Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Tapak Tilas Kota Kefa, Refleksi Terbentuknya Kab.Timor Tengah Utara

Tapak Tilas Kota Kefa, Refleksi Terbentuknya Kab.Timor Tengah Utara

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 22 Sep 2019
  • visibility 107
  • comment 0 komentar

Loading

Kefa-T.T.U, Garda Indonesia | 22 September 2019, Kefamenanu sebagai ibukota Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-97. Berbagai kegiatan perayaan dilaksanakan oleh Pemkab TTU seperti Pameran dan Pesta Rakyat di pelataran Kantor Bupati, Tarian Bonet massal, upacara bendera bernuansa budaya dan tapak tilas.

Tapak Tilas Kota Kefamenanu diikuti oleh 35 tim (1 tim 5 orang) dari pelajar SMA/SMK dan unsur masyarakat yang menempuh rute kurang lebih 40 km dengan rute awal di Noeltoko Kecamatan Miomafo Barat kemudian melalui beberapa etape dan berakhir di Kantor Bupati TTU. 35 tim Tapak Tilas dilepas oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten TTU, Fransiskus Tilis pada Sabtu, 21 September 2019 pukul 09.30 WITA dan akan menggapai etape akhir di Lapangan Oemanu pada Minggu sore, 22 September 2019.

Sekda Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Fransiskus Tilis

Kepada Garda Indonesia, Sekda TTU menyampaikan bahwa tapak tilas ini terjadi saat salah satu ASN Pemkab TTU, Wilibrodus Silab yang menelusuri sejarah pembentukan pemerintahan TTU.

“Penelusuran terbentuknya Kabupaten TTU merupakan proses panjang dan Noeltoko sebagai pusat pemerintahan awal namun kondisi Noeltoko dianggap pemerintah feodal (Pemerintah Hindia Belanda) tidak memadai sehingga dilakukan proses pencarian lokasi ibukota Kabupaten TTU hingga ditemukan Kefamenanu sebagai ibukota Kabupaten TTU,” jelas Frans Tilis sapaan akrabnya.

Lanjutnya, ibukota TTU sejak berdiri pada tahun 1922 terus berpindah di beberapa lokasi dan tapak tilas merupakan sebuah proses menapaki setiap proses pencarian tempat ideal untuk pusat pemerintahan.

“Tapak Tilas ini juga sebagai bentuk edukasi bagi generasi muda agar mereka dapat menghargai sejarah karena memperoleh sesuatu tidak semudah membalikkan telapak tangan dan harus melalui perjuangan panjang,” tegas Frans Tilis.

Selain itu, jelas Frans Tilis, Tapak Tilas ini juga dilombakan dan para peserta akan diberikan apresiasi saat puncak peringatan HUT Ke-97 Kota Kefamenanu.

Salah satu Tim Tapak Tilas Kota Kefamenanu

Disamping itu, Plt. Kadis Pariwisata Kabupaten TTU, Raymundus Thal menuturkan bahwa pemberangkatan 35 tim tapak tilas dilaksanakan pada Jumat, 20 September 2019 di Kantor Dinas Pariwisata kemudian menuju ke Noeltoko.

“Sebelumnya para peserta tapak tilas mengikuti pembekalan tentang kriteria penilaian kerja sama peserta, kekompakkan, pengetahuan umum dan sejarah Kota Kefamenanu,” terang Raymundus Thal.

Mengenai rute tapak tilas, Ray Thal menjabarkan, 35 tim Tapak Tilas menempuh rute dari Desa Noeltoko, Desa Oetulu, Desa Batnes, Desa Oeolo lalu menyusuri perbatasan TTU dan Timor Leste di Desa Nainaban dan Desa Inbate kemudian melalui Desa Buk dan bermalam di Desa Haumeni. Selanjutnya peserta melanjutkan tapak tilas ke Fatusuba, Fatusene, dan berakhir di Kefa.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Instalasi 13891 Listrik Gratis di NTT Tahun 2025, Kolaborasi PLN dan Kementerian ESDM

    Instalasi 13891 Listrik Gratis di NTT Tahun 2025, Kolaborasi PLN dan Kementerian ESDM

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Program ini merupakan bagian dari komitmen PLN dan pemerintah untuk membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan akses listrik secara mandiri, sekaligus meningkatkan Rasio Elektrifikasi (RE) di NTT.   Kupang | Cahaya keadilan energi kini menyentuh ribuan rumah tangga prasejahtera di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sepanjang tahun 2025, PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (PLN UIW […]

  • Mengaliwahanakan Tradisi Tutur Ke Tradisi Lakon ‘Kae Wae Ge’

    Mengaliwahanakan Tradisi Tutur Ke Tradisi Lakon ‘Kae Wae Ge’

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Kristo Muliagan Robot Program Studi Penciptaan Seni dan Panganiban Seni, Program Pascasarjana Institut Seni Budaya Indonesia (Bandung) Generasi milenial dewasa ini hanya tidur dengan selimut ibunya, tanpa mitos, legenda, fabel atau cerita rakyat yang memberikannya karakter yang tipikal (lokal dan komunal). Anak modern dikepung teknologi informasi yang begitu meluas, akut hingga merebut pesonanya […]

  • Menteri Bintang Ajak Wujudkan Pilkada Serentak 2020 yang Ramah Anak

    Menteri Bintang Ajak Wujudkan Pilkada Serentak 2020 yang Ramah Anak

    • calendar_month Sab, 12 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu); pada Jumat, 11 September 2020, melaksanakan Penandatanganan Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Tahun 2020 yang Ramah Anak. Menteri PPPA, Bintang Puspayoga […]

  • Pariwisata Indonesia Sangat Rentan Terhadap Bencana

    Pariwisata Indonesia Sangat Rentan Terhadap Bencana

    • calendar_month Rab, 16 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Perkembangan pariwisata di Indonesia luar biasa pesat. Data World Travel and Tourism Council (WTTC) melaporkan bahwa Top-30 Travel and Tourism Countries Power Ranking yang didasarkan pada pertumbuhan absolut pada periode tahun 2011 dan 2017 untuk empat indikator perjalanan dan pariwisata utama menunjukkan Indonesia berada pada nomor 9 sebagai negara dengan pertumbuhan pariwisata […]

  • Buronan Rakyat Jelata Digeser Partainya

    Buronan Rakyat Jelata Digeser Partainya

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rosadi Jamani Jasad Affan Kurniawan sudah bersemayam di liang lahat. Namun, api kemarahan rakyat semakin menguat. Salah satu pemantik kemarahan itu justru datang dari orang dalam Senayan. Siapakah sosoknya? Di negeri yang katanya demokrasi tapi lebih sering terasa seperti panggung sirkus politik, seorang bernama Ahmad Sahroni tiba-tiba naik pangkat dalam daftar paling dicari, […]

  • BNPB Dorong Pemda NTT Integrasi Penanggulangan Bencana ke RPJMD

    BNPB Dorong Pemda NTT Integrasi Penanggulangan Bencana ke RPJMD

    • calendar_month Rab, 29 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 1Komentar

    Loading

    Kota Kupang | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus berkomitmen mendukung upaya peningkatan ketangguhan bencana guna mewujudkan ketahanan berkelanjutan atau sustainable resilience. Komitmen tersebut selaras dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh Direktorat Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana, melalui bimbingan teknis pemaduan penanggulangan bencana ke dalam RPJMD pada Senin, 27 Mei 2024 di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara […]

expand_less