Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bendum IMO Indonesia Helex Wirawan Lulus Disertasi Doktor

Bendum IMO Indonesia Helex Wirawan Lulus Disertasi Doktor

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 28 Agu 2024
  • visibility 99
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta | Promovendus Helex Wirawan mempresentasikan disertasinya di depan 9 (sembilan) penguji terdiri dari Prof. Dr. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum. selaku rektor, ketua sidang, ketua penguji, promotor, Dr. H. Yuhelson, S.H., M.H., M.Kn selaku direktur merangkap pengawas sidang, Dr. Atma Suganda, S.H., M.H. selaku co promotor I, Prof. Dr. Abdul Latif,, S.H., M.H. Prof. H. Johni Najwan, S.H., LLM, Dr. Maryano, S.H., M.H., CN, Dr. Dhoni Martien, SH, MH, Dr. Zulkanain Sitompol, S.H. LLM dan Zulfahmi, S.H., M.Hum dalam ujian akhir disertasi program studi Doktor Ilmu Hukum Universitas Jayabaya pada Rabu, 28 Agustus 2024.

Usai presentasi dan proses tanya jawab oleh para tim penguji, promovendus Helex Wirawan yang mengemban amanah sebagai bendahara umum ikatan media online Indonesia (Bendum IMO Indonesia) ini dapat menjawab dengan percaya diri semua pertanyaan yang diajukan.

Rektor Universitas Jaya Baya pun menyatakan bahwa promovendus dinyatakan lulus.

Helex Wirawan yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Pengawas Perkumpulan Insan Maritim Andalan (PIMA) Indonesia ini pun menyatakan bahwa proses pembelajaran tidak memiliki batasan usia.

“Dan pendidikan adalah investasi terbaik yang dapat dilakukan seseorang, terlepas dari tahap kehidupan mereka,” ucapnya.

Helex Wirawan yakin berbekal pengalaman, pemahaman yang dimiliki selama bertahun-tahun dan perspektif yang lebih matang untuk berkontribusi dalam bidang studi hukum.

“Mengambil program doktor di usia seperti sekarang (60,8 tahun) memberi saya kesempatan menggabungkan pengalaman praktis yang kaya dengan pengetahuan teoretis yang mendalam, yang pada akhirnya dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik di bidang hukum,” bebernya kepada media.

Helex Wirawan (tengah) berpose bersama para penguji disertasi Universitas Jayabaya

Selain itu, Helex Wirawan juga ingin mengembangkan diri dan berkontribusi lebih banyak lagi kepada komunitas akademik dan profesional yang ke depannya akan lebih banyak berkecimpung dalam pendidikan.

Disertasi Helex Wirawan

Helex tertarik memilih judul disertasi ini karena topik kepastian hukum terkait modal dasar Perseroan Terbatas (PT) merupakan isu yang sangat relevan dan krusial dalam konteks perubahan regulasi di Indonesia, terutama setelah diberlakukannya UU Cipta Kerja.

Perubahan ini membawa dampak signifikan terhadap struktur modal PT dan menimbulkan berbagai pertanyaan tentang bagaimana kesepakatan para pihak dapat memberikan jaminan kepastian hukum yang diperlukan untuk mendirikan dan menjalankan perusahaan.

Sebagai seseorang yang memiliki minat kuat dalam hukum bisnis, Helex melihat bahwa penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang nyata dalam memahami dan memperbaiki regulasi yang ada, sehingga dapat memberikan kepastian hukum yang lebih baik bagi para pelaku usaha, sekaligus mendukung iklim investasi di Indonesia.

Helex tertarik mengeksplorasi bagaimana teori-teori hukum, seperti teori hukum pembangunan dan tata kelola perusahaan yang baik, dapat diterapkan untuk menciptakan regulasi yang tidak hanya fleksibel tetapi juga dapat diandalkan dalam jangka panjang,

“Dengan memilih topik ini, saya berharap dapat memberikan wawasan baru yang berguna bagi para pembuat kebijakan dan praktisi hukum, serta membantu menciptakan kerangka hukum yang lebih baik dan lebih stabil untuk dunia usaha di Indonesia,” tandas Helex. (*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesehatan Lingkungan Jadi Perhatian Utama Gereja Bait El Penfui Kupang

    Kesehatan Lingkungan Jadi Perhatian Utama Gereja Bait El Penfui Kupang

    • calendar_month Sab, 23 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Mewaspadai wabah demam berdarah dan memberikan edukasi tentang kesehatan lingkungan kepada masyarakat dan jemaat Gereja Bait El Kampung Baru Penfui Kupang, maka memasuki Minggu Pra Paskah Keempat, Panitia Hari Raya Gerejawi (PHRG) mengadakan senam bersama, pemeriksaan kesehatan, sosialisasi dan penyuluhan dan aksi bersih lingkungan pada Sabtu/23 Maret 2019 pukul 06.00 WITA—selesai […]

  • Panen Padi Ciherang di Takari, VBL : Jangan Lelah Membangun Nusa Tenggara Timur

    Panen Padi Ciherang di Takari, VBL : Jangan Lelah Membangun Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Rab, 12 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat meminta para pemimpin wilayah agar jangan pernah lelah membangun Nusa Tenggara Timur. Para Bupati, Para Camat dan Para Kepala Desa dapat berkontribusi dari wilayahnya masing-masing untuk menyejahterakan rakyat Nusa Tenggara Timur. “Kita mesti bekerja dengan cara-cara yang luar biasa, jangan dengan cara-cara yang biasa,” kata Gubernur […]

  • Satgas Isu Sosial Teknis Geotermal di NTT Bertugas Mei 2025

    Satgas Isu Sosial Teknis Geotermal di NTT Bertugas Mei 2025

    • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Tim penanganan isu teknis dan sosial akan bekerja dengan melibatkan unsur pemerintah, LSM, Keuskupan, dan para pengembang. Tim ini bertugas melakukan verifikasi langsung di lapangan serta menyusun rekomendasi atas persoalan yang dihadapi.   Mataram | PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menafsirkan penolakan geotermal di wilayah kerja panas bumi (WKP) Flores sebagai bentuk […]

  • Jembatan Mapoli di Kota Kupang Kembali Dibuka untuk Umum

    Jembatan Mapoli di Kota Kupang Kembali Dibuka untuk Umum

    • calendar_month Rab, 12 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pada Rabu, 12 Agustus 2020, tepat pukul 10.00 WITA, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore resmi membuka akses Jembatan Mapoli yang selama ini ditutup untuk proses pekerjaan rehabilitasi. Dengan dibukanya kembali akses Jembatan Mapoli, maka masyarakat sudah dapat melalui jembatan tersebut dengan leluasa. Rehabilitasi Jembatan Mapoli dilaksanakan dengan menggunakan dana […]

  • Nikita Bukan Kita, Tapi Saat Ini Dia Telah Menyelamatkan Negara

    Nikita Bukan Kita, Tapi Saat Ini Dia Telah Menyelamatkan Negara

    • calendar_month Sab, 14 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Rudi S Kamri Jujur, sejatinya saya tidak pernah nge-fans dengan sosok sang Nyai Nikita Mirzani karena bagi saya keindahan dirinya dan jejak keartisannya masih jauh di bawah idola abadi saya Jeng Dian Sastro. Tapi, harus diakui ! Saat ini, Nyai Nikita adalah representasi suara masyarakat yang tidak berani bersuara. Saat Negara terlihat lunglai tak […]

  • Hingga Tahun 2023, Undana Cetak 46 Guru Besar

    Hingga Tahun 2023, Undana Cetak 46 Guru Besar

    • calendar_month Kam, 1 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 3Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dihelat Universitas Nusa Cendana (Undana) guna mengukuhkan 4 (empat) Guru Besar pada Rabu 31 Mei 2023 di auditorium kampus yang berdiri sejak 1 September 1962 (berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan llmu Pengetahuan (PTIP) Nomor 111 Tahun 1962 tanggal 28 Agustus 1962). Keempat Guru Besar […]

expand_less