Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Gubernur NTT Ajak Masyarakat Lakukan Diversifikasi Pangan

Gubernur NTT Ajak Masyarakat Lakukan Diversifikasi Pangan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 28 Sep 2019
  • visibility 155
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, mengajak masyarakat untuk melakukan diversifikasi atau penganekaragaman pangan di kebun atau lahannya.Hal ini untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pangan.

“Kita harus melakukan diversifikasi atau penganekaragaman pangan. Kita berkewajiban mewujudkan penganekaragaman pangan lokal untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh kita, ” jelas Gubernur Viktor dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah NTT, Ir. Benediktus Polo Maing saat acara penutupan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-39 Tingkat Provinsi NTT dan Pameran Pangan Lokal di Borong, Manggarai Timur, pada Jumat, 27 September 2019.

Tema yang diangkat adalah _Meningkatkan Potensi Pengelolaan Sumber Daya Lokal Menuju NTT sehat dan NTT Sejahtera._ Dengan motto _Menjadikan Pangan Lokal NTT Berdaya Saing Global._

Gubernur menegaskan, NTT punya beragam potensi pangan lokal yang tersebar luas di seluruh wilayah NTT. Baik yang tersedia di kebun, sawah, ladang, laut dan hutan. Tinggal bagaimana kita memanfaatkan dan mengembangkannya.

“Namun dalam kenyataannya, kebutuhan pangan kita masih didatangkan dari luar NTT. Selama ini, kita mendatangkan beras, jagung, kedelai, buah-buahan, bawang dan sayuran dari luar NTT. Melihat potensi-potensi yang kita miliki di lapangan, saya optimis kalau kita semua bekerja keras, kita bisa memperoleh hasil optimal juga bisa mandiri dalam hal ketersediaan pangap lokal,” jelas politisi Nasdem tersebut.

Mantan Ketua Fraksi Nasdem itu mengharapkan agar pengembangan menu berbasis pangan lokal harus terus ditingkatkan. Tidak berhenti di meja pameran. “Kreasi ibu-ibu PKK berbasis pangan lokal harus disosialisasikan lebih lanjut kepada masyarakat agar dapat diterapkan di dalam masing-masing keluarga. Promosi pangan lokal harus diperkuat dengan pengembangan aneka kuliner berbasis pangan lokal yang bisa jadi ikon dari masing-masing kabupaten/kota,” jelas Gubernur.

Kandidat Doktor di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga itu secara khusus memgingatkan kembali masyarakat NTT untuk mengembangkan kelor. Tanaman tersebut menjadi pohon masa depan yang diandalkan untuk mengatasi masalah kekurangan gizi dan stunting.

“Tanaman kelor NTT termasuk yang terbaik di dunia sehingga bisa menjadi ‘emas hijau’ yang bernilai ekonomis tinggi. Saya ajak seluruh masyarakat daerah ini untuk menanam kelor secara massal sebagai tanaman produksi dan mengonsumsinya untuk kebutuhan gizi,”urai Viktor Laiskodat.

Sementara itu Ketua Panitia sekaligus Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan NTT, Yohanes Octavianus mengatakan, HPS bertujuan untuk mengingatkan pentingnya ketersediaan pangan sebagai hak hidup setiap manusia.

“Beberapa acara untuk menyukseskan HPS ini diantaranya sidak pangan segar asal tumbuhan di Pasar Inpres Borong dan kelompok tani. Dari hasil sidak ini, masih ditemukan tanaman-tanaman yang gunakan pestisida di atas batas normal. Juga ada kegiatan lomba pangan lokal oleh ibu PKK, jalan santai, lomba jajanan kreatif berbasis kelor, lomba stand pameran, juru informasi dan stand terbaik, kegiatan temu wicara (talkshow), seminar dan pertemuan evaluasi,” jelas Yohanes.

Sebelum penutupan acara, diadakan kegiatan lonto leok atau urung rembuk antara utusan para petani, kelompok tani, PKK dan unsur pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu, terungkap usulan dan permintaan dukungan dari pemerintah daerah terhadap pengembangan pupuk organik di NTT.

“Kami minta perhatian pemerintah untuk bisa membatasi penggunaan pestisida yang berbahan kimia. Karena menurut pengalaman, beras atau pangan yang menggunakan pupuk organik lebih mahal harganya dari pangan yang menggunakan bahan kimia, ” jelas Marselus Rangkat, petani asal Manggarai Timur.

Dalam kesempatan tersebut Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT memberikan bantuan kepada Kelompok Tani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) berupa dana insentif, 2 (dua) unit traktor, 1 mesin pompa air, benih. Turut diberikan juga bantuan dari Dinas Peternakan NTT berupa anakan lamtoro teramba, polybag, vaksin, Collar dan obat-obatan ternak.

Juga diserahkan hadiah kepada juara lomba festival pangan lokal Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA), lomba citra menu jajanan kreatif berbasis kelor, lomba stand, juru penerang (jupen) dan poster.

Pada bagian akhir dibacakan deklarasi HPS ke-39 berupa dukungan bagi pengembangan pariwisata dengan upaya pengembangan holtikultura, pengoptimalan pemanfaatan lahan dengan adanya kebijakan bupati/wali kota, kampanyekan produk lokal di hajatan pemerintah dan keluarga, pekarangan instansi pemerintah harus ditanami pangan.

Selanjutnya HPS ke-40 ditetapkan akan dilaksanakan di Sumba Barat Daya. Acara ini juga dimeriahkan oleh pentas tarian caci oleh siswa/siswi SMA di Borong, Manggarai Timur.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Anggota DPRD NTT, Wakil Bupati Manggarai Timur, Dandim 1612 Manggarai, para ketua tim penggerak PKK dan Kadis Pertanian/ Ketahanan Pangan Kabupaten/ Kota se-NTT, Duta Pangan Lokal NTT 2019, para peserta, insan pers, masyarakat dan undangan lainnya. (*)

Sumber berita (*/Aven Rame—Biro Humas dan Protokol Pemprov NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mutasi Pejabat Pemkot Kupang, Wali Kota Kukuhkan Pejabat Nomenklatur Baru

    Mutasi Pejabat Pemkot Kupang, Wali Kota Kukuhkan Pejabat Nomenklatur Baru

    • calendar_month Sen, 9 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore melantik 50 pejabat administrator, pengawas dan fungsional di lingkup Kota Kupang, pada Senin, 9 Agustus 2021 di Kantor Wali Kota Kupang; bertujuan mengisi sejumlah jabatan kosong, sekaligus mengukuhkan para pejabat pada perangkat daerah yang mengalami perubahan nomenklatur. Beberapa jabatan kosong yang terisi dalam […]

  • Pertamax Series dan Dex Series Turun Harga Mulai 29 Maret 2025

    Pertamax Series dan Dex Series Turun Harga Mulai 29 Maret 2025

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 183
    • 1Komentar

    Loading

    Harga tersebut berlaku untuk wilayah dengan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5% seperti DKI Jakarta dan di Nusa Tenggara Timur (NTT).   Kupang | Menyambut Idulfitri 1446H dan mendukung kelancaran arus mudik, maka PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi Pertamax Series […]

  • Ketua DPR RI: Instabilitas Polkam Hanya Untungkan Petualang Politik

    Ketua DPR RI: Instabilitas Polkam Hanya Untungkan Petualang Politik

    • calendar_month Ming, 29 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua DPR Bambang Soesatyo mengingatkan semua elemen masyarakat bahwa instabilitas politik dan keamanan akan merugikan semua pihak. Ruang publik yang gaduh dan keruh hanya akan menguntungkan para petualang politik. Hal ini disampaikannya pada Minggu, 29 September 2019. Karena itu, Ketua DPR mendorong mahasiswa dan komunitas penggiat hukum untuk menolak jika kegiatan […]

  • Bantu Korban Gempa Dahsyat Myanmar, Polri Kirim Tim K9 SAR

    Bantu Korban Gempa Dahsyat Myanmar, Polri Kirim Tim K9 SAR

    • calendar_month Rab, 2 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat berkekuatan 7,7 Magnitude yang melanda Myanmar meningkat menjadi sekiranya 2.000 orang. Pada Minggu, 30 Maret 2025, Dewan Administrasi Negara melaporkan bahwa korban luka mencapai 3.400 orang, sementara 300 lainnya masih dinyatakan hilang.   Jakarta | Tim K9 SAR Polri dari Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri hari ini resmi diberangkatkan menuju […]

  • Natal di Dusun Kimbana, Romo Roni Fenat: Natal Itu Ungkapan Sukacita

    Natal di Dusun Kimbana, Romo Roni Fenat: Natal Itu Ungkapan Sukacita

    • calendar_month Jum, 25 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia| Perayaan Natal di Kapela St. Yoseph, yang terletak di sebuah dusun kecil di Kimbana, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), berlangsung indah, marak dan meriah sembari menaati protokol  kesehatan Covid–19 dengan  jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan. Malam Natal yang dirayakan pada Kamis, 24 Desember […]

  • Karpet Merah Prabowo- Gibran, Analisis & Survei LSI Denny JA

    Karpet Merah Prabowo- Gibran, Analisis & Survei LSI Denny JA

    • calendar_month Sen, 25 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Opini publik sudah kondusif “menggelar karpet merah” bagi konsolidasi pemerintahan baru di bawah komando Prabowo- Gibran, 2024—2029. Sebesar 89,8 % publik luas representasi pemilih Indonesia menerima hasil resmi KPU. Tapi koalisi partai Prabowo-Gibran yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju belum cukup untuk menguasai mayoritas suara di DPR.  Agar pemerintahan kuat, Prabowo-Gibran perlu dukungan partai tambahan. […]

expand_less