malam hari dan dini hari.

Berikut 3 (tiga) kota (dari 22 kabupaten/kota) paling dingin di NTT:

Pertama, Soe (Kabupaten Timor Tengah Selatan – TTS, Pulau Timor)

Kenapa dingin? Soe terletak di dataran tinggi (700–1.000 mdpl). Suhu malam bisa turun hingga 12–15°C, bahkan di musim kemarau bisa lebih rendah.

Pada pagi hari, Soe sering berkabut, embun tebal, kadang suhu “menusuk tulang”.

Fakta unik: Banyak warga Soe memakai jaket atau selimut tebal, terutama bulan Juni–Agustus. Dan Soe pun menjadi pusat produksi hortikultura dingin (sayur, stroberi, dan lainnya).

Selain Soe, Kapan (Mollo Utara) juga memiliki iklim dingin ekstrem. Kenapa dingin? Daerah perbukitan, lebih tinggi dari Soe. Banyak hutan, udara bersih dan angin gunung kuat. Suhu malam sering di bawah 15°C.

Fakta unik: Kapan jadi tempat populer bagi warga Soe yang ingin merasakan udara lebih dingin. Banyak rumah adat di daerah ini memang dibangun tahan dingin.

Kedua, Ruteng (Kabupaten Manggarai, Pulau Flores)

Manggarai berlokasi berbeda dengan Soe. Manggarai berlokasi di Pulau Flores (NTT memiliki 609 pulau [besar dan kecil]). Nah, Pulau Flores merupakan salah satu pulau besar termasuk Pulau Timor (lokasi kota dingin, Soe).

Kenapa dingin?

Terletak di dataran tinggi Flores Barat (1.100–1.300 mdpl). Suhu rata-rata malam bisa turun ke 14–17°C, kadang bisa 12°C di puncak musim kemarau. Pagi hari berkabut tebal, cuaca mendung sering.

Fakta unik:

Ruteng terkenal dengan sawah terasering dan hutan pegunungan. Jadi pusat agrowisata dan perkebunan kopi Flores dengan jenis Robusta dan Arabika. Bahkan kopi Manggarai telah memperoleh perlindungan hukum berupa indikasi geografis dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Ketiga, Bajawa (Kabupaten Ngada, Pulau Flores)

Bajawa lebih dikenal memiliki olahan kopi yang tengah naik daun dan mendunia (seperti kopi Manggarai). Kopi Bajawa pun telah memperoleh indikasi geografis dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Kenapa Bajawa bisa dingin?

Bajawa terletak di ketinggian sekitar 1.100–1.600 meter di atas permukaan laut (mdpl) — ini mirip Ruteng, bahkan beberapa titik lebih tinggi. Dikelilingi pegunungan vulkanik (Gunung Inerie salah satunya). Suhu malam hari bisa turun hingga 12–15°C, terutama Juni–Agustus. Pagi hari berkabut, angin gunung sering membuat suhu makin terasa menusuk.

Selain itu, Bajawa memiliki spot pemandian air panas yakni Mengeruda terletak di Desa Piga, Kecamatan Soa. Sumber mata air pemandian air panas Mengeruda berasal dari Gunung Ineria dan telah dibuka sebagai objek wisata sejak tahun 1997.

Fakta unik:

Rumah adat di Bajawa (rumah tradisional Ngada) dibangun dengan struktur tahan angin dingin, beratap tinggi dengan perapian di dalam rumah. Banyak kebun kopi Arabika tumbuh baik karena suhu dingin & tanah vulkanik. Warga lokal terbiasa memakai selimut tebal atau jaket di malam hari.

Komparasi dengan Ruteng & Soe

Ruteng, Soe, dan Bajawa sama-sama punya dataran tinggi dan iklim sejuk/dingin. Suhu ekstrem dingin di Bajawa kurang lebih setara atau sedikit lebih dingin di beberapa spot pegunungan (misalnya Kampung Bena di lereng Inerie).

Di musim kemarau, embun beku tipis kadang muncul di rumput, mirip fenomena di Soe dan Ruteng.

Bajawa memang salah satu titik terdingin di NTT, terutama untuk daerah pegunungan Flores bagian tengah. Kalau diurutkan: Ruteng – Bajawa – Soe bisa dibilang trio “kota dingin” NTT.(*)

Sumber (*/ragam)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Tak Akan Tinggalkan WNI Covid-19 di Kapal Pesiar World Dream

    Pemerintah Tak Akan Tinggalkan WNI Covid-19 di Kapal Pesiar World Dream

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sebanyak 188 orang Warga Negara Indonesia (WNI) dijemput KRI Dr. Soeharso di Teluk Durian. Dengan kecepatan kapal sekarang, diperkirakan KRI Dr. Soeharso akan sampai di lokasi pertemuan (rendevouz) dengan kapal pesiar World Dream sekitar pukul 12.00 WIB siang Kapal pesiar mewah World Dream terpapar virus corona atau covid-19 dan di dalamnya […]

  • Pipit Sriati, ART Cristiano Ronaldo Asal Indonesia Digaji Rp93 Juta Sebulan

    Pipit Sriati, ART Cristiano Ronaldo Asal Indonesia Digaji Rp93 Juta Sebulan

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Loading

    Pipit Sriati memperkenalkan dirinya sebagai perempuan berusia 47 tahun yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di rumah Cristiano Ronaldo. “Di umur 47 tahun ini, aku bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di kediaman Cristiano Ronaldo di Arab Saudi,” tulis Pipit dalam kutipan yang viral di media sosial, dikutip dari Tribun Tangerang pada Rabu, 31 […]

  • Kabar Gembira!, Pecandu Narkoba Lapor Diri ke BNN Tidak Akan Dipidana

    Kabar Gembira!, Pecandu Narkoba Lapor Diri ke BNN Tidak Akan Dipidana

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Penyalah guna atau masyarakat pecandu narkoba yang melaporkan diri secara sukarela di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat maupun Provinsi, tidak akan dipidana. Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Kepala Seksi Penguatan Lembaga Rehabilitasi BNNP NTT, dr. Daulat Samosir, ketika ditemui disela-sela pemeriksaan narkoba bagi mahasiswa baru Undana Kupang, Rabu 7 Agustus […]

  • Ledakan Bom di Polrestabes Medan, LPSK Fokus Penanganan Medis Korban

    Ledakan Bom di Polrestabes Medan, LPSK Fokus Penanganan Medis Korban

    • calendar_month Rab, 13 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ledakan terjadi di Polrestabes Medan, Sumatra Utara, pada Rabu pagi, 13 November 2019. Ledakan diduga berasal dari bom bunuh diri. Belum diketahui adakah korban lain yang jatuh selain pelaku peledakan. Pihak berwenang masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/11/13/bom-bunuh-diri-di-medan-pelaku-gunakan-atribut-ojek-online/ Menyikapi ledakan di Polrestabes Medan, Ketua Lembaga Perlindungan […]

  • 5 Fakta Unik Tentang Laut yang Harus Kamu Tahu!

    5 Fakta Unik Tentang Laut yang Harus Kamu Tahu!

    • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Loading

    Setiap tanggal 8 Juni, dunia memperingati Hari Laut Sedunia. Momen ini bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah pengingat akan peran vital samudra bagi kehidupan di Bumi dan tanggung jawab kolektif kita untuk menjaganya. Laut, yang menutupi lebih dari 70 persen permukaan planet kita, sering kali hanya dipandang sebagai hamparan biru yang indah atau sumber daya perikanan. […]

  • Jika Presiden Jokowi ke Sabu Raijua, Niko Rihi Heke: Kami Siapkan Nama Sabu

    Jika Presiden Jokowi ke Sabu Raijua, Niko Rihi Heke: Kami Siapkan Nama Sabu

    • calendar_month Ming, 4 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu-NTT, Garda Indonesia | Beragam respons bermunculan dari beberapa warga Sabu Raijua di platform media sosial (grup facebook) usai publikasi berita telah 13 kali kunjungan Presiden Jokowi ke Provinsi NTT (simak http://gardaindonesia.id/2020/10/01/hingga-kini-telah-13-kali-jokowi-ke-ntt-5-kali-dalam-kepemimpinan-vbl-jns/ Menanggapi kondisi tersebut, Nikodemus Rihi Heke pada Jumat, 2 Oktober 2020, menyampaikan bahwa Pemda Sabu Raijua telah bersurat ke Gubernur NTT, dan Sekretaris […]

expand_less