Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » Cara Sederhana CIRMA Hadirkan Keadilan Iklim Petani Timor Barat

Cara Sederhana CIRMA Hadirkan Keadilan Iklim Petani Timor Barat

  • account_circle Roni Banase
  • calendar_month Sel, 2 Des 2025
  • visibility 433
  • comment 0 komentar

Loading

Pulau Timor | Keadilan iklim bagi petani yakni memastikan bahwa para petani terutama petani kecil yang paling terdampak perubahan iklim, mendapat perlindungan, akses, dan dukungan yang adil untuk bisa bertahan dan berkembang di tengah krisis iklim yang mana bukan mereka penyebab utamanya.

Petani berhadapan langsung dengan kekeringan, banjir, cuaca ekstrem, serangan hama baru. Keadilan iklim berarti negara dan dunia menyediakan sistem peringatan dini, perlindungan risiko gagal panen, dan bantuan saat terjadi bencana iklim.

Tak hanya itu, petani juga dihadapkan pada keterbatasan akses terhadap pembiayaan dan teknologi ramah iklim, petani sering tidak punya modal untuk irigasi hemat air, benih tahan perubahan iklim, dan teknologi pertanian presisi.

Maka, keadilan iklim berarti mereka bisa mendapatkannya tanpa beban berat.

Menilik kondisi ini, Centrum Inisiatif Rakyat Mandiri (CIRMA) duduk bersama para petani kecil, kebanyakan para lansia yang telah melewati begitu banyak musim panjang, gagal panen, dan ketidakpastian iklim yang makin tak menentu.

Di bawah naungan pohon dan di depan rumah adat, mereka membuka ruang hati, melepaskan beban lama, menata ulang rasa lelah menghadapi perubahan cuaca, lalu menata kembali harapan dan mimpi tentang tanah yang tetap subur, air yang tetap ada, dan kebun yang tetap memberi makan.

Hari ini, Sabtu, 29 November 2025, perjalanan baru dimulai dari Poktan Tae Tat Tit, Desa OelEkam, Timor Tengah Selatan (TTS). Pertemuan ini bukan hanya soal mengorganisir kelompok tani. Ini adalah bagian dari perjuangan kecil untuk keadilan iklim, upaya memastikan bahwa mereka yang paling sedikit menyumbang kerusakan bumi, tetapi paling pertama merasakan dampaknya, mendapat ruang untuk bangkit, bersuara, dan memperkuat daya tahan hidupnya.

Dari dialog penuh ketulusan, lahir sebuah roadmap aksi menuju arah baru perjalanan Poktan Tae Tat Tit dalam mentorship CIRMA berupa penguatan kelompok, adaptasi berbasis kebun rakyat, dan perubahan yang pelan, namun pasti.

Direktur CIRMA, John Mangu Ladjar menekankan bahwa ketika komunitas paling rentan diberi ruang untuk bermimpi dan menentukan arah hidupnya, di situlah keadilan iklim mulai bekerja, dan bukan dari konferensi besar, tetapi dari lingkaran kecil seperti ini.

“Mereka (petani kecil, red) yang paling sedikit berkontribusi terhadap perubahan iklim tidak boleh menjadi pihak yang paling menanggung akibatnya,” tegasnya.

 

  • Penulis: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanam Pohon di Kota Kupang, Yeri Padji : Dipelihara Pihak Ketiga Sampai April 2021

    Tanam Pohon di Kota Kupang, Yeri Padji : Dipelihara Pihak Ketiga Sampai April 2021

    • calendar_month Sel, 29 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemkot Kupang terus melakukan gebrakan dengan menanam pohon guna menuju kota yang berwawasan lingkungan sesuai dengan jabaran visi Pemerintah Kota Kupang untuk menjadikan ibu kota Provinsi NTT ini menjadi kota layak huni. Program tersebut dicanangkan dalam gerakan bersama yang dinamai Gerakan Kupang Hijau (GKH) dan dikomandoi langsung oleh Dinas Lingkungan […]

  • Hanya di PON XX Papua, Anak Kecil Ajak Presiden Jokowi Main Bola

    Hanya di PON XX Papua, Anak Kecil Ajak Presiden Jokowi Main Bola

    • calendar_month Ming, 3 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Jayapura-Papua, Garda Indonesia | Saat pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Tahun 2021, pada Sabtu, 2 Oktober 2021, seorang anak kecil Papua mengajak Presiden Joko Widodo turun ke lapangan untuk bermain bola dengan legenda sepak bola Indonesia Jack Komboy dan tiga anak muda Papua. “Bapak Presiden, mari sini, ikut kita,” ajak seorang anak kecil […]

  • Tiga Kali Beruntun, Dirut PLN Darmawan Prasodjo Jadi CEO Of The Year

    Tiga Kali Beruntun, Dirut PLN Darmawan Prasodjo Jadi CEO Of The Year

    • calendar_month Kam, 12 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo kembali dinobatkan sebagai CEO of The Year untuk ketiga kalinya secara berturut-turut sejak 2022. Darmawan terpilih di antara CEO terbaik dari berbagai perusahaan swasta maupun badan usaha milik negara (BUMN) di ajang CNBC Indonesia Awards 2024 pada Rabu, 11 Desember 2024. Penghargaan tertinggi dalam kategori CEO […]

  • Mungkinkah Prabowo dan Jokowi Saling Pegang Kartu AS?

    Mungkinkah Prabowo dan Jokowi Saling Pegang Kartu AS?

    • calendar_month Jum, 27 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Jhon Sitorus Ada banyak konspirasi yang menganalisis mengapa Jokowi sampai bermanuver luar biasa. Tak ada satu orang pun yang bisa menduga jika Jokowi 100% mendukung Prabowo untuk Pilpres 2024. Secara terbuka mungkin belum, tetapi dengan merestui Gibran sebagai wakil Prabowo dan Kaesang sebagai ketua umum PSI (yang barusan deklarasi) mendukung Prabowo adalah representasi […]

  • Perkuat Modal Inti, Bank NTT Kerja Sama Bank DKI

    Perkuat Modal Inti, Bank NTT Kerja Sama Bank DKI

    • calendar_month Kam, 22 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Tambolaka, Garda Indonesia | Pada momentum HUT ke-64 Provinsi NTT, Selasa, 20 Desember 2022), di Desa Hameli Ate Kecamatan Kodi Utara Kabupaten Sumba Barat Daya, PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT) menandatangani kesepakatan dengan Bank Pembangunan Daerah Khusus Indonesia (Bank DKI). Adapun kesepahaman bersama yang ditandatangani oleh Direktur Utama Bank NTT, […]

  • NTT Butuh Sosok Pemimpin Seperti Simon Petrus Kamlasi

    NTT Butuh Sosok Pemimpin Seperti Simon Petrus Kamlasi

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Lewoleba | Robet Eri Suciadi, warga Kabupaten Lembata menyebut calon gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi (SPK) sebagai titisan dari mantan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Ben Mboi. Simon Petrus Kamlasi (SPK) disebut sebagai titisan mantan Gubernur NTT, Ben Mboi dikarenakan program – program yang diutarakan sama persis atau sejalan dengan apa yang dilakukan oleh Ben […]

expand_less