Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Gibran Si Minim Etika Itu Seorang Cawapres

Gibran Si Minim Etika Itu Seorang Cawapres

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 22 Jan 2024
  • visibility 62
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Lapia Adwinka Wulandari

Toleh kanan-kiri, nunduk, tidak sampai jongkok kok, aman. Kelakuan siapa itu? Gibran Rakabuming Raka yang katanya sedang mencari jawaban Prof Mahfud soal green inflation di kolong podium.

Loh, ya jelas tidak bakal ketemu, wong dia saja baru di pemerintahan dua tahunan ini kok. Waktu Prof Mahfud jadi ketua Mahkamah Konstitusi kayak pamannya, Gibran mana punya cita-cita nerusin kekuasaan bapaknya?

Gila kan, berhadapan dengan profesor sebagai seorang cawapres dari pelanggaran etik loh dia, masih bisa arogan dengan gimmick rendahannya.

Miris, sih. Secara kalau dinalar sekilas saja, green inflation itu soal inflasi hijau, inflasi itu istilah ekonomi. Hubungkan dengan berita Presiden Jokowi yang sedang blusukan ke pasar, demi turunkan inflasi untuk menjaga kestabilan ekonomi.

Dari analogi itu saja kita paham, bahwa green inflation juga penjabaran dari ekonomi hijau. Itu hanya lewat nalar, coba lihat penjelasan di mesin pencarian canggih kita.

Saya menemukan dari Financial Times, yang menjelaskan soal istilah Greenflation merujuk pada peningkatan harga bahan baku energi yang disebabkan oleh transisi hijau yang juga memicu mahalnya harga energi di tingkat konsumen, sehingga mengguncang berbagai sektor ekonomi.

Banyak warganet yamg menunjukkan berbagai data yang menunjukkan makna sebenarnya dari green inflation yang dipermasalahkan oleh cawapresnya Prabowo itu. Apa yang dipaparkan Mahfud sudah tepat, dia menerangkan soal ekonomi sirkular yang menjadi salah satu upaya untuk mengatasi green inflation tadi.

Untuk data yang mendukung, mereka juga turut melampirkan sumber dalam negeri sampai pendapat yang dikutip dari blog luar negeri. Apa yang dilakukan Gibran itu hanya mempermalukan dirinya sendiri saja. Dia justru tidak bisa menjawab pertanyaannya sendiri. Yang dia paparkan hanya konflik dari luar negeri saja, dengan solusi yang kurang spesifik karena hanya menyebut jawaban secara umum agar masyarakat tidak sampai terkena getah dari green inflation itu.

Aduh, saya jadi sanksi dengan kemampuannya. Jadi mempertanyakan gitu, soal dan jawaban itu dari kepalanya sendiri atau malah dari timnya yang mengutip dari Google? Ya, wajar asumsi saya sampai sana, wong dua capres yang lain membuat coretan agar tidak salah, dia berani lepas teks.

Tapi yang membuat geli, saat break dia kelihatan sedang menghafal catatan di sebuah kertas. Aduh sudah kayak ujian betulan dong! Di luar pertanyaan dan jawaban yang menggelitik dari si anak presiden paling pintar itu, etika menjadi sorotan banyak kalangan.

Sepintar-pintarnya dia, tapi kalau etikanya 0 siapa yang mau menjadikannya sebagai panutan? Dia bilang maaf ya prof, Gus Imin, tapi memainkan gimik recehan yang terkesan menghina dan merendahkan lawan debatnya.

Apa pantas cawapres itu mendampingi pemimpin negeri ini nantinya?

Di mana sebenarnya representasi dari seorang anak muda yang katanya penuh sopan dan santun?

Gibran bukan representasi anak muda. Saya sendiri sebagai anak muda tidak sudi jika disamaratakan dengan seorang Gibran yang minim etika. Semarah-marahnya saya dengan orang yang lebih tua, saya masih bisa menjaga sikap dan tutur kata saya. Sesebal-sebalnya saya terhadap orang tua, saya masih bisa mengendalikan rasa tidak suka itu. Semua saya lakukan karena saya menjaga hati serta menghormati orang yang punya pengalaman hidup lebih banyak dari saya.

Baru saja kita kemarin dengar wejangan Bu Megawati Soekarnoputri tentang budi terbaik di muka bumi ini.

Kalian tahu apa itu? Menghormati orang tua. Ya, perempuan tangguh, ibu hebat sekaligus, politisi ulung itu memberi wejangannya yang selalu dibawakan Ir. Soekarno dan diajarkan dalam agama Islam pula bahwa memang budi terbaik seorang anak adalah menghormati orang tua.(*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GEMPAR Indonesia Menggurita di NTT, Yosef Lede Ambil Tongkat Estafet

    GEMPAR Indonesia Menggurita di NTT, Yosef Lede Ambil Tongkat Estafet

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Loading

    GEMPAR Indonesia merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan (Ormas) bagi pemuda Kristen Protestan dan Kristen Katolik. Pembentukan ormas ini guna memberikan dampak positif bagi masyarakat dan salah satu visi besarnya adalah bergerak bersama menuju Indonesia Emas 2045.   Kupang | Generasi Muda Pembaharu Indonesia (GEMPAR Indonesia) merupakan organisasi pemuda yang bertujuan mentransformasi pembangunan Indonesia melalui kontribusi […]

  • Menjayakan Bahasa dan Sastra Indonesia melalui Semarak Bulan Bahasa

    Menjayakan Bahasa dan Sastra Indonesia melalui Semarak Bulan Bahasa

    • calendar_month Rab, 24 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id | Semarak Bulan Bahasa merupakan agenda rutin dari Kantor Bahasa NTT dan dilaksanakan setiap tahun pada bulan Oktober. Dalam tahun 2018 ini, Semarak Bulan Bahasa bersamaan dengan Kongres Bahasa Indonesia Ke-11 dan terdapat 7 (tujuh) kegiatan lomba dan pemberian penghargaan Bemo RAISA (Bemo Ramah Bahasa Indonesia) Dilaksanakan di Taman Budaya Gerson Poyk tanggal 24—25 […]

  • Enam Kendala & Hambatan Pelaksanaan P4GN oleh BNN Provinsi NTT

    Enam Kendala & Hambatan Pelaksanaan P4GN oleh BNN Provinsi NTT

    • calendar_month Jum, 4 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Seksi Pencegahan bidang P2M terus dan intens melindungi masyarakat NTT dari kejahatan narkotika di mana pada tahun 2019 dilakukan langkah-langkah preventif. Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Pencegahan Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Provinsi NTT, Markus Raga Djara, S.H., M.Hum. […]

  • Enam Rumah di Belu Hancur Diserang Massa, Wartawan Diancam

    Enam Rumah di Belu Hancur Diserang Massa, Wartawan Diancam

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Enam rumah warga di Dusun Kimbana, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dilempari batu hingga hancur berantakan oleh massa sesama warga Desa Bakustulama pada Kamis, 2 Januari 2020 siang. Pantauan media ini di TKP, kelompok massa dari Dusun Asora dan Dusun Kimbana A mendatangi enam […]

  • 24 Partai Politik Lolos ke Tahap Verifikasi Pemilu 2024

    24 Partai Politik Lolos ke Tahap Verifikasi Pemilu 2024

    • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pendaftaran partai politik (parpol) calon peserta pemilihan umum (Pemilu) 2024 telah ditutup pada Minggu, 14 Agustus 2022. Sebelumnya, pendaftaran parpol peserta Pemilu 2024 sudah dibuka pada Senin, 1 Agustus 2022. Sebanyak 40 parpol telah mendaftar sebagai peserta Pemilu 2024. Namun, tidak semua parpol calon peserta Pemilu 2024 yang menyampaikan berkas persyaratan secara […]

  • Angka Stunting Tinggi di NTT; Daulat Samosir : Manfaatkan Faskes dengan Baik

    Angka Stunting Tinggi di NTT; Daulat Samosir : Manfaatkan Faskes dengan Baik

    • calendar_month Sen, 12 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Masalah stunting menjadi fokus pemerintah saat ini, mengingat tingginya angka stunting di NTT, sehingga memerlukan penanganan yang lebih intensif. Menurut dr. Daulat Samosir, untuk mengatasi hal tersebut, harus dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas kesehatan dengan baik. Hal tersebut disampaikan di ruang kerjanya di BNN Provinsi NTT, Jumat 9 Agustus 2019. Menurutnya, pemanfaatan […]

expand_less