Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Gibran Si Minim Etika Itu Seorang Cawapres

Gibran Si Minim Etika Itu Seorang Cawapres

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 22 Jan 2024
  • visibility 156
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Lapia Adwinka Wulandari

Toleh kanan-kiri, nunduk, tidak sampai jongkok kok, aman. Kelakuan siapa itu? Gibran Rakabuming Raka yang katanya sedang mencari jawaban Prof Mahfud soal green inflation di kolong podium.

Loh, ya jelas tidak bakal ketemu, wong dia saja baru di pemerintahan dua tahunan ini kok. Waktu Prof Mahfud jadi ketua Mahkamah Konstitusi kayak pamannya, Gibran mana punya cita-cita nerusin kekuasaan bapaknya?

Gila kan, berhadapan dengan profesor sebagai seorang cawapres dari pelanggaran etik loh dia, masih bisa arogan dengan gimmick rendahannya.

Miris, sih. Secara kalau dinalar sekilas saja, green inflation itu soal inflasi hijau, inflasi itu istilah ekonomi. Hubungkan dengan berita Presiden Jokowi yang sedang blusukan ke pasar, demi turunkan inflasi untuk menjaga kestabilan ekonomi.

Dari analogi itu saja kita paham, bahwa green inflation juga penjabaran dari ekonomi hijau. Itu hanya lewat nalar, coba lihat penjelasan di mesin pencarian canggih kita.

Saya menemukan dari Financial Times, yang menjelaskan soal istilah Greenflation merujuk pada peningkatan harga bahan baku energi yang disebabkan oleh transisi hijau yang juga memicu mahalnya harga energi di tingkat konsumen, sehingga mengguncang berbagai sektor ekonomi.

Banyak warganet yamg menunjukkan berbagai data yang menunjukkan makna sebenarnya dari green inflation yang dipermasalahkan oleh cawapresnya Prabowo itu. Apa yang dipaparkan Mahfud sudah tepat, dia menerangkan soal ekonomi sirkular yang menjadi salah satu upaya untuk mengatasi green inflation tadi.

Untuk data yang mendukung, mereka juga turut melampirkan sumber dalam negeri sampai pendapat yang dikutip dari blog luar negeri. Apa yang dilakukan Gibran itu hanya mempermalukan dirinya sendiri saja. Dia justru tidak bisa menjawab pertanyaannya sendiri. Yang dia paparkan hanya konflik dari luar negeri saja, dengan solusi yang kurang spesifik karena hanya menyebut jawaban secara umum agar masyarakat tidak sampai terkena getah dari green inflation itu.

Aduh, saya jadi sanksi dengan kemampuannya. Jadi mempertanyakan gitu, soal dan jawaban itu dari kepalanya sendiri atau malah dari timnya yang mengutip dari Google? Ya, wajar asumsi saya sampai sana, wong dua capres yang lain membuat coretan agar tidak salah, dia berani lepas teks.

Tapi yang membuat geli, saat break dia kelihatan sedang menghafal catatan di sebuah kertas. Aduh sudah kayak ujian betulan dong! Di luar pertanyaan dan jawaban yang menggelitik dari si anak presiden paling pintar itu, etika menjadi sorotan banyak kalangan.

Sepintar-pintarnya dia, tapi kalau etikanya 0 siapa yang mau menjadikannya sebagai panutan? Dia bilang maaf ya prof, Gus Imin, tapi memainkan gimik recehan yang terkesan menghina dan merendahkan lawan debatnya.

Apa pantas cawapres itu mendampingi pemimpin negeri ini nantinya?

Di mana sebenarnya representasi dari seorang anak muda yang katanya penuh sopan dan santun?

Gibran bukan representasi anak muda. Saya sendiri sebagai anak muda tidak sudi jika disamaratakan dengan seorang Gibran yang minim etika. Semarah-marahnya saya dengan orang yang lebih tua, saya masih bisa menjaga sikap dan tutur kata saya. Sesebal-sebalnya saya terhadap orang tua, saya masih bisa mengendalikan rasa tidak suka itu. Semua saya lakukan karena saya menjaga hati serta menghormati orang yang punya pengalaman hidup lebih banyak dari saya.

Baru saja kita kemarin dengar wejangan Bu Megawati Soekarnoputri tentang budi terbaik di muka bumi ini.

Kalian tahu apa itu? Menghormati orang tua. Ya, perempuan tangguh, ibu hebat sekaligus, politisi ulung itu memberi wejangannya yang selalu dibawakan Ir. Soekarno dan diajarkan dalam agama Islam pula bahwa memang budi terbaik seorang anak adalah menghormati orang tua.(*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prada Ginanjar Arianda Gugur Ditembak KKSB Papua

    Prada Ginanjar Arianda Gugur Ditembak KKSB Papua

    • calendar_month Sen, 15 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Papua, Garda Indonesia | Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Papua untuk ke sekian kalinya menebar aksi teror. Kali ini, korbannya  seorang prajurit TNI bernama Prada Ginanjar Arianda anggota Satgas Yonif R 400/BR. Korban ditembak oleh KKSB di Pos peninjauan di Kampung Mamba Distrik Sugapa pada Senin, 15 Februari 2021. Korban ditembak oleh KKSB pada pukul […]

  • KPK Siap Pulihkan Kerugian Keuangan Negara

    KPK Siap Pulihkan Kerugian Keuangan Negara

    • calendar_month Sel, 23 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 1Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penegakan hukum Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) guna memulihkan kerugian keuangan negara. Hal itu disampaikan ketua KPK, H. Firli Bahuri dalam pelaporan kinerja bidang Penindakan dan Eksekusi Semester I tahun 2022. “Kami menyampaikan bahwa KPK terus berkomitmen dan berupaya dalam penegakkan hukum tindak pidana korupsi secara […]

  • Pakai ‘New PLN Mobile’, Inggid Wakano: “SwaCAM Lebe Bae”

    Pakai ‘New PLN Mobile’, Inggid Wakano: “SwaCAM Lebe Bae”

    • calendar_month Kam, 22 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PT PLN (persero) meminta seluruh pelanggan dan calon pelanggan untuk menggunakan aplikasi New PLN Mobile guna mendapatkan pelayanan serta kemudahan dalam melakukan interaksi antara pelanggan dengan PLN. Salah satu pelanggan PLN yang sudah meng-install aplikasi PLN Mobile adalah Inggid Wakano, Finalis Rising Star RCTI Indonesia tahun 2019. Inggid pun mengajak seluruh warga […]

  • Ingin Disegani Saat Bicara, Latih Tatapan Lebih Dulu

    Ingin Disegani Saat Bicara, Latih Tatapan Lebih Dulu

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle logikafilsuf
    • visibility 416
    • 0Komentar

    Loading

    Banyak orang berusaha keras agar kata-katanya terdengar meyakinkan, tapi lupa bahwa sebelum suara keluar, mata sudah lebih dulu berbicara. Tatapan adalah bahasa pertama dari wibawa. Dalam psikologi komunikasi nonverbal, 55% kesan pertama seseorang dibentuk bukan oleh isi kata-katanya, tetapi oleh bahasa tubuh termasuk cara menatap. Menariknya, orang yang memiliki kontrol terhadap tatapannya bukan hanya terlihat […]

  • Gugus Tugas : Kaum Muda Kebanyakan Tidak Sadar Terinfeksi Covid-19

    Gugus Tugas : Kaum Muda Kebanyakan Tidak Sadar Terinfeksi Covid-19

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Anggota Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dr. Budi Santoso mengatakan kebanyakan kaum muda tidak sadar telah terinfeksi Covid-19 sehingga tidak merasa sebagai pembawa virus yang bisa menularkan kepada orang lain. “Bagi kaum muda, Covid-19 kebanyakan tidak ada gejala atau tidak ada gejala klasik yang sering kita sebut sebagai orang […]

  • Gubernur 2 NTT: “Moratorium TKI Untuk Benahi Bersama Pengiriman Tenaga Kerja“

    Gubernur 2 NTT: “Moratorium TKI Untuk Benahi Bersama Pengiriman Tenaga Kerja“

    • calendar_month Sab, 20 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Tenaga Kerja asal NTT yang mempunyai keinginan untuk bermigrasi melalui proses pengiriman tenaga kerja, harus sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Moratorium Pengiriman TKI/PMI yang dicanangkan dan dilaksanakan oleh Pemerintahan Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi berdampak terhadap proses perekrutan, pelatihan dan pengirimanan tenaga kerja bersifat mengamankan dan mengawal proses pengiriman […]

expand_less